Khallima Shada

Khallima Shada order kaos kemeja panel tas acesoris dll.. Pokonya serba kekinian..

23/12/2015

Kisah inspiratif ini”Sang santri bodoh girang mendengarnya, dan sang santri pintar terpaku tidak percaya.Hukuman pun dilaksanakan atas sang santri pintar, yang dilakukan oleh sang Ustadz sendiri. Setelah tertawa girang, sang santri bodoh pun pulang dengan riang gembira.

“Saya kecewa dengan anda Ustadz,” kata sang santri pintar. “Saya kira anda adalah orang yang pintar. Anda pun sangat paham agama. Tapi anda berbohong seperti itu dan mencelakakan saya serta membodohi orang bodoh itu! Bagaimana anda tidak tahu hasil dari 3 x 9?”

“Tentu saja saya tahu!” Kata sang Ustadz. “Masalahnya adalah, kok bisa orang sepintar kamu mau-maunya berdebat seputar persoalan sepele seperti itu sampai-sampai membahayakan nyawa temanmu sendiri!

Kamu tentu sadar kalau kamu pintar dan temanmu itu tidak begitu pintar, lantas kenapa kamu membahayakan nyawa dia dengan kepintaranmu? Dan itu hanya demi memuaskan egomu!

”Sang santri pintar terdiam. “Silakan kamu bilang ke semua orang betapa saya Ustadz yang bodoh karena tidak paham matematika dan telah berkata dusta. Lebih baik begitu ketimbang saya diingat sebagai Ustadz yang membunuh santrinya sendiri karena persoalan remeh!

”Pesan moralnya tentu bisa kita simpulkan sendiri. Kita bisa saja unggul dari orang lain atas banyak hal: harta, tahta, status, kekuasaan, keahlian, kecerdasan, dan terus lain sebagainya.

Tapi buat apa juga semua keunggulan itu, kalau kita tetap menjadi orang yang tidak bermoral?

Semoga kita selalu menjadi pribadi yang lebih baik dan mahir mengungguli diri sendiri.

JAWA POST . Dalam bahasa Jawa, terdapat penyimpangan pola penamaan bilangan yang konon memiliki falsafah yang amat menda...
20/12/2015

JAWA POST .

Dalam bahasa Jawa, terdapat penyimpangan pola penamaan bilangan yang konon memiliki falsafah yang amat mendalam jika dikaitkan dengan penyebutanusia seseorang.

Jika dicermati dengan seksama, penyimpangan ini memang berbeda dari lazimnya penyebutan angka-angka di kepulauan melayu atau nusantara. Penyimpangan tersebut terjadi mulai dari beberapa angka belasan hingga sampai angka 60. Ya, sampai angka 60 saja!

Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa penyebutan tersebut memang erat kaitannya dengan usia manusia, mengingat usia 60 merupakan rata-rata panjang usia seseorang.

Dalam bahasa Jawa, angka 11tidak disebut sebagai ‘sepuluh siji’,12bukan ‘sepuluh loro’,13bukan ‘sepuluh telu’ dan seterusnya hingga angka19yang tidak disebut sebagai ‘sepuluh songo’. Namun, angka11disebut sebagai ‘sewelas’,12disebut sebagai ‘rolas’ dan seterusnya hingga19 yang disebut sebagai ‘songolas’.Apa makna dibalik semua ini?

Mengapa sepuluhan diganti dengan welasan? Filosofinya, bahwa pada usia11 tahun hingga 19tahun adalah saat-saat berseminya rasawelas asih (belas kasih)pada jiwa seseorang, terutama terhadap lawan jenis.

Itulah usia di mana seseorang memasuki masa akil baligh, masa remaja. Sementara dalam banyak bahasa, bilangan 11 hingga 19 memang diberi nama dengan pola yang berbeda. Dalam bahasa Indonesia disebut dengan belasan. Sedangkan dalam bahasa Inggris disebut denganteen, sehingga para remaja pada usia tersebut disebut teenagers.

Seterusnya, bilangan 21 hingga 29dalam bahasa Jawa juga dinamakan berbeda dengan pola umum yang ada. Dalam bahasa lain biasanya sesuai pola. Misal dalam bahasa Indonesia diucapkan dua puluh satu, dua puluh dua, dan begitu seterusnya hingga dua puluh sembilan. Sedangkan dalam bahasa jawa tidak demikian, angka21tidak disebut sebagai ‘rongpuluh siji’,22tidak disebut rongpuluh loro, dst,melainkan 21disebutselikur, 22disebut rolikur,dan seterusnya hingga29 yang disebut songo likur, kecuali angka25 yang disebut sebagai selawe.

Di sini terdapat satuan Likur yang tidak lain merupakan kependekan dari LIngguh KURsi, artinya duduk di kursi. Mengapa disebut demikian? Falsafahnya, bahwa pada usia 21 hingga 29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “tempat duduknya”, baik itu berupa pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya; apakah sebagai pegawai, pedagang, seniman, penulis, dan lain sebagainya.

Bahkan yang lebih menarik, angka25 memiliki sebutan khusus, yang mana bilangan 25 tidak disebut sebagai limang likur, melainkan selawe. Apa maknanya, Selawe konon merupakan singkatan dari SEneng-senenge LAnang lan WEdok, itulah puncak asmaranya seorang laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan.

Maka pada usia tersebutlah(25)pada umumnya seorang laki-laki berumah tangga (dadi manten), Memang tidak semua orang menikah pada usia tersebut, tapi jika dirata-rata memang di antara usia 21-29. Pada saat kedudukan sudah diperoleh, pada saat itulah seseorang siap untuk menikah.

Dari angka 30 hingga 49, penamaan angka dibaca normal seusai pola urutan, misalnya telung puluh, telung puluh siji, telung puluh loro, dst. Tapi ada penyimpangan lagi nanti pada bilangan 50. Mestinya, angka ini disebut sebagai limang puluh, namun sebutan populernya tidaklah demikian, angka 50 lebih sering disebut denganseket.

Apa makna dibalik semua ini? Konon SEKET merupakan kependekan dari kalimat SEneng KEthonan, artinya s**a memakai kethu / alias tutup kepala/topi/kopiah dan sebagainya.

Hal ini menandakan usia seseorang semakin lanjut, dan tutup kepala merupakan lambang darisemua itu. Selain itu tutup kepala merupakan alat untuk menutup rambut yang mulai botak atau memutih.

Di sisi lain, tutup kepala bisa juga berupa kopiah yang melambangkan orang yang sedang beribadah. Memang demikian, pada usia 50 sudah seharusnya seseorang lebih memperhatikan ibadahnya.

Setelah sejak umur likuran bekerja keras mencari kekayaan untuk kehidupan dunia, sekitar 25 tahun kemudian, yaitu pada usia 50 perbanyaklah ibadah, untuk bekal memasuki kehidupan akhirat. Lain 50, lain pula60.

Angka ini tidak populer dengan sebutan enem puluh, tapi lebih sering disebut dengan sewidak atau suwidak. Usut punya usut, konon sewidak merupakan kependekan dari ‘SEjatine WIs wayahe tinDAK’. Maknanya, sesungguhnya pada usia tersebut sudah saat seseorang bersiap-siap untuk pergi meninggalkan dunia fana ini.

Maka kalau usia kitasudah mencapai 60, lebih berhati-hatilah dan tentu saja semakin banyaklah bersyukur, karena usia selebihnya adalah bonus dari Yang Maha Kuasa.

11/12/2015

tdk jemunya saia memimpikan akan sebuah generasi yg tumbuh dari ketahanaan trhadap tempaan, yg bara dan nyalanya demikian murni hingga terbuang pontensi untk berkarat.

Saat saia memasang patok pertama, saia sudah mmbayangkan akan penghuni kemah. mereka adalah anak muda yg nyala matanya demikian tajam.

anak muda dengan bahu siap memikul gunung. Panas dan hujan, bukan halangan bagi mereka untk memasak semangkuk soup cinta, untk di nikmati bersama.

Yah, saia memang merindukan manusia yg menghargai arti cinta. betapa hal itulah yg mnjadi satu satunya penopang kehidupan.

Kita sudah lelah dngan perang dan permusuhan, tenaga kita begitu trkuras mencari siapa yg salah. atas keadaan yg tdk begitu baik, Kita juga telah lama brkubang dalam lumpur kedangkalan, sehingga mmbuat tindakan2 kita jauh dari makna, dan trkesan murahan.

apa pentingnya semua itu? jika kehidupan hanya soal perut dan urusan di bawahnya.

Jika mmbangun peradaban hanya cukup dngan dan maka cukuplah setiap manusia belajar kepada binatang, tentang caranya bercinta.

ada dua hal yg mmbuat manusia mulia.

Pertama adalah hatinya, apa yg trkandung didalamnya.
Kedua, adalah akalnya; untk apa dan bagaimana ia digunakan.

Dari keduanya peradaban sebuah generasi akan diwujudkan dari hati dan pikiran.

ini bkn kisah tentang revolusi, ini jg bkn kisah cinta sepasang insan.

ini adalah kisah tentang sesuatu yg ada di alam batin setiap manusia, yg mnjadi benih segala kejadian; dari satu menjadi Semua, semua menjadi satu.

10/12/2015

INFO PENGETAHUAN UMUM.


Dari katanya saja, Melankolis bisa disimpulkan bahwa arti atau maksudnya adalah sedih. Itu sih memang menurut penafsiran orang kebanyakan. Tapi mungkin kita lebih familiar dengan kata melow dan galau.

Memang, orang yang memiliki karakter Melankolis dikenal sebagai karakter yang selalu melow dan galau. Benarkah begitu??? Ah tidak juga.

Melankolis berasal dari kata melanchole (bahasa Yunani) yang berarti empedu hitam. Dalam dunia psikologi, memang ada empat watak atau karakter manusia, yaitu Sanguinis, Koleris, Melankolis dan Plegmatis.

Kebanyakan orang menyimpulkan orang Melankolis itu “Cemen” karena sifat mereka yang sering melow. Padahal orang Melankolis itu orang yang luar biasa. Si sempurna, itulah julukan untuk orang-orang yang memilik karakter ini. Julukan ini diberikan untuk mereka karena para Melankolis selalu menginginkan segala hal berjalan dengan baik.

Selain itu, para Melankolis juga seorang pengamat dan pendengar yang baik. Walaupun mereka cenderung pendiam, tapi bukan berarti mereka acuh akan sekitarnya. Mereka dapat menganalisa hal-hal disekelilingnya. Sebagai seorang pengamat, mereka menyimpulkan segala hal yang mereka lihat, dengar dan rasakan sesuai definisi.

Itulah istilahnya, “definisi”, langkah hati-hati yang selalu mereka lakukan. Walaupun mereka teliti dalam mengamati, mendengar dan menganalisa, terkadang sifat kehati-hatian mereka tersebut membuat mereka menjadi lambat dalam bertindak dan mengambil keputusan. Karena mereka membutuhkan waktu lebih lama dalam berfikir. Yah, walaupun tujuan mereka baik, yaitu untuk yang terbaik dan mencapai kesempurnaan. Para Melankolis juga seorang pemerhati yang baik.

Jika orang-orang disekitar kalian ada yang sangat perhatian, kemungkina besar orang tersebut memilikiwatak Melankolis. Para Melankolis biasa perhatian pada orang-orang disekitarnya, seperti keluarga, sahabat, teman dan kekasih.

Namun terkadang perhatiannya s**a disalahtafsirkan oleh orang lain (terutama jika si Melankolis dan orang tersebut berbeda jenis kelamin). Seolah ada udang di balik batu. Jadi janganlah terkejut dengan orang yang s**a perhatian.

Para Melankolis melakukan hal ini semata-mata karena dirinya memang harus melakukannya karena ikatan di antara dirinya dengan orang tersebut. Entah sebagai anggota keluarga, sahabat, teman ataupun pacar.

Melankolis juga seorang pencinta keindahan. Maka dari itu, mereka akrab dengan seni dan otak kanan mereka lebih mendominasi dari otak kiri mereka. Namun bukan berarti para seniman pasti memiliki karakter Melankolis dan para ilmuwan tidak berkarakter Melankolis.

Salah satu seni yang kebanyakan Melankolis geluti adalah sastra atau dunia tulisan. Sangat mudah untuk mengetahui karya para Melankolis. Karena tulisan mereka begitu menyentuh dan terkesan pesimis. Itu karena isi tulisan mereka lebih menekankan pada perasaan. Para Melankolis mampu mendeskripsikan ide mereka dengan sangat baik melalui tulisan karena mereka memiliki kepekaan yang tinggi dan erat hubungannya dengan perasaan.

Mereka dapat mendeskripsikan dengan baik sebuah perasaan hingga si pembaca dapat terhanyut dalam tulisannya. Namun dengan kepekaanya, Melankolis dapat menjadi pribadi yang berbahaya. Untuk tingkat rendah, mereka dapat dikategorikan sebagai orang yang tidak s**a disebut salah.

Itu karena mereka selalu hati-hati dalam berencana dan bertindak. Jadi, jika mereka divonis bersalah, mereka sangat tidak s**a. Dan untuk kategori yang besar, mereka adalah pendendam sejati. Sifat mereka yang peka ini mendorong kuatnya fikiran jangka panjang mereka, sehingga jika ada hal yang tak menyenangkan menusuk perasaanya secara berkelanjutan, mereka akan sangat marah dan terus menimbun perasaan marah ini hingga menjadi dendam.

Untuk menghapus perasaan dendam ini, mereka butuh waktu yang sangat lama hingga bertahun-tahun.

Kembali pada julukan “cemen”, julukan ini diberikan mungkin karena para Melankolis cenderung pesimis dan sering merasa tertekan. Dua sifat tersebut, pesimis dan tertekan, memang fakta dari karakter ini dan juga menjadi sisi kekurangan karakter “Sempurna” ini. Namun ada alasan mereka tetap bergelut dalam sifat ini, yaitu mereka butuh kekuatan. Walaupun mereka “sempurna”, mereka tak berpendapat bahwa diri mereka bisa menaklukkan apa saja. Mereka butuh motivator dan sandaran yang mampu mendongkrak kekuatan mereka. Dan berbicara tentang kekuatan besar, tentu ini mengacu kepada Yang Maha Tinggi.

Benar, Tuhanlah tempat ketergantungan mereka. Dengan sugesti mereka yang selalu menginginkan ekuatan besar sebagai penopang, ini membuat kebanyakan Melankolis dekat dengan Tuhan (religius). Dalam muamalah, Melankolis cenderung dekat dan nyaman dengan para Plegmatis.

Ini dikarenakan sifat kedua karakter ini tak jauh berbeda. Plegmatis yang memiliki julukan “Juru Damai” ini memang senang berada di belakang layar, dengan kata lain mereka orang yang kalem bahkan cenderung pendiam. Selain itu sifat mereka yang optimis dan “Speak Up” mampu mengubur sifat pesimis dari para Melankolis. Maka tak heran bila para Melankolis lebih menunjuk para Plegmatis untuk menjadi orang terdekatnya, baik itu sebagai sahabat ataupun teman hatinya.

Walaupun mereka merasa nyaman berada dekat para Plegmatis, ini bukan berarti mereka menjauh dari Koleris dan Sanguinis. Dua watak ini juga mempengaruhi hidup mereka dengan penuh warna.

Melankolis tetap butuh Sanguinis dan Koleris dalam kehidupan mereka. Sanguinis sebagai penyeimbang, antara pendiam (Melankolis) dan cerewet(Sanguinis). Sedangkan Melankolis butuh Koleris dalam persaingan, antara “Si sempurna” dan “Si ambisius”.

Melankolis memang tak pilih-pilih dalam berteman, namun Melankolis sangat selektif dalam sharing. Dan tak diragukan, jika Melankolis akan cepat merasa nyaman dengan Plegmatis dan tak segan untuk “membuka diri” dengan mereka.

10/12/2015

INFO PENGETAHUAN UMUM.

KOLERIS

Semua orang yang ada di dunia ini memiliki ciri khasnya masing-masing. Ada yang cepat marah, keras kepala, dan berbagai sifat karakter lainnya yang diturunkan kepada setiap manusia.

Kalau kita teliti satu-persatu akan terasa sangat sulit untuk menentukan orang itu memiliki tipe pribadi yang mana. Namun, disamping kesulitan tersebut ternyata masih ada orang yang dapat mengerti cara membaca pola kepribadian seseorang. Seperti halnya dengan orang dengan Tipe Koleris yang dikenal sebagai orang yang keras, tegas dan sangat menuntut.

Orang koleris memiliki energi yang besar untuk melakukan hal-hal yang sulit, mereka juga memiliki dorongan dan keyakinan yang kuat akan kemampuan diri mereka sendiri. Dengan sikap yang pantang menyerah, tidak ada kata "Kegagalan" dalam kamus mereka. Bila mereka gagal, mereka akan terus mencoba dan mencoba lagi. Dan siapun yang mencoba menghalangi niatnya untuk mencapai tujuan akan dianggap sebagai musuhnya. Mereka selalu percaya bahwa mereka dilahirkan untuk menjadi pemimpin.

Dalam setiap kegiatan, orang koleris akan selalu tampil di depan dan menjadi pemimpin kelompok. Ini merupakan dorongan alamiah bagi seorang koleris. Mereka adalah orang yang s**a dan sangat tertantang untuk melaksanakan suatu tugas besar. Mereka sangat s**a mendapat peran sebagai pemimpin dan pemegang suatu wewenang. Selain memiliki energi yang besar, mereka juga berpikir dengan cepat. Mereka cepat dalam mengambil keputusan. Orang koleris tidak bisa diam. Mereka selalu saja mencari suatu pekerjaan, kegiatan, atau proyek untuk dikerjakan.

Berdiam diri bagi mereka adalah suatu tindakan yang sangat menyia-nyiakan waktu dan sangat bodoh. Kekuatan ini membuat mereka mampu mengerjakan beberapa tugas sekaligus dengan hasil yang sama baiknya. Lingkungan yang penuh dengan keterlibatan dan tantangan akan menjadi lingkungan yang dapat mengasah kemampuan seorang koleris hingga tingkat yang optimal. Selain berbakat sebagai pemimpin, orang koleris sangat dinamis dan aktif serta sangat membutuhkan perubahan. Bila mereka melihat suatu kesalahan, maka walaupun tidak diminta, mereka pasti merasa perlu ikut memperbaiki kesalahan itu. Hal itu disebabkan oleh rasa tanggungjawab mereka, meskipun belum tentu orang yang melakukan kesalahan itu senang dengan koreksi yang dilakukan oleh orang koleris.

Jumlah orang koleris dalam masyarakat tidak terlalu banyak, hanya sekitar 10 % dari total populasi. Orang koleris mempunyai kebutuhan mendasar berupa tantangan, pilihan dan pengendalian. Mereka akan sangat termotivasi untuk melakukan sesuatu bila ketiga komponen ini terpenuhi. Dalam pekerjaan, orang koleris selalu berorientasi pada target yang harus dicapai. Bila menghadapi masalah, maka mereka akan selalu mencari pemecahan yang praktis. Yang penting bagi mereka adalah hasil akhir. Tidak peduli bagaimana caranya, yang penting target bisa tercapai.

Mereka juga tidak s**a pada orang yang kerjanya lamban atau berbicara tidak langsung ke sasaran. Bagi mereka ini adalah hal yang bodoh dan pemborosan bagi waktu mereka yang berharga.

Sebagai orang tua, orang koleris merupakan contoh pemimpin yng kuat dan mandiri. Mereka biasanya tau jawaban yang benar dari suatu pertanyaan dan pandai mengatur rumah tangga. Dalam bertindak selalu memastikan bahwa mereka pasti benar atau menang. Bila harus melakukan perdebatan, mereka pasti akan menyiapkan diri dengan baik. Persiapan diri ini penting agar mereka bisa memenangi perdebatan atau diskusi yang akan mereka lakukan.

Keyakinan diri dan kekuatan yang dimiliki oleh orang koleris membuat mereka unggul dalam keadaan dadurat yang membutuhkan kecepatan berpikir dalam mengambil keputusan. Kemampuan alami orang koleris ini membuat mereka mampu menyelesaikan sendiri hampir semua masalah sehingga mereka jarang membutuhkan bantuan orang lain. Mereka juga jarang atau hampir tidak pernah menangis. Mereka juga jarang memberikan perhatian yang hangat. Mereka menunjukkan rasa sayang dan perhatiannya dalam bentuk membeli atau menghasilkan "sesuatu" bagi orang yang mereka cintai.

# 1. Kekuatan Pribadi Koleris.

Orang koleris selain memiliki keinginan yang sangat kuat, juga cenderung sangat yakin pada kemampuan diri mereka sendiri serta sangat mandiri. Mereka tidak s**a diperintah oleh orang lain, tetapi s**a memberikan perintah. Jika mereka menjadi pemimpin, mereka paling tidak s**a orang yang plinplan, banyak bicara, tetapi tidak produktif.

# 2. Kelemahan Pribadi Koleris.

Sebenarnya kelemahannya tidak ada, yang ada adalah kekuatan yang digunakan secara berlebihan. Keinginan mereka untuk menjadi nomor satu adalah hal yang alami bagi mereka. Ini tidak berarti bahwa mereka egois, tetapi ini lebih disebabkan oleh dorongan perasaan bahwa kalau mereka sudah mendapat posisi atau keadaan yang baik, maka mereka akan dapat membantu orang lain dengan lebih baik. Mereka juga sering terlihat bangga dan menunjukkan kekuasaan atau superioritasnya. Sekali lagi, sebenarnya, mereka tidak bermaksud untuk demikian, tetapi ini disebabkan mereka ingin lebih menunjukkan kepercayaan dirinya.

Mereka terkadang kurang bijaksana dalam menanggapi sesuatu. Dalam bertindak, mereka seringkali menjadi sangat marah terhadap hal-hal kecil atau tindakan yang mereka anggap bodoh. Dan kalau sudah marah, mereka bisa sangat kasar dalam berbicara. Mereka dapat menghancurkan Anda hanya dengan menggunakan kata-kata. Walaupun orang koleris penuh temperamen, mudah marah, mereka juga mudah memaafkan orang lain. Mereka juga bisa dengan mudah melupakan kemarahannya. Sering terjadi, sementara orang di sekitarnya masih bingung dengan apa yang terjadi, orang koleris sudah lupa apa yang tadi membuatnya marah.

Hal yang dis**ai dan yang tidak dis**ai dari setiap kepribadian sangatlah berbeda. Berikut ini beberapa kes**aan orang koleris.

*.Saya s**a memikirkan tentang masa depan.
*.Saya s**a ide baru.
*.Saya s**a tantangan.
*.Saya s**a kegiatan yang banyak perubahan.
*.Saya s**a projek yang membuahkan hasil.
*.Saya s**a menjadi bos atas diri saya sendiri.
*.Saya s**a segala sesuatu dikerjakan dengan cepat.
*.Saya tidak s**a dikendalikan orang lain.
*.Saya tidak s**a hal bertele-tele atau terlalu detail.
*.Saya s**a hasil kerja saya mendapat penilaian.

Itulah ulasan detail mengenai orang yang pribadinya koleris. Setelah selesai membaca berita tersebut, apakah anda sudah bisa menyimpulkan sendiri anda berada di tipe mana?

09/12/2015

:: INFO PENGETAHUAN UMUM.

"orang dengan tulisan miring kekanan biasanya memiliki karakter implusif, emosional, s**a bergaul, ramah dan mnyukai tatangan.

"orang dngan tulisan miring kekiri biasanya bersikap menutup diri, lebih proktetif, brpikiran logis dan mencerminkan kejujuran.

"Orang dngan tulisan tegak lurus biasanya mencerminkan seseorng yg bis mngotrol diri dan bisa menahan emosi.

Anda termasuk yang mana?

08/12/2015

INFO PENGETAHUAN UMUM

Plegmatis adalah watak manusia yang cenderung lebih menyukai kedamaian, dan lebih s**a menghidanri konflik dan tanggung jawab. Dan karena sifatnya itulah tak heran jika watak plegmatis merupakan penyeimbang dari ketiga watak lainnya.
Watak yang mampu menciptakan kestabilan dan keseimbangan hidup.

Watak plegmatis bisa menghentikan rencana gila sang sanguinis yang begitu terobsesi dengan kepopuleran. Watak plegamtis juga tidak akan larut dalam kekesempurnaan rencana yang dibuat oleh melankolis. Juga tidak begitu terkesan dengan ide – ide cemerlang yang dibuat oleh orang – orang dengan watak koleris.

Kaum plegmatis memang cenderung tenang, kalem dan santai dalam meghadapi hidup. Plegamtis dengan sikap tenang dan damainya memang bisa membuat orang disekitar beruntung karena bisa menyadarkan mereka dari rencana – rencana yang tidak penting yang telah mereka pikirkan. Namun kedamaian dan ketengan yang dimiliki oleh kaum plegmatis tidak berarti selalu dalam wilayah yang menyenangkan dan menguntungkan. Karena ada kalanya sikap yang dimiliki oleh plegmatis berbuah masalah. Hal ini dikarenakan kaum plegmatis biasanya tidak pintar dalam mengambil keputusan. Dan bila diminta untuk membuat keputusan, biasnya mereka akan menunda – nunda untuk membuat keputusan. Sikapnya yang tenang dan kalem bahkan cenderung tidak memiliki antusiasme dalam menghadapi hidup membuat mereka kehilangan tujuan hidup dan sulit untuk memotivasi diri. Sehingga jika kita bekerja dengan orang yang memiliki watak plegmatis, maka kita harus rajin – rajin untuk memberikan mereka semangat dan motivasi hidup. Kaum plegmatis biasanya lebih bagus untuk dijadikan pendengar, namun tidak untuk membuat keputusan. Karena biasanya keputusan yang mereka buat adalah keputusan yang bisa menyenangkan semua orang. Jika ingin meminta pendapat, pergilah kepada orang yang memiliki sifat korelis, yang memiliki pemikiran yang praktis dan bisa dijadikan tumpuan dalam menghadapi keadaan darurat.

Ini adalah daftar kekuatan dan kelemahan dari sifat PLEGMATIS:

KEKUATAN:
* Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh
* Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik
* Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana
* Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi)
* Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi
* Penengah masalah yg baik
* Cenderung berusaha menemukan cara termudah
* Baik di bawah tekanan
* Menyenangkan dan tidak s**a menyinggung perasaan
* Rasa humor yg tajam
* Senang melihat dan mengawasi
* Berbelaskasihandan peduli
* Mudah diajak rukun dan damai.

KELEMAHAN:
* Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru
* Takut dan khawatir
* Menghindari konflik dan tanggung jawab
* Terlalu pemalu dan pendiam
* Kurang berorientasi pada tujuan
* Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri
* Lebih s**a sebagai penonton daripada terlibat
* Tidak senang didesak-desak.

melankolis : Dalam muamalah, Melankolis cenderung dekat dan nyaman dengan para Plegmatis. Ini dikarenakan sifat kedua karakter ini tak jauh berbeda. Plegmatis yang memiliki julukan “Juru Damai” ini memang senang berada di belakang layar, dengan kata lain mereka orang yang kalem bahkan cenderung pendiam. Selain itu sifat mereka yang optimis dan “Speak Up” mampu mengubur sifat pesimis dari para Melankolis. Maka tak heran bila para Melankolis lebih menunjuk para Plegmatis untuk menjadi orang terdekatnya, baik itu sebagai sahabat ataupun teman hatinya..

24/11/2015

Kisah Motivasi.

(Riwayat Si Hayat)

Dikisahkan ada sebuah keluarga yang tinggal di pinggiran sungai di desa. Suatu ketika tetangga mereka di seberang sungai sedang memanan jagung. Mereka lalu diundang ke sana dengan cara menyeberangi sungai.

Sungai itu sangat luas dan tidak memiliki jembatan sehingga harus berjalan untuk menyeberanginya. Setelah sampai, mereka lalu mulai makan dan memasak jagung yang tadi sudah dipanen. Bahkan, anak mereka si Hayat ikut bermain bersama tetangganya. Hingga akhirnya sore tiba, barulah mereka pulang.

Ketika pulang, Ibu si Hayat berkata, "Bang, sebaiknya kita seberangkan dulu anak-anak, kemudian jagung-jagung itu". Ayah si Hayat justru membalas, "Ah, untuk apa melaksanakan kegiatan demikian? Bolak-balik dua kali menguras tenaga untuk menyeberangi sungai sebesar ini? Sebaiknya kamu pegang jagung itu di tanganmu serta tanganku, kemudian menggendong Si Hayat dan adiknya sambil seberang sungai. Kan cuma sekali saja".

Sang istri merasa tidak setuju, tapi ia tidak berani menolak perintah suaminya. Akhirnya mereka mulai rencana itu. Sang Ibu dan ayah memegang jagung-jagung di lengan mereka, sedangkan si Hayat dan adiknya digendong diatas pundak mereka. Saat mereka menyeberangi sungai, mereka melihat ada benda hitam yang melaju kencang di sungai, ternyata itu adalah kumpulan kayu-kayu hutan yang berukuran cukup besar. "Celakalah kita anak beranak! Cepat, pegang anak-anak kita sekuatnya!" Mereka pun akhirnya ditabrak oleh kayu-kayu itu. Awalnya orang tua Hayat sanggup melawan, namun karena jagung itu menyulitkan mereka, mereka akhirnya kehilangan keseimbangan saat menggendong hayat dan adiknya dan mereka berdua jatuh.

Setelah jatuh ke dalam air sungai itu, mereka berusaha keluar namun terus dihantam oleh kayu-kayu tadi.Karena sudah sangat mendesak, akhirnya mereka buang semua jagung tadi. Namun, karena sudah terlanjur tenggelam di dalam sungai dan terus dihantam oleh kayu-kayu itu, mereka tak bisa bertahan lagi dan tak sanggup mengangkat anak mereka ke permukaan. Namun, si Hayat merasa beruntung karena ia berhasil muncul ke permukaan setelah ayahnya mengeluarkan semua tenaganya untuk mengeluakannya meskipun ia sudah tidak kuat dan terus dihantam oleh kayu besar tadi.

Setelah si Hayat keluar, ia pun segera berlari ke permukaan. Saat itu, ia melihat bahwa ayah dan ibu serta adiknya melambaikan tangan padanya sebelum mereka hanyut dan tenggelam. Entah maksudnya untuk meminta tolong atau mengucapkan selamat tinggal padanya.

Konklusi dari cerita ini adalah: Dalam melakukan sesuatu, sebaiknya lakukan secara perlahan dan jangan terburu-buru kalau tak ingin celaka.

Ingatlah pepatah, "Biar lambat asal selamat", artinya sebaiknya lakukan sesuatu secara perlahan, jangan terburu-buru karena akan merugikan diri kita sendiri.

Semangat hari selasa...

24/11/2015

Like halamanya yah mb mas, supaya bisa posting postingan yang keren2. :)

Terima kasih. :)

23/11/2015

Hidupmu memiliki batas. Tetapi pengetahuan tidak.

Dia akn selalu ada bagi mereka yg mau belajar.

23/11/2015

"Menurut kehidupan manusia adalah rasa takut"

Manusia selalu berhasil menemukan alasan untuk punya rasa takut. Jalan hidup yg kita pilih dalam hidup kita, itu juga diputuskan oleh rasa takut.

Tapi, apa rasa takut semua itu nyata? Pikirkanlah hal itu…
Rasa takut artinya di masa mendatang harus bisa mengatasi masalah, tetapi siapakah penguasa waktu? Penguasa waktu itu bukan kita sendiri, musuh kita, atau bahkan pesaing kita.

Waktu itu sepenuhnya milik Allah SWT. Jadi kalau seseorang berencana untuk berbuat jahat pada dirimu, apakah dia memang bisa menyakitimu? Tidak! Tapi sebuah hati yang penuh rasa takut akan menyakiti kita lebih besar lagi.

Di masa yang sulit hati yg penuh dengan rasa takut akan membuat keputusan yang salah dan membuat masalah jadi lebih sulit, tapi sebuah hati yang penuh dengan iman bisa mengatasi masalah seperti hembusan angin.

Dengan kata lain, alasan untuk rasa takut ada dalam hati manusia tergantung pada tindakan yg kita lakukan dalam menghadapinya. Benarkah itu?

Coba kau pikirkan… :)

Address

Brebes

Telephone

087730808181

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Khallima Shada posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share