Khodijah

Khodijah Khodijah Digital Store

22/02/2019

Berbagai Bahan Sepatu & Cara Merawatnya

Sudah bersiap menjalani akivitas hari ini ? Jangan lupa ada sepasang teman yang selalu menemani akitivitas kita yaitu "Sepatu", produk ini memberikan rasa nyaman dalam beraktifitas. Selain itu memberikan rasa percaya diri dan menambah semangat kita dalam menjalani hari.

Dari waktu ke waktu model sepatu semakin variatif dan material untuk membuat sepatu pun bermacam-macam. Termasuk perawatan sepatu memiliki cara yang berbeda-beda bergantung pada bahannya. Berikut tips/trik supaya sepatu kesayangan Anda tetap awet.

1. Bahan Suede (Suede Material)
Suede merupakan salah satu bahan sepatu yang paling populer sekaligus paling banyak dihindari oleh para pria maupun wanita. Merawat sepatu suede memang cukup tricky, jika salah merawatnya sepatu bisa menjadi cepat rusak. Jika kamu memiliki sepatu suede, belilah sikat sepatu khusus bahan suede untuk menghilangkan noda di permukaan sepatu. Jika terdapat noda membandel, gunakan stain-remover khusus untuk bahan suede.

Jika menemukan bercak kotor pada barang berbahan suede kamu, jangan memakai air untuk membersihkan hanya bagian yang memiliki bercak tersebut melainkan bersihkan seluruh permukaan benda menggunakan sikat suede dan sedikit air guna mencegah perubahan warna.

Untuk menghilangkan bercak noda yang mengandung garam, misalnya dari makanan atau minuman, manfaatkan sedikit cuka. Bau cuka mungkin akan bertahan selama jangka waktu tertentu, tetapi lama-kelamaan akan hilang. Suede sekilas mirip dengan beludru, namun ternyata keduanya merupakan bahan yang berbeda, sehingga cara perawatannya pun berbeda. Lakukan hal yang sama untuk barang-barang lain yang berbahan suede, seperti misalnya tas dan aksesoris.

2. Nubuck Leather (Kulit Nubuck)
Nubuck leather berasal dari kata 'new' dan 'buck' sekilas terlihat mirip dengan suede, namun keduanya memiliki tekstur yang berbeda. Nubuck leather memiliki tekstur yang lebih halus dari suede. Permukaan Nubuck yang lembut membuat penampilan warnanya lebih solid yang secara signifikan membuatnya berbeda dengan sepatu yang mengkilat karena menggunakan bahan kulit jenis Full Grain atau Brush-Off. Harganyapun lebih mahal dibandingkan Suede meskipun penampilannya nyaris sama. Sepatu berbahan nubuck dianggap lebih kuat dan awet dari suede karena bahan dasar kulit yang digunakan lebih keras ketimbang suede.

Perawatan terbaik untuk semua jenis dan model sepatu, baik flat maupun high heels yang menggunakan bahan Nubuck leather adalah melakukan pencegahan dari kemungkinan terkena kotoran atau noda dengan cara memakai sepatu Nubuck hanya pada kesempatan tertentu dimana lokasi penampilan Anda benar-benar bersih dan terutama tidak pada musim penghujan.

Cara merawat sepatu dengan material nubuck leather sama dengan sepatu berbahan suede. Sikat dan penyemprotnya pun sama dengan suede, sehingga jika kamu tidak perlu membeli dua sikat atau penyemprot berbeda jika memiliki sepatu atau aksesoris lain yang memiliki bahan dasar nubuck leather dan suede. Pastikan kamu benar-benar membaca material dasar sepatu yang dibeli dengan melihat keterangan yang umum tertera pada kotak sepatu.

3. Kulit Asli (Genuine Leather)
Sepatu berbahan kulit merupakan jenis sepatu paling awet dibandingkan dengan bahan sepatu lainnya. Bahan kulit untuk sepatu dibedakan menjadi dua, yaitu kulit asli (genuine leather) dan kulit sintetis (faux leather). Kulit asli atau genuine leather umumnya berasal dari kulit hewan seperti sapi, kambing, domba dan babi. Sekilas memang tidak terlalu terlihat perbedaan antara kulit asli dengan kulit sintetis. Namun, kulit asli memiliki tekstur yang terasa lebih kasar ketika dipegang, berbeda dengan kulit sintetis yang lebih halus dan rata teksturnya.

Untuk jenis sepatu kulit alangkah baiknya untuk menyimpan di tempat yang kering. Ini dikarenakan jika di tempat yang lembab sepatu jenis kulit akan timbul bercak-bercak pada sepatu.

Jika sepatu kulit terkena kotoran, bersihkan dengan kain lembut yang telah diberi sedikit air. Gosok pada permukaan sepatu yang berserat. Jika terdapat noda membandel, gunakan shampo lembut yang diciptakan khusus untuk membersihkan bahan kulit. Setelah sepatu kering, gunakan semir berbahan silikon yang warnanya sama dengan sepatu. Semir sepatu khusus kulit tersedia di berbagai toko sepatu. Gunakan krim tersebut dengan selembar kain yang lembut. Biarkan selama beberapa menit, lalu sikat sampai mengilap dengan kain atau sikat yang lembut. Tambahkan beberapa tetes air pada kain lap agar mengkilap. Kamu juga bisa menambahkan semprotan anti air dan anti noda agar sepatu Anda lebih terproteksi.

4. Kulit Sintetis (Faux Leather)
Sepatu dan barang lain yang berbahan dasar kulit sintetis juga memerlukan perawatan khusus agar tetap awet. Bersihkan bahan kulit sintetis dengan sabun khusus kulit. Beri sedikit air pada kain lap, oleskan sabun ke atasnya dan gosok hingga berbusa. Gunakan busa pada permukaan sepatu, sambil gosok perlahan. Bilas busa hingga bersih. Usahakan jangan ada air yang masuk ke bagian dalam sepatu.

Kulit sintetis adalah jenis kulit imitasi yang terbuat dari bahan dasar kain, yang diolah secara kimia dengan lilin, pewarna, atau polyurethane untuk menghasilkan bahan dengan tekstur dan warna seperti kulit.

5. Bahan Kanvas (Canvas Material)
Sepatu berbahan kanvas merupakan salah satu fashion item yang wajib dimiliki oleh pria dan wanita. Selain nyaman, sepatu kanvas memiliki bahan yang ringan dan juga sangat kasual sehingga cocok dipakai untuk bersantai. Cara merawat sepatu berbahan kanvas memang terbilang gampang-gampang susah karena pada dasarnya sepatu berbahan kanvas ini merupakan bahan yang berdaya serap air tinggi, rentan memudar, sobek dan mudah terkena noda membandel.

Jenis sepatu dengan bahan kanvas dan denim merupakan bahan yang mudah untuk dibersihkan. Pada umumnya kedua bahan yang digunakan dalam pembuatan sepatu ini tidak mudah kotor.

Jika kamu ingin membersihkan sepatu kanvas, siapkan terlebih dahulu peralatan seperti sikat berbulu halus atau sikat gigi, ember, deterjen dan air hangat. Larutkan deterjen ke dalam air hangat dan sikat sepatu kanvas sampai bersih. Bilas dan jemur pada tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Setalah kering seluruhnya, letakkan sepatu di rak atau kardus dengan sirkulasi udara yang baik supaya terhindar dari kelembapan dan tidak ditumbuhi jamur.

6. Bahan Denim atau Jeans
Bahan denim sebenarnya hampir serupa dengan bahan kanvas. Bahan ini pun lebih sering dipergunakan untuk membuat sneakers. Cara perawatannya pun sama dengan merawat sepatu kanvas. Kamu hanya memerlukan sikat berbulu halus atau sikat gigi, ember, deterjen dan air hangat. Jika bagian dalam sepatu berbau tidak sedap, tambahkan sedikit baking soda ke dalam larutan deterjen untuk menghilangkan aroma tersebut.

Warna dari sepatu berbahan denim ini umumnya warna biru, warna abu-abu dan hitam. Bahan denim juga tergolong bahan pembuat sepatu yang kuat dan tahan dalam waktu yang lama.

Supaya sepatu-sepatu cantik kita tetap awet, jangan lupa untuk selalu memperhatikan perawatannya ya. Jika kita bisa membeli, maka harus bisa juga merawatnya.

Take a good care of your shoes.

25/11/2017

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

*Mencium Anak, Sunnah Nabi SAW*

“Perbanyaklah kamu mencium anak cucumu karena imbalan dari setiap ciuman adalah surga.” (HR. Bukhari)"

*4 Anggota Tubuh Anak Yang Perlu Dicium Orangtua Setiap Hari*

Mari lahirkan rasa kasih dalam diri anak-anak melalui sifat orang tua yang penyayang.

Berikut ini adalah saran kami sebagai psikolog Islam yang sebaiknya diamalkan setiap hari terhadap anak-anak.

*CIUMAN KASIH SAYANG*

1. *Di ubun-ubun*,
menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak soleh/sholehah, aamiin.

2. *Di dahi*,
menandakan orangtua redha atas keberadaan anak.
Rasulullah s.a.w mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya.

3. Di *kedua p**i*
sambil mengucap masya Allah, sebagai tanda _syauq_ (perasaan sayang dan rindu) orangtua terhadap anak.

4. *Di tangan anak*,
tanda _mawaddah wa hubb_ (kasih sayang) sambil mengucap _barakallah_, sebagaimana Rasulullah s.a.w juga selalu mencium tangan putri tercinta : Fatimah r.a.

*SENTUHAN SAYANG*

1. *Menggosok belakang kepala anak*, sebagai tanda kasih sayang dan perlindungan.

2. *Menggosok atas kepala atau ubun-ubun*, menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak.

3. *Mengusap dahi*, sebagai tanda _syauq_ (perasaan sayang dan rindu) terhadap anak.

4. *Kedua p**i*, juga tanda _mawaddah wa hubb_ (kasih sayang)

5. *Memegang kedua tangan*, untuk menenangkan anak ketika perasaannya tampak kacau atau bingung.

*Perhatian* :
Usaplah dada anak sambil istighfar saat ia menunjukkan kecenderungan berbuat salah atau sedang marah, untuk menenangkannya.

Lakukan tindakan mawaddah warohmah ini diiringi kalimat2 thoyyibah.

*SUDAH KAH KITA CIUM ANANDA HARI INI?*

Bismillahirrahmanirrahim....Assalamualaikum wr.wbSahabatku.....*APA SIH TOLAK UKUR KEBERHASILAN RUMAH TANGGA *Sebagian b...
19/10/2017

Bismillahirrahmanirrahim....
Assalamualaikum wr.wb
Sahabatku.....
*APA SIH TOLAK UKUR KEBERHASILAN RUMAH TANGGA *
Sebagian besar masyarakat mengatakan,ada dua hal yg jika terjadi maka rumah tangga tsb terbilang sukses,yaitu diantaranya;
1) Punya Anak,
2) Banyak Harta.
Bukan itu, Buktinya:
1). Rumah Tangga 'Aisyah Radhiallaahu 'anha tidak dikaruniai anak, lalu apakah kita akan berkata Suami-Isteri tersebut tidak harmonis? Tidak bahagia?
2). Rumah Tangga Fatimah Radhiallaahu 'anha sangat minim harta.
Sang Istri pernah menahan laparnya selama beberapa hari hingga kuninglah wajah beliau.
Lalu, apakah kita berani mengatakan bahwa Rumah Tangga mereka hancur berantakan diujung tombak?
TIDAK...
Bahkan Suami beliau adalah salah satu penghuni Surga Allah..
_Masyaa Allah..._
BENAR, sebagai seorang Isteri jangan ber-mudah2an utk menuntut kalimat perpisahan hanya karena sebab2 diatas.
SEBAB ummahatul mukminin tidak pernah memberatkan suaminya dgn perkataan tercela.
Juga, sebagai _seorang Suami jangan ber-mudah2an mengatakan "aku tak punya harta, aku tak pantas untukmu Duhai Isteriku.."
_Innalillaahi wa inna ilayhi rooji'un..._
Tahukah para Suami, kalimat tsb justru enggan didengar oleh Istri kalian..
Sebab para sahabat tdk tercermin dlm diri mereka sifat keputus-asaan..
TOLAK UKUR KEBERHASILAN RUMAH TANGGA seorang Muslim adalah, KETIKA SETELAH MENIKAH, maka
_1. Bertambahlah TAQWA mereka kepada Alloh ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ._
_2. Bertambahlah AMALAN2 SUNNAH mereka._
_3. Bertambahlah KESABARAN mereka dlm setiap taqdir Allah._
_4. Bertambahlah Ghiroh/Semangat mendatangi majelis2 'Ilmu Allah._
_5. Bertambahlah TAKUT mereka sebab mengingat hari dimana mereka akan terpisah dan menghadap sidang Rabb-nya yg paling adil._
_6. Bertambah BERHARAPLAH mereka kpd Rabb-nya agar bisa dinikahkan lagi dlm Jannah Alloh ﺳﺒﺤﺎﻧﻪ ﻭﺗﻌﺎﻟﻰ tanpa hisab..._
*Masyaa Allaah,BaarakAllaahu fiikum...*

Lembaga Non Profit bidang Sosial, Pendidikan dan Dakwah

06/10/2017

*AKULAH SI MUNAFIK ITU*
Jika kau mencari siapa penyandang predikat itu, maka kuberitahu, akulah salah satunya.
Ya, akulah si munafik itu.
Yang gemar menasehati, namun seperti menelan ludah sendiri, aku lalai dalam mengamalkan ucapanku sendiri.
Akulah si munafik itu.
Yang gemar menasehati teman2ku agar menjaga pergaulan, tapi aku sendiri tak pandai menjaga batasan.
Akulah si munafik itu.
Penampilanku begitu menipu.
Aku yang konon sudah berpakaian syar'i, tapi akhlaqku jauh dari kata islami.
Akulah si munafik itu.
Yang sering datang ke tempat kajian, tapi ilmu yg kudapat seperti masuk kuping kiri lalu keluar kuping kanan.
Jarang sekali kuamalkan.
Akulah si munafik itu.
Ambisiku menjadi wanita sholihah, tapi perilakuku jauh dari kata sholihah.
Cita2ku ahli ibadah, tapi sering bolong dalam mengerjakan yang sunnah.
Idolaku para shohabiyah, tapi akhlaqku bukanlah kriteria penghuni Al-Jannah.
Usahaku minimal, tapi selalu berdoa agar diberi hasil yang maksimal.
Dalam urusan dunia, selalu saja aku terburu-buru.
Tapi dalam urusan shalat, selalu saja aku menundanya di ujung waktu.
Memang kuakui,
Amalku sungguh cacat,
Ibadahku sangat kurang,
Sementara dosaku terus bertambah.
Tapi sahabatku..
Biarpun begitu..
Izinkan aku memperbaiki perilaku burukku.
Izinkan aku merubahnya perlahan-lahan, sedikit demi sedikit.
Izinkan aku untuk istiqomah mempertahankan.
Sekalipun aku tau istiqomah itu sulit dan kadar iman naik turunnya tak menjanjikan.
Sahabatku ...
Kuharap kau tidak bosan.
Untuk terus mengingatkanku dan menasehati ku.
Ketika aku berada di jalan yang salah, kuharap kau mau menunjukkanku kemana jalan yang benar.
Jangan sebarkan aibku di masa lalu.
Jangan hakimi aku ketika gagal di awal hijrahku.
Jangan jauhi aku ketika aku jauh dari Tuhanku.
Tapi kumohon..
Bawalah aku mendekat pada-Nya bersamamu.
@ Emi Wahyuningrum

27/08/2017

Bismillahirrohmanirrohim

* LANGKA *

Yang langka itu...

ISTRI
Yang tunduk patuh pada suami, yang senantiasa berseri-seri saat dipandang, yang ridho terdiam saat suami marah, tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara, tercantik di hadapan suami, terharum saat menemani suami beristirahat, tak menuntut keduniaan yang tidak mampu diberikan suaminya, yang sadar bahwa ridho-Nya ada pada ridho suaminya.

SUAMI
Yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu, yang sadar tak melulu ingin dilayani, yang malu jika menyuruh ini itu karena tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah, yang tak berharap keadaan rumah lapang saat p**ang karena sadar itulah resiko hadirnya amanah amanah yang masih kecil, yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya, yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga karena rasa sayangnya terhadap istrinya yang kelelahan.

ANAK LELAKI
Yang sadar bahwa ibunya yang paling berhak atas dirinya, yang mengutamakan dan memperhatikan urusan ibunya, yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak anaknya, yang sadar bahwa surganya ada pada keridhoan ibunya.

ORANG TUA
Yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya lagi, yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kepada perkara munkar, yang sadar bahwa keridhoan Allah SWT bagi anaknya telah berpindah pada ridho suaminya.

IBU
Yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya, tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tersebut saat anaknya ada kelalaian terhadapnya, yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pada anak anaknya adalah hasil didikannya yang salah selama ini, yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap maka malaikat akan mengijabah do'anya, karena itu dia akan berhati berhati dalam menjaga lisannya dari berkata yang mengutuk anaknya.

ANAK
Yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dalam keheningan sepertiga malam terakhir, meskipun sehari hari dalam kesibukan rumah tangganya, dalam kesibukan usahanya, dalam kesibukan pekerjaannnya.

ORANG-ORANG
Yang saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran, yang saling memaklumi jika hal hal di atas lupa atau lalai dilakukan, sehingga saling memaafkan diantara mereka, maka rahmat Allah SWT berada diantara mereka dan Allah SWT dengan kemurahanNya memaafkan kesalahan-kesalahan mereka..
Wallahu a'lam semoga bermanfaat..



11/03/2017

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

*ADA TITIPAN SALAM, BAGAIMANA MENJAWABNYA?*

Ketika seseorang menyampaikan ada titipan salam dari kenalannya, umumnya mereka melakukan 2 keadaan yg keliru:
*Pertama;* Tidak menjawab titipan salam. Malah menanyakan kabar sipenitip salam.
*Kedua;* menjawab dengan ucapan "wa alaikum salam" (dan untukmu salam). Jawaban ini hanya untuk yg dititipi salam, adapun penitip salam belum dijawab.

ADAB TITIP SALAM:

1. SUNNAH TITIP SALAM
Dari Aisyah berkata:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَا عَائِشَةُ هَذَا جِبْرِيلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلاَمَ »
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Wahai Aisyah, ini Jibril, beliau menyampaikan salam untukmu.”. (HR. Bukhari 3217 dan Muslim 6457).

Seorang sahabat yang menyuruh anaknya untuk menemui Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berpesan untuk menyampaikan salam kepada beliau. Beliau mengtakan,
فَأَتَيْتُهُ فَقُلْتُ إِنَّ أَبِى يُقْرِئُكَ السَّلاَمَ
Akupun mendatangi beliau. Aku sampaikan, ‘Sesungguhnya bapakku menyampaikan salam untuk anda.(HR. Abu Daud 2936).

Khalid bin Walid Radhiyallahu ‘anhu titip salam kepada Ibnu Wabarah al-Kalbi untuk Umar bin Al-Khotob di Madinah. Abu Wabarah mengatakan,
إِنَّ خَالِدَ بْنَ الْوَلِيدِ أَرْسَلَنِى إِلَيْكَ وَهُوَ يَقْرَأُ عَلَيْكَ السَّلاَمَ
Khalid bin Walid menyuruhku untuk menemui anda, dan beliau menyampaikan salam kepada anda. (HR. Ad-Daruquthni 3366).

2. WAJIB MENJAWAB TITIPAN SALAM
Apabila ada titipan salam, wajib untuk dijawab dengan segera, dan diucapkan secara lisan.
Allah ta’ala berfirman:
وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوْا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوْهَا.
“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang semisalnya). (QS. an-Nisa: 86)
Imam Al-Qurthubi berkata: “Ulama sepakat bahwa memulai salam hukumnya sunnah yang sangat dianjurkan, sedangkan menjawab salam hukumnya wajib.” (Tafsir Fath al-Qadir, surat an-Nisa` ayat 86)
Imam Asy-Syaukani berkata: “Penghormatan di sini adalah ucapan salam, dan makna inilah yang dimaksudkan pada ayat ini.” (Tafsir Fath al-Qadir, surat an-Nisa` ayat 86)
Imam An-Nawawi berkata:
وهذا الرد واجب على الفور وكذا لو بلغه سلام في ورقة من غائب لزمه أن يرد السلام عليه باللفظ على الفور إذا قرأه
Menjawab salam semacam ini (titipan salam) hukumnya wajib segera. Demikian p**a jika dia mendapat salam di kertas (surat) dari orang yang berada di jauh, wajib dia jawab secara lisan segera ketika dia membacanya. (Syarh Shahih Muslim, 15/211)

3. CARA MENJAWAB TITIPAN SALAM.
Ada dua cara menjawab titipan salam:
a. Dengan jawaban: *Wa Alaika wa Alaihis Salam‘* (Untukmu dan untuknya balasan salam).
Dari Aisyah berkata:
قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " يَا عَائِشَةُ، هَذَا جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام، وَهُوَ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلَامَ "، فَقُلْتُ: عَلَيْكَ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ،
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Wahai Aisyah, ini Jibril alaihissalam, dan beliau menyampaikan salam untukmu: maka aku menjawab:
عَلَيْكَ وَعَلَيْهِ السَّلَامُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Alaika wa Alaihis Salam warohmatullahi wabarokaatuh (untuk anda dan untuknya balasan salam)’. (HR. Ahmad 24857)

b. Dengan jawaban: *Wa Alaihis Salam* (untuknya basalan salam).
Dari Aisyah berkata:
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَا عَائِشَةُ هَذَا جِبْرِيلُ يَقْرَأُ عَلَيْكِ السَّلاَمَ ». فَقُلْتُ: وَعَلَيْهِ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Wahai Aisyah, ini Jibril, beliau menyampaikan salam untukmu.” Maka Aku jawab, ‘Wa alaihis Salam wa Rahmatullah (untuknya balasan salam).’ (HR. Bukhari 3217 dan Muslim 6457)

Address

Bandung
40911

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+6282217222004

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Khodijah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Khodijah:

Share