28/12/2013
BENER-BENER LAPAR ??? (Part 2 of 3)
Postingan kali ini akan berfokus pada lapar secara fisik alias lapar "beneran" dan rasa kenyang. Seperti dibahas pada postingan sebelumnya, lapar secara fisik muncul karena energi tubuh hilang (karena aktivitas kita) dan perlu diganti agar kita dapat kembali beraktivitas secara normal. Ibaratnya motor dan mobil yang butuh bensin untuk berjalan, tubuh kita juga butuh makanan/nutrisi untuk terus beraktivitas (sekedar perumpamaan yang disimplifikasi untuk ilustrasi).
Nah, setelah kita makan, pada umumnya kita akan merasa kenyang. Muncul pertanyaan, mengapa porsi makan seseorang berbeda dengan orang lain sebelum ia merasa kenyang?
Kapan kita merasa kenyang?
1. Jika kolesistokinin sudah memberikan sinyal rasa kenyang. Kolesistokinin (CCK), salah satu dari hormon dalam GI tract yang dihasilkan oleh mukosa duodenal selama proses pencernaan makanan, adalah sinyal rasa kenyang yang mengatur jumlah makanan yang masuk.
2. Gliserol dalam darah menjadi indikator yang menunjukkan jumlah total lemak trigliserida di dalam jaringan lemak. Hasilnya untuk menentukan rasa lapar dan rasa kenyang terletak pada presentase pengisian setiap sel lemak maka seseorang dengan jumlah sel lemak banyak akan tetap merasakan lapar dan pada tahap normal orang akan merasa kenyang. "in the layman term - fat people need more food to feel full, simply because they are fatty!"
3. Pada tingkat pemakaian glukosa, dimana rasa kenyang ditimbulkan oleh peningkatan penggunaan glukosa yang diserap dari saluran pencernaan. Prosesnya setelah terjadi selesai penyerapan makanan maka terjadi penurunan penggunaan glukosa oleh sel yang dapat membangkitkan rasa lapar itu. Akibatnya, kita berhenti merasa lapar dan mulai merasa kenyang.
"Tricky part" nya adalah baik Sekresi CCK maupun Penyerapan Glukosa perlu waktu untuk bekerja dan memberikan sinyal rasa kenyang. Efek ini, beserta dengan poin no.2 di atas, akan dibahas lebih lanjut pada postingan part 3 tentang bagaimana mengontrol rasa lapar dan hubungannya dengan proses diet alias menurunkan berat badan.
Nantikan Part 3 dari artikel ini hanya di https://www.facebook.com/CEDSehatShop
Jangan lupa untuk Like dan Share post ini supaya teman-teman Anda juga tahu informasi ini. Punya pendapat berbeda? Silahkan tulis di comment box...
Cheers,
CED Sehat Shop