12/10/2026
Dekat Penguasa Bisa Berbahaya? Meneladani Sikap Ulama Salaf yang Mewaspadai Lingkaran Kekuasaan 📜⚖️
Bukan harus anti-pemerintah, namun ulama sejati harus menjaga amanah kenabian agar tak terkooptasi oleh manisnya kekuasaan.
Maqalah para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah juga memperlihatkan kehati-hatian luar biasa generasi salafush shalih terhadap lingkaran istana. Mereka mengingatkan para ahli ilmu agar tidak mudah mendatangi penguasa atau bergaul terlalu akrab tanpa uzur syar'i.
Rasulullah ﷺ menegaskan posisi amanah para ulama:
«الْعُلَمَاءُ أُمَنَاءُ الرُّسُلِ مَا لَمْ يُخَالِطُوا السُّلْطَانَ، فَإِذَا خَالَطُوا السُّلْطَانَ فَقَدْ خَانُوا الرُّسُلَ، فَاحْذَرُوهُمْ وَاعْتَزِلُوهُمْ»
“Ulama adalah orang-orang kepercayaan para rasul selama mereka tidak berbaur dengan penguasa. Jika mereka berbaur dengan penguasa, sungguh mereka telah mengkhianati para rasul. Karena itu, berhati-hatilah terhadap mereka dan jauhilah mereka.” (HR. Al-Hasan, Al-Hakim, Abu Nu’aim, dan Ibnu ‘Abd al-Barr).
Risiko terbesar muncul ketika ahli ilmu rela menjadi alat legitimasi kebijakan yang merugikan rakyat, membenarkan retorika palsu, atau mencari pembenaran atas kezaliman.
Rasulullah ﷺ memperingatkan dalam riwayat Ka’ab bin ‘Ujrah:
“Siapa saja yang mendatangi mereka, membenarkan kedustaan mereka, dan menolong kezaliman mereka, maka ia bukan bagian dariku, aku bukan bagian darinya, dan ia tidak akan mendatangi telagaku.” (HR. Tirmidzi).
Panduannya jelas: ilmu diturunkan untuk membimbing kekuasaan agar tunduk pada syariat, bukan sebaliknya.
Temukan kompilasi hadis dan riwayat terkait adab berinteraksi dengan penguasa dalam karya klasik:
📖 “Ulama di Pintu Penguasa”
(Terjemahan Kitab “Mâ Rawâhu al-Asâthîn fiy ‘Adam al-Majî` ilâ as-Salâthîn”)
✍️ Imam Jalaluddin As-Suyuthi
📲 Info & Pemesanan:
0817-011-7771
📌 Like, share, & follow Penerbit buku Islam Ideologis!
LiterasiIslam BukuIslam KitabKlasik AtsarSalaf AdabUlama