23/01/2020
"Shafa, tau ga malaikat itu siapa?", tanya saya pagi ini
"Gaaa", jawabnya sambil tersenyum
"Malaikat itu adalah makhluk yang Allah ciptakan dari cahaaaaaa . . . "
"Yaaaa . . . ", sambung Shafa
"Betul! Malaikat adalah bagian dari rukun iman yang wajib kita percaaaaa . . . ",
"Yaaaaa . . . ", sambung Shafa lagi π
Malaikat adalah adalah salah satu dari ciptaan Allah yang tercipta dari cahaya. Mereka diciptakan sebelum Nabi Adam as. Dimana buktinya kalau Nabi Adam as tercipta setelah adanya malaikat? Jawabannya ada pada surah Al Baqarah ayat 30, dimana Allah mengabarkan kepada malaikat bahwa Dia akan menjadikan seseorang sebagai khalifah di bumi.
Malaikat adalah makhluk yang memiliki kemampuan hebat dan melampaui dari kemampuan makhluk lainnya. Mereka mampu mengerjakan apa yang Allah perintahkan dengan mudah. Mereka juga tidak memiliki hawa nafsu, sehingga mereka senantiasa taat kepada Allah.
Lalu muncullah pertanyaan, bukankah Allah Maha Hebat dan Maha Kuasa? Mengapa menciptakan malaikat jika Dia Maha Mampu?
Sesungguhnya Allah bisa melakukan semua hal itu sendiri. Namun hikmah dari penciptaan malaikat adalah Allah menunjukkan kemahaperkasaan dan kemahakuasaan-Nya. Allah Maha Kuasa terhadap semua makhluk, termasuk makhluk yang paling hebat sekalipun.
Dalam rukun iman, percaya kepada malaikat berada pada urutan kedua. Percaya disini bukan berarti menyembahnya sebagaimana kita menyembah Allah. Percaya kepada malaikat maksudnya adalah yakin bahwa mereka makhluk Allah, memiliki wujud, sifat-sifat dan tugas masing-masing.
Nah, dari para malaikat ada yang bertugas mengawasi, mencatat, dan menghitung amal manusia, siapakah mereka? π
- Nor Annisa Utami -