19/01/2024
🪶Madu Iparku
✍🏻Nafilah Diyab
🔍Fizzo Novel
(Kutipan Bab)
Mungkin setelah ini rasa itu akan benar-benar hadir di hati Khaira, karna akan dengan sangat mudah jika wanita sudah melakukan penyatuan akan dengan mudah menimbulkan rasa lain di hatinya.
Tapi, mampukah jika nanti Khaira akan kecawa saat dengan sadarnya bahwa lelaki ini memiliki istri selain dirinya.
Harusnya Khaira sadar bahwa ada hati wanita lain yang harus dia jaga, Khaira takut menyakiti hati istri pertama suaminya itu.
Abiyaksa tidak bisa menahan diri melihat tubuh polos istrinya yang ramping berada dalam pelukannya. Rasanya dia sudah tidak bisa menahan diri lagi.
"Aku boleh memilikimu, Khai?" Tanya Abiyaksa berbisik di telinga Khaira, suara itu terdengar sangat berat di dengar Khaira.
Giliran Khaira di buat bingung dengan keadaanya. Inginnya dia menolak, tapi rasanya dia tidak bisa untuk menolak semua sentuhan Abiyaksa di tubuhnya.
"Kamu milikku, Khai."
Mendengar runtutan kalimat Abiyaksa membuat jantung Khaira semakin berdetak kencang. Dia menunduk tak berani menatap sepasang mata tajam milik Abiyaksa.
Tangan Abiyaksa terangkat meraih dagu Khaira agar mendongak menatap matanya. Tatapan Lelaki itu tajam tepat kearah bola mata coklat Khaira.
"Mas. A-Aku." Ucap Khaira terbata kehilangan kata-katanya, dia merasa gugup, dengan susah payah Khaira menelan ludahnya. "A-Aku--."
"Akh.. Mas!"
Belum sempat Khaira melanjutkan kalimatnya, tubuhnya terasa melayang di udara. Abiyaksa kembali menggendongnya, reflek Khaira mengalungkan tangannya di leher suaminya.
Pipinya merona, darahnya berdesir, lagi dan lagi jantungnya berdetak dengan kencang. Khaira menyembunyikan wajahnya di dada bidang milik Abiyaksa. Dia merasa malu, dengan keadaan tubuh mereka yang polos, dia tau akan di bawa kemana oleh suaminya.
Abiyaksa membaringkan tubuh Khaira di atas kasur. Menatap istrinya dari atas seperti ini sungguh terlihat sangat cantik di mata Abiyaksa.
Tangannya perlahan mengapit dagu Khaira. Kembali dia mendekatkan wajahnya, mengikis jarak di antara mereka. sesaat dia memberi jarak dan tersenyum pada istrinya.
"Cantik."