Suka Baca

Suka Baca Bacalah buku, maka kau akan mengenal dunia. Tulislah buku, maka engkau akan dikenal dunia.

03/10/2017

Kapan terakhir anda berikan kado terbaik untuk pasangan anda?
Saat semua orang mencela anda, saat semua orang mejauh dari anda, saat anda jatuh semua orang menjauhi anda. Ada seorang yang selalu memberi semangat anda, selalu mensuport anda, selalu bersabar membersamai anda. Tidakkah sejenak kita berfikir akan hal itu, sudahkan kita membalas kebaikan suami/istri kita? Berikan kado terbaik untuk pasangan anda. Novel Bidadari untuk Dewa, ditulis berdasar kisah nyata, keteguhan hati seorang istri membersamai suami yang kena musibah hutang 7,7 M. Ditulis penulis terbaik, Asma Nadia. Lalu kenapa novel ini jadi kado terbaik bit.ly/Kadoindah, karena kisah dalam novel ini cukup komplit, mulai dari promblematika harta, tahta, wanita juga prinsip - prinsip yang dipegang teguh sebagai pengusaha muslim sejati. Ingat berikan kado terbaik untuk pasangan anda. PRE ORDER SUDAH DIBUKA, DAPATKAN KADO TERBAIK ITU SEKARANG JUGA bit.ly/Kadoindah

Judul   : BIDADARI UNTUK DEWAPenulis : Asma NadiaBisa jadi Dewa adalah satu dari sekian banyak sosok anak muda fenomenal...
28/09/2017

Judul : BIDADARI UNTUK DEWA
Penulis : Asma Nadia

Bisa jadi Dewa adalah satu dari sekian banyak sosok anak muda fenomenal dan paling banyak membuat kejutan, sebab hidupnya mirip pemainan Russian Roulette. Bagaimana tidak, dari anak muda yang dikagumi karena sudah menghasilkan uang 1 milyar di usianya yang relatif muda, lalu terjerembab utang 8 milyar, bangkit dan kemudian terpuruk lagi dijerat serangan mematikan penyakit langka yang menyisakan sedikit peluang untuk hidup.

Dan di ujung ujian yang nyaris mematahkan seluruh pertahanannya, Dewa bangkit seperti Hercules yang marah karena pengkhianatan. Bukan kutukan dan mantra mematikan yang ia lepaskan, bersama Haura -bidadari berwajah lembut bermata bak Cleopatra yang setia mendampingi- Dewa memerangkap orang-orang dalam semangat dan kekuatan istigfar. Semangat untuk tetap tegak dan istigfar untuk tak boleh sedikitpun melupakan sang maha pencipta, Allah SWT.

Dunia jelas mengajarkan kita banyak hal. Bukan soal remeh atau besar peristiwa yang muncul di hadapan kita. Tapi lebih kepada bagaimana kita menangkap dan memaknainya. Termasuk menyikapi ujian yang dialami orang lain.

Penasaran dengan novel terbaru Asma Nadia? Kami berikan harga khusus bagi anda yang ikut Pre Order Novelnya. Silahkan komen dan ajak temen - teman anda.
Atau langsung join waiting list nya disini : http://bit.ly/BidadariUntukDewA

NB : Khusus anda yang ikut pre order dapat harga khusus, plus bonus seambrek lainnya. Jangan lewatkan kesempatan ini.

Membaca, kebiasaan yang mungkin kini jarang dilakukan banyak anak muda. Kaum millenial lebih akrab dengan gadget, buku s...
17/09/2017

Membaca, kebiasaan yang mungkin kini jarang dilakukan banyak anak muda. Kaum millenial lebih akrab dengan gadget, buku seperti barang asing. Padahal membaca punya banyak manfaat lho.

Buat kamu yang tidak s**a membaca, mungkin beberapa alasan di bawah ini bisa mengubah pola pikirmu.

1. Membaca membuatmu lebih pintar dan lebih lama

Mungkin kamu pernah mendengar bahwa otak itu layaknya otot. Jika tidak dilatih maka akan berhenti bekerja. Membaca merupakan aktivitas kognitif yang bisa menstimulasi otak dan menjadi ‘olahraganya’ otak. Membaca bisa meningkatkan fungsi memori kita. Itu berarti otak kita akan aktif lebih lama dan menjauhkan kita dari risiko hilangnya memori, demensia, dan penyakit lain seperti alzheimer.

2. Membaca membantu kamu mengurangi ketergantungan gadget

Sekarang saatnya habiskan waktu kamu dengan buku favoritmu. Dengan sibuk membaca kamu akan lupa dengan smartphone, update media sosial, laptop, untuk sementara. Kenapa penting untuk tidak ketergantngan gadget? Anak muda yang ketergantungan dengan teknologi cenderung mengarah pada stres, depresi, dan kelelahan.

3. Membaca membantu kamu menghilangkan stres

Dengan berkutat bersama buku kamu akan lupa dengan dunia sekitar untuk sementara. Membaca telah dibuktikan melalui penelitian bahwa mampu mengurangi stres walaupun hanya membaca 6 menit perhari. Efeknya akan lebih bagus ketika kamu menghabiskan waktu lebih lama.

4. Membaca membantu tidur lebih nyenyak

American Academy of Pediatrics pada penelitiannya mengungkapkan bahwa menghabiskan waktu sebelum tidur sambil bermain gadget seperti handphone dan laptop cenderung akan memberi dampak negatif pada tidur kita, dan mengurangi durasi tidur kita. membaca buku sebelum tidur justru membantu kamu beristirahat. Dengan menjadikan membaca buku sebelum tidur sebagai kebiasaan, ini bisa menjadi sinyal ke otak bahwa sudah waktunya untuk tidur.

5. Membaca meningkatkan konsentrasi

Hidup di era arus informasi yang sangat mudah, hanya diujung jari begitu banyak gangguan yang bisa membuatmu gagal fokus. Pemberitahuan Facebook, status terbaru dari teman di Instagram, dan lain-lain. Membaca membantu kamu berkonsentrasi dan meningkatkan fokus. Dengan membaca 20 menit perhari, kamu akan melatih otak untuk tetap fokus untuk waktu yang cukup lama.

6. Membaca bisa membuatmu lebih kreatif

Membaca mendorong kita untuk memahami plot, atau argumen yang diajukan dan membantu kita untuk menguraikan apa yang berhasil dan apa yang tidak. Hal ini berlaku untuk semua bentuk kehidupan. Membaca dan memutuskan apakah artikel itu ditulis dengan baik, atau apakah kita setuju dengan apa yang dikatakan, atau apakah kita menikmati karakter tertentu, membantu kita untuk lebih kreatif dalam hidup kita sendiri karena meningkatkan fungsi otak dan kognisi.

7. Membaca membantu kita memahami diri sendiri

Membaca membantu kita untuk memahami kenapa kita setuju atau tidak setuju dengan sebuah karakter, atau sebuah sudut pandang. Hal itu bukan hanya membuat kita lebih pintar, menjadi pribadi yang lebih berempati, tapi juga menjadi seseorang yang memahami persepsi kita sendiri.

8. Membaca membantu kita berkomunikasi lebih baik

Membaca akan meningkatkan jumlah kosakata yang kita kuasai dan pastinya ini akan membantu kita untuk berkomunikasi dengan lebih baik. Orang yang gemar membaca memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan dan mengkomunikasikan apa yang mereka rasakan, dan pastinya membuat orang yang diajak berkomunikasi memahami apa poin yang ingin kita tuju.

9. Membaca adalah hiburan gratis

Buku favoritmu mahal? Pergi saja ke perpustakaan. Membaca adalah hiburan gratis yang bisa kamu dapatkan. Apalagi dengan kantong seorang pelajar.

Jakarta, CNN Indonesia

**abaca

5 Aplikasi Baca Buku Berbahasa Indonesia Terbaik di Android1. WattpadAplikasi satu ini cocok buat kamu yang hobi membaca...
17/09/2017

5 Aplikasi Baca Buku Berbahasa Indonesia Terbaik di Android

1. Wattpad

Aplikasi satu ini cocok buat kamu yang hobi membaca novel. Karena di dalamnya sudah tersedia berbagai macam novel, mulai dari genre horor, romansa, dan sci-fi dapat kamu temukan dan baca dalam aplikasi ini. Tentunya yang menarik, kamu dapat membaca semuanya dengan gratis.

Selain novel, kamu juga bisa menemukan banyak macam buku lainnya. Kamu cukup melakukan regitrasi akun pada aplikasi, dan setelahnya, kamu dapat mengakses bermacam buku yang kamu ingin baca. Jika kamu hobi menulis, bakatmu juga bisa disalurkan lewat aplikasi ini, dengan fitur create, kamu bisa membagikan cerita hasil kreasi kamu ke sesama pengguna aplikasi lainnya.

2. Google Play Buku

Aplikasi satu ini sebenarnya adalah versi lain dari Google Play, di mana biasanya kamu gunakan untuk menginstal aplikasi, yang satu ini kamu gunakan untuk download dan membaca buku secara digital. Kamu bisa pilih buku yang kamu s**a, mulai dari yang gratis sampai berbayar.

Di sini kamu juga dapat menemukan banyak koleksi buku dari para penulis terkenal, seperti J.K.Rowling, J.R.R. Tolken, atau yang dari Indonesia seperti Andrea Hirata. Kamu juga bisa mendownload versi Audio Book, di mana kamu nantinya tak perlu membaca, namun mendengarkan pembacaan buku melalui suara.

3. iPusnas

Mau dapat banyak referensi buku tapi malas datang ke perpustakaan? Tenang, kamu bisa gunakan aplikasi buatan Perpustakaan Nasional, yaitu iPusnas. Di sini kamu bisa menemukan banyak koleksi buku, seperti layaknya kamu tengah mencari buku di perpustakaan.

Ribuan e-book tersebut dapat kamu akses secara langsung dan gratis melalui aplikasi tersebut. Untuk membacanya, kamu cukup gunakan fitur e-reader yang ada pada aplikasi. Selain itu kamu bisa menggunakan pilihan membaca secara offline untuk menghemat kuota kamu.

4. iJakarta

Sama seperti halnya iPusnas, aplikasi iJakarta, merupakan inovasi membaca yang dihadirkan oleh Badan Perpustakaan Jakarta. Jika kamu yang tidak banyak memiliki waktu luang untuk datang ke perpustakaan, kamu tetap dapat membaca buku-buku koleksi perpustakaan Jakarta melalui aplikasi ini.

Tersedia berbagai macam buku, mulai dari pendidikan, sejarah, sampai novel yang bisa kamu dapatkan di sini. Untuk membacanya kamu bisa menggunakan fitur e-reader, dengan dua pilihan online dan offline jika kamu ingin membaca tanpa kuota.

5. Novel Nusantara

Jika kamu pencinta novel buatan para penulis lokal, kamu wajib mendownload aplikasi satu ini. Kamu bisa menemukan koleksi berbagai macam buku novel dari seluruh penulis di Indonesia, dan tentunya dengan beragam genre yang semakin memanjakan kamu.

Yang unik dari aplikasi satu ini adalah adanya sedikit elemen game RPG di dalamnya. Ya, semakin banyak kamu membaca dan mereview suatu buku, kamu akan mengumpulkan EXP untuk naik level. Jika kamu dapat mencapai level tertentu, kamu akan mendapatkan 'Martabak', bukan makanan, namun 'martabak' ini adalah semacam alat kamu untuk melakukan vote terhadap penulis buku yang kamu s**ai.

Ya, itulah tadi 5 aplikasi baca buku terbaik di Android Berbahasa Indonesia. Kini kegiatan membaca semakin mudah dan terbantu berkat aplikasi kreatif seperti di atas. Selamat membaca ya!.

**abaca

Finlandia Peringkat Satu dalam Jajaran Negara Literasi di Dunia. Mengapa Mereka Bisa Sebegitunya Gemar Membaca?Baru-baru...
16/09/2017

Finlandia Peringkat Satu dalam Jajaran Negara Literasi di Dunia. Mengapa Mereka Bisa Sebegitunya Gemar Membaca?

Baru-baru ini, The World’s Most Literate Nations (WMLN) merilis daftar panjang negara-negara dengan peringkat literasi di dunia. Penelitian ini dilakukan oleh Jhon W. Miller, Presiden Central Connecticut State University, New Britain. Hasil dari penelitian ini menempatkan Finlandia sebagai negara paling literat atau terpelajar di dunia.

Sementara Indonesia mesti bersabar karena masih menduduki peringkat ke-61, satu kursi lebih tinggi dari Botswana. Walau begitu, kita masih bisa berbenah dan belajar banyak dari Finlandia, yang sistem pendidikannya ini memang diakui merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

Dengan lingkungan yang mereka dapatkan sejak kecil hingga dewasa, inilah mengapa orang-orang Finlandia bisa begitu gemar membaca.

1. Ada maternity package yang diberikan kepada orang tua yang baru memiliki bayi. Termasuk di dalamnya buku-buku
maternity package

Pemerintah Finlandia benar-benar mendukung pendidikan anak sejak dini. Keluarga jadi gerbang pendidikan awal untuk anak, terutama dalam tahap belajar dalam usia dini. Oleh karena itu, setiap keluarga yang baru memiliki bayi berhak mendapatkan bingkisan paket perkembangan anak. Isinya adalah berbagai keperluan bayi seperti pakaian bayi, mainan, juga buku bacaan untuk untuk ibu, ayah, dan bayi itu sendiri.

2. Perpustakaan ada di mana-mana, tidak ada alasan untuk tidak sempat membaca

Boleh dibilang, perpustakaan adalah institusi budaya yang jadi kebanggaan orang-orang Finlandia. Setiap tahun, jumlah buku yang dipinjam dari perpustakaan umum selalu tinggi. Finlandia menerbitkan lebih banyak buku anak-anak daripada negara lainnya, sehingga stok buku-buku baru yang sesuai dengan rentang usia selalu tersedia.

Petugas perpustakaan yang bertugas di sana merupakan lulusan terdidik yang dengan senang hati menjadi referensi tambahan bagi tamu yang ingin bertanya. Selain ada perpustakaan keliling untuk daerah yang sulit dijangkau, Finlandia juga tak asing dengan perpustakaan yang menyatu dengan mall. Ibu-ibu yang sedang berbelanja bisa meninggalkan anaknya di perpustakaan untuk membaca.

3. Sekolah baru dimulai pada usia tujuh tahun. Budaya baca didorong turun-temurun

Anak-anak baru mulai bersekolah ketika mereka berumur tujuh tahun atau setelahnya. Guru-guru sekolah adalah lulusan master dengan kompetensi yang sudah teruji. Alih-alih berfokus pada tes dan nilai, sistem pendidikan di Finlandia lebih menekankan pembelajaran dengan metode bermain, berimajinasi, dan self-discovery. Mereka lebih menekankan kolaborasi daripada kompetisi.

Setelah bersekolah, setiap anak diwajibkan belajar bahasa Inggris dan membaca satu buku setiap minggu. Alih-alih menjadi beban pelajaran kelas semata, sistem pendidikan seperti ini membantu budaya baca tumbuh jadi kultur masyarakat Finlandia.

5. Demi kedekatan dan pengetahuan, dongeng sebelum tidur jadi tradisi penting dalam keluarga

Kultur bercerita sudah jadi tradisi orang-orang Finlandia dari masa ke masa. Dongeng folk dan mitologi Finlandia diceritakan untuk membentuk karakter anak, misalnya memperkenalkan dengan hal-hal yang baik dan buruk, menghormati orang tua, dan menghargai sesama.

Lewat tradisi bercerita ini, minat baca terpupuk sejak dini. Selain itu, keaktifan orang tua sebagai penunjang belajar anak pun dapat terus berjalan. Tradisi inilah yang membuat minat baca dalam keluarga menjadi berkembang.

6. Program TV yang berasal dari luar tidak dialihsuarakan, hanya diberi teks terjemahan

Dubbing atau alihsuara untuk program-program asing bagi kita mungkin sudah jadi hal biasa. Lain halnya di Finlandia. Mereka lebih memilih mencantumkan subtitles atau teks terjemahan di tayangan asing yang tampil di TV.

Tujuannya adalah meningkatkan kebiasaan membaca pada anak. Jika mereka ingin mengetahui kelanjutan kisah superhero favorit mereka, tentunya mereka harus bisa membaca dengan cepat.

Finlandia memang sudah membuktikan hasil dari revolusi pendidikannya. Generasi cerdas dan terpelajar yang lahir dari minat baca yang tinggi, memang patut diacungi jempol. Tentu saja ini adalah hasil dari proses yang sangat panjang, dengan keterlibatan banyak pihak yang saling berkolaborasi.

Kalau Indonesia saat ini masih di peringkat dua dari bawah, tidak perlu berkecil hati. Masih banyak hal yang bisa kita contoh serta kita terapkan sesuai dengan kesesuaian budaya kita. Semoga generasi kita dan seterusnya mulai tergerak untuk lebih giat membaca, belajar dari Finlandia.

Buku apa saja yang sudah sahabat Baca?

**abaca

Saat Kita Terlalu Sibuk Dengan Gadget dan Semua Notifikasinya, Ada Buku yang Diam-diam Rindu Ingin Kembali Dibaca.Engkau...
16/09/2017

Saat Kita Terlalu Sibuk Dengan Gadget dan Semua Notifikasinya, Ada Buku yang Diam-diam Rindu Ingin Kembali Dibaca.

Engkau sudah lupa denganku, ya? Jangankan mengingatku, pasti kau tak pernah tahu kalau pernah membeliku dengan hasil jerih payahmu. Wajar sekali, sih. Sepertinya aku sudah tak jadi prioritasmu lagi. Mungkin aku memang tak ada menariknya sama sekali. Tapi bisa kulihat bahwa terlalu banyak tanggung jawab yang harus kau jalani di luar rumah. Hanya saja, hati kecilku sedikit sakit melihat hal ini.

Buatku fase hidup sudah berbeda. Kini aku lebih sering tergeletak dan dilihat saja. Bukan dinikmati isinya.

Ketika baru dilahirkan dari percetakan, semangatku 45! Aku ingin sekali seperti buku-buku lain yang katanya memberi manfaat kepada si empunya. Aku ingin seperti Perahu Kertas karangan Dee yang laris manis bak kacang. Aku ingin seperti Harry Potter-nya J.K. Rowling yang meliarkan imajinasi setiap pembacanya. Aku ingin seperti Laskar Pelangi yang dibuat oleh Andrea Hirata dengan menambah wawasan penyukanya. Aku pun didesain sedemikian rupa dari buah pikiran penulis untuk menghibur dan memberi wawasan. Sungguh aku dilahirkan dari sebuah proses panjang dan kompleks.

Selanjutnya, aku tinggal pada sebuah toko buku berhawa sejuk. Mereka memang memajangku dengan paparan udara AC supaya tidak cepat rusak. Pembaca juga pasti betah berlama-lama memilih buku yang ia s**a. Sayangnya, harapanku tipis untuk dibeli. Posisiku tersembunyi dan tertumpuk ribuan buku-buku menarik lainnya. Orang yang berhasil menemukanku hanya melihat judul, membaca sekilas, dan meletakkan lagi pada rak. Aku pasrah saja. Jelas aku tak akan dibeli. Keinginan bernasib sama dengan buku-buku ternama sudah layu.

Bahkan saat ku ditawarkan dengan potongan. Tak semudah itu menggodamu membawaku pulang

Toko buku yang sudah menjadi tempat tinggalku beberapa tahun terakhir ini, mengadakan bazar akhir tahun. Seperti kebiasaan di tahun-tahun sebelumnya, bazar adalah salah satu strategi untuk menghabiskan stok-stok buku yang tidak laku. Di awal tahun nanti, mereka akan menambah koleksi buku baru yang tidak kalah menarik. Oleh karenanya, aku dan kawan-kawan setiaku harus segera keluar dari toko ini. Jika tidak, toko ini tak mungkin bisa menampungku lagi.

Bisa kau bayangkan bagaimana perasaanku? Aku senang karena diskon memberiku harapan agar aku cepat dibeli dan punya majikan. Akan tetapi, aku sedih dengan statusku yang tak laku. Ditambah kecemasan akan dibawa ke mana aku selanjutnya.

Begitu banyak orang yang menghampiri dan mengaduk-adukku. Dari muncul di permukaan, tenggelam, hingga muncul di permukaan tumpukan buku lagi. Akhirnya aku melihatmu. Mencermati sorot matamu, sepertinya engkau adalah majikan yang pas untukku. Aku berteriak keras, meski kau tak pernah bisa mendengarnya:eperti mendengar, kau angkat tubuh ini. Lembar demi lembar kau buka dan baca. Tak lama kemudian, ada segurat senyum dan sorot mata bahagia. Aku bertanya-tanya, mengapa kau menggerakkan tubuh sembari membawaku serta?

Kukira ada harapan saat akhirnya aku berpindah ke tanganmu. Kurasa tubuhku akan mulai dijamahi sesering dulu
Akhirnya ada yang menemukanku

Dalam perjalananmu pulang ke rumah, aku tertawa bahagia dalam plastik belanjamu. Sudah tak sabar aku ingin melihat wajah majikan baruku yang dipenuhi senyum dan tawa. Aku turut membayangkan mimikmu yang membayangkan bagaimana alur-alur dalam ceritaku ini bisa terjadi.

Benar saja! Sesampainya di rumah, engkau bergegas mengakrabiku. Senang melihatmu terbahak atau sekedar tersenyum ketika membacaku. Aku puas bisa menghibur, meskipun belum tuntas kau membaca. Keinginan agar bisa jadi buku yang berguna seperti buku-buku terkenal itu, mungkin akan segera tercapai setelah kau menyelesaikan bab terakhir. Sabar! Sebentar lagi pasti majikanku akan selesai membaca. Lantas, aku akan berjuluk buku yang bermanfaat
Namun notifikasi dari ponsel canggihmu sungguh mengganggu. Tak terhitung berapa kali ia membuyarkan konsentrasimu
Aku kagum. Semangat membacamu masih sama seperti pertama kalinya membeliku. Selalu ada waktu dan tempat yang kau curi di sela-sela kesibukan. Entah itu sewaktu kuliah yang membosankan, di sela-sela menunggu jam perkuliahan selanjutnya, sebelum tidur, atau saat bosan mendera.Memang kau langsung membacaku lagi usai mengurusi gadget itu. Tapi tak dapat kupungkiri kalau aku cemburu. Ponsel juga mampu membuatmu tertawa lepas, persis ketika kau tengah membacaku. Apesnya, tak cukup sekali ponsel berbunyi. Ia berbunyi lagi dan lagi. Begitu terus tanpa henti. Beberapa kali kau langsung pergi tanpa merapikan tubuhku setelah menengok isi ponsel. Begitu terus setiap hari dan waktu, hingga aku terlupakan. Ya, aku sudah mirip anak tiri yang tidak dipedulikan. Hari selanjutnya terasa hampa karena aku cuma teronggok di pojok kamar seperti barang bekas.

Kuharap suatu hari kamu tahu. Ada aku yang diam-diam rindu. Saat kamu terlalu sibuk dengan gawai dan semua notifikasi itu

Sebagai sesosok benda mati, apa dayaku? Jelas aku tak mampu berbuat apa-apa. Meratapi nasib bersama buku-buku lain adalah keseharian yang kini begitu mengenyangkan. Bukan cuma aku, sejumlah buku yang pernah dibeli majikan bernasib sama. Mereka dibeli secara antusias, namun dibiarkan teronggok sebelum habis dibaca. Barangkali aku masih beruntung. Di antara tumpukan atau rak dinding, masih ada kawan-kawan yang terbungkus segel plastik. Bahkan lengkap dengan harganya.

Salah seorang kawan berkata kalau jaman telah memasuki era digital. Internet, komputer, gadget kini sudah jadi nomor satu dan mendominasi segala aspek kehidupan. Tidak mengherankan apabila keberadaan kami-kami ini tergusur oleh benda interaktif itu. Orang-orang bisa mencari informasi apa saja hanya dengan mengketuk-ketukkan layar ponselnya. Berbeda dengan kami yang cuma bisa memberi sejenis informasi saja.

Majikanku, aku tahu jika aku hanyalah seonggok buku yang sebentar lagi usang dan tua. Aku dan bukumu yang lain bisa lusuh, dipenuhi kutu buku, dan lenyap seperti dimakan rayap. Tapi jika bisa mendengarkan suara hati kami, cobalah pikirkan dengan seksama. Apakah benar gadget canggih membuatmu bahagia? Jangan-jangan kau malah terjebak dengan kebahagiaan semu dan menjauh dari kehidupan sosial? Mampukah gadgetmu melambungkan imajinasi, mencerdaskan, menghibur, sekaligus memberi informasi selengkap kami?Bukankah buku adalah jendela dunia dan gudang ilmu?

Majikanku, sederhana harapan kami. Bacalah kami dan kembalilah dengan ekspresi jujurmu. Jadikan membaca sebagai sebuah kebiasaan bermanfaat, dibandingkan bermain gadget hanya untuk sekedar pamer di jejaring sosial. Kami ingin engkau memperhatikan kami seperti dulu. Demikian dan terimakasih, majikanku.

Dari buku kesayanganmu yang tak pernah habis kau baca.

Sumber : Hipwee

**abaca

Address

Bogor

Telephone

+6285259303016

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suka Baca posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category