08/10/2026
Singkat cerita, ini tentang kualitas kayu neck gitar yang menurut saya sering disalahpahami.
Walaupun sama-sama menggunakan kayu maple, atau sama-sama menggunakan rosewood, bukan berarti kualitas kayunya bisa disamakan.
Gitar itu dibuat melalui proses yang panjang. Ada kayu yang diproses dengan sangat baik dan membutuhkan waktu bebulan2 bhkan bertahun2, tetapi ada juga yang prosesnya sangat cepat—ibaratnya seperti tahu bulat, dibuat dadakan ngejar setoran krn tagihan cicilan. 😄
Contohnya maple. Banyak orang mungkin berpikir prosesnya sederhana: pohon ditebang, dipotong-potong, lalu langsung digunakan untuk membuat neck.
Padahal kenyataannya tidak sesederhana itu.
Setelah pohon ditebang, kayu harus melalui proses pemilihan, pemotongan, pengeringan atau seasoning, penyimpanan, dan pengolahan yang tepat. Bahkan posisi potongan kayu, arah serat, kepadatan, kadar air, serta kestabilan kayu sangat berpengaruh terhadap hasil akhirnya.
Jadi, ketika kita melihat dua gitar yang sama-sama menggunakan maple, jangan langsung berpikir bahwa kualitas neck-nya pasti sama.
"Maple" itu nama jenis kayunya. Bukan jaminan bahwa kualitas kayunya sama.
Dalam pembuatan gitar, kualitas bahan baku dan bagaimana kayu tersebut diproses sangat menentukan apakah sebuah neck akan stabil, kuat, nyaman dimainkan, dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Tp klo kita tinggal di Indonesia, jgan deh. Jgan so soan bahas soal merk gitar, jgan coba2 ngasih tau ini itu, krn ujung2nya jadi rame, pda heboh dan rusuh Hehe 😅✌️