21/11/2018
PENTINGNYA MEMBUAT RENCANA "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18).
Merencanakan suatu aktivitas atau perbuatan yang akan kita kerjakan, di dlm Al-Qur'an dikatagorikan sebagai sifat takwa. Takwa itu banyak maksudnya di dalam Al-Qur'an. Salah satu bagian dari takwa adalah menyiapkan rencana-rencana dari aktivitas yg akan dikerjakan. Dengan rencana, berarti setengah kesuksesan bisa kita raih.
Orang yang selalu punya rencana dlm hidupnya adalah bagian dari sifat takwanya. Maka, secara tidak langsung, orang yang tidak punya rencana, plan-nya tidak jelas, bingung besok mau ngapain, berarti itu menunjukkan kadar takwanya masih rendah. Apakah kita termasuk orang-orang yg kadar takwanya masih rendah?
Al-Quran mengajarkan, kalau kita ingin meraih sesuatu, maka amatilah dulu, analisislah dulu. Lihatlah bagaimana peluang dan kemampuan kita. Setelah terpetakan, buatlah rencana. Lalu, buatlah target.
Maka, buatlah rencana-rencana yang bisa dibawa hasilnya bahkan sampai akhirat. Rencana yang kita buat haruslah bernilai ibadah di akhirat nanti. Itulah bagian dari takwa. Karena orang yang bertakwa setiap langkahnya menjadi ibadah untuknya.
Coba renungkan sekarang, sudah berapa persen dari usia kita yang membuat rencana aktivitas/ perbuatan kita sebagai ibadah sampai akhirat kelak?