09/04/2020
Doa adalah senjata orang mukmin (الدُّعَاءُ سِلاَحُ الْمؤْمِنِ). Sebagai cara mukmin menjaga diri terutama untuk menolak bala’, malapetaka, dan bahaya, maka doa berikut ini merupakan salah doa yang sering diamalkan dan dianjurkan oleh ulama:
اَللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْبَلاَءَ وَالْوَباَءَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالْمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Allahummadfa’ ‘annal ghalaa’a wal balaa’a wabaa’a wal fahsyaa’a wal munkara was suyuufal mukhtalifata wasy syadaa’ida wal mihana maadhahara minhaa wa maabaathana min balaadinaa haadhaaa khaassatan wa min buldaanil muslimiina aammatan. Innaka ‘alaa kulli syai’in qadiir
Artinya:
“Ya Allah Tuhan kami, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala’ dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan tersembunyi dalam negara kami khususnya, dan dalam negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau Ya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”
Doa di atas bisa dibaca kapan pun. Para ulama pada umumnya menyarankan agar doa tersebut dibaca rutin setiap selesai menunaikan sholat fardhu. Wallahu a’lam