fajarainulluthfiyah

fajarainulluthfiyah berusaha, bekerja, berdo'a.

Beberapa waktu lalu di suatu sore. Wkwk kayak mau d**geng aja iihhh. Kebetulan kita jajan berdua beli cilok dan es sama ...
21/02/2025

Beberapa waktu lalu di suatu sore. Wkwk kayak mau d**geng aja iihhh. Kebetulan kita jajan berdua beli cilok dan es sama nduk Aza di kedai milik tetangga.

Mengalirlah obrolan curhatan.

“Samean kenapa to, kok beberapa hari ini s**a marah-marah?“ tanyaku ke

“Aku kui seneng nek Jember bun. Bunda kok menikah karo wong Blitar to? Kan maleh adoh lek ke Jember. Aku kui kelas 5 arep pindah ke Jember bun.

Lek hari raya besok, aku gak mau pulang. Pas mau pulang aku arep delik. Ben gak pulang nek Blitar.“ curhat apa merepet iki. Haha.

Jawabannya begitu polos dan sarat akan makna. Kwkwk. Sing mendengarkan curhatan jadi kemekelen tapi tak empet.

“Lhoooo lha lek sampean nek Jember bunda sendirian sopo bature.“ sambil gaya melas. Tapi melas tenanan aseline. Huhu.

“Engko sekolah karo ngajine piye?“ gaya rodok panik.

“Ngene lho nduk, awakdewe kan disuruh beriman to rukun iman ada yang urutane iman kepada qodlo’ qodar Alloh. Mengimani takdir buruk dan takdir baik. Bunda menikah karo ayah, trus ikut ayah nek Blitar ya bertahun-tahun.

Wayahe mudik ya mudik pulang nek Blitar neh. Gak semua keinginan kita itu dikabulkan oleh Alloh. Makane awakdewe disuruh kon percaya karo rukun iman kae mau.“

Tik tuk tik tuk tik tuk

Dia diem, sepertinya sambil mikir. Dan akhirnya pesenan kita udah selesai dibuat sama bakul cilok. Cus pulang menikmati ciloknya. Dia bilang maksih ya bunda udah di belikan.

Kok ya bunda rodok pas men jawabane. Aza Aza bikin hati bundamu dag-dig-dug serrr aja kamu nakk. Duh, esemane sang juara meluluhkan hatinya ayah dan bunda.

Itu poto waktu lomba pildacil bahasa arab pekan lalu. Alhamdulillah juara harapan 2. MasyaAlloh tabarakallah ❤️

Jawa timur nyebutnya jenang ketan. Jawa barat nyebutnya dodol, gak tau kalau Jawa tengah nyebutnya dodol apa jenang ya?A...
05/02/2025

Jawa timur nyebutnya jenang ketan. Jawa barat nyebutnya dodol, gak tau kalau Jawa tengah nyebutnya dodol apa jenang ya?

Apapun nyebutnya, yang penting rasanya muantul. Wenak tenan, cemokot, kenyal-kenyil dan legit. Mengingatkan sama jaman baheula pastinya alias nostalgia. Betul?



Kemarin bener-bener slow respon sekali karena di rumah ketempatan yasinan ibu-ibu ba’dha dhuhur. Tetapi tetep menyempatk...
01/02/2025

Kemarin bener-bener slow respon sekali karena di rumah ketempatan yasinan ibu-ibu ba’dha dhuhur. Tetapi tetep menyempatkan pamit di group, ngiklan dan open tim penjualan karena eman-eman kalau gak iklan, panen raya udah di depan mata. Lanjut ditinggal masak dan bebikinan bolpis.

Mendadak rajin masak ala-ala master chef rumahan. Wkwk. Dibantuin bu RT godok kulupan (urap) juga nata piringannya. Bumbu urapnya + goreng lele aku sendiri. Kalau sambel tomatnya dibuatin mbak yu.

Trus pisang mateng yang dibawakan sama dek kemarin pas hari Kamis ke Malang itu, karena udah muateng alias ndalu. Akhirnya tak buat bolpis. Resepnya udah pasti nyontek YouTube. 🤣

Bolpis jadi 2 piring besar buat suguhan setelah yasinan. Alhamdulillahnya juga bisa ater-ater ke tetangga sebelah, ke ibu mertua, ke mbak yu juga. kata ayahnya Aza dipuji enak bolpisnya. Padahal ya masih perdana buat. Duh, semakin ku tersandung. Haha.

Menurut penelitian sok tauku. Katanya para istri yang dipuji cantik atau dipuji masakannya enak oleh suaminya itu hepinya dari lebaran ini sampe lebaran ono. Jadi, udah bisa ditebaklah ya gimana senyam-senyumnya sendirian dan tingkat kepedeannya mendadak tingkat tinggi.

🥴

MasyaAlloh bungah buwanggett untuk hari ini bisa silaturahim ke Malang. Pokok pak suami tak pepet terus sampe aku dianta...
30/01/2025

MasyaAlloh bungah buwanggett untuk hari ini bisa silaturahim ke Malang. Pokok pak suami tak pepet terus sampe aku diantar nek rumahe dek Wkwk.

Pantesan aja silaturahmi itu nambah hormon bahagia. Lha wong bejibun begini fadilahnya.

Mendapatkan pahala yang besar
Memperpanjang umur
Memperluas rezeki
Mendapatkan rida Allah SWT
Menjauhkan dari api neraka
Menunjukkan keimanan
Mempererat persaudaraan
Meningkatkan kerukunan

Maturnuwun sanget Gusti kagem hari ini. Semesta mendukung, cuaca mendung gak panas dan gak hujan. Iyup, angin smriwing. Tambah rapet lekku gocek-an pak suami.

Ceritanya hari ini ke rumah dek Shofi karena pas hari-H acara nikahannya belum bisa ke sana. Dan akhirnya naik motor berdua aja sama pak suami. Aza ditinggal karena sekolah.

Sudah maturnuwun ibu wali kelasnya kalau tak tinggal ke Malang. Pulang sekolah diantar Bu gurunya ke rumah simbah uti. Berangkat pagi start jam 09.00 sampai Dampit jam setengah 1 siang.

Aselinya jam 12- an siang. Karena berhenti di masjid dulu pak suami jamak sholat. Lanjut ke tujuan, silaturahim, ngobrol dan ramah-tamah sampai jam 2 siang. Lalu, pulangnya mbrengkut dibawani sembarang-barang.

MasyaAlloh, saudara online awalnya. Rasanya seperti ke rumah dulur lama. Aseli disambut ramah sekeluarga. Suami dek Shofi juga baik, santun, kalem. Bapak, ibu, embaknya dek Shofi juga nemui.

Kulo suweneng nemenn. Bukan ke rumah orang lain tapi jan rasa-rasanya sedang silaturahmi ke rumah dulur sendiri. Disuguhi sembarang-barang juga. Diopeni temenan, maturnuwun sanget ya dek Shofi sekeluarga sudah menyambut dengan sangat baik.

Alhamdulillah 🥰

Bagaimana hukum wanita yang bekerja?Menurut Syekh Yusuf Alqardhawi. “Wanita-wanita yang bekerja dan mempunyai uang sendi...
23/01/2025

Bagaimana hukum wanita yang bekerja?

Menurut Syekh Yusuf Alqardhawi.

“Wanita-wanita yang bekerja dan mempunyai uang sendiri apapun jenis pekerjaannya yang halal. Tentu saja diperbolehkan. Bahkan bisa menjadi sunnah atau bisa menjadi wajib ketika wanita atau keluarganya membutuhkannya.“

Contoh wanita yang bekerja ini banyak sekali. Wanita-wanita bekerja ini adalah wanita-wanita yang kuat dalam artian wanita ini berfikir bagaimana mendapatkan penghasilan sendiri.

Karena kalau temen-temen memiliki suami yang bekerja atau bapak yang bekerja. Temen-temen akan minta izin ke mereka karena uangnya beliau.

Tapi kalau temen-temen punya uang sendiri, temen-temen bebas mau sedekah pada siapapun karena uangnya sendiri.

Sekarang kalau lagi gak mood buka buku, jalannya ninjanya buka tok-tok cari etos kerja dalam Islam atau wanita bekerja itu gimana? Apa diperbolehkan?

Meskipun sebentar gak ada alasan gak belajar. Belajar bisa dari mana aja. Dari seminar, workshop, kelas berbayar, baca buku dan lainnya. Sehingga, ketika serius nyemplung berbisnis online. Gak asal jualan, gak asal dagang.

Dulu, aku lupa mulai beranikan diri untuk open tim penjualan tepatnya kapan. Seingatku awalnya ya belum bisa apa-apa, harus gimana dan akhirnya banyak tim yang left dari grup.

Gitu itu rasanya nyesek banget. Karena masih ada rasa kemelekatan atau merasa memiliki tim. Padahal tim itu bukan karyawan. Mereka bebas mau bersama kita sampai kapan.

Senyamannya mereka gak boleh dipaksa-paksa. Dari sini aku belajar bina tim dan membersamai dengan tulus. Mudah-mudahan belajar barengnya membuahkan berkah dan bisa jadi jariyah amal.

Saat ini udah berada difase yang lumayan tenang, gak gupuh sama yang left. Lebih woles lah. Bener memang mental itu dibentuk dari kejadian-kejadian gak nyaman pada awalnya sampai di detik ini. Semuanya ada proses yang gak mudah. Gak mudah belum tentu gak bisa.

Jika suatu pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat, dengan ilmu, dengan penuh cinta. Lelahnya pun terasa bahagia. Karena berada di jalur yang tepat. Semoga wanita-wanita hebat yang sedang berjuang. Dimudahkan segala urusannya. Usahanya berkah, diberi kemudahan, diridhoi Alloh SWT. Aamiin.

“Eh, mbak kita poto diantara lampu. Maleh silau.“Trus kita geser-geser dan cari spot yang gak menyilaukan. Sekarang itu ...
13/01/2025

“Eh, mbak kita poto diantara lampu. Maleh silau.“

Trus kita geser-geser dan cari spot yang gak menyilaukan. Sekarang itu kalau ada moment, trus gak diabadikan jadinya berasa kayak masakan tanpa uyah hambar. Hehe.

Gak afdol pokoknya kalau gak pepotoan. Semacam kewajiban, kudu ada potonya. Ya iya d**g entah itu buat validasi, buat konten, terutama buat status di story WhatsApp, FB, IG, dan sosmed lain. Biar ada tanda-tanda kehidupan yang punya akun aktif dan eksis. Eh

Bagi yang gak pernah masang potonya di sosmed juga gak pa pa sih. Suka-s**a, hak masing-masing. Sukanya pajang poto masakan, bunga, hobi, anak, keluarga, bahkan buat pamer dagangan dipersilahkan.

Asal postingan kita bermanfaat bukan nyinyiran, gak julid. Bakal banyak temen yang mau berinteraksi, supaya saling dekat dan kenal. Seiring perkembangan jaman, memang sosmed salah satu media yang tepat sasaran saat ini. Untuk dagang, menulis hasta karya dan lainnya.

Dikarenakan gelar lapak gak melulu harus ke tetangga, saudara dekat ya. Di online target marketnya luas, sekarang sudah dimudahkan kirim barang pakai jasa kurir. Jadi, ya agak heran kalau ada yang beli online mintanya gratis ongkir. Waduh, kasian sekali penjualnya.

Kecuali di MP ya, udah ada sistem dan subsidi ongkir. Karena bayar ongkir ini juga termasuk sedekah ke kurir. Kurir kerja mencari nafkah buat keluarganya. Barang kalau gak dikirim pakai jasa kurir juga gak bakal sampai ke tempat tujuan.

Saling membutuhkan, saling membantu. Gak ada yang mau dirugikan salah satunya. Simbiosis mutualisme saling menguntungkan. Nah, yang masih s**anya minta gratis ongkir kalau beli ke saudara yang jualan online? Padahal ambil laba juga gak seberapa, dan ambilnya sewajarnya aja.

Mulai saat ini kita perlu sadari ya, sesadar-sadarnya. Beli produk dengan tidak banyak drama nawar dan minta gratis ongkir itu termasuk sedekah. Lebih mulia saudara kita ini memilih berpenghasilan meski online. Dari pada ngutang dan meminta-minta.

Pepiling buat diri sendiri. Dulu banget, aku juga s**anya minta gratis ongkir. Maunya bayar barangnya aja. Sekarang setelah mindset-nya berubah ke jalan yang benar. Ongkirnya segitu oke, itu yang harus dibayar.

Sekian 🤗

Kemarin ibu wali kelas share info kalau hari ini pengambilan rapot sekaligus infokan liburan semester 1, di akhir tahun ...
19/12/2024

Kemarin ibu wali kelas share info kalau hari ini pengambilan rapot sekaligus infokan liburan semester 1, di akhir tahun sampai tahun baru.

Dan langsung kukirim infonya ke pak suami, karena posisi dari tanggal 6 Desember udah di Jember mudik ke rumah mbahnya. Entahlah kayaknya sampai tahun baru mancep di sini. Wkwk.

Ya sekalian nunggu jemputan ayah juga sih, berhubung ayah ikutan medal latar dan safar Jelang Kubro Rojab. Medal latar ambil rute 313 km ditempuh waktu seminggu-an.

Nah, karena ayah saking bahagianya. Kasih kabar share di group keluarga sampai typo nulisnya. Alhamdulillah tsumma alhamdulilah.

Doi itu gak pernah ikutan les selain les qiroah. Belajar sendiri seringnya, kalau belajar ya kadang sama bunda ya kadang sama ayah. Ujian semester pun kebanyakan belajar sendiri.

Pas mau berangkat ujian gak lupa selalu berpesan.

“Nduk, jangan lupa engko lek mau mengerjakan ujian baca sholawat dulu. “Yaa Sayyidii Yaa Rosulalloh“ semoga diberi kemudahan, kelancaran ya nanti pas mengerjakan soal ujian.“ sambil cipika-cipiki dan ngasih semangat.

Sebenarnya, dapat juara kelas juara 3 itu hanya bonus. Gak ngejar dan gak menuntut doi supaya dapat juara. Tapi keinginan dia sendiri yang pengen dapat juara kelas. Mendorong dia rajin belajar juga ngaji.

Kekeuh berangkat ngaji meski hujan deras, dan malah bundanya ini yang anjem ngaji, ngembosi doi kalau gak usah ngaji aja karena hujan. Ckck. Piye to bundamu kiii.

Tapi tetep kekeuh dia berangkat ngaji. Menurutku ini udah prestasi banget buat dia yang disiplin waktu terutama bab ngaji.

Gak hanya di situ, perkembangan dia belajar les qiroah yang makin tahun makin bagus, dari nada, cengkok, dan latian nafas tinggi ini udah bikin sekeluarga besar bangga dan prestasi banget, meski pernah ikut lomba MTQ tingkat kabupaten baru 1x dan belum dapat juara.

Istiqomah mujahadah pengalaman 40 harian menyongsong Mujahadah Kubro Rojab meski dapat 7 hari putus. Tak jelasin kalau putus ngulang dari awal lagi nduk, 40 hari gak boleh putus pakai aurod Mujahadah Sholawat Wahidiyah di lembaran.

Alhamdulillah doi nurut, nanti pas khatam dia masih nambah 7 hari lagi karena putus itu tadi.

Harapan kita semua, ketika menjatuhkan pilihan hanya pada satu belahan jiwa, maunya sehidup-sesurga ya tentunya. Marah-m...
12/12/2024

Harapan kita semua, ketika menjatuhkan pilihan hanya pada satu belahan jiwa, maunya sehidup-sesurga ya tentunya.

Marah-marahan ya sering, lha wong ya mung manusia biasa yang gak luput dari salah dan dosa. Romantis-romantisan ya gak bisa diitung.

Contohnya kayak ini, pas chattingan kemarin. Entahlah, efek L D R an mendadak bikin pak suami pinter gombal. Haha.

[Aku] “Mas“

[Suami]

“iya“

“arep ngepel“

“ben wangi“

[Aku] Aku arep wa ngene, ojo lali mas. Omae di resik i disapuni.

Di luar ekspektasiku berarti. Dipel pisan. 😅

[Suami]

“ya kan lewat getaran hati“

“glodak“

Dan yaah, gombalan mung seuprit itu bikin aku tersenyam dan tersenyum berhari-hari sampe hari ini. Pokok pas inget mung kudu mesam tur mesem. Luebaaay pokoknya.

Ngambek-ngambekan wes gak kaprah seberapa banyaknya. Sampek nangis dleweran, halah wes podo-podo. Sama kayak kebanyakan cerita rumah tangga kayak wong lainnya.

Gimanapun kondisi kita, selalu ada celah untuk bersyukur. Mungkin dalam hal ini atau itu kita gak punya hal istimewa seperti orang lainnya.

Pasti ada hal lain, entah itu anak yang sholeh-sholeha yang menyejukkan pandangan mata juga hati yang kita punya, keluarga yang selalu support dan buaaiknya sampai bikin terharu.

Entah diberi tetangga yang gak julid, dan masih banyak hal lain yang harus disyukuri. Bukan tentang bersyukur biar ditambah nikmat. Tapi tentang “syukur“ dan “legowo“ pada setiap pemberian-Nya adalah perintah.

Kedua hal itu adalah yang harus diusahakan untuk dilakukan. Meski prakteknya sulit, butuh proses yang gak sebentar. Dan penerimaan keadaan dalam waktu lama. Ya itulah proses.

Menuju lebih baik bahkan lebih-lebih baik, gak sedikit pengorbanan yang dilakukan. Usahanya gak sebentar gak sedikit waktu. Gak dalam konteks menjemput rezeki berupa uang saja.

Tapi juga memahami arti, saat menjalani banyak hari dalam kehidupan kita yang sebentar di dunia ini. Lhooo lhooo, endinge kok maleh ngene. Wes pokoke ngunu. 🤭

28/10/2024

Address

Dsn. Mbandung RT/RW 01/01 Desa Tlogo Kec. Kanigoro
Blitar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when fajarainulluthfiyah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to fajarainulluthfiyah:

Share