Dessert Silky Pudding Powder

Dessert Silky Pudding Powder CIelov Silky Puding Powder

KPR SYARIAH, APAKAH SUDAH BENAR-BENAR SYAR'I?Kawan Saya di Bogor mas Risky Irawan menulis tentang KPR Syariah, apakah su...
13/06/2017

KPR SYARIAH, APAKAH SUDAH BENAR-BENAR SYAR'I?

Kawan Saya di Bogor mas Risky Irawan menulis tentang KPR Syariah, apakah sudah benar-benar syar'i?
Bukan hanya asal nulis lho, tapi hasil belajar dari para ustadz yang ahli fiqih muamalah. Tulisan ini layak untuk dipelajari dan direnungkan. Agar bisa jadi pertimbangan sebelum memutuskan, juga menjadi catatan untuk perbaikan sistem bank syariah kedepan.. selamat membaca!

----------------------

Dilema KPR Syariah ...

Saya mohon izin membahas , Tulisan ini saya sajikan lagi dari twitter saya tahun 2013, pernah juga dimuat untuk grup pengusaha tanpa riba, grup ummah market (UMMAR), dll. Mudah2an bermanfaat.

Apakah KPR Syariah diperbolehkan? KPR di bank ibarat makan buah simalakama. Pakai Bank Konvensional jelas haram, karena ada . Tetapi pakai bank syariah pun tidak lantas halal 100%. Mengapa?

Rumah merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang harus terpenuhi dan diakui secara nyata dalam syariat Islam. Dan salah satu kewajiban dalam pernikahan adalah memberi nafkah (suami) kepada anak istri. Dalam hal ini nafkah yg paling mendasar adalah memberi makan, pakaian&tempat tinggal/rumah.

Keterkaitan dengan KPR Bank untuk membeli rumah, Anda harus hati2. Hati2 dg mengambil keputusan, akhirnya ambil KPR di bank konvensional dg alasan darurat. Alasannya drpd habis duit kita di'rampok' oleh bank yg 'katanya' syariah & belum tentu akadnya mulus syarie. Mendingan ambil kredit di bank konven. Meski pakai sistem bunga, tapi tdk terlalu b*k ambil untung.
Para ulama di masa lalu, umumnya mereka tidak terlalu mudah menarik segala sesuatu ke ranah darurat. Mereka (ulama) akan mengepung ranah darurat itu dengan berbagai syarat&ketentuan yang amat sangat ketat. Tidak asal bilang “KONDISI DARURAT”

Kembali ke . Meski sudah berlabel syariah, namun bukan berarti ada jaminan Syarie
Kalau kita teliti lebih dalam, kadang kita masih menemukan akad2 yg masih bermasalah. Akad yang bermasalah dalam pembelian rumah KPR bank syariah adalah masalah 'kamuflase' akad. Seolah-olah jual-beli yg halal, ternyata di dalamnya tetap saja akad pinjam uang berbunga yg haram hukumnya.

Akad yang sering terjadi dalam KPR adalah kita harus membayar dulu DP kepada pihak developer. Biasanya kira2 20 - 30 % dari harga rumah. Lalu sisanya yang 70 - 80% akan ditanggung oleh pihak bank syariah.

Jika harga rumah 200 juta, maka kita bayar 40 juta kepada developer, lalu bank syariah 'konon' ikut membeli. Bank mengeluarkan uang sebesar 160 juta. Sekilas kelihatannya tidak ada masalah.

Tetapi kalau kita teliti lebih dalam, ada dualisme posisi bank yang tidak jelas. Apakah bank dalam hal ini meminjamkan uang kepada kita, ataukah bank ikut menjadi pemilik rumah tsb.
Menjadi pemilik bersama dg si pembeli dengan hak kepemilikan 80 : 20.

yg benar adalah bank berada pada posisi kedua, yaitu ikut membeli rumah dg kepemilikan 80%. Lalu kemudian bank menjual bagian rumah itu kepada kita dan kita membeli bagian itu dari pihak bank. Tentu dg harga yg lebih tingi (margin),namun boleh dicicil. Kalau begini, tentu kita sepakat atas kehalalannya.

Tetapi dalam prakteknya, akad internal di dalam pembukuan pihak bank, ternyata berbeda.
uang 160jt yg dikeluarkan dihitung sebagai 'pinjaman' & bukan sebagai 'pembelian'. Maksudnya, uang yang bank keluarkan sebesar 160 juta ternyata akadnya bukan untuk membeli rumah.

Tetapi akadnya adalah memberikan kredit atau pinjaman kepada kita. Mengapa demikian?
Karena ada semacam aturan bahwa bank tidak boleh melakukan jual-beli, tetapi hanya boleh melakukan akad pinjaman. Walhasil, maka sebenarnya bank tidak ikut membeli rumah itu dengan harga 160 juta.

Tapi bank meminjamkan uang 160 juta kepada kita. Jadi hasil akhirnya, tidak ada akad dimana kita beli rumah dari pihak bank. Ujung2nya kita ini ternyata pinjam uang ke bank, dan tentu ada 'bunga' yg harus dibayarkan.

pemahaman tentang hukum2 syariah yg mendalam, dan bukan pemahaman yg tidak utuh. Solusinya: mengubah akad dari akad ribawi diganti dengan akad lain yg berdasarkan akan jual beli yg sah. Jk kita dalami, sebenarnya tidak ada satu pun pihak yg dirugikan bila akad itu diubah menjadi syarie.

Kalau tetap ngotot pihak bank tdk mau merubah , ya sudah. Jangan ambil KPR. Toh Rezeki yg atur Allooh. Sayang sekali mereka mengaku beragama Islam tp tidak bisa melepaskan dr sistem pembungaan uang pinjaman. Jelas ada yg tdk beres dg aqidah dasar mereka karena menganut sistem diluar Islam.

Yang betul-betul syariah … jelas pada saat transaksi cicil, apabila telat tidak ada sanksi denda.
Tidak boleh menggadaikan objek yang sama … so, surat-surat tidak boleh ditahan. Harus diberikan kepada pembeli. Tidak boleh di tahan meski belum lunas. Kalaupun ada agunan, harus objek yang berbeda.
Akadnya bukan akad leasing. Yaitu akad sewa dan beli. Kalau belum lunas dianggap sewa, kalau lunas dianggap beli. Nah ini tidak boleh dalam Islam. Harus clear … kalau beli ya beli … sewa ya sewa, tidak boleh 2 akad dalam 1 transaksi.

Kalau aktivitas kita semuanya terikat hukum syara, Insyaa Allah semua aktivitas kita akan berpahala. Asik bukan?

Wajar banyak sekali yg ingin berbondong2 belajar Syariah dan ingin juga Islam ditegakkan. Karena mereka ingin hidupnya berkah.

Sahabatmu : Risky Irawan
tulisan ini disarikan setelah belajar dengan gurunda Ust. Hafidz Abdurrahman dan Ust. Shidiq Al Jawi di beberapa kesempatan sharing session, dan kajian Fiqh Muamalah Praktis ...

sumber : saptuari sugiharto

1pcs instant silky pudding (150 gram), jadi 1,5 liter silky pudding.Untuk cup ukuran 50ml, bisa jadi 30cup. Atau 12-13 c...
05/06/2017

1pcs instant silky pudding (150 gram), jadi 1,5 liter silky pudding.
Untuk cup ukuran 50ml, bisa jadi 30cup.
Atau 12-13 cup ukuran sedang, atau jadi 8cup seperti Puyo 🙂

Caranya cukup + susu + air. Dan disetiap kemasan ada petunjuknya.

Cielov silky pudding powder

Varian rasa:
- Matcha
- Greentea
- Red velvet
- Strawberry
- Taro
- Mango
- Chocolate
- Bubble gum
- Vanilla blue
- Lyche
- Guava
- Honey dew
- Banana
- Cappuccino
- Mung Bean
- Soursop
- Thai tea
- Choco oreo
- Kiwi
- Grape
- Blueberry
- Mocachinno

New flavour : peach, pineaple, aple, buttermilk, durian, black forest (kosong), Orange.

For Further info : http://bit.ly/cielovsilkypuding

SEDEKAH SAAT BANGKRUTNgomongin sedekah nggak akan pernah ada matinya. Tapi pembahasan ini akan menjadi sangat menarik ke...
02/06/2017

SEDEKAH SAAT BANGKRUT

Ngomongin sedekah nggak akan pernah ada matinya. Tapi pembahasan ini akan menjadi sangat menarik ketika dihadapkan pada orang-orang yang lagi bangkrut. Kenapa?
Jelas, keimanan dan ketaqwaannya pada Allah akan diuji. Beranikah, atau takutkah...

Kenapa Saya berkata demikian?

Karena bagi orang-orang yang bangkrut, jangankan bersedekah, untuk membiayai kebutuhan hidup aja susah. Bener gak?

Tapi di sisi lain, mereka dihadapkan dengan dilema luar biasa antara bersedekah atau membayar utang/menutupi kerugian. Hayo, milih mana?

***

Ada seorang teman yang konsul ke Saya untuk bertanya dan penasaran, "Kang, menurut akang, mendingan mana, bayar utang dulu, atau sedekah dulu?"

Dihadapkan dengan pertanyaan seperti itu, tentu membuat Saya bingung. Tapi bukan justru menampakkan kebingungan, Saya malah tersenyum sembari berkata:

"Mas, yang Saya tahu, bayar utang itu wajib, sedangkan sedekah itu nggak wajib. Dengan pemahaman demikian, tentu Mas tahu kan mana yang harus didahulukan?"

Rasulullah bersabda:

"Menunda pembayaran hutang bagi orang yang kaya itu suatu kedzoliman"

Teman Saya pun akhirnya tahu apa yang harus dia lakukan.
Sialnya, dia pun penasaran dengan cara Saya dalam membayar hutang 7,7 miliar. Pertanyaan pun keluar dari mulutnya,

"Oh ya kang, kalau kang Dewa sendiri, kan tanggungannya besar tuh, nyampe miliaran, itu gimana cara selesainnya?"

Ah, ini orang, sudah diprediksi, ujung-ujungnya pasti akan bertanya hal ini. Mari Saya jelaskan...

***

"Mas, kasus Saya berbeda..."

"Pertama, utang 7,7 miliar sebenarnya bukan utang, melainkan kerugian yang harus Saya tanggung. Jadi, secara syara', jatuhnya bukan utang, melainkan sedekah. Sehingga sambil mengembalikan uang investor, Saya bisa niatkan untuk sedekah."

"Kedua, nilai kerugian tersebut bukan cuma jutaan, tapi miliaran. Bakal gak masuk akal kalau Saya mendahulukan bayar utang ketimbang sedekah. Misalkan penghasilan Saya 5 juta per bulan, utang Saya 7,7 miliar, maka untuk bisa lunas dan bebas utang, Saya membutuhkan waktu 128 tahun. Aih, keburu mati. Maka, Saya mendahulukan sedekah. Karena Saya ingin menjemput keajaiban..."

"Ketiga, Saya yakin sama janji-janji Allah. Ketika Allah memerintahkan kita bersedekah, maka bersedekahlah. Ketika Allah memerintahkan kita bersedekah dengan harta yang dicintai, maka lakukanlah. Ketika Allah memerintahkan kita bersedekah saat kondisi sempit, maka cobalah."

***

Di dalam Al-Qur'an, Allah memerintahkan kita untuk bersedekah dengan harta yang kita cintai, ayatnya:

"Kamu sekali-kali tidak sampai pada kebajikan sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai..." (QS. Al-Imran: 92).

Maka saat Saya mendengar dan memahami ayat itu, misal penghasilan sebulan 10 juta, ambil 2 juta untuk kebutuhan hidup, sisanya sedekahkan saja.

Alhasil, hampir 80% penghasilan Saya sedekahkan.

Rekening tabungan nambah saldonya cuma sebentar, sisanya numpang lewat doang... 🙈

Yakin saja. Yakin... Nabungnya di bank langit, biar teller-teller malaikat yang mencatat.

Saya tahu itu berat. Saya paham. Saat investor / debt collector nagih brutal minta cicilan, eh uangnya malah disedekahkan.

Diancam?
Dilecehkan?
Disidang?
Dicaci maki?
Dicemarkan nama baiknya?
..dan sejenisnya.

Terima aja.
Pasrah total. Ridho...

Saya ngomong gitu, karena pernah ngalamin semuanya, sampai bolak balik kantor polisi berkali-kali, diancam dipenjarakan, diancam dibakar rumahnya, diancam dikeroyok, dan ancaman-ancaman brutal lainnya. Pasrah aja... mangga. Silakan. Saya ridho.

Untungnya itu cuma ancaman, toh gak pernah terjadi tuh. Allah masih lindungi dan sayang sama Saya.

***

Ingat ayat ini:

"Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya"(QS. Saba : 39)

Jadi, dalam Islam itu bahasanya bukan Kaya dan Miskin, tapi Lapang dan Sempit.

Seperti yang sering Saya bilang, orang kaya bisa jadi sempit kalau dia pelit, orang miskin bisa jadi lapang kalau dia dermawan.

Nah dalam kondisi pailit, alias Bangkrut, bisa jadi secara harta Anda miskin, tapi jangan mau jadi orang sempit. Apakah itu? Mereka yang pelit untuk bersedekah. Udah MISKIN, PELIT p**a.. Rugi kuadrat.

Rasulullah SAW bersabda, "Satu dirham bisa mengalahkan 100 ribu dirham"

Para sahabat bertanya, "Bagaimana bisa demikian ya Rasulullah?"

Rasulullah menjawab, "Ada orang yang memiliki 2 dirham, kemudian dia sedekahkan 1 dirham. Sementara itu ada orang yang memiliki banyak harta, kemudian dia mengambil 100 ribu dirham untuk sedekah"

Maksudnya?

Bisa jadi, bagi orang sukses dan banyak harta, katakanlah penghasilan mereka sebulan nyampe 100 juta. Tapi, sedekahnya bulanannya cuma 1 juta. Dikit amat...

Di satu sisi, ada orang yang lagi bangkrut dan serba gak punya, penghasilan bulanannya cuma 2 juta. Tapi, sedekahnya nyampe 1 juta. 1 juta sisanya untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sederhana dan bayar cicilan sebisanya.

Bisa jadi orang kaya gini lebih utama di sisi Allah, seperti yang dikatakan oleh Rasulullah di atas..

Jadi, kawan-kawan, kalau lagi bangkut, jangan takut untuk sedekah. Justru banyakin aja sedekahnya, InsyaAllah kondisi titik nadir akan segera berubah jadi titik balik kesuksesan Anda...

Diambil dari bab tambahan buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula edisi terbaru.

Semoga menginspirasi.
Sumber : Dewa Eka Prayoga

Silky Pudding Powder : http://bit.ly/cielovsilkypuding

Inilah tekad..Tekad yg kuat.. bertamu di rumah Alloh.. kedatangannya seakan2 disambut Alloh..*SUBHANALLAH...**_MENETES A...
31/05/2017

Inilah tekad..
Tekad yg kuat.. bertamu di rumah Alloh.. kedatangannya seakan2 disambut Alloh..

*SUBHANALLAH...*
*_MENETES AIR MATAKU...😭_*
*_LUAR BIASA...👍👍👍_*

*Jalan Kaki Indonesia - Mekkah*

Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga dunia

Jalan Kaki Indonesia-Mekkah, Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga Timur Tengah
Selasa, 23 Mei 2017 18:54
GRID.ID - Mochammad Khamim Setiawan (28) bukan siapa-siapa.
Bukan orang kaya atau orang penting di negeri ini.
Dia hanyalah pemuda biasa asal Pekalongan.
Tapi keberanian dan semangatnya, sampai membuat orang luar negeri terbengong-bengong.

Ya, nama Mochammad Khamim Setiawan tiba-tiba nongol di media yang berbasis di Dubai, Khaleejtimes.

*Luar biasa dan mengharukan....😭*

Dia bertekad naik haji dengan jalan kaki, dari Pekalongan ke Arab Saudi!

Khamim memulai perjalanannya dari Pekalongan pada 28 Agustus 2016 lalu.

Ia melewati berbegai negara dengan berjalan kaki.
Jalan Kaki Indonesia-Mekkah, Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga Timur Tengah
Tentu saja, terkecuali menyeberangi lautan atau selat, yang tak mungkin dilakukannya tanpa naik ferry atau kapal.
Istirahat di masjid, menumpang di rumah orang yang bermurah hati, sampai bermalam di hutan sudah biasa ia lakukan.
Tak disangka, usahanya yang terkesan mustahil itu, tak lama lagi membuahkan hasil.
Pada 19 Mei 2017, ia telah tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat arab.
Kepada Khaleej Times, Khamim menceritakan perjalanannya.
Khamim meyakini bahwa berjalan kaki adalah keutamaan dalam menunaikan ibadah haji.

Ini yang menjadikan alasan baginya untuk melakukan perjalanan dahsyat ini.

Menguji kekuatan fisik dan spiritual merupakan alasan utamanya untuk berjalan kaki.

Yang luar biasa lagi, selama perjalanan, Khamim menjalankan ibadah puasa setiap hari.
Kebiasaan berpuasa setiap hari, kecuali di hari besar agama Islam, telah ia lakukan selama lima tahun terakhir.

Kondisinya yang berpuasa, membuatnya hanya berjalan di malam hari.
Dalam kondisi fisik yang baik, ia dapat menempuh perjalanan sepanjang 50 kilometer dalam semalam.

Bila ia lelah, ia 'hanya' bisa menempuh 15 kilometer.

Tuhan seakan melindungi Khamim.

Selama perjalanan ini, ia hanya dua kali mengalami sakit yaitu ketika ia di Malaysia dan India.
Khamim tak membawa banyak uang.
Tapi nyatanya, ia kerap mendapat bantuan tak terduga di jalanan.
Yang mengharukan, ia juga kerap mendapat bantuan dari orang yang berbeda agama.
"Saya tak pernah meminta-minta, namun saya selalu bertemu orang yang memberi makanan dan bekal lain," jelasnya.
"Saya disambut di kuil Budha di Thailand, diberi makanan oleh warga desa di Myanmar, bertemu dan belajar dengan ilmuwan muslim berbagai negara di sebuah masjid di India, dan berteman dengan pasangan Kristen asal Irlandia yang bersepeda di Yangon," kisahnya, sebagaimana dikutip dari Good News From Indonesia.
Khamim meyakini, berhaji bukan melulu beribadah dengan Tuhan.
Tapi berinteraksi dengan manusia dari berbagai keyakinan berbeda.
Menumbuhkan rasa toleransi, menurutnya juga merupakan bentuk kepatuhan kepada Tuhan.
Doping Khamim sederhana saja, campuran air dan madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Dua potong kaos dan celana, dua pasang sepatu, sejumlah kaos kaki, sejumlah pakaian dalam, sebuah kantung tidur dan tenda, sebuah lampu, telepon pintar dan GPS, adalah seluruh barang yang ia bawa. Hanya itu.
Seluruh perlengkapan dimasukkan dalam sebuah tas punggung yang di luarnya terpasang sebuah bendera Indonesia berukuran kecil.
Ia pun membuat tulisan : "I'm on my way to Mecca by foot" atau "Aku dalam perjalanan ke Mekkah berjalan kaki,"
Bila sesuai rencana, perjalanan panjang Khamim ini akan berakhir di Mekkah pada 30 Agustus 2017, atau sehari sebelum Idul Adha, tepat setahun perjalanannya.
Menurut media yang berbasis di Uni Emirat Arab, Khaleej Times, Konjen Indonesia yang berada di Dubai, Murdi Primbani telah menyambut kedatangan Khamim.
Murdi mengatakan, Khamim adalah teladan bagi orang muslim Indonesia, yang mengajarkan kesederhanaan, spritualitas, dan bertekad kuat.

Kisah Khamim memang membuat banyak orang tak percaya.
Jalan Kaki Indonesia-Mekkah, Kisah Pemuda Pekalongan ini Bikin Haru Warga Timur Tengah

Selasa, 23 Mei 2017 18:54 WIB
*_Berita soal Khamim di media UEA, Khaleej Times. | Khaleej Times_*

silky pudding powder order via wa : http://bit.ly/cielovsilkypuding

Penjual : say, aku kasih diskon buat kamu ya. Jadi transfernya segini aja.Pembeli : ya Allah, makasi banget ya. Alhamdul...
30/05/2017

Penjual : say, aku kasih diskon buat kamu ya. Jadi transfernya segini aja.

Pembeli : ya Allah, makasi banget ya. Alhamdulillah.

Penjual : iya sama sama

Pembeli : sudah aku transfer, cek ya.

Penjual : say alhamdulillah sudah masuk, tapi kok transfernya full. Ga dikurangin diskon yang ku berikan.

Pembeli : ga papa, aku tau kok kamu untungnya juga ga banyak, masa iya aku tega ambil diskon yang kamu berikan.

Penjual : masyaAllah, terimakasi sekali ya. Semoga Allah balas kebaikanmu. Terimakasih sekali ya say, udah ikut larisin jualan temenmu. Semoga rejekimu banyak dan berlimpah berkah. Aamiin.

Pembeli : aamiin. iya sama2, semoga tambah berkah dan laris ya say jualannya.

👆👆👆

diatas adalah contoh jika seseorang temen beli sesuatu ke temennya sendiri.

Damai yaa, nenangin hati. Mereka sama2 ingin memberikan yang terbaik buat temannya. Suasana jual beli yang penuh keikhlasan, saling mendo'akan. Dan hubungan pertemanan pun akan terasa tambah dekat.

Tapi kenyataanya sekarang kebanyakan begini

👇👇👇

Pembeli : say, harga berapa? Buat akuu diskon dongg..free ongkir ga dan terakhirnya oiya tapi bayarin duluu yaa....

..

Sahabatku, pahamilah...

Temanmu jualan pasti banyak faktornya kenapa..

Bisa jadi temanmu, memang harus jualan karena harus memenuhi kebutuhan keluarganya,

Bisa jadi temenmu jualan karena sedang berjuang ingin lepas riba.

Bisa jadi temenmu jualan dengan niat mulia ingin agar banyak bersedekah kepada orang2 yang tak mampu,

Dan masih banyak lagi.

Lalu apa kau tega meminta potogan harga, kepada temanmu itu.

Temanmu pasti mengiyakan,

Ada yang ikhlas, tapi bagaimana dengan yang tidak ikhlas? Terpaksa memberikan diskon hanya karena ga enak sama kamu karena kamu temannya.

Nah looo..

Yuk mental nya dirubah. Mungkin kita belum kaya. Tapi mental harus kaya.
Jangan s**a meminta minta yaa.

Dan yang paling penting hubungan pertemananan itu lhoh jangan sampai rusak cuma karena kamu s**a meminta diskonan.. okeehh

Sumber : eny juan

Silky Pudding so delicious http://bit.ly/cielovsilkypuding

Address

Bogor
16820

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dessert Silky Pudding Powder posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share