21/03/2022
4.Tips yang keempat adalah kamu perlu memberi metil biru. Metil biru adalah obat yang sering digunakan hobiis ikan untuk mengobati ikan yang terkena protozoa, jamur, dan mikroorganisme lainnya.
Metil biru banyak dijual di toko-toko ikan. Zatnya berbentuk cair, berwarna biru, dan harganya cukup murah.
Kamu harus hati-hati juga ya karena menggunakan metil biru ada takarannya. Kamu bayangkan jika akuarium ukuran 175x40x75 cm, beri saja sekitar 7-9 tetes.
Dan saat meneteskan metil biru, sebaiknya di tempat yang berbeda. Jadi memberinya harus berpencar sana-sini, jangan hanya bertitik di satu tempat saja.
5.Tips yang berikutnya adalah kamu juga bisa menggunakan daun ketapang. Mungkin kamu bertanya, apa itu ketapang? Ketapang adalah sejenis pohon tepi pantai yang rindang. Biasanya daun dari ketapang memang populer untuk mengatasi kualitas air.
Fungsi dari daun ketapang sendiri adalah dapat menurunkan pH air. Tapi tahukah kamu bahwa mayoritas perairan tawar di daerah tropis memiliki air yang berwarna gelap kecoklat-coklatan yang disebabkan oleh daun ketapang. Atau ada beberapa yang menyebutnya sebagai ‘blackwater‘.
Selain untuk menurunkan pH air, ternyata daun ketapang juga dapat membantu ikan mengatasi penyakit White Spot.
Cara menggunakannya pun sangat mudah, kamu tinggal taruh/masukkan saja daun ketapang ke dalam tank. Lama-kelamaan air akan berubah menjadi coklat sedikit keruh, itu artinya daun ketapang sedang bekerja.
Nah setelah beberapa hari (mungkin 3-4 hari), kamu bisa kuras air yang keruh tersebut kemudian diganti dengan air yang baru.
6.Tips yang keenam ini mungkin juga sudah pernah dilakukan oleh beberapa orang yaitu dengan cara menguras air sebanyak 25% dari total volume air akuarium.
Tujuan dari langkah ini adalah untuk membuang secara langsung parasit-parasit yang menjadi penyebab ikan terserang White Spot.
Namun hati-hati ya dengan tips yang satu ini. Pasalnya apabila kamu terlalu sering berganti air atau mungkin kandungan klorin terlalu berlebih.