Asmob Variasi

Asmob Variasi Ratusan Jenis Produk dengan Harga Kompetitif
Transfer sebelum jam 14.00 Dikirim hari yg sama

Toyota Pastikan Jual C-HR Hybrid di Indonesia Toyota C-HR Hybrid Bakal Diluncurkan di Tanah Air – Kabar cukup meyakinkan...
07/08/2018

Toyota Pastikan Jual C-HR Hybrid di Indonesia


Toyota C-HR Hybrid Bakal Diluncurkan di Tanah Air – Kabar cukup meyakinkan keluar dari pihak PT Toyota Astra Motor (TAM) terkait mobil barunya. Dimana, produsen asal Jepang itu, memastikan akan menjual C-HR hybrid di Tanah Air dengan ketentuan apabila secara regulasi dari pemerintah sudah jelas.

Hanya saja, untuk sekarang ini pihak Toyota Indonesia mengaku belum bisa menjual Toyota C-HR bermesin Hybrid tersebut. Bukan tanpa alasan karena masih menunggu payung hukumnya.

Selain itu, Executive General Manager TAM Franciscus Soerjopranoto pun juga turut menjelaskan apabila pemerintah sudah merilis payung hukumnya, Toyota secara produsen sudah siap membawa produk.

“Bahkan kita sudah punya sejak zamannya Prius dan Camry Hybrid. Jadi C-HR sedang menunggu saja,” ujar Soerjopranoto di ICE, BSD, Tangerang belum lama ini.

Tak sampai di situ saja, bahkan dalam kesempatan lain Soerjo, panggilan akrab Soerjopranoto pun juga turut menambahkan bahwa secara waktu kurang lebih sekitar satu tahun setelah regulasi dirilis, C-HR sudah bisa dipasarkan di pasar Tanah Air.

“Jadi kita harus pelajari dulu segala bentuk regulasinya untuk menentukan harga dan lain sebagainya. Seperti persiapan Euro IV saja, kita kan diberikan waktu selama satu tahun sebelum resmi diterapkan aturannya,” kata dia.

Di satu sisi, Toyota C-HR yang sudah dijual TAM di Indonesia, hanya hanya tersedia satu varian, yaitu dengan mesin 1,800 cc (2ZR-FBE). Patut diketahui juga bahwa untuk model non-hibrida ini dibekali mesin yang cukup handal yang mana mampu menyembutkan tenaga hingga 141 PS dan torsi 17,4 kg.m. Transfer tenaga ke kedua roda depan didukung CVT 7-percepatan.

Di satu sisi, dengan hadirnya kabar terkait C-HR Hybrid yang ditunggu-tunggu para konsumen tersebut, tentu menjadi satu hal yang bakal ditagih oleh para calon konsumen di Indonesia ketika regulasi pemerintah mengenai mobil hyrbid tersebut siap rilis. Dengan begitu, tak ada alasan lain jika PT TAM akan meluncurkan C-HR Hybrid dalam waktu dekat.

Jimny Akan Dirakit di Indonesia, Apakah Tanda Akan Segera Dipasarkan di Tanah Air?Otosia.com - Kehadiran Suzuki Jimny pa...
04/08/2018

Jimny Akan Dirakit di Indonesia, Apakah Tanda Akan Segera Dipasarkan di Tanah Air?

Otosia.com - Kehadiran Suzuki Jimny pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 bisa dibilang sebagai 'bintang'. Sebab mobil berbentuk boxy ini memang sudah cukup lama ditunggu-tunggu.

Hanya saja kehadirannya hanya untuk tes pasar Indonesia. Tapi, baru-baru ini beredar info jika Jimny akan diproduksi di Indoneia, seperti diberitakan Paultan.

Hal ini seperti angin segar bagi pecinta Jimny di Tanah Air. Sebab, jika benar diproduksi di Indonesia dan diekspor untuk negara ASEAN lainnya, bukan tak mungkin Jimny juga akan segera di jual untuk loyalisnya di Indonesia.

Kabar ini pun diakui oleh Presiden Komisaris PT Indomobil Sukses International, Subronto Laras. Hanya saja pihaknya belum bisa memastikan apakah Jimny buatan Indonesia akan menjadi 4x2 atau 4x4.

Menurutnya, perusahaan masih mengejar harga yang kompetitif dan jelas versi all-wheel-drive tak akan murah. Namun, pertimbangan produksi di Indonesia dinilai lebih murah jika dibandingkan harus CBU dari Jepang.

Benarkah Toyota Avanza Akan Pakai Penggerak Roda Depan?Otosia.com - Saat ini PT Toyota Astra Motor masih mengandalkan To...
03/08/2018

Benarkah Toyota Avanza Akan Pakai Penggerak Roda Depan?

Otosia.com - Saat ini PT Toyota Astra Motor masih mengandalkan Toyota Avanza untuk bersaing di pasar mobil Indonesia. Buktinya, mobil sejuta umat ini berhasil unggul dari Mitsubishi Xpander pada Juni 2018 kemarin.

Dari data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Toyota Avanza terjual 4.648 unit pada bulan lalu. Jumlah tersebut, jauh di atas penjualan Mitsubishi Xpander yang hanya 3.278 unit pada bulan yang sama.

Meskipun begitu, banyak yang berpendapat jika Toyota Avanza memang harus mendapatkan penyegaran.

Dijelaskan Fransiscus Soerjopranoto, Executive GM PT TAM, jika berbicara pasar, pihaknya tetap melayani seluruh konsumen di berbagai segmen. Jika Toyota Avanza memang masih diterima konsumen, berarti mobil penggerak roda belakang masih cukup diterima dengan baik.

"Dengan mengandalkan penggerak roda belakang, Toyota Avanza bisa mengangkut lebih banyak dibandingkan mobil dengan penggedak roda depan, " jelas pria yang akrab disapa Soerjo, di Bluegrass, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7/2018) dalam Liputan6.com.

Lanjut pria ramah ini, jika berbicara bagaimana nasib Toyota Avanza, dan bagaimana model baru yang bakal dihadirkan untuk model jagoannya tersebut, pihak Toyota tetap memberikan jawaban yang klise terkait hal tersebut.

"Saya tidak akan berhenti untuk bilang kita sedang studi terkait hal tersebut (Toyota Avanza baru). Karena yang seperti disampaikan, tidak semua yang terjadi harus diikuti," tegasnya.

Sebelumnya, Soerjo memang mengatakan tengah mempertimbangkan sistem penggerak untuk Toyota Avanza. Namun, masih belum dipastikan, apakah Toyota Avanza baru nantinya menggunakan penggerak roda depan atau belakang?

Pasalnya, konsumen loyal Avanza, menurutnya, tak setuju jika penggerak roda Avanza diubah ke depan. Jika diubah, artinya sama saja tidak menghargai konsumen loyalisnya.

"Kalau kita tinggalin penggerak roda belakang, 6 ribu sampai 7 ribu sekarang (penjualan) yang kita miliki lari ke mana," ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, penggerak roda menjadi salah satu pertimbangan konsumen memilih mobil. Jika diubah memakai penggerak roda depan, konsumen belum tentu setuju.

"Orang akan membandingkan itu (dengan mobil lain), karena penggerak roda adalah perbedaan paling signifikan di low MPV. Kalau pindah (ke depan), belum tentu customer mau pakai itu," pungkasnya.

Sumber: Liputan6.com

Suzuki Vitara 2018 Terungkap di Australia: Tampil Lebih EleganTEMPO.CO, Jakarta - Suzuki kembali terungkap sedang menyia...
01/08/2018

Suzuki Vitara 2018 Terungkap di Australia: Tampil Lebih Elegan

TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki kembali terungkap sedang menyiapkan SUV generasi terbaru dari Suzuki Grand Vitara Brezza. Di India, Suzuki Vitara Brezza memimpin pasar penjualan SUV kurang dari 4 meter. Pembaharuan untuk kembali mengkokohkan penjualan tidak hanya di India, namun juga pasar global.

Setelah India, Suzuki Grand Vitara Brezza tertangkap kamera sedang diuji di Australia. Pada mobil SUV ini memiliki desain baru pada gril depan dan tampilan bumper dengan adanya lubang untuk asupan udara ke filter. Pada bagian bumper nampak sensor yang digunakan untuk mengaktifkan pengereman darurat sebagai fitur terkini.

Pada bagian bumper juga ada tambahan alumunium dan krom untuk menambah kesan elegan. Seperti mobil zaman now, Suzuki Vitara juga mengadopsi lampu DRL LED. Velg juga tampil baru lebih fresh dan sporty.

Pada interior, Suzuki menggunakan jok baru dan sistem infotainment layar sentuh. Pada bagian mesin kemungkinan menggunakan mesin berkapasitas 1,6 liter yang mampu menghasilkan tenaga 118 liter. Namun diprediksi ada opsi mesin yang lebih besar digunakan. Grand Vitara ini memiliki tujuh kursi Vitara XL7.

Beberapa waktu lalu, Suzuki Indomobil Sales membawa 13 unit Suzuki Grand Vitara baru ke Indonesia. Namun, tidak jelas apakah hanya pengujian atau akan dijual di Indonesia.

Suzuki Ertiga Crossover Saingan Honda BR-V Akan Dijual di IndiaTEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki India dikabarkan seda...
01/08/2018

Suzuki Ertiga Crossover Saingan Honda BR-V Akan Dijual di India

TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki India dikabarkan sedang menyiapkan Suzuki Ertiga dengan versi baru dengan model Crossover. Kemungkinan Maruti akan memberi nama Suzuki Ertiga Cross yang akan dirilis sekitar Mei 2019. Basisnya tetap menggunakan MPV Suzuki Ertiga namun dipermak ala SUV yang menonjolkan kegagahan.

Desain Suzuki Ertiga 2018 memang telah menonjolkan gaya agresif. Ertiga memiliki tampilan gril baru yang keren dengan lampu model baru termasuk bumper yang keren. Nantinya, versi baru Suzuki Ertiga ini akan mendapat tambahan sisipan bumper dan cladding samping termasuk perubahan ground clearance.

Interior Ertiga Cross akan menggunakan warna kabin hitam yang kontras dengan warna jok krem. Fitur tetap sama dengan Ertiga seperti sistem infotainment SmartPlay dengan navigasi, Apple CarPlay dan Android Auto. Kontrol multifungsi di setir dan fitur keselamatan seperti airbag depan ganda dan ABS dan EBD.

Mesin Suzuki Ertiga Cross tidak berubah menggunakan mesin bensin 1,5 liter K-Series yang menawarkan tenaga 104 bhp dan torsi 138 Nm. Di India, ada juga versi mesin turbo diesel 1,3 liter yang mampu menghasilkan tenaga 89 bhp dan torsi 200 Nm. Mesin ini dikawinkan dengan transmisi manual 6 percepatan.

Alasan Suzuki Belum Berencana Merilis Jimny Berbodi PanjangTEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Motors belum akan mengeluarkan var...
31/07/2018

Alasan Suzuki Belum Berencana Merilis Jimny Berbodi Panjang

TEMPO.CO, Jakarta - Suzuki Motors belum akan mengeluarkan varian baru Suzuki Jimny dengan lima pintu atau berbodi panjang paling tidak untuk dua tahun ke depan. Suzuki saat ini masih fokus untuk menyiapkan produksi Jimny di pasar Internasional. Perilisan Suzuki Jimny pada 5 Juli 2018 hanya untuk pasar domestik di Jepang. Apalagi permintaan yang tinggi dari konsumen, Suzuki sedang memenuhinya untuk satu tahun.

Suzuki Jimny diperkenalkan dengan bodi kecil atau model tiga pintu. Jimny yang diposisikan sebagai Kei Car di Jepang menggunakan mesin 660cc, sedangkan versi Sierra menggunakan mesin K15B berkapasitas 1,5 liter empat silinder VVT yang menghasilkan tenaga 102 PS pada 6.000 rpm dan 130 Nm pada 4.000 rpm. Model ini ditawarkan dengan transmisi manual 5 percepatan, otomatis 4 percepatan dan sistem Allgrip Pro 4WD.

Sejumlah media Jepang menyebut Suzuki juga berencana untuk meluncurkan Jimny dengan mesin yang lebih besar dan bertenaga. Namun, rencana-rencana ini telah ditunda untuk memenuhi jaminan pesanan yang ada. Kendaraan 4WD ini diproduksi di Pabrik Kosai di Jepang untuk pasar domestik dan luar negeri.

Media Jepang Response sempat menjajal Suzuki Jimny Sierra mengungkapkan mesin baru 1,5 L yang dilengkapi turbo langsung terasa torsi putaran bawahnya namun akselerasinya smooth. Getaran mesin halus dan memberikan kenyamanan di dalam kabin. Sebagai mobil offroad ringan, suspensi agak keras.

Jika dibandingkan dengan model lama, Suzuki Jimny lebih irit yaitu 13,6 kilometer per liter pada generasi ketiga Suzuki Jimny dengan mesin 1,3 L hanya 13,2 kilometer per liter. Berat bodi Jimny generasi baru lebih ringan 14,3 kilogram dibandingkan versi lama. Tapak ban yang lebih lebar memberikan kemampuan handling yang mumpuni. Ketika ban mobil berpindah saat melewati gundukan atau jalan berlubang sangat stabil.

Wow! Suzuki Siap Luncurkan Ciaz di IndonesiaCiaz, Sedan Paling Irit Siap Meluncur di Indonesia – Pada acara Gaikindo Ind...
28/07/2018

Wow! Suzuki Siap Luncurkan Ciaz di Indonesia

Ciaz, Sedan Paling Irit Siap Meluncur di Indonesia – Pada acara Gaikindo Indonesia International Auto Show beberapa hari lalu, Suzuki perkenalkan mobil sedan bermesin bensin. Mobil sedan tersebut diketahui bernama Ciaz. Kabarnya, Ciaz akan segera meluncur di pasaran Indonesia dalam waktu dekat ini.

Mobil Suzuki Ciaz ini ternyata sudah populer di India, bahkan telah dilengkapi dengan mesin yang lebih canggih. Sehingga tidak heran apabila Suzuki bermaksud untuk memperkenalkannya terhadap pasaran Indonesia.

Dari kabar yang diterima dari Suzuki India, mereka telah meluncurkan sedan Ciaz dengan teknologi SHVS atau Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Dengan adanya teknologi SHVS, Ciaz kini memiliki fitur seperti teknologi star-stop, pemulihan energy proses pengereman, dan juga sistem Engine Power Assist.

Menurut Autocar India, dengan adanya sistem ini, Ciaz mencatat konsumsi BBM sebesar 28,09 km per liter. Sistem ini ternyata mampu menciptakan Ciaz menjadi mobil yang paling irit di India. Menurut keterangan, sistem yang dipergunakan Ciaz ini mengandalkan mesin 1.300 cc.

Suzuki berencana, kedepannya seluruh mobil-mobil produksinya akan menerapkan teknologi SHVS. Untuk target waktu dekat ini, jenis mobil yang akan diterapkan sistem ini adalah Suzuki Ertiga.

Apabila diingat, Suzuki juga baru saja merilis mobil Ertiga terbarunya di Indonesia. Untuk pengembangan di India, mobil Ertiga terbaru ini sudah mengalami penambahan ayar 7 inci pada sistem infotainment SmartPlay.

Menurut laporan, Suzuki Ertiga bermesin diesel di India saat ini mencatatkan angka konsumsi BBM sebanyak 20,77 km per liter, namun dengan adanya penambahan teknologi SHVS diperkirakan akan mendekati mobilio yang mencapai 24,5 km per liter. Angka ini termasuk ukuran yang sangat hemat untuk daya konsumsi BBM pada sebuah mobil.

Seperti yang dirangkum pada halaman viva.co.id, Donny menuturkan bahwa motivasi Suzuki menghadirkan Ciaz juga untuk mematahkan mitos yang mengatakan bahwa mobil sedan boros BBM.

Dzire juga dikabarkan sedang dalam masa percobaan menggunakan teknologi SHVS, bahkan apabila dilakukan upgrade dengan SHVS kemungkinan besar akan mengungguli catatan konsumsi BBM dari Ciaz yang mencatat angka 28,09 km per liter tersebut.

Begini Rasanya Menjajal Transmisi Otomatis New Datsun GoTEMPO.CO, Jakarta - Datsun Go dan Go+ kini dilengkapi dengan tra...
27/07/2018

Begini Rasanya Menjajal Transmisi Otomatis New Datsun Go

TEMPO.CO, Jakarta - Datsun Go dan Go+ kini dilengkapi dengan transmisi otomatis. Model ini diluncurkan untuk pasar Indonesia pada 7 Mei 2018. PT Nissan Motor Indonesia, selaku Agen Pemegang Merek Nissan dan Datsun di Indonesia, menggelar kegiatan test drive Datsun Go dan Go+ di kompleks Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Juni 2018.

Tempo mencoba merasakan masuk ke kemudi New Datsun Go. Posisi driving dan tempat duduk cukup nyaman untuk pengemudi.

Tempo diberikan kesempatan menjajal sensasi mengendarai Datsun Go dan Go+ di area Rasuna Epicentrum. Akselerasinya cukup ringan saat kaki kanan menginjak pedal gas dalam-dalam (kick down). Suara mesin hampir tak terdengar di dalam kabin.

Transmisi continuously variable transmission (CVT) cukup responsif dan minim hentakan saat perpindahan gigi.

Presiden Direktur PT NMI Eiichi Koito meyakini New Datsun Go dan Go+ yang baru saja diluncurkan ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman untuk melintasi jalanan padat seperti Jakarta.

"Transmisi CVT pada Datsun Go dan Go+ memberikan akselerasi yang selaras dengan performa sehingga bahan bakar lebih irit," ujar Koito.

New Datsun Go memiliki banyak pembaruan, di antaranya New 6,75 Head Unit Touch Screen, yang dilengkapi dengan Bluetooth, USB, AUX, dan smartphone connection.

Model ini juga ditunjang dengan New LED Daytime Running Light untuk visibilitas pada siang hari di bumper depan, yang menambah kesan dinamis dan stylish.

Selain itu, New Dashboard Design and Layout merupakan desain yang lebih praktis dan panel instrumen baru, yang memberikan kenyamanan lebih ketika berkendara.

New Datsun Go ini dibekali dengan mesin 1200 cc DOHC tiga silinder. Transmisi manual mampu menyemburkan tenaga 68 PS pada 5.000 rpm dan torsi maksimal 104 Nm pada 4.000 rpm. Sedangkan transmisi CVT mampu menyemburkan tenaga 78 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 104 Nm pada 4.400 rpm.

New Datsun Go diklaim memiliki peredam yang mampu menjaga tingkat kesenyapan di dalam kabin saat mobil melaju di jalanan tidak rata.

Penjualan Salip Nissan, Ini Target Wuling SelanjutnyaTEMPO.CO, Jakarta - PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors bera...
25/07/2018

Penjualan Salip Nissan, Ini Target Wuling Selanjutnya

TEMPO.CO, Jakarta - PT SGMW Motor Indonesia atau Wuling Motors berambisi melanjutkan kinerja positif penjualan pada semester II/2018. Saat ini, Wuling fokus mengembangkan layanan purnajual untuk mengerek penjualan.

Brand Manager PT SGMW Motor Indonesia Dian Asmahani mengatakan, penjualan Januari hingga Mei 2018 bergerak positif dan sedikit menurun pada Juni karena lebaran.“Kami positif saja, angkanya masih belum. Kami berharap pertumbuhan positif, semester II/2018 kami berharap pertumbuhannya lebih dari semester I,” ujarnya kepada Bisnis.

Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Wuling Motors pada semeter I/2018 sebanyak 7.531 unit atau setara dengan 1,3 persen pangsa pasar penjualan kendaraan nasional. Pabrikan asal Cina ini unggul tipis atas Datsun dan menyalip Nissan.

Dian menuturkan, penjualan Wuling sejauh ini masih mengandalkan dua produk utama yakni Confero dan Cortez. Pada tahun kedua di Indonesia, strategi Wuling ialah meningkatkan layanan purnajual (aftersales) dengan mengembangkan jaringan diler. Hingga sejauh ini Wuling telah memiliki 71 diler dan menargetkan jumlah diler menyentuh angka 80 hingga akhir tahun ini.

“Targetnya 80 diler tapi kami optimis bisa lebih. Ada 71 diler sudah beroperasi, kami serius untuk layanan aftersales, ada garansi, ada Asuransi Wuling. Ini untuk mendukung kehadiran jangka panjang kami di Indonesia,” paparnya.

Dian menyampaikan, Wuling juga melakukan penyesuaian harga untuk Confero, sementara Cortez tidak mengalami perubahan harga sejak dirilis ke pasar Februari lalu. Harga Confero pada Juli 2018 naik sebesar Rp3 juta yang disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dan pajak.

Dia melanjutkan, sejalan dengan visi Wuling Motors di Indonesia yang ingin hadir dalam jangka waktu panjang, Wuling bertekad menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau. Kemampuan menyediakan produk dengan harga terjangkau tidak lepas dari terintegrasinya pabrik Wuling dengan pemasok komponen otomotif.

Dia mengklaim, terdapat 16 pelaku komponen lokal yang berlokasi dekat dengan pabrik Wuling yang dibangun di atas lahan seluas 60 ha dengan investasi US$700 juta. Selain itu, terdapat juga pemasok komponen dari pemain lokal sehingga tingkat tingkat kandungan komponen lokal untuk Confero sebesar 56 persen, sementara Cortez sebesar 50 persen.

Suzuki Ciaz Model Baru Harga di India Tidak NaikSuzuki Ciaz Model Baru Harga di India Tidak NaikTEMPO.CO, Jakarta - Maru...
24/07/2018

Suzuki Ciaz Model Baru Harga di India Tidak Naik

Suzuki Ciaz Model Baru Harga di India Tidak Naik

TEMPO.CO, Jakarta - Maruti Suzuki, agen pemegang merek Suzuki siap meluncurkan Suzuki Ciaz facelift di pasar India yang juga menjadi basis perakitan bagi Indonesia. Suzuki Ciaz facelift akan mengisi pasar sedan kelas menengah.

Media lokal India, TOI mengungkapkan bahwa Maruti Ciaz baru akan diluncurkan di pasar India pada pertengahan Agustus. Peluncuran telah tertunda karena Suzuki ingin menghindari persaingan dengan merek lain yang juga merilis model serupa.

TVC iklan mengungkapkan lampu depan yang lebih tajam dengan lampu DRL LED ramping terintegrasi dan kisi-kisi depan berdesain honeycomb. Suzuki Ciaz yang baru tidak mendapatkan pembaruan besar pada desain eksterior. Desain pada bodi belakang Ciaz juga mengalami pembaruan meski hanya penggunaan lampu LED.

Suzuki Ciaz yang baru kemungkinan akan mendapatkan mesin bensin K-Series 1,5 liter baru yang menghasilkan 104bhp dan torsi 138Nm. Mesin akan dipasangkan dengan transmisi manual 5-percepatan atau gearbox otomatis 4-percepatan. Mesin bensin baru juga akan dilengkapi dengan teknologi micro-hybrid SHVS (Suzuki Hybrid Vehicle System).

Mesin diesel dari Suzuki Ciaz facelift tetap menggunakan kapasitas 1,3 liter turbocharged yang menghasilkan 89bhp dan 200Nm torsi. Mesin akan dipasangkan ke gearbox manual 5-percepatan.

Harga Suzuki Ciaz 2018 diperkirakan akan tetap sama dengan model yang saat ini dijual. Ciaz baru tidak menampilkan pembaruan besar sebagai kompensasi dengan harga yang sama.

Tahun Depan Buku Kir Akan Diganti Smart CardTEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan mengganti buku kir kendaraan niaga denga...
24/07/2018

Tahun Depan Buku Kir Akan Diganti Smart Card

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah akan mengganti buku kir kendaraan niaga dengan smart card. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pemalsuan buku kir yang selama ini dilakukan pemilik kendaraan.

"Di dalam smart card nanti ada identitas kendaraan, pemilik, dan lain sebagainya," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi di Jakarta, Senin, 23 Juli 2018.

Budi mengatakan peraturan penggantian tersebut akan dimulai pada Januari 2018. Pemilik kendaraan akan diberi kartu dengan chips yang berisi informasi kendaraan, sehingga semua pendataan dilakukan secara digital.

Menurut Budi, pemerintah juga akan membuka peluang bagi swata untuk menjadi penyelenggara kir kendaraan, jika pemerintah daerah tidak dapat mengakomodir layanan tersebut.

Budi mengatakan, akreditasi penyedia kir milik Pemda masih rendah. "Empat puluh sudah kita beri akreditasi, yang lainnya masih usaha untuk menyesuaikan," tutur Budi.

Banyak hal yang belum dipenuhi penyedia kir kendaraan yang dikelola oleh pemerintah daerah. Budi menyebutkan salah satunya ialah kualitas SDM dan peralatan yang belum dikalibrasi. "Kalau enggak serius kita kasih ke swasta," ucap Budi. Saat ini sudah ada pihak swasta yang tertarik membuka pelayanan kir.

Address

Jakarta
10110

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Asmob Variasi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category