Kios Ojo Keos

Kios Ojo Keos Ruang bersama untuk musik, buku, kopi dan merchandise yang dikelola oleh keluarga besar Efek Rumah K

Hasana Editions adalah platform artistik & publikasi berfokus pada produksi seni pengarsipan & praktik seni berbasis bun...
28/10/2019

Hasana Editions adalah platform artistik & publikasi berfokus pada produksi seni pengarsipan & praktik seni berbasis bunyi. Pada saat yang sama, bertujuan membangun jaringan internasional untuk musisi kontemporer dan seniman suara, seniman konseptual, seniman media & seniman pertunjukan.

Merayakan perilisan beberapa album yang akan dirilis oleh Hasana Editions bulan depån juga sekaligus mendukung tur pemain drum experimental asal Australia, Will Guthrie, salah satu musisi dan komposer yang dirlis kasetnya oleh Hasana Editions, Hasana Editions Showcase akan digelar di Kios Ojo Keos pada:

Selasa, 29 Oktober
19.30 WIB
Kios Ojo Keos

Selain Will Guthrie yang banvak menulis karya untuk drum solo dengan pendekatan ke berbagai musik tradisi di dunia dari gamelan Jawa sampai musik klasikal India Utara, akan tampil juga Jonas Engel, pemain alat tiup experimental dan komposer asal Jerman yang sedang menjalani residensi di Indonesia selama 1 bulan terakhir ini. Jonas Engel yang akan tampil dengan alat tiup “modified horn”, telah memenangkan Young German Jazz Award, European Tremplin Jazz Award, dan Maastricht Jazz Award bersama trionya Just Another Foundry.

Dari dalam negeri, Nursalim Yadi Anugerah, seorang komposer dan musisi asal Pontianak yang mengguncangkan musik kontemporer Indonesia dengan karya fenomenal “Hnnung” yang menggabungkan musik tradisional Kalimantan dan musik musik avant-garde, akan tampil dengan alat musik Kadedek atau juga sering disebut sebagai organ mulut, alat musik tradisional dari Kalimatan Barat.

Komposer lain yang akan tampil adalah Riar Rizaldi yang melalui karya-karyanya, ia mempertanyakan gagasan tentang m materialitas, arkeologi media & konsekuensi teknologi yang tidak terduga. Dia juga aktif menyusun & melakukan sonic-fiction menggunakan metode perekaman lapangan melalui bahasa pemrograman.

Yang akan tampil juga adalah Duto Hardono adalah seorang seniman konseptual, musisi eksperimental. Beberapa tahun terakhir ini, karya-karyanya merambah ke wilayah immaterial & sebagai musisi, praktiknya beragam melintasi komposisi minimal menggunakan tape loop dan mesin open reel, ke wilayah musique concrète & improvisasi dengan synthesizer modular.

26/10/2019

Mixer #2 merupakan syukuran atas dirilisnya album :
1. Blonde House (PLG) x MELT ( JKT )
• Preambule dari Unit pop Palembang sebelum meluncurkan album penuhnya. Single mereka yang menggunakan tema-tema cinta anak zaman dibalur dengan midi dan bass line ala peter hook bisa dinikmati Bersama indie rock eksperimental dari melt yang nikmat sekali apabila dinikmati sambal berseluncur di turunan Canggu.
2. Spacecubs
• Hidden germs dari purwokerto, skilful flamboyant pop mengingatkan duo Moz & Johnny, segar!
3. The BV’s / Toy Tambourine
• Ep split dari shoegaze legendaris dari Jerman dan hipster kota kembang
Hajatannya dibuka dengan penampilan The Lousy Pop Group & musisi eksperimental Ledakan Urbanisasi. Kios Ojokeos juga menjadi melting pot, dengan rangkaian tour dari band postrock Lighthouse dan kuintet pop dari Kota Kembang dan ditutup dengan yang punya hajat Spacecubs, Melt serta penampilan sadboi yang jauh-jauh dating dari Palembang, Blonde House.
Yang tertarik bisa hadir mulai pukul 15.00 WIB tanpa dipungut biaya masuk, supaya bisa jajan kopi, buku , kaset dan CD di Kios Ojo Keos.

Sejak jaman Lief Java hingga kini, Jazz selalu menemukan ruang berekspresinya dalam jejak perkembangan musik Pop di Indo...
24/10/2019

Sejak jaman Lief Java hingga kini, Jazz selalu menemukan ruang berekspresinya dalam jejak perkembangan musik Pop di Indonesia.
_
Di tengah banjir lagu-lagu "cengeng" di tahun 1970an, album-album seperti yang dirilis oleh almarhum Jack Lesmana dan The Rollies meniupkan spirit baru dalam kekosongan artistik industri musik populer kita kala itu. Dalam upaya mereka memasyarakatkan musik jazz, telah lahir sebuah era keemasan musik pop Indonesia yang legacy-nya masih dirasakan hingga kini.

_
Rien Djamain, Oele Patiselano, dan Yopie Item adalah sebagian dari saksi dan pelaku sejarah pada masa itu. Bersama Mondo Gascaro dan moderator dan juga sejarawan musik David Tarigan, mereka akan berbagi pengalaman dan kenangan dalam bincang-bincang kali ini.

Silakan datang pada:
Jumat, 25 Oktober 2019
19.30 WIB
Kios Ojo Keos
Bona Indah Plaza blok A2-B11

Music on Friday x Ugal-Ugalan Series  #6: .san,  & .Talkshow: The Tales of Roses & Wine & BIJI yang StolenKamis, 24 Okto...
24/10/2019

Music on Friday x
Ugal-Ugalan Series #6: .san, & .
Talkshow: The Tales of Roses & Wine & BIJI yang Stolen
Kamis, 24 Oktober 2019
At Kios Ojo Keos l 19.00 WIB
GRATIS~
Registrasi: http://bit.ly/UU-06

Kami buka lebih pagi dari jam 07.30 WIB hari Minggu, 31 Maret ini. Setiap minuman kopi diskon 20% sampai jam 9.30 WIB, s...
29/03/2019

Kami buka lebih pagi dari jam 07.30 WIB hari Minggu, 31 Maret ini. Setiap minuman kopi diskon 20% sampai jam 9.30 WIB, selain itu kamu bisa ngobrol-ngobrol segala hal tentang kopi dengan barista kami, om Dika. Siapa tahu kamu diajari cara menyeduh kopi dengan teknik V60 atau teknik lainnya.

Sampai jumpa!

Address

Bona Indah Plaza, Blok A2-B 11
Jakarta
12440

Opening Hours

Monday 10:00 - 23:00
Tuesday 10:00 - 23:00
Wednesday 10:00 - 23:00
Thursday 10:00 - 23:00
Friday 10:00 - 00:00
Saturday 10:00 - 00:00
Sunday 10:00 - 23:00

Telephone

+6287874476164

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kios Ojo Keos posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kios Ojo Keos:

Shortcuts

Share

Category