Toko Kitab Annahdloh

Toko Kitab Annahdloh Mempertahankan yang baik
Mengambil baru yang baik Menyediakan Kitab-kitab Salafiyah dan Pondok Modern, Terjemahan dan alat-alat Ibadah

Mengenal Buku RAFA, Reaktulisasi fan Nahwu. Bahasa Arab terutama nahwu adalah studi wajib yang diajarkan dlam lingkungan...
30/09/2011

Mengenal Buku RAFA, Reaktulisasi fan Nahwu. Bahasa Arab terutama nahwu adalah studi wajib yang diajarkan dlam lingkungan pesantren. sebagai ilmu alat, pemahaman di bidang ini menentukan kemampuan dan ketelitian seseorang dalam memahami teks syariat.

sudah barang tentu, nahwu menjadi penting karena sasaran yang ditujunya teramat penting, yaitu Alquran dan Hadits. laksana kunci, nahwu bisa menghantarkan pada pemahaman yang benar serta membentengi dari pemahaman yang batil.

buku RAFA REAKTULISASI FAN NAHWU, yang dikarang oleh Ibnu Wahid Alfat yang ditashih dan diberi pengantar KH. Kafabihi Mahrus Pengasuh Ponpes Lirboyo Kediri. perlu untuk mendapat apresiasi, sebagai upaya dari kaum santri untuk membangkitkan kembali spirit mempelajari Islam lewat salahsatu perangkat ilmu bahasa Islam yaitu nahwu.

buku ini mencoba menguraikan tata bahasa Alquran dengan jelas dan lugas dilengkapi dengan kilas balik sejarah munculnya disiplin ilmu nahwu dari kurun ke kurun sampai pada era keemasannya dan berbagai problematikanya. buku layak anda miliki dan layak dimiliki oleh para penggiat dan pengkaji ilmu Islam pada umumnya.

toko kitab annahdloh depok.

MENGENAL KITAB QOOMIUTH THUGHYANJika hati dan dirinya, serta seluruh keberadaannya masih dikuasai oleh nafsu, bagaimana ...
26/09/2011

MENGENAL KITAB QOOMIUTH THUGHYAN

Jika hati dan dirinya, serta seluruh keberadaannya masih dikuasai oleh nafsu, bagaimana seseorang bisa menghadirkan Al Haq dan memunculkan cahaya hidayah dalam hatinya.

hawa nafsu memang bukan untuk dihilangkan, tapi ia harus dikendalikan, agar kita bisa hidup tenang di dunia dan selamat di akhirat kelak. sebab bila hawa nafsu dibiarkan tak terkendali niscaya kita akan susah, resah, dan gelisah karenanya.

Dinul Islam adalah bersaksi pada keesaan Allah SWT dan yakin pada Rasul Muhammad SAW. sedangkan iman adalah hidayah yang muncul dalam hati. seorang yang beriman adalah ia yang telah mampu menghadirkan Al Haq dalam hatinya.

Kitab ini bernama QOOMIUTH THUGHYAAN. Adalah sebuah syarah buah karya Almuhaqqiq Syaikh Muhammad Nawawi Albantani yang menjelaskan tuntunan keimanan dan akhlaq mulia. kitab ini adalah kitab syarah dari kitan nazhom cabang cabang iman buah karya Alimam Al Allamah Syaikh Zainuddin Bin Ali bin Ahmad Asy Syafii Alkusni Almalibari (semoga Allah memberi manfaat keduanya kepada kita semua).

kitab tipis ini menjelaskan tentang solusi mujarat dalam mengendalikan hawa nafsu kita agar tunduk dan patuh kepada keimanan kepada Allah dan menjadi dekat kepadaNya, hingga tingkahlaku yang dihasilkan oleh diri adalah akhlaqul karimah. dan kita dapat terhindar dari hawa nafsu yang melemparkan diri kita ke lembah nista dan dosa.

Para sahabat sering melakukan perbuatan yang bisa digolongkan ke dalam bid'ah hasanah atau perbuatan baru yang terpuji y...
12/12/2010

Para sahabat sering melakukan perbuatan yang bisa digolongkan ke dalam bid'ah hasanah atau perbuatan baru yang terpuji yang sesuai dengan cakupan sabda Rasulullah SAW:

مَنْ سَنَّ فِى اْلاِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ اَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا

Siapa yang memberikan contoh perbuatan baik dalam Islam maka ia akan mendapatkan pahala orang yang turut mengerjakannya dengan tidak mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. (HR Muslim)

Karena itu, apa yang dilakukan para sahabat memiliki landasan hukum dalam syariat. Di antara bid'ah terpuji itu adalah:

a. Apa yang dilakukan oleh Sayyidina Umar ibn Khattab ketika mengumpulkan semua umat Islam untuk mendirikan shalat tarawih berjamaah. Tatkala Sayyidina Umar melihat orang-orang itu berkumpul untuk shalat tarawih berjamaah, dia berkata: "Sebaik-baik bid'ah adalah ini".

Ibn Rajar al- Asqalani dalam Fathul Bari ketika menjelaskan pernyataan Sayyidina Umar ibn Khattab "Sebaik-baik bid'ah adalah ini" mengatakan:

"Pada mulanya, bid'ah dipahami sebagai perbuatan yang tidak memiliki contoh sebelumnya. Dalam pengertian syar'i, bid'ah adalah lawan kata dari sunnah. Oleh karena itu, bid'ah itu tercela. Padahal sebenarnya, jika bid'ah itu sesuai dengan syariat maka ia menjadi bid'ah yang terpuji. Sebaliknya, jika bidطah itu bertentangan dengan syariat, maka ia tercela. Sedangkan jika tidak termasuk ke dalam itu semua, maka hukumnya adalah mubah: boleh-boleh saja dikerjakan. Singkat kata, hukum bid'ah terbagi sesuai dengan lima hukum yang terdapat dalam Islam".

b. Pembukuan Al-Qur'an pada masa Sayyidina Abu Bakar ash-Shiddiq atas usul Sayyidina Umar ibn Khattab yang kisahnya sangat terkenal. Dengan demikian, pendapat orang yang mengatakan bahwa segala perbuatan yang tidak pernah dilakukan oleh Rasulullah adalah haram merupakan pendapat yang keliru. Karena di antara perbuatan-perbuatan tersebut ada yang jelek secara syariat dan dihukumi sebagai perbuatan yang diharamkan atau dibenci (makruh).

Ada juga yang baik menurut agama dan hukumnya menjadi wajib atau sunat. Jika bukan demikian, niscaya apa yang telah dilakukan oleh Abu Bakar dan Umar sebagai¬mana yang telah dituliskan di atas merupakan perbuatan haram. Dengan demikian, kita bisa mengetahui letak kesalahan pendapat tersebut.

c. Sayyidina Utsman ibn Affan menambah adzan untuk hari Jumat menjadi dua kali. Imam Bukhari meriwatkan kisah tersebut dalam kitab Shahih-¬nya bahwa penambahan adzan tersebut karena umat Islam semakin banyak. Selain itu, Sayyidina Utsman juga memerintahkan untuk mengumandangkan iqamat di atas az-Zawra', yaitu sebuah bangunan yang berada di pasar Madinah.

Jika demikian, apakah bisa dibenarkan kita mengatakan bahwa Sayyidina Utsman ibn Affan yang melakukan hal tersebut atas persetujuan seluruh sahabat sebagai orang yang berbuat bid'ah dan sesat? Apakah para sahabat yang menyetu¬juinya juga dianggap pelaku bid'ah dan sesat?

Di antara contoh bid'ah terpuji adalah mendirikan shalat tahajud berjamaah pada setiap malam selama bulan Ramadhan di Mekkah dan Madinah, mengkhatamkan Al-Qur'an dalam shalat tarawih dan lain-lain. Semua perbuatan itu bisa dianalogikan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dengan syarat semua perbuatan itu tidak diboncengi perbuatan-perbuatan yang diharamkan atau pun dilarang oleh agama. Sebaliknya, perbuatan itu harus mengandung perkara-perkara baik seperti mengingat Allah dan hal-hal mubah.

Jika kita menerima pendapat orang-orang yang menganggap semua bid'ah adalah sesat, seharusnya kita juga konsekuen dengan tidak menerima pembukuan Al-Qur'an dalam satu mushaf, tidak melaksanakan shalat tarawih berjamaah dan mengharamkan adzan dua kali pada hari Jumat serta menganggap semua sahabat tersebut sebagai orang-¬orang yang berbuat bid'ah dan sesat.

Dr. Oemar Abdallah Kemel

Ulama Mesir kelahiran Makkah al-Mukarromah
Dari karyanya "Kalimatun Hadi’ah fil Bid’ah" yang diterjemahkan oleh PP Lakpesdam NU dengan "Kenapa Takut Bid’ah?"

MENGENAL KITAB SYARAH TA'LIM MUTA'ALIMSegalapuji bagi Allah, Tuhan yang telah melebihkan manusia dengan ilmu dan amal at...
03/12/2010

MENGENAL KITAB SYARAH TA'LIM MUTA'ALIM

Segala
puji bagi Allah, Tuhan yang telah melebihkan manusia dengan ilmu dan amal atas
semesta alam. Sholawat dan salam semoga Allah limpahkan buat Kanjeng Nabi
Muhammad SAW, Penghulu Arab dan Ajam, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya, yang
merupakan sumber ilmu pengetahuan dan hikmah. Ketika Nabi Sulaiman memilih ilmu
dibandingkan harta dan kekuasaan, dengan ilmu itu Allah SWT memberikan harta
dan kekuasaan. Tapi di era sekarang ini, orang menuntut ilmu tidak mengalami
pencerahan karena ilmunya, harta begitu menggunung, kekuasaan begitu besar, tapi
jiwa serasa kering kerontang, bahkan tingkahlaku tidak menunjukkan sebagai
orang yang berilmu. Yah ilmu sebenarnya tidak bersama dirinya, yang bersama
dirinya hanyalah title yang menunjukkan bahwa dia itu berilmu. Apa sebenarnya
yang terjadi?



Ta'lim
Muta'alim Thoriqut Ta'lim – adalah sebuah kitab karangan Syaikh
Az-Zarnuziy, yang kemudian disyarahi Syaikh Ibrahim Bin Ismail, yang
kemudian kitab ini lebih dikenal dengan Syarah Ta'lim
Muta'alim.



Kitab
ini ini adalah kitab adab, bukan tentang ahkam, adab dalam menutut ilmu. Adab
yang membawa kesuksesan bagi para penuntut ilmu. Adab laksana jalan, dan orang
tidak mungkin bisa sampai ke tujuan untuk mencapai ma'rifat tanpa mengikuti jalan.
Kitab ini laksana menjadi kode etik bagi penuntut ilmu, bagaimana ia harus
bersikap, terhadap kitabnya, terhadap gurunya, maupun lingkungannya, selain itu
mengajarkan bagaimana beramal terhadap ilmunya, dan masih banyak kode etik lainnya.
Kitab ini telah terbukti begitu banyak manfaatnya, sekalipun tidak sedikit
orang yang mengungkapkan kelemahannya, akan tetapi apabila tata tertib itu
memang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah,
jangan tahan diri anda demi egoism diri, bahwa kita harus mengakui kebenaran
thoriqohnya.

MENGENAL KITAB RISALATUL MUAWANAHTiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Adalah utusan Allah. Demikianlahkita berikrar seb...
30/11/2010

MENGENAL KITAB RISALATUL MUAWANAH

Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad Adalah utusan Allah. Demikianlah
kita berikrar sebagai hamba Allah SWT, dan ikrar itu senantiasa kita perbaharui
tak kurang lima kali setiap harinya. Tapi apakah ikrar itu telah benar-benar
mendarah daging dalam diri kita, sehingga tiada terlepas segala tingkahlaku dan
perkataan kita di mana Allah dan Rosululloh selalu menyertai kita? Dan sebenarnya bagaimana dan seberapa
besar sebenarnya kita mencintai Allah dan RosulNya, dan seberapa p**a
sebenarnya kita menghamba kepada Allah?

Risalatul Muawanah – adalah sebuah kitab tuntunan dengan
apa yang dimaksud di atas, kitab ini disusun oleh seorang Ulama Besar,
Al-'Arif Billah Al-Imam Sayyid Abdullah bin Alwi Al-Haddad.

Kitab ini mengajak memperkuat iman dan keyakinan, dan menjelaskan cara keduanya itu menjadi kuat. Dengan keyakinan yang kuat, hal-hal yang ukhrawi
yang tidak nampak seolah-olah kelihatan, sehingga selalu kita melihat diri kita,
bahwa kita membutuhkan Allah, diiringi dengan rasa takut dan harap terhadap
kasih sayangnya. Kitab ini mengajak kita untuk selalu mencintai Allah dan
menjadikan semua perjalanan hidup kita hanya untuk mengabdi kepada-Nya, dengan
menjalankan hal-hal yang baik yang menjadi perintah-Nya, dan meninggalkan
hal-hal yang buruk yang memang telah dilarang oleh-Nya.

Nama KitabFathul BariBuah Karya Ibnu Hajar al-AsqolaniHarga: Rp. 1.160.000
29/11/2010

Nama Kitab

Fathul Bari

Buah Karya Ibnu Hajar al-Asqolani

Harga: Rp. 1.160.000

Nama KitabAL-UMMKarya: Al-Imam Assyafi'iHarga: Rp. 765.000
29/11/2010

Nama Kitab

AL-UMM

Karya: Al-Imam Assyafi'i

Harga: Rp. 765.000

Nama Buku:Khasiat Asmaul Husna, Sifat 20, dan ShalawatOleh KH. Kholil MustofaHarga Rp.11.000
29/11/2010

Nama Buku:

Khasiat Asmaul Husna, Sifat 20, dan Shalawat

Oleh KH. Kholil Mustofa

Harga Rp.11.000

Pelajaran Tajwid untuk pemulaoleh : KH. Imam ZarkayiHarga : Rp. 2.200
29/11/2010

Pelajaran Tajwid untuk pemula

oleh : KH. Imam Zarkayi

Harga : Rp. 2.200

Address

Depok
16444

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Toko Kitab Annahdloh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category