Books Holic ID

Books Holic ID Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Books Holic ID, Shopping & retail, Bogor.

Siapa yang makin jatuh cinta sama suami kalau suami gantiin popok anak, bacain buku buat anak, atau terlibat dalam penga...
22/11/2017

Siapa yang makin jatuh cinta sama suami kalau suami gantiin popok anak, bacain buku buat anak, atau terlibat dalam pengasuhan anak lainnya? πŸ™‹πŸ™‹πŸ™‹πŸ™‹πŸ™‹

Nah ibu-ibu senang pekerjaannya makin ringan, makin jatuh cinta sama suami p**a. Hubungan suami istri kembali romantis. Suami pun juga makin dekat dengan anak. Anak juga mendapat banyak keuntungan dari pengasuhan aktif kedua orang tuanya. Intinya semua dapat untung. Win-win solution.
Jadi kenapa tidak ayah-ayah berperan aktif dalam pengasuhan anak? Yuk bacakan bukunya untuk si kecil, ayah ❀️

Foto regram

Seat arisan dengan harga launching, terbatas ya bu. Hanya 320 untuk Hafiz Junior Dokter dan 160 untuk Hafiz Junior Pilot...
02/11/2017

Seat arisan dengan harga launching, terbatas ya bu. Hanya 320 untuk Hafiz Junior Dokter dan 160 untuk Hafiz Junior Pilot. Ini untuk stok bulan ini se Indonesia Raya πŸ™ˆ
β€’
Alhamdulillah peminat ternyata banyak sekali. Jadi yuk yang masih menggalau jangan sampai nyesel. Karena hanya dibulan ini dengan membayar 100rb/bulan, ibu dan ayah sudah bisa dapatkan 2 buah boneka Hafiz Junior profesi.
β€’
info dan pemesanan :
➑ 0858-1706-8424 (wa only)
atau klik link pada bio
β€’

KENALI GAYA BELAJAR SI KECIL, YUK πŸ“β€’Menurut teori, ada 3 macam gaya belajar yang biasanya menjadi 'khas' gaya belajar se...
02/11/2017

KENALI GAYA BELAJAR SI KECIL, YUK πŸ“
β€’
Menurut teori, ada 3 macam gaya belajar yang biasanya menjadi 'khas' gaya belajar seseorang, yaitu:
β€’
πŸ‘€VISUALπŸ‘€
Seseorang dengan gaya belajar ini akan lebih mudah memahami dan mengingat sesuatu yang disajikan dalam bentuk visual, seperti gambar, sketsa, tabel, teks, grafik, animasi, peta, dsb.
β€’
πŸ‘‚AUDITORY πŸ‘‚
Seseorang dengan gaya belajar ini, akan lebih mudah memahami dan mengingat sesuatu yang disajikan dalam bentuk audio, seperti rekaman suara, orasi, diskusi lisan, ceramah, dsb.
β€’
πŸ€ΈπŸΎβ€β™€KINESTATIKπŸ€ΈπŸΎβ€β™€
Seseorang dengan gaya belajar ini akan lebih mudah memahami dan mengingat sesuatu yang disajikan dengan kombinasi gerakan, misal, berhitung metode jarimatika, dsb.
β€’
Biasanya, seseorang memiliki salah satu gaya belajar dominan, atau bisa kombinasi 2 gaya belajar. Untuk anak-anak, orangtua perlu membantu anak memetakan gaya belajar favoritnya dan memilihkan media/sarana yang sesuai dengan gaya belajar favorit tersebut, agar anak lebih mudah belajar, dan tentu saja anak nantinya tetap menyukai belajarπŸ’• sebagaimana fitrah mereka sebagai PEMBELAJAR SEJATI. β€’
Sudah taukah si kecil mempunyai gaya belajar yang mana Bu? 😊
β€’
Open arisan untuk ataupun yaa. Minat silakan klik link pada bio πŸ’•
β€’

Siapa yang anaknya sudah mulai banyak bertanya?β€’Setiap orang tua pasti akan merasakan masa-masa dimana anak senang berta...
01/11/2017

Siapa yang anaknya sudah mulai banyak bertanya?
β€’
Setiap orang tua pasti akan merasakan masa-masa dimana anak senang bertanya, bertanya ini itu sampai kepala ibu dan ayahnya pusing mau jawab apa lagi. Karena ketika anak sedang dalam masa ini dan mereka mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan, pasti mereka akan terus bertanya sampai puas. Normalkah?
β€’
Normal kok Bu, tidak usah khawatir. Bagi kehidupan seorang anak proses bertanya sudah merupakan fitrahnya. Karena pada masa ini sel-sel neuron otak anak tidak bisa menelan setiap informasi yang masuk. Sehingga ia akan mempertanyakannya dulu sebelum disimpan lekat dalam file memorinya. Jadi jangan sampai melabeli anak cerewet ya apalagi sampai memarahi anak karena terlalu banyak bertanya. Karena sikap orang tua yg seperti itu akan membuat anak menjadi tidak kritis dan kreatif. Padahal dengan bertanya rasa ingin tahu anak akan tersalurkan dan membuat stimulan untuk mengembangkan proses berpikirnya kelak.
β€’
Nah karena pertimbangan ini p**alah akhirnya buku Confident in Science mantap diambil (selain karena bulan ini diskon 35% juga sih πŸ˜‚) , ceritanya sebagai amunisi nanti saat little A sudah masuk ke dalam fase bertanya. Karena sains bukan hanya untuk anak yang sudah sekolah, anak balita pun bisa dikenalkan sejak dini 😊. Apalagi kalau buku sainsnya buku rasa komik dengan ilustrasi yang menarik 😎
β€’
Info pemesanan klik link pada bio ya. Mau cash, arisan, cicilan bisa 😊
β€’

Seberapa penting sih mengenalkan silsilah keluarga kepada anak??πŸ€—πŸ€—πŸ€—Biasanya anak kelas 1 SD mendapatkan PR Bahasa Indone...
01/11/2017

Seberapa penting sih mengenalkan silsilah keluarga kepada anak??πŸ€—πŸ€—πŸ€—
Biasanya anak kelas 1 SD mendapatkan PR Bahasa Indonesia untuk membuat silsilah keluarga. Iya kaaan?
Bukan semata-mata pemerintah menyusun kurikulum ini lhoo. Selain dalam islam wajib mengenali silsilah keluarga untuk kepentingan nasab, ternyata ada penelitiannya juga.
Ini dia πŸ€—
Menurut Steve Chalke, seorang pakar pendidikan menyimpulkan bahwa usaha mengenalkan silsilah keluarga akan sangat membantu dalam menguatkan identitas anak. Selain itu, anak akan semakin menyadari betapa dirinya sangat berarti 😍😍😍
Jadi walaupun kita tinggal di zaman sekarang, jangan lupakan nenek yang hidup di zaman lalu ya 😎

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.β€’Bu, sudah siap...
31/10/2017

Ibu adalah sekolah utama, bila engkau mempersiapkannya, maka engkau telah mempersiapkan generasi terbaik.
β€’
Bu, sudah siap belum Bu?
β€’
Sudah memperkenalkan Allah ke si kecil?
Sudah memperkenalkan Rasulullah ke si kecil?
Sudah mengajari si kecil Sholat?
Sudah mengajari si kecil Mengaji?
β€’

Tahukah Ayah dan Ibu, berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut Stat...
26/10/2017

Tahukah Ayah dan Ibu, berdasarkan studi "Most Littered Nation In the World" yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity pada 2016 lalu, Indonesia dinyatakan menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara soal minat membaca. Huhu sedih ga sih 😿
β€’
Oleh karena itu, budaya membaca perlu ditumbuhkan sedini mungkin, misal salah satunya dengan mengajak anak-anak membaca buku dari paket buku Halo Balita. Buku-buku Halo Balita tidak hanya jadi buku cerita bagi anak, tetapi lebih dari itu. Tidak usah ragu lagi untuk mengetes 'uji kelayakan ibu' pada buku ini karena sudah lebih dari 10 tahun menjadi buku best seller di indonesia πŸ’™
β€’
Nah ada 3 pesan utama yang disampaikan disetiap bukunya, yaitu pertama Self Help, melatih kebiasaan dan kemandirian anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kedua Spiritual, melatih anak melakukan aktivitas yang menjadi pengembangan awal keyakinan mereka dalam kehidupan beragama. Dan Value, melatih anak agar mulai memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dasar.
β€’
Mau si kecil menjadi cerdas intelektual, emosional, dan spiritual? Halo Balita solusinya 😊
β€’
β€’
Info pemesanan silakan hubungi :
Wa 0858-1706-8424
atau klik link pada bio
β€’
PS :
- Dapatkan diskon 30% untuk setiap pembelian Halo Balita di tanggal 25-30 Oktober 2017.
- Free Ongkir ke seluruh indonesia
β€’

"Eeehh pinternya, kecil-kecil udah bisa mainin hp". Ngerasa familiar ga dengan kata-kata ini? Kalau iya, bangga kah bu d...
25/10/2017

"Eeehh pinternya, kecil-kecil udah bisa mainin hp". Ngerasa familiar ga dengan kata-kata ini? Kalau iya, bangga kah bu dengan ucapan ini? Kalau saya pribadi ngerasa sedih. Karena membiasakan si kecil dengan gadget bukanlah hal yang sehat. Banyak penelitian yang berkata bahwa membiasakan anak dengan gadget memiliki resiko negatif pada perkembangannya.
β€’
Salah satunya adalah selain menimbulkan radiasi, gadget juga memiliki pancaran layar yang membahayakan kesehatan si kecil. Orang dewasa aja kalau lihat layar terlalu lama s**a pusing, nah bagaimana dengan anak? β€’
Lalu bagaimana dengan ebook? Kan membaca di ebook lebih praktis dibanding membaca buku. Cinta literasi juga bisa melalui cara ini kan? Sayangnya tidak. Sebuah temuan dalam penelitian M. Julee Tanner, yang berjudul Digital vs. Print: Reading Comprehension and the Future of the Book, menyatakan buku-buku yang dicetak paling cocok untuk mata, kognisi, dan metakognisi yang dibutuhkan otak. Selain itu ternyata pemahaman yang ditangkap otak melalui membaca dari ebook lebih rendah dibanding membaca langsung dari buku fisiknya. Kenapa? Ternyata karena membaca dari ebook menyebabkan kurangnya daya tangkap akibat indra peraba dan rasa saat menyentuh lembaran buku tidak ada. Jadi jangan sepelekan sentuhan kertas setiap kita membuka lembaran buku ya πŸ‘πŸ™‚
β€’
Intinya sih mau teknologi berkembang secanggih apapun, keberadaan buku tetap tidak bisa digantikan. Buku masih menjadi sumber ilmu utama dan media pembelajaran yang optimal bagi otak manusia. Jangan sampai sejarah terulang seperti yang diceritakan pada buku Ensiklopedi Bocah Muslim, dimana ada bahasan tentang hancurnya sebuah peradaban karena beda penguasa beda pola pikir sehingga mengakibatkan pemusnahan buku-buku di zaman itu 😿
β€’
Jadi yuk mulai membiasakan membaca buku bersama si kecil dari sekarang agar tumbuh generasi cinta literasi πŸ’™
β€’

S**A DULU, BARU BISAβ€’Sudah jamak dialami banyak keluarga, bahwa akan berbeda antara anak yang *terlebih dahulu menyukai ...
25/10/2017

S**A DULU, BARU BISA
β€’
Sudah jamak dialami banyak keluarga, bahwa akan berbeda antara anak yang *terlebih dahulu menyukai bacaan*, dengan anak yang *terlebih dahulu bisa membaca*.
β€’
Anak-anak yang menyukai bacaan (meski belum bisa membaca) pelan-pelan secara alami akan dapat mengenali huruf dan kata, beserta fonik (bunyi suku kata) dari buku yang rutin dibacakan padanya.
Itu karena mereka memiliki motivasi yang tinggi pada bacaan dan pemahaman yang mumpuni pada isi bacaan 😊
β€’
Berbeda dengan anak-anak yang belum pernah menyukai bacaan namun langsung belajar membaca, motivasi dan pemahaman tersebut belum ada, sehingga mereka makin tidak bisa menikmati proses membunyikan fonik, bahkan cenderung akan merasa bosan dengan kegiatan mengeja ba-bi-bu yang seakan tanpa makna 😿
β€’
So, dear parents, ayo tumbuhkan dulu kecintaan membaca anak-anak dengan rutin membacakan buku-buku favorit mereka 😘
β€’
Aaaahh jadi makin ga sabar nunggu WWP mendarat kerumah januari nanti πŸ’šπŸ’šπŸ’š
β€’
Promo WWP ini masih ada ya. Yuk manfaatkan kesempatannya. Bumin yang jualinnya aja ikut arisannya juga, karena bukunya emang bagus bangeeeet 😘. Nanti di share detailnya ya kenapa buku ini recomended untuk dibaca si kecil.
β€’

  from  with .app  ... Terimakasih .id gift untuk giva diusia 8minggu pas banget πŸ˜˜πŸ’‹πŸ“š ,kenapa pas banget karena : Di usia...
24/10/2017

from with .app
...

Terimakasih .id
gift untuk giva diusia 8minggu pas banget πŸ˜˜πŸ’‹πŸ“š ,kenapa pas banget karena :
Di usia 8 minggu moms sudah bisa rutin membacakan buku ,di usia ini si kecil mulai s**a dengan suara, belajar pattern & matanya bisa menangkap warna .
Jangan bingung ya moms menstimulasi anak sejak bayi .
Buku bisa menjadi salah satu media stimulasi dan menurut saya buku dari rabbithole sangat cocok untuk menstimulasi anak sejak bayi dimana rabbithole menerbitkan buku sesuai dengan umur anak .
Kenapa harus buku . 🍭 ditujukan untuk anak usia 0-6bulan
🍭 buku ini ditulis oleh seorang psikolog anak ,pemilihan kata dan konten didalamnya sudah pasti di sesuaikan untuk anak-anak dan bertujuan untuk menstimulasi perkembangan anak .
🍭1 bundling ada 3 judul ,antara lain
1. Aku : pengenalan diri anak
2. Sayang : menggambarkan betapa seluruh anggota keluarga sayang terhadap anak
3. Hmmm : Pengenalan diri anak ,khususnya mengenai berbagai emosi dilengkapi juga dengan mimik wajah sesuai dengan emosinya masing2 .
🍭 dari sisi ukuran :
- ukurannya hanya 9x9 cm ,ringan dan mungil : karena jarak pandang bayi baru 20-30 cm
- memudahkan untuk digenggam dibawa kemana2 & dibacakan dimana2 .
🍭 dari sisi warna - warna yang didominasi hitam putih cocok untuk menstimulasi indera penglihatan si kecil yang memang masih terbatas hanya melihat warna hitam dan putih
🍭 kelebihan lainnya - dilengkapi dengan gantungan ,jd buku bisa digantung di stroller ,bouncher , box bayi atau di musical playgym
- kertasnya tebal dan tidak mudah sobek , tidak khawatir dimakan si kecil
ayo stimulasi anak dan biasakan baca buku sejak dini dengan .id moms πŸ‘πŸ»πŸ˜˜

Banyak cara yang dapat dilakukan orang tua agar anak cinta literasi sejak dini. Salah satunya dengan memilih buku yang s...
24/10/2017

Banyak cara yang dapat dilakukan orang tua agar anak cinta literasi sejak dini. Salah satunya dengan memilih buku yang sudah lulus uji β€œkelayakan ibu”, seperti untuk bayi misalnya pilih buku yang ujungnya tumpul atau berbahan boardbook agar awet dan aman dimainkan oleh bayi. Bayi atau anak dibawah 3 tahun juga cenderung tertarik kepada gambar yang berwarna warni, sehingga pilihan wordless picture book atau buku bergambar yang memiliki teks sedikit di dalamnya sangat direkomendasikan. Orang tua tidak perlu khawatir tidak bisa mendongeng karna teks yang sedikit, justru dari situ orang tua dan anak dapat berimprovisasi cerita dan melatih daya imajinasi kan 😎
β€’
Selain itu pilih juga buku yang dekat dengan keseharian anak. Misal buku Halo Balita yang isinya mengajarkan anak tentang nilai-nilai akhlak dan tauhid. Dimana nilai-nilai ini juga penting dikenalkan kepada anak dari masa-masa masih dalam buaian ibu. Siapa lagi yang akan mengajarkan anak selain Ibu sebagai madrasah utama? Anak bisa bersekolah, bisa bersosialisasi dengan yang lain tapi pendidikan utama tetap berada di dalam rumah 🏠
β€’
Jadi yuk luangkan membaca buku bersama anak minimal 15 menit sehari 😊
β€’

Sadar tidak kalau lingkungan acap kali menuntut kita menunjukkan hasil yang baik, tanpa mempedulikan prosesnya. Misal, f...
18/10/2017

Sadar tidak kalau lingkungan acap kali menuntut kita menunjukkan hasil yang baik, tanpa mempedulikan prosesnya.
Misal, familiar tidak mendengar seorang anak diminta 'pokoknya kamu harus masuk universitas negeri terbaik'. Lingkungan akan bangga jika si anak bisa masuk ke universitas negeri ternama, apalagi jika jurusannya favorit. Tanpa peduli, bagaimana anak meraih hal tersebut. Apakah dengan cara mencontek atau dengan belajar mati-matian. Yang penting hasilnya. Itu yang dihargai di masyarakat.
Atau saat mencari pekerjaan, yang diperdulikan adalah mendapat jabatan yang baik, di perusahaan ternama. Bagaimanapun caranya.

Sehingga pada akhirnya, kita sebagai orang dewasa, karena sudah terbiasa dituntut memberikan hasil terbaik. Lupa mengapresiasi proses.
Akhirnya terkadang, itu juga diterapkan di dalam pengasuhan anak. Kita ingin anak memberi hasil yang terbaik. Misal anak harus bisa membaca, menulis, berhitung, duduk diam di kelas, tidak bertengkar dengan teman, dan seterusnya.

Proses mencapai hasil tersebut kurang disesuaikan dengan naturenya anak. Misal anak diminta duduk di kursi & mengeja berulang-ulang kali kata demi kata. Memang mungkin pada akhirnya, hasil yang kita inginkan tercapai. Anak bisa membaca. Namun karena tidak sesuai dengan naturenya. Anak bisa saja membaca tapi tidak menyukai kegiatan tersebut. Anak bisa membaca di usia dini, tapi tidak mengerti makna bacaannya.
Karena bertumpu pada hasil, kita bisa cenderung tidak sabar menemani proses anak yang (di mata orang dewasa) lambat. Sehingga ortu bisa merasa sebal (duh kamu gitu aja tidak bisa). Anak pun semakin tertekan dan tidak menikmati prosesnya.
Padahal sebelum membaca, ada banyak sekali proses yang semestinya dilalui. Proses yang berjalan natural, menyenangkan, & sesuai dengan perkembangan anak. Misalnya menabung kosakata dengan mengajak anak berbicara, membacakan buku, bernyanyi, mengenal berbagai bentuk di sekitar, dst.
Sehingga nantinya hasil yang diperoleh menjadi baik. Tidak hanya anak sekedar bisa membaca, namun memahami & bahkan mencintai membaca. Kegiatan yang berlangsung seumur hidupnya.
Yuk hargai proses anak untuk nantinya bisa mencapai segala keberhasilan dalam hidupnya ❀️

Address

Bogor
16730

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Books Holic ID posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share