14/11/2022
SATU DARI 3 ANAK MENGIDAP STUNTING
Stunting alias gagal tumbuh rupanya tak melulu disebabkan kemiskinan.
Nyatanya stunting kerap p**a dialami anak yang lahir dari keluarga berada.
Akan tetapi, kaya atau miskin tak menghalangi sederetan masalah besar pada anak stunting, bahkan yang terseret hingga dewasa.
Tak melulu disebabkan keterbatasan finansial, stunting juga dialami anak-anak dengan latar belakang finansial keluarga yang mencukupi.
Sayangnya, para ibu sering cuek soal asupan sehingga anak menjadi pengidap stunting.
Yang amat dikhawatirkan, masalah pada anak stunting bukan hanya tubuh pendek, melainkan p**a keterbatasan intelektual, serta risiko tinggi penyakit kardiovaskular saat dewasa.
Salah satu penyebab stunting adalah konsumsi makanan dan air minum yang tidak higienis karena masih mengandung bakteri berbahaya ecoli dan coliform.
Jika air tersebut langsung digunakan untuk konsumsi seperti memasak, mencuci bahan makanan, membilas alat makan maka akan ikut terkonsumsi oleh semua anggota keluarga.
Mengakibatkan sering sakit sakitan sehingga mengganggu tumbuh kembang pada periode emas masa pertumbuhannya dan menyebabkan stunting tersebut.
Faktanya sekitar 90% air keran yang ada di rumah rumah kita mengandung bakteri ecoli dan coliform.
Ayo para ibu, jangan lengah sayangi buah hati kita dengan memberikan asupan makanan yang bergizi baik dan air minum yang memenuhi syarat kesehatan.
Air yang higienis untuk minum dan kebutuhan konsumsi lainnya dapat diproduksi sendiri menggunakan FILTER AIR MINUM TELAGA.
Pembelian :
- TOKOPEDIA https://bit.ly/telaga-tokped
- SHOPEE https://bit.ly/telaga-shopee
- https://telaga.web.id/
- WA 0813 213 5555 1
- Datang langsung ke TOKOALKES jl. Pasir kaliki no. 239 B (depan RSHS) Bandung