gerobaksaudi.id

gerobaksaudi.id ๐Ÿ‡ธ๐Ÿ‡ฆ Dari Saudi ke Bumi Pertiwi ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ
Isi gerobak : Kitab Arab, Kurma, Madu

18/07/2023

๐—๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—•๐˜‚๐—ฟ๐˜‚-๐—•๐˜‚๐—ฟ๐˜‚ ๐— ๐—ฒ๐—ป๐˜†๐—ฒ๐—น๐—ฒ๐˜€๐—ฎ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐— ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—จ๐—บ๐—ฎ๐˜

Oleh: Fauzan Inzaghi

Sebagian ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฃ ๐˜ช๐˜ญ๐˜ฎ, terlalu fokus pada kampanye mengajarkan agama Islam yang bisa menyelesaikan problematika umat di era modern, bahkan sampai di level dia tidak lagi fokus pada apa yang semestinya ia lakukan sebagai seorang ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฃ ๐˜ช๐˜ญ๐˜ฎ. Dia sibuk pada sesuatu yang bukan tugasnya. Akhirnya masalah tidak terselesaikan, kemampuan dasar keilmuwan pun tidak terbentuk.

Dia mulai membaca dan membahas permasalahan modern, mulai dari atheisme, takfiry, mujasimah, Islam politik, islamisasi pendidikan, persatuan umat, kontekstualisasi hukum, pluralisme, rafidhah, worldview Islam dalam ilmu pengetahuan, dll, yang intinya masalah yang dihadapi umat hari ini, dengan alasan ingin memahami masalah dan menyelesaikannya.

Salah satu sebabnya, dia mempunyai senior, guru atau ulama yang mampu menyampaikan ajaran Islam yang relevan untuk permasalahan hari ini, jadi dia ingin menjadi seperti mereka. Ingin jadi seperti mereka baik, tapi jangan sampai semangat membaca dan membahas masalah itu membuat ๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช๐˜ฃ ๐˜ช๐˜ญ๐˜ฎ melupakan kewajiban utamanya. Apa itu? Asas atau dasar ilmu Islam!!

Tanpa dasar keilmuwan yang baik, kita tidak akan bisa memahami suatu permasalahan dengan baik secara islami. Lah, bagaimana caranya kita mau memahami pandangan Islam pada suatu permasalahan dengan benar, kita sendiri tidak menguasai dasar ajaran dan ilmu keislaman itu sendiri!!

Akibatnya apa? Kita menjawab permasalahan itu bukan sesuai dengan ajaran Islam, tapi sesuai dengan logika kita sendiri. Lebih bahayanya lagi, kita mempercayai logika itu sebagai ajaran Islam, dan saat kita menyampaikannya pada orang lain, kita mengatakan bahwa inilah ajaran Islam. Apanya yang ajaran Islam? kita bahkan tidak menguasai keilmuwan Islam!! Apalagi jika itu disampaikan oleh orang pandai berbicara, tentunya akan makin celaka dan mencelakakan. Adakah penipuan atas dasar Islam lebih besar dari ini?

Jadi solusinya apa? Ada dua. Pertama, katakanlah itu pendapat Anda pribadi, jadi seluruh pengikut mazhab berlepas dari Anda. Jadi, Anda hanya menjadi teman diskusi, tanpa berbaju mereka dari segi keilmuwan. Maka tidak ada penipuan terhadap awam di sini, karena Anda jujur kalau itu pendapat pribadi Anda, bukan ajaran yang ingin dipahami oleh umat atau ๐˜ด๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜ข'๐˜ป๐˜ข๐˜ฎ dari umat Islam. Anda telah jujur secara ilmiyah dan tidak melakukan penipuan pada umat di sini. Masalah kemudian diterima atau tidak, itu urusan umat, yang penting Anda tidak melakukan penipuan.

Kedua, belajarlah dari dasar dengan berjenjang, sebagaimana ulama umat selama ini belajar, sehingga Anda memahami betul ajaran seperti apa yang dibawa oleh ulama kita dan ajaran seperti apa yang selama ini diterima umat. Dengan memahami itu, ketika berbicara - selama Anda iltizam dengan pandangan itu - maka Anda bisa mengatakan inilah pandangan Islam berdasarkan ajaran ulama yang selama ini diikuti umat pada permasalahan tertentu. Dengan begitu, kita telah jujur secara ilmiah.

Dan percayalah, itulah jalan yang ditempuh para ulama umat, para ustadz, para senior Anda yang menguasai ilmu agama dalam menjelaskan permasalahan kontemporer. Jadi, ketika pandangan Islam pada sebuah permasalahan aktual, itu beneran berdasarkan manhajnya para ulama, sehingga tidak bertentangan dengan apa yang selama ini umat yakini dan ikuti sebagai ajaran Islam.

Jadi, agar tetap relevan dan tidak keluar dari rel keilmuwan ulama, yang harus dilakukan adalah fokus lebih dahulu pada penguasaan ilmu dasar keislaman dengan menguasai kitab-kitab mu'tamad, seperti Ushul Baidhawi, Akidah Sanusy, Mustalah Ibnu Salah, Itqan Suyuthi, dst. Itulah jalur yang benar. Tanpa menguasainya, maka jawaban Anda hanya akan menganggu tugas ulama, walaupun Anda berniat baik membantu mereka.

Setelah menguasai itu, baru mulai membaca dan mempelajari masalah kontemporer. Dengan begitu, kita bisa memahami bagaimana pandangan Islam yang dipahami ulama dalam menghadapi permasalahan kontemporer. Kalau tidak percaya, lihatlah betapa banyak orang yang selama ini mempunyai niat baik membantu ulama, malah jadi masalah baru bagi ulama. Dia bercita-cita tinggi, tapi sampai tua dia tidak pernah menjadi ulama.

Kenapa seperti itu? Karena cara dia melihat permasalahan, selalu berkutat pada polemik, bukan pada inti masalah. Sebab apa? Dia tidak pernah belajar secara berjenjang, selamanya pandangan agama seperti itu akan jadi masalah bagi umat dan tidak akan pernah jadi solusi. Oh, jalan berjenjang ulama sulit? Ya, memang sudah seperti itu jalan keilmuwan, tidak ada yang mudah.

Lakukan saja tugas sesuai kewajibanmu, masalah rumit serahkan pada ahlinya. Ada waktunya bagimu untuk ikut bergabung dan membantu. Jangan terburu-buru menyelesaikan masalah umat, jika tidak, malah nambah masalah baru. Kita sudah cukup pusing dengan permasalahan yang ada, sekarang malah ditambah kamu. Tak selamanya niat baik menghasilkan yang baik, semua ada caranya kok. Wallahu a'lam....

05/05/2023

Ternyata gak semua s**a yang krenyes dan sepet. Termasuk akhmin ๐Ÿ˜€

Solusinya:
Simpan ruthob yang masih mengkel di kulkas chiller biasa (bukan freezer).
Biarkan si kurma, dengan izin Allah, berproses menuju matang, sampai warnanya mencoklat, teksturnya melembut, dan rasanya semakin manis.

Kalau udah gini, rasanya khas dan pas di lidah akhmin.
Ruthob boleh sama, tapi selera beda-beda. ๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป๐Ÿ‘๐Ÿป

Cari Ruthob Libya?
Di gerobaksaudi aja.

Alhamdulillah udah Ramadhan ke-3 gerobaksaudi menyediakan Ruthob Libya berbagai kemasan dan ALHAMDULILLAH SELALU JADI BEST SELLER.

Langsung aja klik link di bio untuk pemesanan.
Ig: gerobaksaudi
Tokopedia: gerobaksaudi

Berlalu sudah Jum'at terakhir di bulan Sya'ban. Sebaik-baik hari yang padanya Allah bukakan ampunan.Kalau lah yang barus...
17/03/2023

Berlalu sudah Jum'at terakhir di bulan Sya'ban.

Sebaik-baik hari yang padanya Allah bukakan ampunan.
Kalau lah yang barusan belum bisa kita maksimalkan.

Semoga Allah jumpakan dengan Ramadhan.
Mudahkan beramal shalih berharap rahmat dan ampunan.

16/03/2023

Untuk buka puasa, kurmanya kurma ruthob.

โ€œDari Anas bin Malik, ia berkata :
Nabi ๏ทบ biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah).
Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering).
Dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk airโ€œ
HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576).

Selain bermanfaat untuk mengawali berbuka setelah seharian perut kosong, ruthob juga bermanfaat untuk ibu hamil. Khususnya yang jelang melahirkan dan p***a melahirkan.

Pernah dengar kisah Maryam ibunda Nabi 'Isa 'alaihissalaam yang makan kurma menjelang melahirkan? Kisahnya ada di QS Maryam.

Nah, kurma yang disebutkan di ayat tersebut adalah kurma ruthob.
Sumber kutipan hadits:
https://almanhaj.or.id/2227-rasulullah-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma.html

09/03/2023

Kurma Kemasan Kecil.

Jadi solusi banget buat yang:
1. Mau sekedar nyoba (kalau beli 3-5 kg, kebanyakan) atau
2. Kirim-kirim hadiah (gampang ngirimnya dan hemat ongkirnya karena ukurannya kecil)

Alhamdulillah sementara Ruthab 1 kg sudah sold. Kabarnya ready lagi awal Ramadhan.

Buat teman-teman gerobak saudi yang butuh kurma kemasan mini, masih tersedia Sukari Premium dan Ajwa Premium ukuran 1 kg dan 500 g.

Baarokallah fiikum.
gerobaksaudi.id

17/01/2023

Ruthob adalah satu fase kurma yang disebutkan dalam hadits bahkan ayat Al Qur'an.

โ€œDari Anas bin Malik, ia berkata :
Nabi ๏ทบ biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah).
Jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering).
Dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk airโ€œ
HR Abu Dawud (no. 2356), Ad-Daruquthni (no. 240) dan Al-Hakim (I/432 no. 1576).

Selain bermanfaat untuk mengawali berbuka setelah seharian perut kosong, ruthob juga bermanfaat untuk ibu hamil. Khususnya yang jelang melahirkan dan p***a melahirkan.

Pernah dengar kisah Maryam ibunda Nabi 'Isa 'alaihissalaam yang makan kurma menjelang melahirkan? Kisahnya ada di QS Maryam. Nah, kurma yang disebutkan di ayat tersebut adalah kurma ruthob.
Sumber kutipan hadits:
https://almanhaj.or.id/2227-rasulullah-menganjurkan-berbuka-puasa-dengan-kurma.html

Dari kisah Musa dan Khidir kita belajar,bahwasannya manusia secerdas (tercerdas) Nabi Musa 'alaihissalam pun memiliki se...
09/12/2022

Dari kisah Musa dan Khidir kita belajar,
bahwasannya manusia secerdas (tercerdas) Nabi Musa 'alaihissalam pun memiliki seorang guru.

Dengan menyandang status sebagai nabi dan rasul, manusia tercerdas, dan sosok yang terkenal pernah bicara langsung dengan Sang Pemilik langit dan bumi.
Beliau menempuh jalan belajar kepada seorang guru, yang Allah menyebut guru tersebut sebagai seorang 'hamba biasa'.

Kita belajar lagi,
bahwa ilmu seharusnya menjadikan seorang itu tawadhu'.

Tadabbur Al Kahfi
https://youtu.be/18zS-xoB1O4
Bayyinah Nouman Ali Khan Nouman Ali Khan Indonesia

To watch the full in-depth tafsir of Surah al-Kahf, join us on http://bayyinah.tv

Address

Kembangan
Jakarta
11620

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when gerobaksaudi.id posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category