Galeri Smartkids

Galeri Smartkids Media edukasi islami untuk keluarga muslim masa kini

7 Cara Memberikan Batasan Screen Time kepada AnakMeskipun teknologi banyak manfaatnya untuk membantu anak belajar, bukan...
11/09/2018

7 Cara Memberikan Batasan Screen Time kepada Anak

Meskipun teknologi banyak manfaatnya untuk membantu anak belajar, bukan berarti si kecil harus terus terpaku pada gadget, apalagi yang mengharuskannya terus menerus melihat layar. Menurut American Academy of Pediatrics, si kecil harus membatasi screen time tidak lebih dari dua jam per hari. Pasalnya, anak yang menghabiskan waktu terlalu banyak di depan layar juga sulit tidur dan bisa menyebabkan naiknya berat badan. Ini dia 7 cara untuk menerapkan batasan screen time pada anak.

1. Jangan belikan tablet atau ponsel pintar untuk si kecil, pinjamkan saja
Walaupun ibu berpikir gadget bisa membantunya belajar atau membuatnya tenang, jangan belikan tablet atau ponsel pintar khusus untuk si kecil. Jika anak berpikir gadget tersebut adalah miliknya atau diperuntukkan untuknya, dia semakin sulit lepas dari perangkat itu dan membatasi screen time. Pastikan si kecil selalu menggunakan tablet atau ponsel pintar milik ibu atau ayah, sehingga mudah dibatasi karena tentunya dia tahu harus berbagi dengan ibu.

2. Tentukan durasi dan lokasi screen time
Berikan durasi waktu saat anak bermain gadget, sehingga dia tidak terlalu lama tenggelam dalam gadget.
Untuk membatasi screen time, ibu perlu membuat aturan yang jelas berapa lama dan di mana saja dia boleh menonton sesuatu dari ponsel pintar ataupun televisi. Beri tahu efeknya jika terlalu lama screen time. Batasi waktu menonton hanya dua jam setiap hari. Jelaskan juga bahwa di meja makan, dia tidak boleh menonton di tablet atau ponsel.

3. Hindari meletakkan televisi atau komputer di kamar tidur.
Salah satu trik membatasi screen time bagi si kecil adalah mengawasinya saat menonton. Oleh karena itu, penting untuk tidak memasang televisi atau komputer di kamar tidur si kecil. Letakkan televisi atau komputer di ruang keluarga di mana ibu selalu bisa mengawasinya dan mengetahui berapa lama si kecil menggunakannya.

4. Pasang timer pada gadget agar anak tahu kapan waktunya berhenti bermain gadget
Manfaatkan teknologi pada gadget untuk membantu ibu membatasi screen time pada anak. Selain memasang timer yang otomatis akan mematikan gadget ketika waktu yang ditentukan sudah habis, ibu juga memanfaatkan fitur mengunci gadget dengan kata kunci. Dengan begitu, akses si kecil ke perangkat-perangkat ini pun terbatas.

5. Buat batasan screen time untukmu sendiri
Bukan hanya anak, kamu pun harus menerapkan batasan
Jika ibu sendiri selalu sibuk dengan handphone, si kecil pun tidak merasa dia perlu berhenti melihat layar. Selain itu, terlalu sibuk dengan gadget, bisa mempengaruhi waktu yang ibu luangkan dengan si kecil. Konsentrasi dan perhatian ibu pada si kecil pun bisa dengan mudah terbagi.

6. Buat jadwal bebas gadget di keluarga
Buatlah jadwal makan bersama tanpa diganggu gadget.
Untuk memastikan si kecil mengerti bahwa setiap orang juga perlu membatasi screen time, buatlah jadwal sekali seminggu ketika seluruh anggota keluarga tidak boleh memegang gadget. Sebagai gantinya, waktu ini bisa dimanfaatkan untuk bermain cardboard game atau memasak bersama.

7. Perbanyak kegiatan di luar rumah untuk anak, misalnya ikut kelas olahraga dan seni
Ikutkan anak dengan kegiatan seni dan olahraga untuk mengimbangi kegiatannya bermain gadget. (Foto: Pexels)
Ikutkan anak dengan kegiatan seni dan olahraga untuk mengimbangi kegiatannya bermain gadget. (Foto: Pexels)
Terkadang hal yang membuat si kecil terpaku pada layar terus menerus adalah tidak adanya kegiatan seru yang dapat dilakukan anak. Oleh karena itu, penting untuk ibu mencari aktivitas lain seperti melukis, membaca buku, bermain sepeda atau lainnya untuk si kecil sehingga dia bisa mendapat keseruan yang sama.



Jadi, tidak perlu takut lagi ya kalau mata si kecil mulai terpaku pada layar. Selama ibu sudah tahu cara membatasi screen time si kecil dan mengimbanginya dengan kegiatan lainnya, anak bisa dengan efektif menggunakan screen time.

Sumber : blog bukalapak.com
penulis : Marissa Saraswati

Meski Terkesan Sepele, Tidur Siang bagi Anak Memiliki Manfaat Sangat baik untuk Tumbuh Kembang.Tidur merupakan kebutuhan...
04/09/2018

Meski Terkesan Sepele, Tidur Siang bagi Anak Memiliki Manfaat Sangat baik untuk Tumbuh Kembang.
Tidur merupakan kebutuhan utama yang baik bagi kesehatan, dan untuk anak-anak penting mendapatkan waktu tidur yang cukup termasuk tidur di siang hari.
Hal ini karena tidur membantu pertumbuhan dan proses peremajaan yang terjadi pada anak.
Anak-anak yang rutin melakukan tidur siang bisa mendapatkan beberapa manfaat sebagai berikut:

1⃣. HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN ANAK TERHADAP POLA TIDUR
Beberapa ahli mengatakan bahwa terdapat hubungan antara kecerdasan anak terhadap pola tidur. Manfaat yang bayi anda dapatkan dari kegiatan tidur siang ialah membantu dalam mengembangkan kemampuan bayi secara optimal. Dengan bayi anda teratur tidur siang, pertumbuhan hormon dapat berfungsi dengan sangat baik terhadap aliran darah bayi anda. Selain itu tidur siang juga memberikan perasaan yang tenang dan memulihkan kembali energi bayi anda sehingga pemulihan fungsi otak pada bayi dapat bekerja dengan baik.

2⃣. ANAK YANG RUTIN TIDUR SIANG MEMILIKI PERTUMBUHAN TUBUH YANG LEBIH OPTIMAL
Penelitian yang dilakukan Medical School Harvard University menunjukkan bahwa anak yang rutin tidur siang memiliki pertumbuhan tubuh yang lebih optimal dibandingkan dengan anak yang nggak mau tidur siang. Hal ini diakibatkan oleh hormon pertumbuhan atau yang disebut human-Growth Hormone (h-Gh) lebih aktif mengalir dalam darah saat anak tidur siang. Hormon ini diproduksi oleh otak dan bekerja sama dengan hormon lainnya, seperti hormon gondok, anak ginjal, tulang, dan otot, mereka membantu proses pertumbuhan tubuh anak.

3⃣. MEMBANTU MEREKA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPROSES INFORMASI DAN MENGAPLIKASIKAN PENGETAHUANNYA
Pada bayi di atas satu tahun, tidur siang bisa membantu mereka meningkatkan kemampuan memproses informasi dan mengaplikasikan pengetahuannya. Itulah fakta ditemukan oleh penelitian yang dilakukan University of Arizona. Saat anak cukup tidur di siang hari, mereka nggak mudah merasa kelelahan sehingga mampu secara optimal menerima, memproses, dan mengaplikasikan informasi yang diterimanya sehari-hari.

4⃣. BALITA YANG TIDAK TIDUR SIANG ATAU WAKTU TIDUR SIANGNYA KURANG, LEBIH CENDERUNG MENGALAMI STRES
Balita di bawah dua tahun yang tidak tidur siang atau waktu tidur siangnya kurang, ternyata lebih cenderung mengalami stres dan tidak bahagia. Akibatnya, saat dewasa, mereka cenderung beresiko mengalami kesehatan mental. Ini bisa terjadi karena saat anak kekurangan waktu tidur, mereka cenderung menjadi rewel, merasa lebih cemas, dan nggak tertarik dengan hal-hal di sekelilingnya. Itulah sebabnya agar anak merasa lebih bahagia, pastikan mereka melakukan tidur siang agar terhindar dari perasaan stres dan cemas.

5⃣. DENGAN TIDUR SIANG, MEMBANTU ANAK UNTUK MENGISTIRAHATKAN TUBUHNYAN LUAR-DALAM
Jika anak sudah bisa merangkak atau berjalan, biasanya mereka mulai nggak bisa diam dan selalu bergerak setiap saat. Saat itu, bukan hanya badan si kecil saja yang melakukan ativitas, tapi juga seluruh otot, otak, dan organ-organ di dalam tubuhnya. Dengan tidur siang, Anda membantu anak untuk mengistirahatkan tubuhnyan luar-dalam. Jadi, saat bangun, anak merasa lebih segar dan bisa kembali aktif bergerak.

6⃣. ANAK YANG TELAH TIDUR SIANG DIKETAHUI MEMILIKI INGATAN YANG BAIK
Berdasarkan uji coba yang mereka lakukan, anak yang telah tidur siang diketahui memiliki ingatan yang baik dibandingkan ketika mereka tidak tidur siang.
Efek tidur siang ini bahkan cukup lama hingga keesokan harinya. Penelitian mengungkap bahwa tidur siang bisa membantu meningkatkan kinerja otak anak, terutama dalam hal ingatan.

7⃣. ANAK-ANAK YANG MENDAPATKAN CUKUP TIDUR SIANG LEBIH KREATIF DAN MEMILIKI KEKUATAN IMAJINATIF LUAR BIASA
Manfaat tidur siang tidak hanya terbatas pada memori dan pemahaman saja. Anak-anak yang mendapatkan cukup tidur siang ditemukan lebih kreatif dan mereka memiliki kekuatan imajinatif luar biasa. Otak mereka akan memproses apa yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan imajinasi mereka.

(Sumber: sayangianak.com)

Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan :”Seandainya setiap manusia merenungkan surat ini (Al-Ashr), niscaya hal itu ak...
15/08/2018

Imam Asy Syafi’i rahimahullah mengatakan :
”Seandainya setiap manusia merenungkan surat ini (Al-Ashr), niscaya hal itu akan mencukupi untuk mereka.”

Al-'Ashr berarti masa yang di dalamnya berbagai aktivitas nak cucu Adam berlangsung, baik dalam wujud kebaikan maupun keburukan.
Allah telah bersumpah dengan masa tersebut bahwa manusia itu dalam kerugian, yakni benar-benar merugi dan binasa. Namun Allah memberikan pengecualian dari kerugian itu bagi orang-orang yang beriman dengan hati mereka dan mengerjakan amal shalih melalui anggota tubuhnya. Dan mewujudkan semua bentuk ketaatan dan meninggalkan semua yang diharamkan. Serta bersabar atas segala macam cobaan, takdir, serta gangguan yang dilancarkan kepada orang-orang yang menegakkan amar ma'ruf nahi munkar.

===============

Semoga kita semua tidak termasuk orang yang lalai akan waktu dan juga tidak termasuk orang yang berada dalam kerugian. Aamiin Allahumma aamiin...

sumber : Tafsir Ibnu Katsir

- Abu Najdah -

Ayah Bunda, membacakan buku untuk anak memiliki sederet manfaat diantaranya mampu mempertajam memori anak. Membacakan bu...
23/07/2018

Ayah Bunda, membacakan buku untuk anak memiliki sederet manfaat diantaranya mampu mempertajam memori anak. Membacakan buku cerita bisa membantu meningkatkan ingatan si kecil.

Begitu Bunda selesai membacakan cerita, kita bisa memintanya untuk mengulang cerita yang sama setelah beberapa hari atau sebagai alternatif, kita juga bisa memintanya untuk bisa mengembangkan lanjutan cerita tersebut versi si kecil.

Ini adalah cara yang menyenangkan untuk meningkatkan ingatannya dan mendorong konsentrasi.

Semakin banyak buku yang dibaca maka akan semakin tajam p**a memori anak dalam mengingat.

Kisah Abid dan teman-temannya didalam buku Little Abid menceritakan kisah penuh makna dan pembelajaran dalam kegiatan sehari- hari.

Anak akan lebih mudah menerima informasi, karena alur cerita ringan dan imajinatif. Lembaran penuh warna dengan tampilan menarik, membantu meningkatkan minat baca pada anak.

Meliputi 4 topik penting dalam pendidikan, Little Abid bacaan yang pas untuk anak shaleh, yaitu Basic Knowlegde, Life Skills, general Values, dan Spiritual Values.

Little Abid juga mengangkat beberapa tema krusial pendidikan anak, diantaranya pendidikan seksual, pertolongan pertama pada kecelakaan, menghargai perbedaan, serta beragam profesi yang dapat menjadi cita-cita anak.

Tema pendidikan seksual, dimaksudkan agar anak-anak mengetahui batasan-batasan antara laki-laki dan perempuan. Buku full color dan berisi banyak gambar dan tulsan ringan yang imajinatif.

Hadirkan segera Little Abid sebagai solusi cerdas untuk mengoptimalkan potensi buah hati.

Pemesanan
EPC Resmi Tigaraksa
Mutamimah
Chat: 085865818855

Ayah... Bunda....Bacakan buku untukku.... ...Membacakan buku untuk anak merupakan salah satu kunci sukses untuk masa dep...
23/07/2018

Ayah... Bunda....
Bacakan buku untukku.... ...
Membacakan buku untuk anak merupakan salah satu kunci sukses untuk masa depannya. Ada banyak manfaat di balik kegiatan tersebut. Ini dia 12 manfaat membacakan anak buku cerita yang perlu Anda ketahui.

"Tidak pernah ada kata terlalu cepat untuk membacakan anak sebuah buku," jelas Ahli Pendidikan Anak dari Mississippi State University Nancy Verhoek-Miller, seperti dilansir dari SixWise.

Menguatkan pernyataan Nancy, para ahli pun merokomendasikan pada orangtua untuk mulai membacakan buku saat anak masih berada dalam kandungan. Saat membacakan buku itu, lakukan dengan suara yang cukup keras untuk bisa didengar anak.

Berikut ini 12 manfaat membacakan buku untuk anak:

1. Menumbuhkan minat baca seumur hidup. "Mengajak anak-anak secara aktif terlibat dalam proses membaca, dan membuat mereka berinteraksi dengan orang dewasa, adalah kunci untuk menumbuhkan minat dalam membaca," ujar BeAnn Younker, Kepala Sekolah di Battle Ground Middle School, Indiana, Amerika Serikat.

2. Berdasarkan data dari National Center for Education Statistics di Amerika Serikat, anak-anak yang orangtuanya rajin membacakan buku kepada mereka cenderung untuk menjadi pembaca yang lebih baik dan pintar di sekolah.

3. Membaca untuk anak-anak membantu mereka dengan mengenal bahasa dan mempercepat perkembangan bicara.

4. Memperluas kosa kata dan mengajarkan anak-anak bagaimana mengucapkan
kata-kata baru.

5. Membaca untuk balita mempersiapkan mereka untuk sekolah, di mana mereka harus mendengarkan apa yang dikatakan kepada mereka (mirip dengan apa yang mereka lakukan ketika sedang membaca).

6. Membaca untuk anak-anak yang lebih tua membantu mereka memahami tata bahasa dan struktur kalimat yang benar.

7. Anak-anak dan orangtua dapat menggunakan waktu membaca sebagai bonding time (memperkuat kedekatan). Ini kesempatan yang sangat baik untuk berkomunikasi langsung dengan mereka. Orangtua juga bisa memberikan perhatian secara maksimal pada anak.

8. Mengasah kemampuan anak untuk mendengarkan.

9. Rasa ingin tahu, kreativitas dan imajinasi semua dikembangkan ketika sedang membaca.

10. Membantu anak belajar bagaimana mengekspresikan diri mereka secara jelas dan penuh percaya diri.

11. Anak-anak bisa belajar bagaimana harus bersikap saat menghadapi situasi atau lingkungan baru. Membacakan buku untuk anak juga bisa membuat mereka lebih siap ketika mereka menghadapi kehidupan nyata.

12. Saat membaca, anak-anak dapat mengetahui ritme dan melodi bahasa bahkan sebelum mereka dapat memahami kata yang diucapkan atau ditulis.

Eny Kartikawati - wolipop

Apa sih beda nya hafizdoll sebelumnya dengan yg terbaru versi 4 ?? Yang pasti hafizdoll sekarang tambah sholeh sholehah ...
23/07/2018

Apa sih beda nya hafizdoll sebelumnya dengan yg terbaru versi 4 ??

Yang pasti hafizdoll sekarang tambah sholeh sholehah karena lebih banyak hafalan dan konten2nya.

Nah apa saja konten didalamnya?
🔹 Murottal juz 1-30
🔹 Asmaul Husna
🔹 Cerita 25 Nabi
🔹 Cerita teladan nabi Muhammad saw
🔹 Cerita binatang
🔹 Cerita alphabetical
🔹 Fun fact
🔹 Lagu-lagu Islami
🔹 Doa-doa
🔹 Games interaktif

👍🏻Ini kelebihan si Hafiz Hafizah :

🔸 Bisa sebagai speaker aktif (via bluetooth dan via kabel data)
🔸 Tidak mudah pecah
🔸 Bisa menambah file lagu (MP3)
🔸 Material plastik aman bagi anak
🔸 Dapat merekam dan membuat kata pembuka/penutup sendiri
✅ Billingual Indonesia-inggris
✅ bisa berbicara sesama jenis boneka
✅ Fitur Yuk hafalan 114 surah
✅ Pengisi suara hafizah juz 1-30 qori perempuan
✅ Pengisi suara Hafiz juz 1-30 qori laki-laki

Tambahan konten hafiz hafizah talking terbaru 😍😍
Hadits untuk anak, tentang :
1. Belajar dan menuntut ilmu
2. Berbakti kepada orang tua
3. Berkata baik atau diam
4. Bersedekah
5. Kunci syurga
6. Larangan mengambil barang orang
7. Menahan marah
8. Menutup aurat
9. Saling menyayangi
10. Senyum itu sedekah

Halal dan haram :
1. Apa itu halal dan haram
2. Makanan dan minuman yang halal
3. Haram memakan bangkai
4. Bolehkah memelihara anjing
5. Patung menghalangi datangnya malaikat rahmat
6. Haram membuka aurat
7. Mengapa arak dan judi diharamkan
8. Mengapa emas dan sutra haram untuk laki laki
9. Apakah bunga bank itu haram

Penemuan Umat Islam :
1. Kopi
2. Alat bedah
3. Mesin terbang
4. Universitas
5. Aljabar dan angka nol
6. Kamera
7. Musik
8. Sikat gigi
9. Rumah sakit
10. Globe
11. Marching band
12. Gitar
13. Robot
14. Jam
15. Kebersihan

Tempat bersejarah Umat islam :
1. Ka’bah dan masjidil harom
2. Masjid nabawi
3. Masjidil aqsho
4. Masjid kubah
5. Gua hiro
6. Masjid raya baiturrahman
7. Masjid agung demak
8. Masjid istiqlal
9. Masjid agung banten
10. Masjid menara kudus

Kalimat Thoyyibah :
1. Basmallah, pembuka segala sesuatu
2. Istighfar, memohon ampunan Allah
3. Salam, doa keselamatan untuk semua
4. Tahlil, bersaksi ke-Esaan Allah
5. Tahmid, pujaan untuk Allah
6. Tasbih, menjaga kesucian Allah

Pengingat untuk kegiatan :
1. Bangun tidur
2. Mandi
3. Sholat
4. Minum susu
5. Sarapan
6. Belajar
7. Membantu orangtua
8. Mengaji
9. Makan
10. Tidur

Waoww banyak banget kaaan??
Jadi selain bisa berinteraksi dengan sesama boneka dan bisa interaksi dengan kita, Fitur terbaru hafiz hafizah bisa Menirukan suara seperti mainan “Talking Tom” (suara dewasa, anak, hewan dan robot)

Canggih dan komplit yaaa 😍😍
Insyaallah bisa jadi teman main si baby karena tahan banting dan bahan aman untuk diemut.

Hanya menyisihkan 135ribu per bulannya sudah bisa mengajak buah hati lebih mengenal Allah, Rasul dan agamanya.
Insyaallah menjadi investasi dunia akhirat. Aamiin 😊

More info wa : 085865818855

rizka.tv

TIPS DARI IBUK  AGAR TETAP BISA MENYELESAIKAN PEKERJAAN RUMAH DAN TETAP BISA BERMAIN BERSAMA ANAK1. MENGGENDONGSolusi ya...
22/07/2018

TIPS DARI IBUK AGAR TETAP BISA MENYELESAIKAN PEKERJAAN RUMAH DAN TETAP BISA BERMAIN BERSAMA ANAK
1. MENGGENDONG
Solusi yang paling mudah untuk menyelesaikan semuanya adalah dengan menggendongnya. Saya memanfaatkan gendongan ergonomis. Ketika memasak, saya biasanya menggendongnya di belakang sambil bernyanyi-nyanyi dan menggerak-gerakkan badan untuk tetap berinteraksi dengannya. Mengajaknya berbicara meskipun dia belum bisa bicara, biasanya Kirana akan tertawa bahagia. Kalau membersihkan rumah saya menggendongnya di posisi depan sambil mengobrol tentang kegiatan yang dilakukan. Tak jarang saya juga mengerjakan semuanya sambil menggendong dia dalam posisi menyusui dan tetap membersihkan rumah.
2. MENGAJAK ANAK BERMAIN DI DEKAT KITA
Untuk tetap berinteraksi dengannya saya menyebar buku-buku, flash card, atau mainan di dekat saya mengerjakan sesuatu. Dengan begitu dia bisa bermain dan tetap saya ajak mengobrol.
3. MEMINTA TOLONG KEPADANYA
Biasanya ketika membersihkan pekerjaan rumah saya berpura-pura meminta tolong untuk mengerjakan sesuatu agar dia asyik dengan kegiatan tersebut. Seringnya saya memberikan kain lap bersih dan meminta dia mengelap-lap sesuatu. Sementara saya mengerjakan kegiatan berberes rumah sesegera mungkin sambil tetap mengobrol dengan Kirana.
4. MENGERJAKAN PEKERJAAN RUMAH SAMBIL BERMAIN
Ini terjadi ketika Kirana masuk usia 2 tahun. Biasanya ketika saua memasak di dapur, Kirana juga bermain masak-masakan di kamarnya. Saya yang berada di dapur setiap ada kesempatan melihat dia di kamarnya dan bertanya dia sedang melakukan apa lalu ikut bermain sebentar bersamanya dan kembali lagi ke dapur untuk melanjutkan masak.
5. MEMBERIKAN PENGERTIAN
Hampir menginjak 3 tahun, Kirana sudah mengerti jika diberi tahu. Tak jarang dia melarang saya mengerjakan sesuatu dan meminta saya untuk bermain bersamanya. Biasanya saya memenuhi dulu permintaannya sebentar lalu meminta izin intuk mengerjakan sesuatu.
"Nak Ibuk masak dulu, ya. Kirana main dulu sendirian. Ibuk nanti kesini lagi tapi sambil masak."

Sumber: Parenting Islami

Jika Anak Sekolah Terlalu Dini(Elly Risman, S. Psi)1. Keyakinan umum...* Otak anak usia dini seperti spons, artinya ini ...
21/07/2018

Jika Anak Sekolah Terlalu Dini

(Elly Risman, S. Psi)

1. Keyakinan umum...
* Otak anak usia dini seperti spons, artinya ini masa yg tepat untuk ditanamkan ilmu, agar anak tumbuh cerdas
* Semakin dini disekolahkan, otak anak semakin berkembang.

2. Sehingga...
Ada ortu yg menyekolahkan sedini mungkin, bahkan ada yg masuk prasekolah diusia 1,5-2 tahun.

3. Mari kita bercermin...
* Apakah kita begitu meyakini bahwa anak harus segera pintar agar siap menghadapi persaingan zaman?
* Apakah kita disiapkan mjd orang tua?
* Apakah memiliki bekal yang cukup dlm mengasuh?
* Bagaimana innerchild diri kita?

4. Betapa kita disiapkan untuk menjadi ahli namun tdk disiapkan jadi orangtua, shg tidak punya kesabaran & endurance utk jadi ortu.

5. Ilmu yg kita miliki untuk mengasuh pun serba tanggung.
Ilmu yg setengah-tengah, berujung pada false belief (keyakinan yg salah).
Sayangnya false belief ini dpt berubah menjadi societal false belief (keyakinan yg salah pd sekelompok orang).
Jika ortu tdk memiliki kemampuan berpikir (thinking skill) yg baik, false belief akibat ilmu yg serba tanggung itu jd pembenaran bersama atas keputusan kita yg keliru.

6. Pintar ada waktunya!
Karena yg berkembang adalah pusat perasaan, anak usia dini hrs jadi anak yg bahagia, bukan jd anak yg pintar!

7. Kita berpikir...
"Kan di sekolah belajarnya sambil bermain"
"Kan anak perlu belajar sosialisasi"
"Kan anak jd belajar berbagi & bermain bersama"
Padahal...
* Anak usia dini belum perlu belajar sosialisasi dg beragam orang
* Saat anak diusia dini, otak anak yg paling pesat berkembang adl pusat perasaannya, bukan pusat berpikirnya.

8. Di sekolah, kegiatan anak hanya bermain kok!
Taukah ayah bunda, permainan terbaik adalah tubuh ayah ibunya! Bermain dg ayah ibu jga menciptakan kelekatan. Misal: bermain peran, bermain pura-pura, muka jelek, petak umpet.

9. Di sekolah, mainan lebih lengkap.
Permainan paling kreatif adalah bermain tanpa mainan. Jangan batasi kreatifitas anak dg permainan yg siap pakai.
Contoh: karpet jadi mobil, panci jadi topi.

10. Di sekolah, anak belajar bersosialisasi & berbagi.
Anak

Assalamualaikum. Selamat sore ayah bunda.. Kebutuhan ini sesungguhnya mendesak, tidak bisa di tunda, karena usia anak te...
08/02/2018

Assalamualaikum.
Selamat sore ayah bunda..

Kebutuhan ini sesungguhnya mendesak, tidak bisa di tunda, karena usia anak terus 'berlari'. Masa kecil mereka pun tidak akan pernah kembali.

Allah pun mencintai hambaNya yang berilmu dan mengejar ilmu. Bahkaaan ayat pertama yang turun pun "IQRO", bacalah. Inilah pintu masuknya.
“Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.” (Q.S.al-Mujadilah : 11)

Allah-lah yang akan memudahkan caranya. Tugas kita berdoa dan berusaha.

-ervikadap

Assalamualaikum.Doa adalah senjata kaum mukmin untuk kekuatan jiwa, ketenangan hati, dan memohon keberkahan serta perlin...
27/10/2017

Assalamualaikum.

Doa adalah senjata kaum mukmin untuk kekuatan jiwa, ketenangan hati, dan memohon keberkahan serta perlindungan Allah SWT.

Doa ku Pagi ini kepada Allah:
Ya Allah, tutupilah kejelekanku dan tentramkanlah hatiku. Ya Allah, lindungilah dari depan dan dari belakangku, sebelah kanan dan kiriku dari atas kepalaku, serta dengan keagungan-Mu aku berlindung dari upaya makar atasku dari bawahku." (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah). Selamat Pagi. Selamat Berakhir Pekan Sahabat Shalihah.

-CARA MENGATASI TANTRUM PADA ANAK-Oleh: Bunda AlifaKetika si kecil Anda mengalami ledakan tantrum atau ledakan kemarahan...
21/10/2017

-CARA MENGATASI TANTRUM PADA ANAK-
Oleh: Bunda Alifa

Ketika si kecil Anda mengalami ledakan tantrum atau ledakan kemarahan, apa yang biasa dan bisa Anda lakukan untuk meredakannya?

Hampir semua ibu mengalami kegalauan dan merasa bingung menghadapi anak-anak mereka yang tantrum. Terlebih bila tantrum itu terjadi ketika sedang berada di luar rumah atau tempat-tempat umum atau di saat ibu sedang disibukkan oleh sesuatu, maka tekanan yang dirasakan oleh ibu pasti akan semakin besar.

Secara teori, tantrum biasanya terjadi pada anak usia 1-4 tahun dan hanya berlangsung sekitar 2 menit. Karena ketika kemampuan verbal dan kontrol fisik seorang anak sudah semakin membaik, sifat atau perilaku tantrum ini akan mereda dengan sendirinya. Namun, tentu saja, menangani tantrum tak bisa sembarangan. Harus ada pembinaan dari orangtua kepada anak tentang bagaimana mereka harus belajar mengontrol diri dan mengatasi gejolak emosi mereka.

Jika hanya melakukan pembiaran dengan menganggap “ah, namanya juga anak-anak, nanti juga bakalan hilang sendiri” dan bahkan menuruti setiap tuntutan anak, maka imbas ke depannya adalah anak akan tumbuh menjadi anak yang bossy dan egois.

Langkah pertama yang harus dilakukan cari tahu dan pelajari penyebab anak-anak menjadi tantrum. Anak-anak cenderung mudah marah karena mereka lapar, sakit, bosan, kelelahan, atau frustrasi. Mempelajari penyebab ini tentunya butuh observasi selama beberapa minggu, tidak bisa hanya sehari atau 2 hari saja.

Buat catatan-catatan perilaku keseharian anak, dan kemudian pelajarilah catatan tersebut. Kita bisa mengetahui kapan anak cenderung mudah marah, apa penyebabnya, kapan saja anak bisa tidak marah dan menurut, kondisi emosinya saat ia sakit atau kelelahan, dan lain sebagainya.

Dari catatan itulah nantinya kita bisa mencari jalan untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya tantrum. Bagaimanapun, menghindari penyebab tantrum itu lebih mudah daripada menghadapi ledakan tantrumnya.

Jadi, jangan buru-buru berkonsultasi dan menanyakan “anak saya kenapa”, “saya bingung menghadapinya”, “saya ngga tahu kenapa dia begitu” atau “bagaimana solusinya” jika kita sendiri belum mencoba untuk mencari tahu dan mengobservasi anak kita sendiri.

Yang paling mengerti anak-anak seharusnya adalah ibu dan ayah mereka. Psikolog, konsultan anak, dokter, semua mempelajarinya dari keterangan orangtua si anak. Memberikan solusi hanya sesuai teori. Tapi bagaimana prakteknya di rumah atau di luar, mereka tidak tahu dan pastinya banyak yang tidak akan mencari tahu.

Cara selanjutnya perhatikan gejala awal anak tantrum. Biasanya, sebelum anak benar-benar “meledak”, mereka akan menunjukkan tanda-tanda merasa “kesulitan” atau frustrasi.

Kemudian alihkan perhatiannya. Perlihatkan sesuatu yang dapat menarik perhatiannya, atau ajak anak melakukan hal seru yang ia s**ai, atau tawarkan untuk membacakan cerita. Sangat penting bagi kita untuk tahu apa saja yang bisa mengalihkan perhatian anak. Dan sekali lagi, ini adalah pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh setiap orangtua.

Langkah selanjutnya pindahkan ke lokasi yang lebih aman. Anak-anak cenderung s**a melempar apa yang ada di sekeliling mereka atau berguling-guling di lantai saat mereka tantrum. Maka pindahkan ke tempat dimana ia bebas berguling-guling atau menangis yang tidak ada barang-barang di sekitarnya yang bisa mereka rusak.

Atau jika sedang berada di luar rumah, pelukan ibu adalah tempat teraman bagi seorang anak yang tantrum. Biarkan anak menangis dan peluk mereka. Orang di sekitar Anda mungkin terganggu, tapi abaikan perasaan malu dan tidak enak itu. Itu wajar, dan setiap anak wajar mengalami tantrum. Yang tidak wajar adalah menuruti semua keinginan anak.

Jangan menyerah dan menuruti apa yang diinginkan anak. Ketika kita menyerah pada kemarahan anak dalam hitungan 2 menit atau 10 kali pukulan (jika anak marah sambil memukul), atau saat kita merasa malu pada orang lain di sekitar kita, maka anak-anak akan belajar dan menjadikan itu sebagai senjata canggih mereka di kemudian hari.

Mereka akan belajar bahwa jika mereka menangis dengan gigih sedikit lagi, Anda akan luluh dan memberikan apa yang mereka mau. Maka, cobalah untuk tenang dan abaikan kemarahannya. Jika Anda nampak ingin marah dan mulai tersulut emosi, segeralah pergi dan hindari anak untuk sesaat sambil menenangkan diri Anda.

Jangan tertawakan anak yang sedang tantrum. Anak yang sedang tantrum tidak boleh ditertawakan, dan jangan sampai membuat mereka beranggapan bahwa marah itu lucu karena semua orang tertawa.

Ketika Alifa mulai merajuk dan marah, tante dan omnya sering menertawai tingkahnya. Memang lucu melihat bibirnya mengerucut dan mata sipitnya bersinar-sinar marah. Tapi, pada akhirnya itu semua justru semakin membuat tantrumnya menjadi. Semakin keras ia ditertawakan, semakin hebat p**a tantrumnya. Karena ia tahu, ia “lucu” saat marah, dan ia ingin menarik perhatian dari tante dan omnya.

Jangan respons keinginan anak sampai ia berhenti tantrum atau berteriak. Anak-anak harus belajar bahwa setiap keinginan harus disampaikan dengan baik, bukan dengan marah, berteriak, dan menangis.

Anak-anak harus belajar dan tahu bahwa orangtualah yang memegang kendali, bukan mereka. Dalam artian, mereka boleh mengungkapkan keinginan dengan cara yang baik, namun tidak semua keinginan mereka harus dipenuhi. Inilah sikap yang seharusnya dimiliki oleh orangtua. Kita, orangtualah yang harusnya bisa mengendalikan anak, bukan anak-anak yang mengendalikan kita.

Terakhir berikan pelukan dan ajak anak bicara setelah tantrumnya reda. Kita wajib menentramkan hati anak dan memberikan mereka pengertian tentang sikap-sikap yang baik dan mengajari mereka cara mengungkapkan keinginan mereka dengan baik.

Jika kita hanya membiarkan saja, tanpa memberikan mereka pengertian bahwa apa yang mereka lakukan itu salah, maka semua cara di atas akan sia-sia. Anak-anak tidak akan belajar dari sana dan akan menganggap bahwa tangisan dan kemarahan mereka adalah hal yang biasa. Namun, ajaklah mereka untuk mengatasi dan mengolah emosi mereka menjadi lebih baik.

Sumber: Artikel Parenting rumahbunda.com

Sedekah itu Nggak Mesti dengan HartaDari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa ...
22/08/2017

Sedekah itu Nggak Mesti dengan Harta

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu p**a setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah ”. [HR. Bukhari dan Muslim]

Bahkan dalam hadits yg lain

“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi)

Address

Demak
59581

Telephone

+6285865818855

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri Smartkids posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category