04/09/2020
Bunda punya anak sudah memasuki usia sekolah dasar yang cadel saat berbicara?
Kenapa sih ada anak yang tumbuh cadel dan kebawa sampai dewasa?
Cadel merupakan salah satu gangguan fonologis (phonological disorder), yaitu anak tidak mampu memproduksi suara atau bunyi sesuai dengan tahapan usianya.
Anak dengan gangguan itu sebenarnya menguasai dan mampu menggunakan perbendaharaan kata dalam jumlah besar, tetapi tidak dapat mengucapkannya dengan jelas.
Umumnya, mereka tak tidak menguasai artikulasi suara dari huruf-huruf, seperti βrβ, βsβ, βtβ, βfβ, βzβ, βlβ, dan βcβ.
Menurut Alzena Masykouri, M.Psi, psikolog dari lembaga psikologi Kancil, kondisi di atas masih bisa diterima, jika terjadi pada anak usia tertentu, misalnya di bawah 4 tahun.
Tetapi di atas usia tersebut, anak sesungguhnya diharapkan sudah dapat membunyikan lafal yang jelas. Kecuali pada huruf βrβ, kemampuan itu bisa ditunggu sampai usia anak sekitar 6 - 7 tahun.
Menurut Alzena, ada tiga hal yang menyebabkan gangguan fonologis.
Pertama, gangguan struktur/organis, yaitu gangguan yang melibatkan organ bicara, misalnya lidah dan langit-langit mulut. Kondisi itu menyebabkan anak kesulitan memproduksi bunyi yang sesuai.
Kedua, gangguan atau kendala neurologis. Mungkin saja terjadi masalah yang berkaitan dengan sistem saraf di area sekitar mulut yang memengaruhi kerja otot untuk memproduksi suara.
Penyebab yang ketiga adalah gangguan fonologis yang terkait dengan perkembangan. Ketika dilakukan pemeriksaan, tidak ada kendala pada dua penyebab lain, maka mungkin saja terjadi hambatan fonologis yang menyebabkan anak tidak dapat melafalkan kata dengan tepat.
Selain itu kebiasaan orang dewasa berbicara dengan 'bahasa bayi' yang sengaja di cadel-cadelkan juga membawa dampak buruk pada perkembangan anak.
Sumber: parenting.co.id