29/12/2021
Tanpa kita sadari, orang tua dan guru sering mengira, konsentrasi adalah soal kemauan. Akibatnya, anak sering dipaksa berkonsentrasi. “Konsentasi adalah cara anak fokus dalam melakukan sesuatu, sehingga itu mampu dikerjakan dalam waktu tertentu,” kata Dr. Laurie McNelles, ahli perkembangan anak dari York University, Kanada.
Yang perlu orang tua tahu, kemampuan anak berkonsentrasi berbeda-beda sesuai usianya, dan juga tergantung pada situasi anak.
Maksimalkan konsentrasi anak Anda dengan memberi pasokan energi yang cukup untuk otaknya sebelum belajar dan melakukan aktivitasnya. Dr. Laurie McNelles menambahkan, “Nutrisi yang baik untuk otak, seperti DHA, kolin, zat besi, zinc, yodium, Vitamin B6 dan B12, serta olahraga dan tidur cukup akan sangat membantu anak berkonsentrasi saat belajar.”
(parentingindonesia)