11/05/2016
Nana R. Mustikha
Lentera Mutiara Hikmah
3h
MELEPAS SUAMI PERGI
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
“Bun, pergi yah…” teriak ayah di belakang motornya yang sudah siap melaju.
“Iya, Titidije paak... (haTI2 dIJalan”, teriak bunda tak kalah keras sambil terus melanjutkan cucian piringnya yang belum selesai.
Kok mirip dengan kejadian tiap pagi di rumah tetanggaku yah?
Tapi itu masih lumayan dibanding yang berikut:
“Lho ayah kemana, kok sudah nggak ada?” tanya Bunda ke kakak yang sedang asyik main Handphone
“Kayaknya sudah berangkat deh Bun, waktu Bunda lagi cuci baju di belakang” jawab kakak.
Hmm… jadi penasaran, apa yang dilakukan Rasulullah ketika pergi meninggalkan rumah?
‘Aisyah berkata : “Rasulullah menciumku, kemudian beliau pergi ke mesjid untuk melakukan shalat” (HR Abdurrazaq, Ibnu Majjah, Aththabrani, dan Daraqutni)
Sebelum meninggalkan rumah, tak lupa Rasulullah berdoa:
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻮَﻛَّﻠْﺖُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻟَﺎ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻟَﺎ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ
Bismillaahi Tawakkaltu ‘Alallaah Laa Haula wa Laa Quwwata Illaa Billaah
“Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya.”
Dilanjutkan dengan doa ini:
ﺍﻟﻠّﻬُـﻢَّ ﺇِﻧِّـﻲ ﺃَﻋـﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﺃَﻥْ ﺃَﺿِـﻞَّ ﺃَﻭْ ﺃُﺿَـﻞ ، ﺃَﻭْ ﺃَﺯِﻝَّ ﺃَﻭْ ﺃُﺯَﻝ ، ﺃَﻭْ ﺃَﻇْﻠِـﻢَ ﺃَﻭْ ﺃَُﻇْﻠَـﻢ ، ﺃَﻭْ ﺃَﺟْﻬَﻞَ ﺃَﻭْ ﻳُـﺠْﻬَﻞَ ﻋَﻠَـﻲّ
Allaahumma Innii A’udzubika an Adhilla au Udhalla, au Azilla au Uzalla, au Azlima Au Uzlama, au Ajhala au Yujhal ‘Alayya
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesesatan diriku atau disesatkan orang lain, dari ketergelinciran diriku atau digelincirkan orang lain, dari menzhalimi diriku atau dizhalimi orang lain, dari berbuat bodoh atau dibodohi orang lain.”
Masya Allaah...
Ternyata begitulah cara suami meninggalkan istrinya di rumah. Sungguh indah, sangat romantis dan penuh kesan.
Mencium dan mendoakan. Mudah dan sederhana, tapi dalam maknanya.
Kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput.
Sebagaimana kita tahu, melepas suami pergi bekerja itu adalah sama dengan melepas suami pergi berjihad.
Apakah kenangan saling berteriak itu yang ingin kita kenang dalam melepas kepergian suami? Atau kenangan suami “hilang” begitu saja tanpa pamit?
Tentu tidak!! Sepanjang sisa hari, sang istri akan teringat ciuman di kening yang romantis… Ahh…
membayangkan saja sudah tersenyum, dan hati senang..
Suami pun pergi tenang dengan membawa kenangan wangi rambut istrinya. Plus bonus senyuman terindah yang diberikan sang istri tercinta yang melepas kepergiannya di depan pintu rumah.
Dalam do'a yang dipanjatkan, ada makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah.
Menitipkan anggota keluarga yang dicintai hanya kepada Allah. Memohon perlindungan dari fitnah dunia yang mungkin terjadi.
Jadi bagaimana, berani terima tantangan ini?
: Cium kening dan doakan Istri tercinta…
: Antarlah suami hingga ke pintu depan. Lepas kepergiannya dengan mengamini doanya dan berikan senyuman terindah.
Jadikan hal yang baik ini sebuah amalan dan kebiasaan suami & isteri, sehingga ketenangan dan kebahagiaan tetap dirasakan dalam hati keduanya.
Semoga hikmah didalamnya bisa meningkatkan ketakwaan dan keimanan sebagai sarana menuju surgaNYA.. Insyaa Allah..
Indahnya keluarga sakinah mawaddah warrahmah, Aamiin.
Photo
65 plus ones
65
11 comments
11
9 shares
9
Shared publicly•View activity
Harits Hilman's profile photo
Harits Hilman
Kalo belum punya istri gimana yah
Translate
2h
Harits Hilman's profile photo
Harits Hilman
Kalo yang masih jomblo bisa d**g pamitan sama ortu dan minta restu kemudahan dari nya
Translate
2h
cinta mobile's profile photo
cinta mobile
Semangat mencari nafkah...
Mt siang say....apa kbr...
Translate
2h
Nana R. Mustikha's profile photo
Nana R. Mustikha
+Harits Hilman
Betul banget..
Minta Doa restu dr ortu, biar Rizki tmbh berlimpah dan berkah..
Ridho Allah ada pd ridho kedua ortu..
Translate
1h
Nana R. Mustikha's profile photo
Nana R. Mustikha
+cinta mobile
Semangat always honey...
Met ishoma ya....
1h
sutan bagindo's profile photo
sutan bagindo
+Nana R. Mustikha Assalamuallaikum teteh..... Apa kabar semoga sehat selalu yah, salam santun saya buat keluarga yah teh....
Translate
1h
Nana R. Mustikha's profile photo
Nana R. Mustikha
+sutan bagindo
Wa'alaikumussalam..
Alhamdulillah na2 baik..
Harapan yg sm jg buat dn keluarga moga sll sehat dan sll dl penjagaanNya...
Met ishoma ya bang...
Makasih silaturahimnya..
Translate
1h
ku ingat nama ku tita's profile photo
ku ingat nama ku tita
Wa'alaikumsalam...alhamdulillah klo ini bkn tantangn lg... sdh jd rutinitas sehari"...Aamiin...wilujeung siang tth geulis
Translate
40m
Nana R. Mustikha's profile photo
Nana R. Mustikha
+1
+ku ingat nama ku tita
Wilujeng siang sayaank..
Alhamdulillah pami tis jnten rutinitas mah.. Moga tmbh istiqomah....
Damang geuliis??
Translate
33m
ku ingat nama ku tita's profile photo
ku ingat nama ku tita
+Nana R. Mustikha Aamiin...alhamdulillah kmha ath tth swlerna?
18m
Nana R. Mustikha's profile photo
Nana R. Mustikha
+ku ingat nama ku tita
Alhamdulillah sae pami badanmah..
Hate anu nuju teu raraosmah.. Asa rada harare'eng.. He he..
Translate
8m
Add a comment...
Fina Nur Istiasari
Kisah Inspiratif
7h
MASUK SURGA KARENA ANAK PEREMPUAN
Anak perempuan itu ujian tersendiri bagi kedua orangtuanya. Apalagi hidup di masa banyak fitnah seperti saat ini. Namun, ia juga menjadi lahan pahala besar ketika orang tuanya sanggup mengantarnya menjadi putri shalehah.
Dalam kitab Riyadhu Ash-Shalihin, dikisahkan bahwa Aisyah bertutur, suatu hari aku pernah didatangi seorang wanita miskin sembari menggend**g kedua bayinya. Perempuan itu meminta sesuatu kepadaku. Padahal, aku hanya memiliki satu butir kurma. Aku pun memberikan kurma itu padanya, lalu ia membagi-bagikan kepada putrinya sementara ia sendiri tidak memakan apa-apa darinya.
Aku benar-benar terharu melihat perilaku ibu itu. Aku pun menceritakan apa yang aku lihat itu kepada Rasulullah.
Rasulullah menanggapinya sembari berkata,”Sungguh Allah pasti memasukkan wanita itu ke surga atau ia dibebaskan dari api neraka dengan sebab putri-putrinya.”
Di kesempatan lain beliau berkata, “Siapa yang diuji dengan kehadiran putri-putrinya lalu ia berbuat baik kepada mereka, putri-putrinya itu akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.” (HR. Muslim dari Aisyah)
Hadits ini tidak terlalu jauh masanya dengan kebiasaan bangsa arab yang membenci kehadiran wanita di tengah-tengah mereka. Berbahagialah seorang ibu yang memiliki anak perempuan lalu ia mengajarinya adab dan yang baik, akhlak yang luhur, lalu dengan begitu ia mentransfer keshalehannya kepada yang lain.
Semoga kita bisa mengambil pelajaran, khususnya yang dikaruniai amanah anak perempuan. Aamiin.
Foto: Hafidzah Cilik, AULIA FATHURRAHMAN lahir 17 Agustus 2008 di dukuh Gendok, desa Balerejo kecamatan Dempet kabupaten Demak ini, sudah hafal 30 juz.
Semoga putra putri kita menjadi ahlul qur'an semua. Aamiin