03/08/2023
Setiap orang tua harus lebih waspada dengan apa yang disiarkan. Karena pada dasarnya kalimat yang diucapkan oleh orang tua terutama ibu adalah DOA.
Alkisah ada Seorang anak kecil sedang bermain di tanah. Sementara ibu menyiapkan pesta yang ayah buat. Makanan sudah siap disajikan di ruang tamu. Baik tamu maupun tuan rumah menemukan hidangan yang begitu menggoda. Namun ketika jamuan makan bersama akan dimulai, tiba-tiba tangan anak laki-laki itu terkena debu. Ia masuk ke dalam rumah dan menaburkan debu pada makanan yang disajikan.
Tatkala sang ibu masuk dan melihatnya, sontak marah namun dengan kalimat terukur berkata: Idzhab. Ja’alaka imaaman lilharamain. Pergi kamu. Biar kamu jadi imam di haramain.
Dan subhanallah, kini anak ini sudah besar dan menjadi imam di Masjid Agung. Tahukah kamu siapa anak kecil yang didoakan ibunya ketika sedang marah? Ia adalah Syekh Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nadanya masam menjadi favorit sebagian besar umat Islam di seluruh dunia.
Sudais berasal dari Bani Anza. Dia hafal Al-Qur'an pada usia 12 tahun. Tumbuh di Riyadh, Sudais belajar di SD Al-Muthana bin Harits dan kemudian mengajar di Institut Sains Riyadh, lulus pada tahun 1979 (usia 17-18) dengan nilai bagus. Beliau memperoleh gelar Sarjana Syariah dari Universitas Riyadh pada tahun 1983 (usia 21-22) dan menjadi anggota PPI (Pengetahua Pokok Islam) sebagai pengajar atau dosen. Ia belajar Islam dengan gurunya di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud pada tahun 1987 (usia 25-26 tahun) dan menyelesaikan PhD-nya serta aktif di Universitas Syariah Islam Ummul Qura pada tahun 1995 (usia 33-34 tahun) sebagai dosen setelah bekerja. . di Universitas Riyadh.
Doa seorang ibu
Ini adalah contoh bagi para ibu, calon ibu atau orang tua, mereka harus selalu mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Walaupun dalam keadaan marah. Karena salah satu doa yang paling mudah dijangkau adalah doa orang tua untuk anaknya. Namun, ini adalah peringatan untuk menahan lidah dan berdoa agar tidak membahayakan anak-anak Anda. Bahkan ketika kamu sedang marah.
“Janganlah kamu berdoa (kejahatan) untuk dirimu sendiri, juga untuk anak-anakmu, pembantumu, atau harta bendamu. Janganlah kamu berdoa untuk keburukan yang mungkin terjadi sementara Allah sedang mengabulkan doamu. (R Abu Dawud)
Mungkin ibu dari Abdur Rahman Al-Sudais (Syekh Sudais), salah satu imam besar Masjid Agung yang paling terkenal, tidak mengetahui konsep Law of Attraction. Sifat itu bereaksi terhadap energi yang dikonsumsi, dipikirkan, dan diyakini.
Namun satu hal yang pasti, ibu Syekh Sudais sangat memahami dan meyakini bahwa ucapan adalah doa. Oleh karena itu, selalu ucapkan hal-hal yang baik agar hal-hal baik selalu datang.
Ini adalah contoh bagi ibu, ibu hamil atau orang tua. Selalu doakan yang baik untuk anak-anak ini. Walaupun dalam keadaan marah. Karena salah satu doa yang paling mudah dijangkau adalah doa orang tua untuk anaknya. Sekaligus, ini adalah peringatan untuk menjaga bahasa Anda dan tidak mudah mengucapkan kata-kata yang tidak pantas kepada anak-anak.
Banyak orang sukses di dunia ini karena memiliki hubungan yang baik dan memuji orang tuanya, terutama ibunya. Hal ini karena ridha Allah SWT adalah ridha orang tua. Dan doa seorang ibu sungguh tidak terbatas di hadapan Allah SWT. Mudah menembus langit. Bahwa doa seorang ibu untuk anaknya akan sangat mudah dikabulkan oleh Allah SWT.
Mungkin sebagian orang masih belum sadar bahwa banyaknya keberhasilan yang diraih selama ini belum terealisasi buah dari doa ibu kepada Allah SWT. Karena seorang ibu selalu mendoakan anaknya di setiap hembusan nafasnya saat berdoa. Tetapi seorang anak mungkin tidak selalu berdoa untuk orang tuanya.
Semoga bermanfaat dan bisa ambil hikmah dari cerita ini.