Rumah hafiz cilacap

Rumah hafiz cilacap Menjual produk edukasi dan alat masak canggih

Syeediiih aku tuh klo ada yg mau jual SH nya dgn alasan gini: " baru semingggu koq, masih baru, anak saya gag s**a, teta...
15/02/2022

Syeediiih aku tuh klo ada yg mau jual SH nya dgn alasan gini:

" baru semingggu koq, masih baru, anak saya gag s**a, tetap minta hape dy" ๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”

Mak, seminggu itu proses ADAPTASI yg BARU SEBENTAR BANGET. Saabaarr.......proses masih panjang, kalo mau ada perubahan baik sama anak kita HARUS SABAR MAK. Gag ada hasil yg INSTAN.

SMART HAFIZ bukan OBAT SULAP anti gadget, harus ada pendampingan org tua, keterlibatan org tua dlm bermain jg. Gag bisa ngoyo ngoyo anaknya di sodorin SH trus langsung nurut, emank robot??

Trus klo SHnya dijual, anaknya bakal dibiarin aja trus seteusnyaa HAPE HAPE HAPE MULU??? Lhaa Mak Pak , anda org DEWASA masa kalah sama BALITA sih???? Gag bisa ngontrol anak, gag bs mengarahkan anak pd kebaikan, cuek, mau cepet aja, mau instan aja??? ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ˜ฃ๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”๐Ÿ’”

APAPUN ITU, bukan cuma SH aja. Membiasakan anak kebaikan BUTUH PROSES, gag bs INSTAN MAK!! ๐Ÿฅบ๐Ÿฅบ๐Ÿฅบ Dirimu hamil dy jg kan proses 9 bulan bru kontraksi bru brojol, masa langsung tekdung seminggu lahir gitu??? GAG KAN??

Duh ini gemes sama org tua yg mengharapkan hasil instan dan cepet ๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–๐Ÿ’”๐Ÿ’” KESIAN ANAKNNYAA jd bahan percobaan gitu.

ยฉceritamommee

Alkhamdulillah kedatangan tamu mahmud cantik mb Riyan Oktafiani Panca Kosasi MasyaAlloh semangatnya buat menghadirkan pr...
04/02/2022

Alkhamdulillah kedatangan tamu mahmud cantik mb Riyan Oktafiani Panca Kosasi

MasyaAlloh semangatnya buat menghadirkan produk edukasi Patut dicontoh ๐Ÿฅฐ
Udah niat dari lama dan Alkhamdulillah Alloh kasih rezeqi lebih buat ananda solekh dek gibran yg ganteng ๐Ÿฅฐhari ini

Y betul kalo udaha niat kuat serta ikhtiyar insyaAlloh Alloh mudahkan ๐Ÿฅฐ
Sampai nabung nyisain demi bisa menghadirkan produk edukasi SmartHafiz
๐Ÿ˜
Awalnya lihat harganya emang mahal banget
Tapi InsyaAlloh setelah lihat langsung produknya,ratusan konten mendidik insyaAlloh sebanding dengan harganya

Dan makasih y mba sudah berbagi cerita ngalor ngidul ngetan ngulon๐Ÿ˜„

Lebih seru kalo ketemu langsung y mbak

Saya doakan semoga barangnya awet bermanfaat dan ananda jadi tambah solekh dan pinter
Dan rezeqi mb dan suami diganti berlipat lipat oleh Alloh
ุงูŽู…ููŠู† ุงูŽู…ููŠู† ุงูŽู…ููŠู† ูŠูŽุง ุฑูŽุจูŽู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†...๐Ÿคฒ ๐Ÿฅฐ



UNGKAPAN JUJUR SEORANG ANAK Tahun 2005 yang lalu saya harus mondar-mandir ke SD Budi Mulia Bogor. Anak sulung kami yang ...
01/02/2022

UNGKAPAN JUJUR SEORANG ANAK

Tahun 2005 yang lalu saya harus mondar-mandir ke SD Budi Mulia Bogor. Anak sulung kami yang bernama Dika, duduk di kelas 4 di SD itu. Waktu itu saya memang harus berurusan dengan wali kelas dan kepala sekolah.

Pasalnya menurut observasi wali kelas dan kepala sekolah, Dika yang duduk di kelas unggulan, tempat penggemblengan anak-anak berprestasi itu, waktu itu justru tercatat sebagai anak yang bermasalah.

Saat saya tanyakan apa masalah Dika, guru dan kepala sekolah justru menanyakan apa yang terjadi di rumah sehingga anak tersebut selalu murung dan menghabiskan sebagian besar waktu belajar di kelas hanya untuk melamun. Prestasinya kian lama kian merosot.

Dengan lemah lembut saya tanyakan kepada Dika: "Apa yang kamu inginkan ?" Dika hanya menggeleng.

"Kamu ingin ibu bersikap seperti apa ?" tanya saya. "Biasa-biasa saja" jawab Dika singkat.

Beberapa kali saya berdiskusi dengan wali kelas dan kepala sekolah untuk mencari pemecahannya, namun sudah sekian lama tak ada kemajuan. Akhirnya kamipun sepakat untuk meminta bantuan seorang psikolog.

Suatu pagi, atas seijin kepala sekolah, Dika meninggalkan sekolah untuk menjalani test IQ. Tanpa persiapan apapun, Dika menyelesaikan soal demi soal dalam hitungan menit.

Beberapa saat kemudian, Psikolog yang tampil bersahaja namun penuh keramahan itu segera memberitahukan hasil testnya.

Angka kecerdasan rata-rata anak saya mencapai 147 (Sangat Cerdas) dimana skor untuk aspek-aspek kemampuan pemahaman ruang, abstraksi, bahasa, ilmu pasti, penalaran, ketelitian dan kecepatan berkisar pada angka 140 - 160. Namun ada satu kejanggalan, yaitu skor untuk kemampuan verbalnya tidak lebih dari 115 (Rata-Rata Cerdas).

Perbedaan yang mencolok pada 2 tingkat kecerdasan yang berbeda itulah yang menurut psikolog, perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut. Oleh sebab itu psikolog itu dengan santun menyarankan saya untuk mengantar Dika kembali ke tempat itu seminggu lagi. Menurutnya Dika perlu menjalani test kepribadian.

Suatu sore, saya menyempatkan diri mengantar Dika kembali mengikuti serangkaian test kepribadian.

Melalui interview dan test tertulis yang dilakukan, setidaknya Psikolog itu telah menarik benang merah yang menurutnya menjadi salah satu atau beberapa faktor penghambat kemampuan verbal Dika.

Setidaknya saya bisa membaca jeritan hati kecil Dika. Jawaban yang jujur dari hati Dika yang paling dalam itu membuat saya berkaca diri, melihat wajah seorang ibu yang masih jauh dari ideal.

Ketika Psikolog itu menuliskan pertanyaan "Aku ingin ibuku :...."

Dika pun menjawab : "membiarkan aku bermain ses**a hatiku, sebentar saja."

Dengan beberapa pertanyaan pendalaman, terungkap bahwa selama ini saya kurang memberi kesempatan kepada Dika untuk bermain bebas.

Waktu itu saya berpikir bahwa banyak ragam permainan-permainan edukatif sehingga saya merasa perlu menjadwalkan kapan waktunya menggambar, kapan waktunya bermain puzzle, kapan waktunya bermain basket, kapan waktunya membaca buku cerita, kapan waktunya main game di komputer dan sebagainya.

Waktu itu saya berpikir bahwa demi kebaikan dan demi masa depannya, Dika perlu menikmati permainan-permainan secara merata di sela-sela waktu luangnya yang memang tinggal sedikit karena sebagian besar telah dihabiskan untuk sekolah dan mengikuti berbagai kursus di luar sekolah.

Saya selalu pusing memikirkan jadwal kegiatan Dika yang begitu rumit. Tetapi ternyata permintaan Dika hanya sederhana : diberi kebebasan bermain ses**a hatinya, menikmati masa kanak-kanaknya.

Ketika Psikolog menyodorkan kertas bertuliskan "Aku ingin Ayahku ..."

Dika pun menjawab dengan kalimat yang berantakan namun kira-kira artinya "Aku ingin ayahku melakukan apa saja seperti dia menuntutku melakukan sesuatu".

Melalui beberapa pertanyaan pendalaman, terungkap bahwa Dika tidak mau diajari atau disuruh, apalagi diperintah untuk melakukan ini dan itu. Ia hanya ingin melihat ayahnya melakukan apa saja setiap hari, seperti apa yang diperintahkan kepada Dika.

Dika ingin ayahnya bangun pagi-pagi kemudian membereskan tempat tidurnya sendiri, makan dan minum tanpa harus dilayani orang lain, menonton TV secukupnya, merapikan sendiri koran yang habis dibacanya dan tidur tepat waktu.

Sederhana memang, tetapi hal-hal seperti itu justru sulit dilakukan oleh kebanyakan orang tua.

Ketika Psikolog mengajukan pertanyaan "Aku ingin ibuku tidak ..."

Maka Dika menjawab "Menganggapku seperti dirinya."

Dalam banyak hal saya merasa bahwa pengalaman hidup saya yang s**a bekerja keras, disiplin, hemat, gigih untuk mencapai sesuatu yang saya inginkan itu merupakan sikap yang paling baik dan bijaksana.

Hampir-hampir saya ingin menjadikan Dika persis seperti diri saya. Saya dan banyak orang tua lainnya seringkali ingin menjadikan anak sebagai foto copy diri kita atau bahkan beranggapan bahwa anak adalah orang dewasa dalam bentuk sachet kecil.

Ketika Psikolog memberikan pertanyaan "Aku ingin ayahku tidak : .."

Dika pun menjawab "Tidak menyalahkan aku di depan orang lain. Tidak mengatakan bahwa kesalahan-kesalahan kecil yang aku buat adalah dosa"

Tanpa disadari, orang tua sering menuntut anak untuk selalu bersikap dan bertindak benar, hingga hampir-hampir tak memberi tempat kepadanya untuk berbuat kesalahan.

Bila orang tua menganggap bahwa setiap kesalahan adalah dosa yang harus diganjar dengan hukuman, maka anakpun akan memilih untuk berbohong dan tidak mau mengakui kesalahan yang telah dibuatnya dengan jujur.

Kesulitan baru akan muncul karena orang tua tidak tahu kesalahan apa yang telah dibuat anak, sehingga tidak tahu tindakan apa yang harus kami lakukan untuk mencegah atau menghentikannya.

Saya menjadi sadar bahwa ada kalanya anak-anak perlu diberi kesempatan untuk berbuat salah, kemudian iapun bisa belajar dari kesalahannya. Konsekuensi dari sikap dan tindakannya yang salah adakalanya bisa menjadi pelajaran berharga supaya di waktu-waktu mendatang tidak membuat kesalahan yang serupa.

Ketika Psikolog itu menuliskan "Aku ingin ibuku berbicara tentang ....."

Dika pun menjawab "Berbicara tentang hal-hal yang penting saja".

Saya cukup kaget karena waktu itu saya justru menggunakan kesempatan yang sangat sempit, sekembalinya dari kantor untuk membahas hal-hal yang menurut saya penting, seperti menanyakan pelajaran dan PR yang diberikan gurunya. Namun ternyata hal-hal yang menurut saya penting, bukanlah sesuatu yang penting untuk anak saya.

Dengan jawaban Dika yang polos dan jujur itu saya diingatkan bahwa kecerdasan tidak lebih penting dari pada hikmat dan pengenalan akan Tuhan. Pengajaran tentang kasih tidak kalah pentingnya dengan ilmu pengetahuan.

Atas pertanyaan "Aku ingin ayahku berbicara tentang .....",

Dika pun menuliskan "Aku ingin ayahku berbicara tentang kesalahan-kesalahannya. Aku ingin ayahku tidak selalu merasa benar, paling hebat dan tidak pernah berbuat salah. Aku ingin ayahku mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepadaku".

Memang dalam banyak hal, orang tua berbuat benar tetapi sebagai manusia, orang tua tak luput dari kesalahan.

Keinginan Dika sebenarnya sederhana, yaitu ingin orang tuanya sportif, mau mengakui kesalahnya dan kalau perlu meminta maaf atas kesalahannya, seperti apa yang diajarkan orang tua kepadanya.

Ketika Psikolog menyodorkan tulisan "Aku ingin ibuku setiap hari ....."

Dika berpikir sejenak, kemudian mencoretkan penanya dengan lancar "Aku ingin ibuku mencium dan memelukku erat-erat seperti ia mencium dan memeluk adikku".

Memang adakalanya saya berpikir bahwa Dika yang hampir setinggi saya sudah tidak pantas lagi dipeluk-peluk, apalagi dicium-cium. Ternyata saya salah, pelukan hangat dan ciuman sayang seorang ibu tetap dibutuhkan supaya hari-harinya terasa lebih indah.

Waktu itu saya tidak menyadari bahwa perlakukan orang tua yang tidak sama kepada anak-anaknya seringkali oleh anak-anak diterjemahkan sebagai tindakan yang tidak adil atau pilih kasih.

Secarik kertas yang berisi pertanyaan "Aku ingin ayahku setiap hari...."

Dika menuliskan sebuah kata tepat di atas titik-titik dengan satu kata, "tersenyum".

Sederhana memang, tetapi seringkali seorang ayah merasa perlu menahan senyumannya demi mempertahankan wibawanya.

Padahal kenyataannya senyuman tulus seorang ayah sedikitpun tidak akan melunturkan wibawanya, tetapi justru bisa menambah simpati dan energi bagi anak-anak dalam melakukan segala sesuatu seperti yang ia lihat dari ayahnya setiap hari.

Ketika Psikolog memberikan kertas yang bertuliskan "Aku ingin ibuku memanggilku. ..."

Dika pun menuliskan "Aku ingin ibuku memanggilku dengan nama yang bagus"

Saya tersentak sekali! Memang sebelum ia lahir kami telah memilih nama yang paling bagus dan penuh arti, yaitu Judika Ekaristi Kurniawan. Namun sayang, tanpa sadar, saya selalu memanggilnya dengan sebutan Nang. Nang dalam Bahasa Jawa diambil dari kata "Lanang" yang berarti laki-laki.

Ketika Psikolog menyodorkan tulisan yang berbunyi "Aku ingin ayahku memanggilku .."

Dika hanya menuliskan 2 kata saja, yaitu "Nama Asli".

Selama ini suami saya memang memanggil Dika dengan sebutan "Paijo" karena sehari-hari Dika berbicara dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Sunda dengan logat Jawa medok. "Persis Paijo, tukang sayur keliling" kata suami saya.

Atas jawaban-jawaban Dika yang polos dan jujur itu, saya menjadi malu karena selama ini saya bekerja di sebuah lembaga yang membela dan memperjuangkan hak-hak anak.

Kepada banyak orang saya kampanyekan pentingnya penghormatan hak-hak anak sesuai dengan Konvensi Hak-Hak Anak Sedunia.

Kepada khalayak ramai saya bagikan poster bertuliskan "To Respect Child Rights is an Obligation, not a Choice" sebuah seruan yang mengingatkan bahwa "Menghormati Hak Anak adalah Kewajiban, bukan Pilihan".

Tanpa saya sadari, saya telah melanggar hak anak saya karena telah memanggilnya dengan panggilan yang tidak hormat dan bermartabat. Dalam diamnya anak, dalam senyum anak yang polos dan dalam tingkah polah anak yang membuat orang tua kadang-kadang bangga dan juga kadang-kadang jengkel, ternyata ada banyak Pesan Yang Tak Terucapkan.

Seandainya semua ayah mengasihi anak-anaknya, maka tidak ada satupun anak yang kecewa atau marah kepada ayahnya.

Anak-anak memang harus diajarkan untuk menghormati ayah dan ibunya, tetapi para orang tua tidak boleh membangkitkan amarah di dalam hati anak-anaknya. Para orang tua harus mendidik anaknya di dalam ajaran dan nasehat yang baik.

~ Lesminingtyas

Yakin, kalau kita semua istimewa โ€ผ๏ธTetaplah tegar meski nyaris menyerahTetaplah kuat meski hampir terjatuhTetaplah sabar...
30/01/2022

Yakin, kalau kita semua istimewa โ€ผ๏ธ

Tetaplah tegar meski nyaris menyerah
Tetaplah kuat meski hampir terjatuh
Tetaplah sabar meski ingin mengeluh

Yakin, Kita adalah penyemangat dan penyelamat untuk diri kita sendiri. Hanya kita yang bisa mengendalikanya.
Tetap fokus dengan mimpi yang ingin kita raih, jangan mudah dipatahkan dengan kalimat yang menyudutkan.

Bekerja keraslah untuk masa depan,
dengan tetap rendah hati dan buktikan kepada yang meragukanmu.

Semangat senin semuaโ€ผ๏ธ
Big Hugs,
๐Ÿ˜˜

Kata almarhum Syekh Ali Jaber "Saat tidur, semua organ tubuh sedang beristirahat, drop, kecuali otak. Jika orang yang se...
30/01/2022

Kata almarhum Syekh Ali Jaber "Saat tidur, semua organ tubuh sedang beristirahat, drop, kecuali otak. Jika orang yang sering sakit kepala ingin diperiksa otaknya, diberikan obat tidur, baru dipasang alatnya supaya mengetahui keadaan otaknya bagaimana."

Dengan mendengar murottal Al Qur'an akan me-refresh otak kita termasuk saraf-saraf.

"Karena aktivitas, faktor usia, mungkin karena sering sakit dan lainnya ada saraf-saraf yang bisa dikatakan non-aktif diperbaiki dan diaktifkan kembali oleh bacaan Al Qur'an," tegas Almarhum Syekh Ali Jaber.

---------------------------------------
Maasya Allah antengnya dedek-dedek bayi ditemanin murottal bersama New Hafiz / hafizah Junior. Tidurnya juga makin nyenyak ya.

Masih ada kuota harga promo yah, segera list sebelum kehabisan ๐Ÿ˜
Promonya nyungsep ๐Ÿ˜ hemat smpai 250 rban loh ๐Ÿ˜ฑ



Ada yang istimewa nih buat sahabat hafiz. Dan pastinya bakal bikin hari-hari si kecil lebih menyenangkan.New Hafiz atau ...
28/01/2022

Ada yang istimewa nih buat sahabat hafiz. Dan pastinya bakal bikin hari-hari si kecil lebih menyenangkan.

New Hafiz atau Hafiza Junior, boneka sahabat anak untuk menghafal Al-Quran bakal ada promo spesial. Promo single seharga Rp499.000 aja. ๐Ÿ˜

Lebih istimewanya lagi, promo ini bukan hanya berlaku pembelian cash, tapi juga berlaku untuk TGR juga ya. Yuk amankan promo spesial ini.

Inun

*Membangun Komunikasi Produktif dengan Anak**Contoh kasus* : Anak terjatuh dari sepeda membuat lututnya terluka dan meng...
28/01/2022

*Membangun Komunikasi Produktif dengan Anak*

*Contoh kasus* : Anak terjatuh dari sepeda membuat lututnya terluka dan mengeluarkan darah.

Jika anak mengalami hal tersebut apa yang ayah / bunda lakukan?

๐Ÿค *Butuh Pemenuhan Rasa Aman*
Dalam keadaan seperti itu, anak sedang merasa terancam. Mereka kehilangan rasa aman, mereka sedang ketakutan. Takut sakit, takut dimarahi, juga takut diejek.

Yg mereka butuhkan adalah pemenuhan rasa aman, yaitu dengan menghilangkan ketakutan dalam pikirannya.
Karenanya ayah bunda perlu menyampaikan komentar & respon yg memahami perasaannya.

Contoh :
"Lututmu terasa sakit?"

"Lututmu sedikit mengeluarkan darah, kamu takut melihat darah? Ngga usah khawatir. Setelah diberi obat, InsyaAllah darahnya akan berhenti"

Setelah pikirannya jernih, barulah ayah bunda menyampaikan pesan kepada anak agar lebih berhati-hati lagi.

๐Ÿค *Komentar yang Empatik*
Untuk mengetahui perasaan anak itu tidak mudah. Umumnya rengekan yg keluar dr mulut mereka belum tentu merupakan isi hatinya.
Karena faktor malu, takut dan keterbatasan kemampuan verbalnya anak kerap tak mampu menyampaikan perasaan sebenarnya.

Banyak cara untuk mengetahui perasaan anak, salah satunya jika anak murung setelah p**ang sekolah ayah bunda bisa memancing percakapan dengan memilih beberapa alternatif komentar empati.

"Adakah temanmu yang membuat perasaanmu jengkel?"

"Sulitkah pelajaran hari ini?"

Menebaknya satu persatu tak mengapa dilakukan, asal tiada kesan memaksa anak menjawab atau seperti mengintrogasinya.

Sumber :
Mendidik dengan Cinta - Irawati Istadi

AEP



 Bun bun yang mau join Reseller grup     dan produk   anak Tinggal posting saja, komisi 100rb-jutaanKetik  Join bisnisku...
26/01/2022



Bun bun yang mau join Reseller grup dan produk anak
Tinggal posting saja, komisi 100rb-jutaan

Ketik

Join bisnisku gratis๐Ÿค—
Tanya tanya dulu boleh
Wa.me/6285346850885

   Whatsappnya wa.me/6285346850885Smart Hafiz VERSI BAru Lho ? Smart Hafiz Versi 5 ๐Ÿ˜ ini nih fitur kerennya ... Smart Ha...
22/01/2022



Whatsappnya
wa.me/6285346850885

Smart Hafiz VERSI BAru Lho ? Smart Hafiz Versi 5 ๐Ÿ˜ ini nih fitur kerennya ...

Smart Hafiz adalah media edukasi untuk anak-anak muslim. Media yang dirancang untuk menemani anak-anak belajar sambil bermain dengan gembira dan menyenangkan.

Dengan menggunakan teknologi layar sentuh, anak-anak akan dimudahkan untuk mencari konten-konten yang diinginkan.

Smart hafiz adalah media alternatif pengganti gadget dengan konten-konten Islami, hiburan dan konten umum. Yuuk Mengaji dan bernyanyi bersama smart Hafiz!
Benefit:
Media untuk mengenalkan Al-Quran dan konten Islami sejak dini
Media belajar yang menyenangkan dan mendidik dengan dilengkapi audio visual dan touch screen

Menumbuhkan rasa percaya diri pada anak, contohnya pada fitur dai cilik dan tes hafalan al quran

Ada feature tambahan :
1. Ruang Mengaji
2. ODOJ
3. Alarm Jam Shalat
4. Hafiz Point untuk reward kepada ananda
5. Sentuh dan Belajar

Dengan adanya tambahan 5 feature utama, maka ada penambahan konten sebanyak 249

Bayangkan teman-teman semua...

๐ŸŒนSH versi 5 ini ada jam pengingat shalat yg setiap waktu shalat SH tersebut meski dalam keaadaan off bisa hidup sebagai alarm utk mengingatkan waktu shalat.

๐ŸŒนAda ruang mengaji, dimana nanti ananda bisa interaksi seperti halnya sedang belajar dalam kelas online dalam masa pandemi ini.

๐ŸŒนBukan hanya untuk ananda saja, tapi juga bisa buat orang tua karena ada menu ODOJ (One Day One Juz) yang tersedia dalam New Smart Hafiz versi 5 ini

MaasyaaAllah ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ

Mau ikut arisan atau cash in aja? ๐Ÿ˜

Open Mitra epc Tanpa Modal
Wa.me/6285346850885

Smart HafizSmart, Hemat, BermanfaatKenapa begitu?- SmartDengan 300 lebih konten yang ada didalamnya, bikin kita gak mati...
18/01/2022

Smart Hafiz
Smart, Hemat, Bermanfaat

Kenapa begitu?
- Smart
Dengan 300 lebih konten yang ada didalamnya, bikin kita gak mati gaya nyodorin smart hafiz untuk ananda

- Hemat
Smart hafiz ini tidak terkoneksi internet, jadi gak khawatir lagi tagihan internet jebol

- Bermanfaat
Dengan konten yang ada, insyaallah akan bermanfaat untuk ananda tanpa khawatir ada iklan tidak senonoh seliweran

Sekarang jamannya gadget mak, kita sebagai orang tua tidak bisa mantengin anak kita 24 jam. Nah dengan smart hafiz, orang tua jadi lebih tenang karena kontennya insyaallah bermanfaat untuk ananda

Tapi perlu diingat ya mak, dampingi anak dan sesuaikan screen timenya ๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜‰

Banyak banget yang tanya si Tosca Tv pintar SMART HAFIZKo mahal banget kaya HP sih mbak,Mending aku kasih hp aja dech mb...
18/01/2022

Banyak banget yang tanya si Tosca Tv pintar SMART HAFIZ

Ko mahal banget kaya HP sih mbak,
Mending aku kasih hp aja dech mbak apa aja ada di hp..๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜†
Baiklah,,,,,

Banyak orang tua yang menghadirkan Smart Hafiz sebagai salah satu ikhtiar agar anak-anaknya punya hiburan sehat.

Tidak sedikit p**a orang tua menghadirkan Smart Hafiz ini untuk mengalihkan perhatian si buah hati yang sudah terlanjur 'mengenal' gadget.

Kita sepakat yaa bahwa kecanduan gadget itu bahaya.. ga hanya bahaya bagi anak2 lho.. tapi orang dewasa juga.

-IH-

Inspirasi Pagi :Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari...
18/01/2022

Inspirasi Pagi :

Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata "Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan Jalan Buntu!"

ุญูŽุณู’ุจูู†ูŽุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู†ูุนู’ู…ูŽ ุงู„ู’ูˆูŽูƒููŠู„ู ๏ดฟูกูงูฃ๏ดพ

"Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung". (QS.Aliโ€™Imran:173)

Madinah,
Tetap Semangat.
โ€”โ€”โ€”โ€”-
HJS

Address

Cilacap Regency
53253

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah hafiz cilacap posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Rumah hafiz cilacap:

Share