13/01/2026
Remaja berinisial W (15) itu duduk di kursi dengan posisi kedua tangan terikat ke belakangan.
Wajahnya lebih banyak menunduk saat menjawab pertanyaan dua personel Sat Rekrim Polres Bulukumba Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (10/1/2026).
W yang pakai baju kaus warna hijau dan celana pendek hitam, kini jadi tersangka pembunuh pria bernama Abdullah.
Lelaki paruh baya itu ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Kirasa, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel pada Jumat (9/1/2026) malam.
Informasi dihimpun dari warga, terdengar teriakan minta tolong terdengar dari satu rumah semi permanen di dusun tersebut, sekitar pukul 21.14 Wita.
Warga sekitar pun keluar rumah, menuju arah teriakan. Mereka menemukan Abdullah dengan tubuh bersimbah darah.
Warga panik, sebagian berusaha melakukan pertolongan dan ada juga yang mendatangkan ambulans desa.
Saat tiba di Rumah Sakit HA Sultan Dg Radja Bulukumba, Abdullah meninggal dunia.
"Innalillah,..Pak Abdullah meninggal dunia diduga ditikam anak tirinya," kata Arman, warga Desa Palambarae.
W menceritakan motif membunuh ayah tirinya.
Awalnya, dia meminta ibu kandungnya membelikan satu sepeda motor. Namun ibunya tak sanggup memenuhi permintaan tersebut.
Sang ibu menyampaikan, W bisa membeli motor, tapi syaratnya harus bekerja. Nanti uang hasil kerja W dibayarkan untuk cicilan sepeda motor.
Mendengar hal itu, W malah marah. Dia pun memukul ibunya. Melihat kejadian itu, sang ayah tiri marah dan meminta ke W agar tak berlaku kasar kepada ibunya.
“Ibunya tak bisa menuruti permintaan itu, karena kondisi ekonomi mereka belum memungkinkan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Muh Ali, Sabtu (10/1/2026).
Pada malam harinya, Abdullah tak miliki kecurigaan atas kemarahan sang anak sambung.
Dia berbincang seperti biasa dengan sang anak tiri di bagian belakang dapur.
Tiba-tiba, W menikam bagian perut samping Abdullah. Belum terperinci berapa kali W tusukkan pisau di tangannya.
Setelah itu, dia kabur ke luar rumah.
“Pelaku terancam hukuman 20 tahun penjara setelah menghilangkan nyawa orang lain. Dalam hal ini ayah tirinya,” ucap Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Muh Ali.
Polisi masih akan memeriksa saksi-saksi lainnya atas kejadian itu.