Caping Rakyat

Caping Rakyat wujudkan petani sejahtera rakyat bahagia

  __Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama dan Larangan mendapat bantuan berupa paket sembako dari VEDROO CARE. Alhamdulilla...
02/06/2021


__
Pemuda Muhammadiyah Kebayoran Lama dan Larangan mendapat bantuan berupa paket sembako dari VEDROO CARE. Alhamdulillah pada hari Senin (31/5), kami membagikan paket tersebut ke beberapa masyarakat sekitar yang membutuhkan
pemudamuhammadiyah

dkijakarta


27/05/2021
Vedroocare turut serta dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan paket sembako kep...
26/05/2021

Vedroocare turut serta dalam membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan paket sembako kepada masyarakat yang kurang mampu dikawasan Banten

Kabar baik nih buat petani
27/03/2021

Kabar baik nih buat petani

Indonesia darurat jahe
23/03/2021

Indonesia darurat jahe

Semoga kau tak tuli Tuhan
19/03/2021

Semoga kau tak tuli Tuhan

Tebak lirik yuk!!! Kala cinta sudah dibuang jangan harapkan ....... Akan datang
19/03/2021

Tebak lirik yuk!!!

Kala cinta sudah dibuang jangan harapkan ....... Akan datang

😅
19/03/2021

😅

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, isu mengenai keputusan pemerintah untuk impor b...
18/03/2021

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, isu mengenai keputusan pemerintah untuk impor beras sebanyak 1 juta ton mulai memberi tekanan terhadap harga gabah petani.

Lantaran hal itu diketahui saat memasuki masa panen raya pertama tahun ini yang berlangsung sepanjang Maret-April 2021.

"Ini ada panen, berarti ada benturan produksi dalam negeri dengan impor. Ini baru diumumkan saja sekarang dampaknya di lapangan harga di petani sudah drop," ujar dia dalam rapat dengar pendapat bersama Badan Legislasi DPR, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Kementan Klaim Stok Beras Berlebih, Kemendag Bilang Perlu Impor

Di sisi lain, lanjutnya, impor beras juga akan memberikan beban baru bagi Bulog. Sebab, masih ada sisa impor beras tahun 2018 sebantak 275.811 ton di gudang Bulog yang merupakan stok cadangan beras pemerintah (CBP).

CBP hanya bisa dikeluarkan jika ada arahan dari pemerintah. Sementara penyaluran beras oleh Bulog memang sedang tidak lancar karena saat ini tak lagi menjadi penyalur beras dalam program bansos rastra yang pangsa pasarnya sebesar 2,6 juta ton per tahun.

Alhasil kondisi sebagian beras impor yang sudah disimpan selama 3 tahun tersebut mengalami turun mutu, yakni sebanyak 106.642 ton. Hal ini pun sudah disampaikan kepada pemerintah untuk bisa segera ditangani.

Buwas, sapaan akrabnya, bilang dalam kesepakatan dengan pemerintah beras sisa impor tahun 2018 itu rencananya diolah menjadi tepung yang ditangani oleh Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

"Tapi sampai saat ini belum bisa dilaksanakan. Ini menjadi beban Bulog," ungkap dia.

Ia menjelaskan, per 14 Maret 2021 stok beras Bulog mencapai 883.585 ton, terdiri dari beras CBP sebanyak 859.877 ton dan beras komersial sebesar 23.708 ton.

Baca juga: Bulog Dinilai Harus Maksimalkan Serapan Beras Petani Sebelum Putuskan Impor

Pada masa panen raya ini Buwas meyakini Bulog bisa menyerap 500.000 ton beras dari petani lokal, di mana sebanyak 390.800 ton diperuntukan bagi CBP.

Artinya setelah panen raya maka pasokan beras untuk CBP sudah lebih dari 1 juta ton. Angka itu dinilai sudah memenuhi ketentuan CBP per tahun yang berkisar 1-1,5 juta ton.

Jadi gimana??
16/03/2021

Jadi gimana??

😱
15/03/2021

😱

Dikutip dari Republika.co.idKetua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, meng...
12/03/2021

Dikutip dari Republika.co.id
Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, mengatakan :

"Panen Maret dan April ini harus segera diserap, sebab kalau tidak petani dan penggilangan akan jadi korban karena mereka tidak punya outlet. Oleh sebab itu menurut saya, tahun ini belum perlu mengeluarkan kebijakan impor,"



Address

Jakarta
10110

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Caping Rakyat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share