Quota Islami

Quota Islami menyebarkan Dakwah Islam Melalui Poster

Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan MalaikatAlhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah...
28/11/2020

Istriku Bukan Bidadari, Tapi Aku Pun Bukan Malaikat

Alhamdulillah, salawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan sahabatnya.

Anda telah berkeluarga? Bagaimana pengalaman Anda selama mengarungi bahtera rumah tangga? Semulus dan seindah yang Anda bayangkan dahulu?

Mungkin saja Anda menjawab, “Tidak.”

Akan tetapi, izinkan saya berbeda dengan Anda, “Ya,” bahkan lebih indah daripada yang saya bayangkan sebelumnya.

Saudaraku, kehidupan rumah tangga memang penuh dengan dinamika, lika-liku, dan pasang surut. Kadang Anda senang, dan kadang Anda bersedih. Tidak jarang, Anda tersenyum di hadapan pasangan Anda, dan kadang kala Anda cemberut dan bermasam muka.

Bukankah demikian, Saudaraku?

Berbagai tantangan dan tanggung jawab dalam rumah tangga senantiasa menghiasi hari-hari Anda. Semakin lama umur pernikahan Anda, maka semakin berat dan bertambah banyak perjuangan yang harus Anda tunaikan.

Tanggung jawab terhadap putra-putri, pekerjaan, karib kerabat, masyarakat, dan lain sebagainya.

Di antara tanggung jawab yang tidak akan pernah lepas dari kehidupan Anda ialah tanggung jawab terhadap pasangan hidup Anda.

Sebelum menikah, sah-sah saja Anda sebagai calon suami membayangkan bahwa pasangan hidup Anda cantik rupawan, bangsawan, kaya raya, patuh, pandai mengurus rumah, penyayang, tanggap, sabar, dan berbagai gambaran indah.

Bukankah demikian, Saudaraku?

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Biasanya, seorang wanita dinikahi karena empat pertimbangan: harta kekayaannya, kedudukannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka, hendaknya engkau lebih memilih wanita yang beragama, niscaya engkau beruntung.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Al-Qurthubi menjelaskan makna hadits ini dengan berkata, “Empat pertimbangan inilah yang biasanya mendorong seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Dengan demikian, hadits ini sebatas kabar tentang fakta yang terjadi di masyarakat, dan bukan perintah untuk menjadikannya sebagai pertimbangan. Secara tekstual pun, hadits ini menunjukkan bahwa dibolehkan menikahi seorang wanita dengan keempat pertimbangan itu. Akan tetapi, hendaknya pertimbangan agama lebih didahulukan.”

Baca selengkapnya https://muslimah.or.id/644-istriku-bukan-bidadari-tapi-aku-pun-bukan-malaikat.html

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

‼️Wahai Para Suami Jangan Cela Masakan IstriRasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah sosok suami yang paling mesra...
27/11/2020

‼️Wahai Para Suami Jangan Cela Masakan Istri

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah sosok suami yang paling mesra terhadap istri-istrinya. Demikian p**a ia memerintahkan umatnya khususnya para suami agar senantiasa menyayangi dan berlaku baik kepada ahlu keluarga khsususnya kepada istrinya. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik terhadap keluarga/istrinya. Dan saya adalah orang yang paling baik terhadap istri/keluargaku.” (HR Tirmidzi).

Salah satu bentuk adab yang perlu diperhatikan berkaitan dengan makanan adalah adanya larangan untuk mencela (menghina) makanan. Sebagaimana diriwayatkan dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا عَابَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَعَامًا قَطُّ إِنْ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah mencela makanan sekali pun. Apabila beliau berselera (s**a), beliau memakannya. Apabila beliau tidak s**a, beliau pun meninggalkannya (tidak memakannya).” (HR. Bukhari no. 5409 dan Muslim no. 2064)

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

“Yang hendaknya dilakukan oleh seseorang jika dihidangkan makanan adalah menyadari besarnya nikmat Allah Ta’ala kepadanya dengan memudahkannya (mendapatkan makanan) dan juga bersyukur atasnya. Dan seseorang hendaknya tidak mencela makanan tersebut. Jika dirinya berselera dan senang (s**a) terhadap makanan tersebut, hendaklah dimakan. Jika tidak, maka tidak perlu dimakan, dan tidak mengomentari makanan tersebut dengan komentar yang berisi celaan dan hinaan.” (Syarh Riyadhus Shalihin, 1; 817)

Umul Mukminin Aisyah pernah ditanya : “Apa yang dilakukan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di rumahnya?” Aisyah menjawab: “Beliau ikut membantu melaksanakan pekerjaan keluarganya.” (HR Bukhari)

Semoga Bermanfaat.
(Created By Admin Quotes Store)

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

Kewajiban Muslimah Setelah MenikahMenikah merupakan hal yang terhitung sebagai bagian dari ibadah bagi setiap umat musli...
27/11/2020

Kewajiban Muslimah Setelah Menikah

Menikah merupakan hal yang terhitung sebagai bagian dari ibadah bagi setiap umat muslim. Dengan menikah, seorang umat dianggap telah melengkapi separuh dari agamanya.

Agar suatu hubungan pernikahan dapat berjalan lancar dan penuh berkah, tiap individu harus paham dengan kewajiban-kewajibannya dalam berkeluarga. Termasuk untuk muslimah yang sudah menikah, ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

"Laki-laki (suami) itu pelindung bagi perempuan (istri), karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah memberikan nafkah dari hartanya. Maka perempuan-perempuan yang saleh, adalah mereka yang taat (kepada Allah) dan menjaga diri ketika (suaminya) tidak ada, karena Allah telah menjaga (mereka). Perempuan-perempuan yang kamu khawatirkan akan nusyuz, hendaklah kamu beri nasihat kepada mereka, tinggalkanlah mereka di tempat tidur (pisah ranjang), dan (kalau perlu) pukullah mereka. Tetapi jika mereka menaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari alasan untuk menyusahkannya. Sungguh, Allah Maha Tinggi, Maha Besar."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 34)

Hadis dari ‘Abdurrahman bin ‘Auf, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

“Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau s**a.” (HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadis ini shahih)

Created By Admin Quotes Store

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

Bolehkah Istri Mengecek HP Suami?‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kamihttps://t.me/quotasislami Pada asalnya...
25/11/2020

Bolehkah Istri Mengecek HP Suami?

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

Pada asalnya tidak boleh bagi seorang muslim untuk melihat kepada barang pribadi milik muslim lainnya kecuali dengan izinnya termasuk disini suami istri, dan ini termasuk kepada memata–matai / mencari–cari aib seorang muslim yang diharamkan dalam syariat islam, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

“Hai orang–orang yang beriman jauhilah dari banyak berprasangka, sesungguhnya sebagian prasangka tersebut adalah perbuatan dosa, dan janganlah kalian memata–matai.”

(QS Al-Hujurat : 12)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ وَلَا تَحَسَّسُوا وَلَا تَجَسَّسُوا

“Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk ucapan yang paling dusta, dan janganlah kalian saling mencari kejelekan dengan mencari – cari kabar dari orang lain dan memata – matai.”

(HR Bukhari : 5606).

Namun hukum ini bisa berubah kalau seandainya disitu ada tanda – tanda penyimpangan yang jelas dan bukan praduga belaka dari salah seorang pihak, maka boleh bagi yang lainnya untuk memeriksanya dengan tujuan menasihati.

Terakhir, kebaikan itu ditimbang dari sisi syariat bukan hanya dari perasaan, karena Allah lebih mengetahui kebaikan seorang hamba daripada hamba itu sendiri.

Wallahu a’lam,
Wabillahit taufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jum’at, 18 Dzulhijjah 1440 H / 19 Agustus 2019 M

100 Sunnah Nabiﷺ Yang Sering Diremehkan‼️Bisa Bayar Setelah Buku DiterimaHarga: 85.000,-Rasulullah shallallahu alaihi wa...
24/11/2020

100 Sunnah Nabiﷺ Yang Sering Diremehkan
‼️Bisa Bayar Setelah Buku Diterima
Harga: 85.000,-

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah suri tauladan bagi setiap muslim. Sehingga, seluruh sisi kehidupan beliau merupakan contoh yang patut ditiru dan diikuti. Dan, berpegang teguh dengan sunnah Nabi merupakan salah satu wasiat beliau. Bahkan, secara khusus, Allah menjelaskan bahwa bukti cinta hamba kepada-Nya adalah dengan mengikuti Rasul-Nya. “Katakanlah, ‘Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu.” (Ali ‘Imran [3] : 31).

Namun, sayang seribu sayang, banyak orang yang sedikit demi sedikit mulai menjauhi dan meninggalkan sunnah-sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam. Dengan berbagai alasan, mereka sering kali meremehkan sunnah-sunnah manusia terbaik, Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Bahkan, sampai ada yang memusuhinya, sehingga memandang orang yang berusaha menghidupkan sunnah-sunnah Nabi sebagai orang kolot dan terbelakang. Buku ini memaparkan sejumlah sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam yang sering diremehkan, sehingga terasa asing di tengah-tengah kaum muslimin. Dilengkapi dengan dalil-dalil yang kuat nan akurat menjadikan buku ini layak sebagai pedoman sekaligus panduan bagi siapa saja yang ingin meneladani Nabi shallallahu alaihi wasallam. Mari kita raih cinta ilahi dengan menghidupkan sunnah Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Penerbit: Zam Zam
Cover : Soft Cover
Penulis : Haifa Abdullah Ar Rasyid
Tebal : 351 Halaman
Berat : 390 gram
Harga : 85.000,-

☎️Untuk Info &Pemesanan
Klik Link Dibawah👇
https://wa.wizard.id/6bdf21

SIRAH NABAWIYAH (SEJARAH HIDUP NABI MUHAMMAD ﷺ)‼️Bisa Bayar Setelah Buku DiterimaHarga : 178.000,- (Bonus 10 Buku)Dengan...
23/11/2020

SIRAH NABAWIYAH (SEJARAH HIDUP NABI MUHAMMAD ﷺ)
‼️Bisa Bayar Setelah Buku Diterima
Harga : 178.000,- (Bonus 10 Buku)

Dengan mempelajari sirah nabawiyyah hal yang dapat dipetik darinya adalah kita dapat mengenal pribadi Nabi muhammad Shallallau Alaihi Wasallam, seperti s**a-duka hidup Rasulullah, kesabaran Rasulullah dalam menjalani hidup dan lain sebagainya yang dapat kita contoh untuk menjlani hidup yang benar dan tenteram atas ridha Allah Taala.

Hal tersebut dikarenakan dalam diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik, sebagaimana difirmankan oleh Allah Taala dalam al-Quran:

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Raslullh itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allh dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah". (QS. al-Ahzab : 21).

Buku Ini Sangat Rekomendasi sekali Buat Kalian Semua Untuk dipelajari dan Dipahami,

Buku Sirah Nabawiyah Sejarah Hidup Nabi Muhammad, Penulis Syaikh Shafuyyurrahman Al-Mubarakfuri, penerbit Ummul Qura, isi 864 halaman, hardcover, dimensi 18 x 24,5 cm, berat 1500 gram, Harga Rp. 178.000,-

☎️Untuk Info &Pemesanan
Klik Link Dibawah👇
https://wa.wizard.id/6bdf21

Membaca Al-Quran dari Mushaf Lebih Utama dari Handphone/Aplikasi(Baca Sejenak)Kemudahan di zaman ini adalah adanya aplik...
20/11/2020

Membaca Al-Quran dari Mushaf Lebih Utama dari Handphone/Aplikasi

(Baca Sejenak)

Kemudahan di zaman ini adalah adanya aplikasi Al-Quran di gadget dan HP yang memudahkan orang membaca Al-Quran di mana saja, karena umumnya manusia lebih ingat dan lebih mudah membawa gadget/HP daripada membawa mushaf, mengingat gadget adalah kebutuhan pokok manusia di zaman ini.

Perlu diketahui bahwa ada ulama yang berpendapat bahwa membaca Al-Quran lebih baik dan lebih utama daripada membacanya di Aplikasi/gadget, sehingga hendaknya kita sebisa mungkin membaca Al-Quran dari mushaf jika memungkinkan.

Dalilnya adalah hadits nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menganjurkan membaca dari mushaf,

ﻣﻦ ﺳﺮﻩ ﺃﻥ ﻳﺤﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻭ ﺭﺳﻮﻟﻪ ، ﻓﻠﻴﻘﺮﺃ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺼﺤﻒ

“ Siapa yang ingin dicintai oleh Allah dan Rasul-Nya, maka bacalah mushaf .”[1]

Demikian juga pendapat Syaikh Khalid Al-Mushlih. Beliau ditanya,

ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ :
ﺃﻳﻬﻤﺎ ﺃﻓﻀﻞ : ﻗﺮﺍﺀﺓ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻮﺍﻝ ﺃﻡ ﻣﻦ ﺍﻟﻤﺼﺤﻒ؟

“Mana yang lebih utama membaca Al-Quran dari handphone/gadget atau dari mushaf?”

“Tentu saja membaca dari mushaf lebih utama bahkan lebih besar pahalanya. Melihat pada mushaf adalah ibasah, akan tetapi keistimewaan membaca dari handphone adalah lebih mudah, dan juga tidak mengharuskan memegang handphone (aplikasi Al-Quran) dalam keadaan suci. Oleh karena itu membaca dengan gadget modern seperti ini lebih memudahkan bagi manusia daripada membaca melalui mushaf. Lebih-lebih pada kondisi sedang menunggu (antri pada suatu tempat) di mana tidak memungkinkan bagi manusia membaca dari mushaf.” [2]

Bahkan syaikh Shalih Al-Fauzan menegaskan jika ada mushaf dan Ada handphone, maka pilihlah membaca dengan mushaf, beliau berkata,

“Ini termasuk kemewahan pada manusia (memakai handphone). Mushaf sangat banyak di masjid dengan cetakan yang bagus. (Dalam keadaan ini) tidak perlu membaca dengan handphone.”[3]

Sumber: muslim.or.id

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

Keistimewaan Ibadah ShalatShalat adalah ibadah yang paling utama dan paling agung. Shalat adalah sebaik-baik ibadah untu...
20/11/2020

Keistimewaan Ibadah Shalat

Shalat adalah ibadah yang paling utama dan paling agung. Shalat adalah sebaik-baik ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala. Shalat telah mendapatkan keistimewaan dibandingkan dengan ibadah lainnya. Jika seorang hamba memperhatikan keistimewaan-keistimewaan ibadah shalat tersebut, maka sungguh dia akan semakin mengagungkan ibadah shalat dan akan semakin menjaga pelaksanaannya.

Allah Ta’ala yang langsung memerintahkan di malam mi’raj

Keistimewaan pertama adalah Allah Ta’ala mewajibkan kepada Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam di malam Mi’raj. Malam tersebut adalah malam yang paling agung dan paling mulia yang dialami oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Malam tersebut adalah malam yang penuh berkah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dinaikkan ke langit ketujuh, dan mendengarkan perkataan Allah Ta’ala tanpa perantara.

Di malam tersebut, Allah Ta’ala mewajibkan ibadah shalat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan untuk ibadah yang lainnya, Allah Ta’ala mengutus Jibril ‘alaihis salaam untuk mewahyukan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ini di antara dalil yang menunjukkan agungnya ibadah shalat dan tingginya kedudukan ibadah shalat ini dalam agama.

Termasuk keistimewaan ibadah shalat adalah bahwa shalat merupakan syariat atau ibadah yang dilakukan oleh seluruh Nabi. Tidaklah Allah Ta’ala mengutus seorang Nabi, kecuali dengan membawa syariat shalat. Dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut dalam Al-Qur’an sangat banyak sekali.

Shalat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab oleh Allah Ta’ala pada hari kiamat. Dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلَاتُهُ، فَإِنْ صَلُحَتْ فَقَدْ أَفْلَحَ وَأَنْجَحَ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ

“Pada hari kiamat, pertama kali yang akan Allah Ta’ala hisab atas amal seorang hamba adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka dia akan beruntung dan selamat. Jika shalatnya rusak, maka dia akan rugi dan tidak beruntung.” (HR. Tirmidzi no. 413 dan An-Nasa’i no. 322, dinilai shahih oleh Al-Albani).

Sumber : muslim.ord

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

KABAR GEMBIRA BAGI YANG MEMAKMURKAN MASJID‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kamihttps://t.me/quotasislamiAlla...
18/11/2020

KABAR GEMBIRA BAGI YANG MEMAKMURKAN MASJID

‼️Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami
https://t.me/quotasislami

Allah Ta’ala bergembira karena kehadiran hamba-Nya di masjid untuk menunaikan shalat di dalamnya
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Tidaklah salah seorang di antara kalian berwudhu dengan bagus dan sempurna, kemudian mendatangi masjid tanpa maksud lain selain shalat, kecuali Allah akan berseri-seri wajah-Nya sebagaimana gembiranya seseorang ketika menemukan kembali saudaranya yang p**ang dari bepergian.” (HR. Ibnu Khuzaimah di dalam Shahih-nya, dan di-shahih-kan oleh Syaikh Albani)

Imam Ibnul Atsir rahimahullah berkata, ”Yang dimaksud berseri-seri adalah kegembiraan dan sambutan seseorang dengan sahabatnya.”

Simak selengkapnya disini. Klik https://muslim.or.id/43225-keutamaan-dan-kewajiban-shalat-berjamaah-bag-2.html

GANTENG AJA ENGGAK CUKUP‼️Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawahhttps://t.me/quotasislamiMemilih calon suami yang mem...
17/11/2020

GANTENG AJA ENGGAK CUKUP

‼️Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawah
https://t.me/quotasislami

Memilih calon suami yang mempunyai agama dan akhlak yang baik, dengan hal tersebut ia diharapkan dapat melaksanakan kewajiban secara sempurna dalam membimbing keluarga, menunaikan hak istri, mendidik anak, serta memiliki tanggung jawab dalam menjaga kehormatan keluarga.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Jika datang melamar kepadamu orang yang engkau ridho agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dengannya, jika kamu tidak menerimanya, niscaya akan terjadi fitnah di bumi dan kerusakan yang luas.” (HR. Tirmidzi, hasan)

Seorang laki-laki bertanya kepada Hasan bin ‘Ali, “Saya punya seorang putri, siapakah kiranya yang patut jadi suaminya ?” Hasan bin ‘Ali menjawab, “Seorang laki-laki yang bertaqwa kepada Allah, sebab jika ia senang ia akan menghormatinya, dan jika ia sedang marah, ia tidak s**a zalim kepadanya.”

Ummu Muhammad muslimah.or.id

MENCARI BERKAH DENGAN SEDEKAH‼️Jika Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawahhttps://t.me/quotas...
15/11/2020

MENCARI BERKAH DENGAN SEDEKAH

‼️Jika Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawah
https://t.me/quotasislami

Hendaknya seseorang tidak meremehkan sedekah meskipun dengan jumlah yang sedikit. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala kelak akan menyelamatkan seseorang dari neraka dengan sebab sedekah separuh kurma. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

“Jagalah diri kalian dari neraka meskipun hanya dengan sedekah setengah biji kurma. Barangsiapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik.” (HR. Bukhari no. 1413, 3595 dan Muslim no. 1016)

Allah Jalla wa ‘Ala menerima sedekah dari hamba-Nya yang beriman, lantas Dia mengembangkannya sebagaimana seseorang menumbuhkembangkan anak kudanya hingga sedekah tersebut menjadi seperti gunung yang besar. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang bersedekah dengan sebutir kurma hasil dari usahanya sendiri yang baik, sedangkan Allah tidak menerima kecuali yang baik saja, maka sungguh Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya lalu mengembangkannya untuk pemiliknya sebagaimana seseorang merawat anak kudanya hingga ia menjadi seperti gunung yang besar.” (HR. Bukhari no. 1410 dan Muslim no. 1014)

Silakan di-share seluas-luasnya. Barakallahu fiik.

Aku ingin sakinah bersamamu,(JOMBLO SABAR)‼️Jika Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawahhttps:...
13/11/2020

Aku ingin sakinah bersamamu,
(JOMBLO SABAR)

‼️Jika Punya Aplikasi Telegram Gabung Yuk Bersama Kami klik Link Dibawah
https://t.me/quotasislami

Tak apa jika aku harus mengorbankan masa mudaku untuk berbakti kepadamu, jika mereka menganggap masa muda sebagai masa meraih kesuksesan dunia dan sebagai masa untuk membebaskan diri dalam menikmati hidup. Maka kuputuskan, kesuksesan masa mudaku bukan hanya sekedar di dunia namun diakhirat p**a.

Dengan menikah, seorang wanita yang berbakti pada suaminya, menjalankan shalat dan menunaikan puasa, maka Allah perkenankan dia memilih masuk surga dari pintu mana saja. Dan aku ingin menimati hidup dimasa muda sebagai istri dan ibu dari anak-anak kita, rasanya dengan itu masa mudaku akan sangat bermanfaat.

Dengan itu p**a aku kelak bisa menjawab ketika Allah menanyakan dengan apa kuhabiskan masa mudaku.

“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).” (HR. At-Tirmidzi, Lihat Ash-Shahihah no. 946) from Ummu Maryam .id

Silakan di-share seluas-luasnya. Barakallahu fiik.

Address

Jalan Borobudur 1 No. 651 RT 003 RW 010, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat
Bekasi
17134

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Quota Islami posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category