08/04/2021
DULU-WARUNG SAYUR MBAK SRI
Waktu masih buka warung sayur secara offline warung sayurku bernama "WARUNG SAYUR MBAK SRI" tepatnya di jln.Tanah merdeka, Kp.Rambutan, Jakarta timur.
Waktu itu sekitar jam 07.30 pagi. Matahari baru mulai menampakan sinarnya, setelah sejak semalam jakarta diguyur hujan, dan dilangit keadaan cuaca masih sedikit mendung.
Tapi kesibukan di "Warung Sayur Mbak Sri" sudah mulai ramai dikunjungi emak-emak yang hendak berbelanja sayur.
Walaupun tadi pagi sedikit gerimis "Warung Sayur Mbak Sri" sudah buka sejak jam 05.00 pagi.
Persis disebrang jalan raya, depan "Warung sayur Mbak Sri" ada rumah besar berpagar besi yang dicat hitan, dengan halaman cukup luas dan dihiasi pot-pot bunga berwarna warni, serta beberapa pohon mangga dan pohon rambutan yang memberikan kesan rindang dan sejuk halaman rumah tersebut.
Itulah rumah milik ibu Hj.Hanun.
Beliau salah satu dari sekian banyak langganan warung sayurku. Bu haji Hanun merupakan pelanggan setia sejak hari pertama buka, sampai aku memutuskan usaha warung sayur secara full online, dan tidak lagi buka secara offline.
"Bu haji" biasa aku panggil, sering sekali sambil memilih-milih sayur belanjaannya, memberi mas**an saran dan kadang kritik terhadap produk sayur, harga, dan layanan. Sampai-sampai kadang merasa sebel, habisnya kadang beliau s**a membanding-bandingkan warung sayurku dengan warung sayur yang lain.
Harganya kemahalan lah.. sayurnya kurang inilah.. kurang itulah.. pelayannannya harus beginilah.. harus begitulah.. hadeuhhh...
Tapi aku bersyukur berkat saran dan kritik yang kadang terdengar nda enak dan bikin panas kuping, aku jadikan bahan evaluasi untuk usaha warung sayurku supaya lebih baik lagi dikemudian hari dalam segala hal tentunya.
Memang sih bu Haji sudah berumur dan banyak pengalaman, dilihat dari anak-anak beliau sdh pada menikah dan sdh punya banyak cucu... walaupun begitu beliau masih terlihat segar bugar dan lincah ko.. hehe.
Saran dan nasehat beliau sangat berguna untuk perkembangan usaha warung sayur yang aku jalani pada waktu itu.
Sebenarnya dari beliaulah inspirasi untuk meng-online-kan warung sayur itu muncul.
Beliau sering bercerita pengalaman membeli sayur secara online, dan menceritakan perbandingan belanja online dan offline. Menurut bu haji Hanun "enaknya belanja online itu kita nggak perlu keluar rumah karena pesanan diantar sampai depan pintu , pokoknya nyamanlah..." "Tapi... belanja online itu minimal belanja 100rb baru bisa gratis ongkir."
Lalu aku pun mulai membayangkan. waahh, asyik nih, kalau warung sayurku dipasarkan secara online, pelanggan akan lebih aman dan nyaman dalam berbelanja sayur, nggak usah repot-repot lagi harus keluar rumah untuk belanja ke warung sayur,
Apa lagi kondisi pandemi seperti sekarang ini, yang tentunya kita sama-sama tahu sangat beresiko tinggi terinfeksi covid-19 apa bila kita sering berinteraksi dengan orang-orang diluaran. Dan ntah sampai kapan pandemi ini berakhir.
Dari situlah aku memilih untuk meng-online-kan warung sayurku, karena dengan sistem online aku juga bisa menjangkau pelanggan lebih banyak dan lebih luas lagi.
Dan pelanggan sayurku tentunya akan lebih merasa aman dan nyaman dalam berbelanja sayur.
Tinggal klik.. klik.. di HP.
Pesanan bisa langsung diantar kerumah..
Wauw.. lebih mengasyikan dan nyaman bukan.. hehe..
Dan yang paling penting, tetap bisa menjaga kesehatan. Iyaaa kaaann..
Lalu aku mulai belajar memasarkan sayur secara online dengan mengikuti pembelajaran kursus online.
Daaaaann... Tarrrraaaa... disinilah UMAA SAYUR lahir, dengan sistem pemasaran sayur secara online.
Loh.. ko.. UMAA SAYUR ???
Bukan WARUNG SAYUR MBAK SRI lagi ????
Iya.. sekarang berganti nama brand menjadi UMAA SAYUR
Kalau dulu offline dengan brand "Warung Sayur Mbak Sri", sekarang sistem pemasaran online dengan brand baru yaitu "Umaa sayur"
kenapa nama brand nya "Umaa sayur?"
Alasannya sih sederhana, biar lebih gampang diingat, karena nama brand nya lebih pendek dan supaya lebih akrab dengan pelanggan.
Walaupun warung sayurku sudah sistem online, warung sayurku tetap seperti dulu kok, nggak akan berubah dalam hal pelayanan.
Di Umaa sayur pelanggan bisa beli cabai, bawang, tomat atau apapun dgn diecer, misal "cabai nya setengah ons aja jangan banyak-banyak atau bawang nya satu ons aja, juga tetap masih boleh kok"
Walaupun bisa diecer disetiap Item nya, tetap kalau pengin gratis ongkir, ada minimal pembelanjaannya.
Dengar-dengar sih.. dilapak warung sayur sebelah katanya minimal belanja 100rb, baru bisa gratis ongkir.. waduuu...
Kabar gembiranya di Umaa sayur GRATIS ONGKIR dengan belanja minimal 50rb, sudah bisa gratis ongkir lho..
Bayar ditempat atau COD juga salah satu keunggulan layanan yang ada di Umaa sayur.
Bisa langsung pesan, bayarnya kalau sudah sampai rumah.
Jadi pelanggan tidak perlu khawatir dan tetap nyaman, dalam berbelanja sayur kok..
Dan tentunya lebih bisa meningkatkan kepercayaan para pelanggan ke Umaa sayur.. iya kan..
Dan Umaa sayur pasti akan memberikan jaminan kepuasan ke pelanggan dengan layanan bisa return/bisa ditukar apabila barang yang dikirim tidak sesuai pesanan atau mengalami kerusakan dalam proses pengiriman.
Jadi pelangga Umaa sayur bisa berbelanja dengan rasa AMAN, NYAMAN dan mendapatkan sayuran yang selalu SEGAR dan BERKWALITAS dan tentunya dengan harga yang murah meriah setra pelayanan yang paripurna.
Sssstttt... Tenang!!! walaupun harganya sudah murah meriah aku masih selalu kasih diskon ko..iya, beneran deh.. akan ada Item yang selalu diskon setiap harinya..
Harapanku adalah, Umaa sayur bisa menjadi "solusi belanja sayur kekinian"
Sehingga nggak perlu lagi repot-repot keluar rumah, tinggal duduk santuy, sambil sentuh layar di HP, belanja kebutuhan dapur pun bisa diantar langsung kerumah.
Bukan cuma itu, aku juga ingin seluruh pelanggan Umaa sayur mendapatkan info-info penting terupdate dari Umaa sayur
Misalnya aku akan share tips-tips, artikel, video, atau conten tentang resep memasak, manfaat sayuran bagi kesehatan tubuh, dan tentunya informasi promo promo juga d**g..
Plus.. sharing cerita-cerita pengalaman yang menarik, seperti cerita story yang sedang anda baca ini.
Oh iya.. hampir lupa.. kita kembali ke cerita Bu haji Hanun lagi yukk..
Dalam suasana agak sedikit santai setelah selesai melayani beberapa pelanggan sayurku, tiba-tiba terdengar suara dering di-HP-ku berbunyi, pertanda notifikasi pesan masuk.
"Sri.. bu haji males nyebrang.
Tolong bu haji beli...
- timun 1 kilo
- jengkol setengah kilo,
- kangkung 1 ikat, dan
- wortel setengah kilo ya.
Tolong ditotal berapa Sri..
Oh iya Sri, bu haji uangnya 100rb sekalian bawa kembaliannya ya." Tulisan pesan di WhatsApp
"Baik bu haji.. mohon ditunggu ya"
Dengan senang hati, segera nggak pake lama dan serta merta langsung aku menyiapkan semua yang bu haji Hanun pesan..
Bersambung... yakk...
Umaa sayur
solusi belanja sayur kekinian