Buku Bagus

Buku Bagus Buku anak berkualitas , dari penerbit yang sudah ternama dengan dedikasi untuk pendidikan anak - anak

22/12/2017

:D

24/02/2017

*MENGHADAPI SIBLING RIVALRY ANAK*

Ada seorang anak (2th) meminta ibunya membacakan dongeng, tiba – tiba adiknya (3 bln) menangis karena habis BAB di popoknya. Anak (2th) kecewa karena ibunya lebih memilih mengurus adiknya (3bl) mengganti popok daripada membacakan cerita.
Lalu ada cerita lain seorang kakak yang memiliki kasus sengketa tanah warisan dengan adiknya sehingga memperkarakan adiknya ke kepolisian.
Contoh kasus nyata tahun 2015 lalu di daerah Ciledug ,Tangerang seorang kakak (15th) yang menusuk adiknya sendiri (13 th) hingga tewas.
Awalnya polisi mengira pelaku mengalami gangguan kejiwaan namun setelah menjalani tes MMPI menunjukkan hasil bahwa perilaku melakukan pembunuhan dalam keadaan sadar. Saat ditelaah lagi, orang tua berkata bahwa selama ini sering terjadi percekcokan antara kedua saudara kandung ini. Namun orang tua selama ini menganggap hal tersebut biasa saja.
Sebenarnya perselisihan antar saudara seringkali terjadi Allah swt dalam firmannya didalam Alquran mengisahkan kisah dari anak Nabi Adam as yang berujung menjadi tragedi kemanusiaan pertama di muka bumi yaitu pembunuhan Qobil sang kakak terhadap Habil sang adik dikarenakan iri dengki yang merasukinya. (QS Al Maidah : 27-31) .

Sahabat, alangkah bahagianya jika anak – anak yang kita miliki saling menyayangi satu sama lain, saling melindungi satu sama lain dan saling mendukung satu sama lain didalam kebaikan. Berkumpulnya anak – anak tersebut dalam suasana yang damai tentunya menjadi penyejuk hati kita sebagai orang tua. Akan tetapi dalam perjalanannya akan selalu terjadi kerikil – kerikil yang merusak keharmonisan mereka sebagai saudara kandung. Kerikil itu dalam istilah psikologi dinamakan *Sibling Rivalry*

**********

*APA ITU SIBLING RIVALRY?*
• *Sibling Rivalry* adalah persaingan antara saudara kandung yang muncul dalam bentuk cemburu, iri, pertengkaran (adu mulut) hingga perkelahian (fisik) yang menimbulkan ketegangan. Berawal dari persoalan sepele, ketika orang tua tidak menyikapi dengan tepat dapat menjadi konflik laten yang berkepanjangan antara saudara kandung.

• *Sibling Rivalry*bisa dialami oleh individu dari kelompok umur berapapun (balita, anak, remaja dan dewasa).

• *Sibling rivalry* cenderung akan lebih muncul pada saudara kandung yang berjenis kelamin sama. Walaupun tidak menutup kemungkinan dengan saudara kandung yang sama jenis kelaminnya

Dari sini, kita bisa mengambil beberapa hikmahnya, yakni :

• Perasaan dengki ,iri atau cemburu yang awalnya terlihat sepele ternyata bila kita biarkan akan mempengaruhi perilaku seseorang menjadi perilaku yang merusak.

• Perasaan dengki ternyata bisa terjadi bukan hanya pada orang lain saja akan tetapi juga pada saudara kandung yang secara nyata memiliki ikatan darah.

• Penumpukkan kekecewaan yang awalnya bermula dari cemburu, jika tidak segera diintervensi dengan tepat dapat terjadi berujung fatal yakni pembunuhan.

*FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA SIBLING RIVALRY*

• *Perlakuan yang berbeda diartikan “tidak adil” oleh anak*
Perbedaan kebutuhan masing- masing anak atau perbedaan kondisi tertentu membuat kita tidak dapat menyamakan perilaku kita terhadap anak yang satu dengan yang lainnya. Anak yang sedang sakit tentunya akan lebih butuh banyak perhatian daripada anak kita yang sehat. Anak yang kelas 6 SD tentunya mendapatkan uang saku yang lebih banyak daripada anak yang masih kelas 2 SD.

Perlakuan yang berbeda lainnya yakni terkadang tanpa sadar karena anak kita lebih pintar secara akademis dari pada adiknya , kita cenderung lebih membanggakan dan memperlakukan ia lebih istimewa dibandingkan adiknya yang prestasinya biasa- biasa saja dalam hal akademis.

Tentunya hal ini akan menumbuhkan perilaku sibling rivalry pada anak.

• *Modelling Ortu*

Saat kita sedang mengalami perselisihan dengan pasangan atau dengan anak. Respon atau perilaku yang kita munculkan dalam menghadapi konflik itulah yang akan menjadi contoh untuk anak ketika ia sedang berkonflik dengan saudara kandungnya. Jika kita menampilkan perkataan kasar atau memukul, mencubit,dsb saat berkonflik, maka hal tersebut dapat ditiru oleh anak ketika sedang berkonflik dengan saudara kandungnya.

• *Jarak lahir terlalu dekat*
Saat anak umur (0-2 thn) menurut Erikson anak memasuki tahapan *“trust vs mistrust”*. Pada tahapan ini anak belajar mempercayai lingkungan disekitarnya dalam hal ini adalah lingkungan terdekatnya yaitu keluarga. Perkembangan rasa percaya dengan lingkungan dapat terbentuk bergantung pada kualitas dalam merawat anak dan curahan kasih sayang yang diterima anak. Dengan jarak kelahiran yang terlalu dekat dapat menggangu perkembangan rasa percaya anak dengan lingkungannya (keluarganya).

Selain itu, pada tahapan ini egosentris atau ke ”aku” an anak tinggi. Pada mainannya saja ia sulit berbagi apalagi sosok ayah dan ibu.
Namun hal ini bukanlah faktor utama terkadang faktor jarak lahir terlalu jauh antara kakak dan adik bisa menyebabkan kecemburuan pada kakak yang sudah cukup nyaman menjadi anak tunggal dikeluarga.

*INTERVENSI SIBLING RIVALRY YANG BISA DILAKUKAN ORANG TUA*
*1. QUALITY TIME terhadap masing-masing anak*

Sediakan ” QUALITY TIME” atau waktu privasi yang berkualitas dengan masing-masing anak, baik dengan ayahnya dan ibunya. Bersama ayah anak akan belajar bepikir logis dan bersama ibu anak akan belajar tentang kelekatan dan emosi. Quality time dapat terbangun saat kita jalan berdua saja dengan anak atau beraktivitas berdua saja dengan anak .Saat itu bangunlah komunikasi yang baik. Yakinkan anak bahwa ia begitu dicintai dan disayangi oleh orangtuanya. Bangunkan memori positifnya dengan menceritakan kenangan yang indah yang terjadi antara kita dan anak.

*2. Bangun “attachment” antara saudara kandung lewat kegiatan/projek bersama*

Membangun kegiatan yang didalamnya membutuhkan kerjasama tim dapat menumbuhkan kelekatan pada saudara kandung. Misalnya : menata ulang kamar bersama lalu kemudian diberikan reward bagi keduanya. Atau membuat satu masakan tertentu dengan pembagian tugas pada masing-masing anak kemudian diberikan reward atas hasil masakan tersebut.

*3. Meyakinkan anak bahwa semua anak adalah istimewa dimata orang tuanya*

Semua anak yang dilahirkan didunia ini pasti memiliki bakat dan kecerdasan pada bidang tertentu. Tugas kita sebagai orang tua mengeksplorasi bakat apa atau bidang kecerdasan apa yang dimiliki anak. Kecerdasan bukanlah berarti selalu dapat diukur dari hasil akademis seseorang. Apabila anak kita tidak memiliki prestasi akademis yang baik bukan berarti dia tidak cerdas dan sulit menjadi orang sukses. Banyak kisah para pengusaha sukses tapi nilai akademisnya biasa- biasa saja bahkan ada yang buruk. Begitu juga dengan atlit atau musisi yang sukses , banyak juga diantara mereka yang nilai akademisnya tidak memuaskan.

Gardner telah mengungkapkan hal tersebut. Gardner mengatakan bahwa ada 9 kecerdasan yang dimiliki manusia yakni Kecerdasan Interpersonal, Kecerdasan Intrapersonal, Kecerdasan Musikal, Kecerdasan Kinestetik, Kecerdasan Spasial, Kecerdasan Spiritual, Kecerdasan Aritmatik, Kecerdasan Linguistik dan Kecerdasan Naturalis.

Mengetahui hal tersebut, kita tidak perlu lagi membanding- bandingkan anak yang satu dengan yang lain. Karena semua anak adalah “istimewa”. Tugas kita sebagai orang tua adalah mengeksplorasi dan memfasilitasi agar anak dapat mengembangkan kecerdasan nya masing- masing.

Apabila kita ingin memberikan perbandingan. Bandingkanlah anak dengan perilaku atau kemampuannya dimasa lalunya sebagai bahan introspeksi dirinya.

*****

Konflik yang terjadi pada saudara kandung didalam satu keluarga jika bisa diatasi dengan baik, maka dapat memberikan efek yang positif pada anak. Ada hal – hal positif yang anak dapat pelajari dalam proses penyelesaian konflik dengan saudara kandungnya. Hal- hal tersebut antara lain :
*• Anak Belajar Etika Meminta Maaf*
*• Anak Belajar Mengontrol Emosi*
*• Anak Belajar Mencari Win Win Solution*
*• Konsep Diri Anak Menjadi Positif*

Penyelesaian konflik antara saudara kandung (sibling rivalry) yang tepat akan menambah kualitas kematangan pribadi individu dan menambah kualitas hubungan sebagai saudara kandung. Sekali lagi, kita sebagai orang tua amat berperan didalamnya.

Wallahu ‘alam bishowab.

oleh : Farah Octavia, S.Psi

Sumber kulwap parenting islami

23/02/2017

Anak pernah bohong? Ini solusi dr sebaik-baik tauladan..

********

*Tips Nabawiyah : MENGATASI BOHONG*
Oleh: Ustadz Budi Ashari, Lc

Bohong bukan hal yang sepele. Dilakukan oleh siapapun, dampaknya sangat buruk. Karena dengan bohonglah, dosa dan kemungkaran sulit dibongkar.

Bohong akan mempersulit terbukanya pintu taubat. Karena pertaubatan dimulai dari penyesalan. Dan penyesalan berawal dari pengakuan seseorang terhadap kesalahan yang dilakukannya. Jika kesalahan ditutupi dengan bohong, maka akan semakin jauhlah penyesalan, apalagi pertaubatan.

Dari bohong pertama, selanjutnya bohong-bohong berikutnya. Dan Rasulullah bersabda,

وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
“Dan jauhilah oleh kalian bohong. Karena bohong itu menunjukkan pada dosa-dosa. Dan dosa-dosa itu menujukkan ke neraka. Seseorang terus berbohong dan terus memilihnya, hingga ditulis di sisi Allah sebagai pembohong!” (HR. Muslim)

Alangkah sengsaranya keluarga jika para penghuninya telah terjangkiti penyakit bohong. Suami berbohong. Istri pun sama. Anak-anak meniru. Dosa dan kesalahan terlindungi oleh kemasan bohong.

Jadi, bagaimana cara mengatasinya?

Berikut ini tips langsung dari Nabi untuk mengatasi bohong
Zaid bin Aslam menyampaikan bahwa Khawat bin Jubair bercerita:
Kami bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berhenti di Marr Adz Dzahran. Aku keluar dari tendaku, aku lihat para wanita yang sedang berbincang. Mereka membuatku kagum. Maka aku kembali dan mengambil tas. Darinya aku keluarkan pakaian yang bagus untuk aku pakai. Aku datangi mereka dan duduk bersama mereka.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terlihat keluar dari tendanya.

Beliau bertanya: Abu Abdillah apa yang membuatmu duduk bersama mereka?

Maka ketika aku lihat Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, aku merasakan kewibawaan beliau.

Dalam keadaan aku panik, aku jawab: Ya Rasulullah, untaku lepas. Aku sedang mencari tali kekangnya, tapi ia pergi. Akupun mengikutinya.

Beliau melemparkan seledangnya kepadaku dan masuk ke antara pepohanan. Aku seperti bisa melihat putih perutnya di antara hijaunya pepohonan. Setelah selesai buang air, beliau pun berwudhu. Air nampak mengalir dari jenggotnya ke dadanya. Beliau mendatangiku dan bertanya: Abu Abdillah, bagaimana kabar untamu yang lepas?

Kami pun berangkat melanjutkan perjalanan. Tidaklah beliau menemuiku di sepanjang perjalanan kecuali berkata: Assalamu alaik Abu Abdillah, bagaimana kabar untamu yang lepas?

Ketika aku merasakan (ketidaknyamanan) itu, aku bersegera masuk ke kota Madinah, menghindari masjid dan menghindari duduk bersama Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Begitulah berlalu beberapa lama. Hingga ketika aku lihat masjid sedang kosong, aku pun masuk ke masjid. Aku shalat.

Tiba-tiba, Rasul terlihat keluar dari salah satu kamarnya. Beliau shalat dua rakaat singkat. Aku memperpanjang shalatku dengan harapan beliau pergi dan meninggalkan saya.

Beliau berkata: Panjangkanlah sesukamu Abu Abdillah. Aku tidak akan pergi hingga kamu selesai.

Akupun berkata dalam hati: Demi Allah, aku akan meminta maaf ke Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan menyenangkan hati beliau.
(selesai shalat) aku berkata: Demi yang mengutusmu dengan benar, unta itu tidak pernah lepas sejak aku masuk Islam.

Beliau berkata: Semoga Allah merahmatimu... Semoga Allah merahmatimu... Semoga Allah merahmatimu.

Dan beliau tidak lagi membahas tentang unta. (HR. Thabrani dalam al Mu’jam al Kabir, Abu Nu’aim al Ashbahani dalam Ma’rifah al Shahabah)

Khawat jelas tahu bahwa dia berbohong. Karena jelas dia hanya ingin mengobrol dengan wanita-wanita cantik itu. Dan Rasulullah juga tahu bahwa Khawat bohong.

Target besarnya menghilangkan bohong agar tidak menjadi kebiasaan. Bukan mempermalukan apalagi menghukum untuk melampiaskan kemarahan.

Maka berikut ini tips nabawiyah untuk mengatasi bohong berdasarkan kisah di atas:

Pilihlah orang yang mempunyai wibawa di hadapan pelaku bohong.
Karena hanya yang punya wibawa, yang mampu menghilangkan kebohongan dengan cepat. Seperti kalimat Khawat bin Jubair bahwa sekadar melihat Rasul, pancaran wibawa itu telah menegurnya tanpa kata.

Jangan menjatuhkan harga dirinya. Apalagi di depan banyak orang.
Rasul tidak menegur Khawat di hadapan para wanita itu. Rasul juga tidak mendesak dengan kalimat yang menjatuhkan, saat Khawat menjawab dengan panik.

Jadikan jawaban bohong itu sebagai pintu teguran berulang kali

Rasul seakan percaya kalimat Khawat. Karena belum juga ada bukti yang menguatkan bahwa Khawat bohong.
Saat Rasul berkali-kali menanyakan jawaban Khawat tentang unta yang lepas, sesungguhnya itu teguran Rasul. Dan Khawat merasakan itu.

Sabarlah, mungkin tidak tuntas sehari.
Perjalanan itu menempuh beberapa hari. Rasul bersabar dan tidak harus selesai hari itu. Begitulah hingga beberapa hari di Madinah pun, Rasul tetap bersabar.
Tunggu waktu yang tepat untuk menuntaskan

Rasul tahu persis bahwa Khawat sudah merasa bersalah besar, apalagi kebohongan itu dilakukan terhadap orang yang dikaguminya. Khawat yang selalu menghindari Nabi semakin menguatkan bahwa Khawat telah tersiksa dengan kebohongannya sendiri. Maka sudah saatnya untuk dituntaskan. Karena kebohongannya telah menyesakkan nafasnya. Dan pasti dia ingin segera melepaskan diri dari ketidaknyamanan ini.

Tunjukkan jaminan kenyamanan, kalau dia mau mengaku.

Di tengah Khawat ingin segera melepaskan diri dari belenggu bohong. Dia menemukan oase nyaman untuk mengakui kesalahan. Bagaimana tidak, Rasul tidak menunjukkan muka yang masam dan marah. Rasul tidak mengeluarkan kata ancaman. Nyaman...
Jika telah mengaku, tak usah dibahas lagi.

Khawat pun mengaku. Dan subhanallah, Rasul tidak membahas mengapa kemarin ia berbohong. Tidak juga membahas lagi tentang jawaban bohong itu.

Tutuplah dengan doa
Indah sekali. Saat orang mengakui kesalahannya, ada bercampur aduk rasa. Dari mulai merasa bersalah, malu hingga takut. Semoga Allah merahmatimu, begitulah embun pembasuh semuanya. Tak hanya sekali. Bahkan hingga tiga kali.

Selamat mencoba...

Mau gak, ikut arisan yang banyak peluang mendapatkan pahala?Masih sih, ada?Ada nih, arisan buku Mute (Muhammad Teladanku...
23/02/2017

Mau gak, ikut arisan yang banyak peluang mendapatkan pahala?
Masih sih, ada?
Ada nih, arisan buku Mute (Muhammad Teladanku). :)

Raih kesempatan mendapatkan pahala:
1. Orang tua yang menunaikan kewajiban mendidik anaknya dengan keimanan ("Hai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka" [at-Tahriim: 6]).
2. Uang yang dibelanjakan dinilai sebagai infaq (untuk menuntut ilmu).
3. Berharap syafaat dari Rasulullah karena sudah mengenalkan beliau kepada anak-anak.

Aamiin ya Allah.

Mau kan?
Arisan itu cara mudah dan murah mendapatkan buku yang kita idamkan. :)

Inbox yuuukkk..

Mempelajari shirah nabawi ga mesti dengan kening berkerut yaaaa ...Apalagi sampai menularkan "kerutan kening" pada anak-...
17/02/2017

Mempelajari shirah nabawi ga mesti dengan kening berkerut yaaaa ...
Apalagi sampai menularkan "kerutan kening" pada anak-anak. Oh, no, jangan sampai terjadi. Bisa jadi orangtua ga mudeng dengan suatu materi, tetapi anak-anak malah enjoy saja menyerapnya :D
Shirah yang satu ini, rekomended sekali buat semua orang dengan lintas usia. Bahasa mudah dicerna, insyaAllah. Untuk detailnya, bisa chit chat di WA .............. ya. Atau by inbox.

Salam cinta literasi
-ulan-

16/02/2017
Buku Seri Kisah Teladan Nabi Sirah Nabawiyah Rasulullah Muhammad SAW pertama di Indonesia untuk anak-anak yang disampaik...
16/02/2017

Buku Seri Kisah Teladan Nabi Sirah Nabawiyah Rasulullah Muhammad SAW pertama di Indonesia untuk anak-anak yang disampaikan dalam bentuk dongeng. Buku ini menjadi sangat penting kita miliki ketika kita bersungguh-sunguh ingin mengenalkan kepada keluarga pada sosok teladan utama manusia. Disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, mengalir dan mengasyikkan, serta kaya akan nilai-nilai akhlaq mulia dan sejarah Islam. Perlahan tapi pasti buku ini menjadi sarana keluarga kita dalam memahami nilai-nilai Islam yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Terlebih lagi sangat menarik dalam sajian ilustrasinya yang artistic dan full color. Buku Teladan Keluarga Sirah Nabawiyah Rasulullah untuk anak-anak ini semakin tidak membosankan karena dilengkapi dengan berbagai sarana interaktif.
Spesifikasi produk :
– Ukuran buku : 15 x 210 x 280 mm
– Penulis naskah : Eka Wardhana dan Tim Kreatif Sygma
– Hard cover, full color, kertas isi AP 190 gram
Muhammad Teladanku terdiri dari 16 buku utama dengan tema :
1. Kelahiran Rasulullah
2. Masa Muda
3. Menjadi Rasul
4. Ketabahan
5. Tanda-tanda Kemenangan
6. Madinah al Munawwarah
7. Mempersembahkan Islam
8. Perang Uhud
9. Perang Khandaq
10. Kemenangan di Khaibar
11. Penaklukan Mekah
12. Teladan Umat Manusia
13. Rasul Penyayang
14. Rasul yang Dicintai
15. Rasulullah Berkisah
16. Wafatnya Rasulullah
17. Mutiara Pelengkap
Selain itu Sirah Nabawiyah untuk Anak ini dilengkapi dengan sarana interaktif yang mendukung berupa :
· Satu (1) buku Mutiara Pelengkap berisi ensiklopedi mini kartun dan kuis yang mendidik
· Satu (1) buku Ensiklopedi Nabi Muhammad
· Lima (5) buku Muhammad Teladanku edisi balita
· Satu (1) CD interaktif
· Satu (1) paket games
· Tiga (3) poster ringkasan sirah nabawiyah

Fakta Sains Modern atas ayat ayat Al qur'an & Hadist Nabi
16/02/2017

Fakta Sains Modern atas ayat ayat Al qur'an & Hadist Nabi

Assalaamu'alaikumSejarah berulang... Ya sejarah berulang, apalagi di kaitkan dengan siroh semua ada dan apakah kita dapa...
16/02/2017

Assalaamu'alaikum
Sejarah berulang... Ya sejarah berulang, apalagi di kaitkan dengan siroh semua ada dan apakah kita dapat mengambil pelajaran darinya ?
Sudahkah kita pelajari Siroh Nabawiyah ?
Al-Qur'an mencatat sejarah dan kisah berulang-ulang agar kita selalu ingat, mengambil pelajaran dan selalu berada dijalan yang Allaah ridhoi bersama Rasulullaah Shalallaahu 'Alaihi wassallaam
Akankah kita berada dibarisan yang Allaah ridhoi ?
Barisan yang Rasulullaah Shalallaahu 'Alaihi Wassalaam pimpin ?
Semoga kita termasuk ke dalam golongan hamba yang :
Kita mencintai Allaah dan Rasul-Nya dan Allaah dan Rasul-Nya pun mencintai kita...
Aamiin

-Yusi-






Address

Jakarta
10000

Telephone

+6281288676363

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Buku Bagus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share