18/05/2017
Assalaamualaikum ww.
*MAAFKANKANKAH AKU DAN KELUARGAKU...*
Pada suatu hari, Rasuu lullah SAW sedang berkumpul dengan para sahabatnya.
Di tengah perbincangan dengan para sahabatnya, tiba-tiba Rasulullah saw. *tertawa ringan sampai-sampai terlihat gigi beliau yang putih dan rapih*.
Umar r.a. yang berada di di situ, bertanya, _"Demi engkau, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, *apa yg membuatmu tertawa, wahai Rasulullah?"*_
Rasulullah SAW menjawab,
*_"Aku diberitahu bahwa pada hari kiamat nanti, ada dua orang yang duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala mereka di hadapan Allah*.
Salah satunya mengadu kepada Allah sambil berkata, *‘Ya Rabb, ambilkan kebaikan dari orang ini untukku karena dulu ia pernah berbuat zalim kepadaku’._*
Allah SWT berfirman, *_"Bagaimana mungkin saudaramu ini bisa melakukan itu, karena tidak ada kebaikan di dalam dirinya?"_*
Orang itu berkata, *_"Ya Rabb, kalau begitu, biarlah dosa-dosaku dipikul olehnya."_*
Sampai di sini, mata Rasulullah SAW berkaca-kaca. *Beliau Rasulullah SAW tidak mampu menahan tetesan airmatanya. Beliau menangis..*.
Lalu, beliau Rasulullah berkata,
*_"Hari itu adalah hari yang begitu mencekam, di mana setiap manusia ingin agar ada orang lain yang memikul dosa-dosa nya."_*
Rasulullah SAW melanjutkan kisahnya.
Lalu *Allah berfirman* kepada orang yang mengadu tadi,
_"Angkat kepalamu..!"_
Orang itu mengangkat kepalanya, lalu ia berkata,
*_"Ya Rabb, aku melihat di depanku ada istana2 sangat megah yang terbuat dari emas, dan di dalamnya terdapat singgasana yang terbuat dari emas dan perak bertatahkan berlian, intan dan permata._*
_Istana-istana itu untuk Nabi yang mana, ya Rabb?_
_Untuk orang jujur yang mana, ya Rabb?_
_Untuk syuhada yang mana, ya Rabb?’_
Allah berfirman,
*_"Istana-istana itu diberikan kepada orang yang mampu membayar harganya."_*
Orang itu berkata,
*_"Siapakah yang bakal mampu membayar harganya, ya Rabb?"*_
Allah berfirman,
*_"Engkau juga mampu membayar harganya._*
Orang itu terheran-heran, sambil berkata,
*_"Dengan cara apa aku membayarnya, ya Rabb?"*_
Allah berfirman,
*_"Caranya, engkau maafkan saudaramu yang duduk di sebelahmu, yang kau adukan kezalimannya kepada-Ku."_*
Orang itu berkata,
*_"Ya Rabb, kini aku memaafkannya."_*
Allah berfirman,
*_"Kalau begitu, pegang tangan saudaramu itu, dan ajak ia masuk surga bersamamu."_*
Setelah menceritakan kisah itu, Rasulullah saw. bersabda,
*_"Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaknya kalian saling berdamai, sesungguhnya Allah mendamaikan persoalan yang terjadi di antara kaum muslimin."_*
(Kisah di atas terdapat dalam hadits yang diriwayatkan oleh *Imam al-Hakim*, dengan sanad yang shahih.)
*******
*Pekerjaan hati yang nilainya tinggi di hadapan Allah adalah *minta maaf, memberi maaf, dan saling memaafkan*
*Semoga lelah hati kita selama ini menjadi manfaat dihari perhitungan nanti....*
*Saudara-riku, sesepuh2 ku, seusiaku, dibawah usiaku, dll yang tercinta..*
*Mari kita saling maaf memaafkan, tanpa harus menunggu Ramadhan ataupun Idul Fitri...*
MAAF SEGALA KHILAF
hanan sekekuarga
Wassalasmualaikum ww.