Al Hakim Studio

Al Hakim Studio Al Hakim Studio

Keberkahan Rezeki Ada dua sudut pandang untuk menilai keberkahan rezeki. Pertama, dari mana dan dengan cara apa mendapat...
15/03/2021

Keberkahan Rezeki
Ada dua sudut pandang untuk menilai keberkahan rezeki. Pertama, dari mana dan dengan cara apa mendapatkannya. Kedua, ke mana dan bagaimana membelanjakannya.
Ibnu al-Qayyim dalam kitabnya al-Dawa al-dawa mengatakan, akibat maksiat itu antara lain akan menghapus keberkahan umur, rezeki, ilmu, amal, dan ketaatan. Secara umum maksiat menghapuskan keberkahan agama dan dunia. Karena itu, orang yang bermaksiat kepada Allah tidak akan mendapatkan berkah dalam umurnya, agamanya, dan dunianya.
Maka yang haram, sebanyak apapun itu, tidak akan mengenyangkan. Namun yang halal, meskipun sedikit, akan mencukupi.
Semoga Allaah memberikan keberkahan di setiap apa yang kita kerjakan dan apa yang kita dapatkan. Aamiin..

Kebahagiaan HakikiDalam perspektif Islam, kebahagiaan yang hakiki dapat diraih saat manusia mengenali dirinya, mengenali...
14/03/2021

Kebahagiaan Hakiki
Dalam perspektif Islam, kebahagiaan yang hakiki dapat diraih saat manusia mengenali dirinya, mengenali Tuhannya, mengenali dunia dan mengenali akhirat. Adapun puncak kebahagiaan manusia akan didapatkan ketika manusia tersebut mampu mengenali Tuhannya.
Dalam perspektif Islam, kebahagiaan yang hakiki dapat diraih saat manusia mengenal siapa Tuhan nya, mengenal siapa dirinya, mengenal dunia dan mengenal akhirat. Adapun puncak kebahagiaan manusia akan didapatkan ketika manusia tersebut mampu mengenali siapa Tuhan nya.
Semoga kita mampu meraih kebahagiaan yang hakiki ya sobat.

Menjauh Dari Penyakit Hati, KikirAda beberapa penyebab tertentu dari sifat Kikir.1. Takut Miskin.Mengenai hal ini, Khali...
13/03/2021

Menjauh Dari Penyakit Hati, Kikir
Ada beberapa penyebab tertentu dari sifat Kikir.
1. Takut Miskin.
Mengenai hal ini, Khalifah Ali bin Abi Thalib pernah menyatakan, ''Aku heran dengan orang yang kikir karena ia hanya mempercepat laju kemiskinannya, padahal ia berusaha lari dari kemiskinan. Ia kehilangan kesenangan hidup yang ia dambakan (karena tidak menikmati hartanya akibat kebakhilannya). Ia hidup seperti orang yang miskin, namun ia harus mempertanggungjawabkan hartanya pada hari kiamat seperti orang kaya.''
2. Kekhawatiran Berlebihan Terhadap Masa Depan Keluarga. 
Orang yang demikian lebih s**a menabung seluruh uangnya untuk masa depan anak-anak/keluarga daripada menginfakkan sebagian daripadanya di jalan Allah. Mereka berkeyakinan, harta akan dapat melindungi masa depan anak-anaknya. Padahal, Alquran telah memberi petunjuk bahwa kekayaan dan anak-anak hanyalah cobaan/fitnah. (QS Al-Anfal: 28).
3. Cinta Harta secara berlebihan tanpa menganggapnya sebagai sarana ibadah.
Mereka ini mengira bahwa zakat, infak, dan sedekah akan mengurangi hartanya. Padahal, Allahlah penetap segala rezeki.
Semoga bermanfaat :)

Tiga Tahapan IlmuMenuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap seorang muslim bak laki-laki maupun perempuan, anak-anak ata...
02/03/2021

Tiga Tahapan Ilmu
Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap seorang muslim bak laki-laki maupun perempuan, anak-anak atau orang dewasa dimanapun dan kapan pun, menuntut ilmu juga suatu ibadah wajib yang tidak ada sunnahnya seperti ibadah yang lainnya.
Biasanya orang yang masih baru belajar, baik itu ilmu agama atau ilmu apa saja, dia akan menjadi sombong. Karena dia merasa sudah berada pada posisi yang paling mulia merasa sudah berilmu, sementara orang lain yang mungkin belum belajar ilmu itu dianggap lebih rendah dari pada dia.
Rasulullaah Saw bersabda:
الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ
“Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan manusia”. (HR. Muslim)
Kemudian ketika seseorang masuk ke tahapan kedua dalam hal Ilmu, maka dia akan merasa masih banyak hal yang belum dia ketahui dan itu membuat dia lebih tawadu’. Seperti padi, semakin banyak memiliki ilmu, semakin merunduk. Tahapan ini lebih meningkat dari tahapan pertama tadi. Yang mana di hatinya sudah tak ada lagi rasa sombong, bahkan dia lebih merendahkan hatinya terhadap orang lain.
Kemudian masuk ke tahapan ketiga. Yaitu tahapan dimana seseorang yang semakin berilmu dia semakin merasa tidak ada apa-apanya, semakin merasa kecil. Karena di tahap ini dia merasa ilmu itu seperti lautan yang begitu luas. Ketika dia mendapat satu ilmu, maka di dalam dirinya akan merasa kurang, dia haus akan ilmu, dan bahkan mengabdikan seluruh hidupnya untuk terus belajar dan belajar meraih ilmu sebanyak-banyaknya.
Semoga kita diberi kesempatan untuk terus menuntut ilmu, dan tawadhu atas ilmu yang dimiliki. Aamiin..
Sumber : islamkafah.com

Jangan Pernah Membandingkan AnakMembentuk karakter anak agar menjadi baik memerlukan metode dan cara yang sesuai dengan ...
01/03/2021

Jangan Pernah Membandingkan Anak
Membentuk karakter anak agar menjadi baik memerlukan metode dan cara yang sesuai dengan zamannya. Sebagaimana disinggung dalam sebuah keterangan:
"Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya." (Tarbiyatul Aulaad : 34)
Cara mendidik anak zaman dulu tidak akan sama dengan cara mendidik anak zaman sekarang. Hal demikian disebabkan oleh beberapa faktor:
1. Faktor Media
2. Faktor Lingkungan yang Heterogen
3. Faktor Makanan
4. Faktor Lembaga Pendidikan
Di sisi lain, Rasulullaah Saw mengatakan bahwa karakter anak dibentuk oleh tiga faktor pondasi awal pendidikan, yaitu :
1. Faktor Do'a Kedua Orang Tua
2. Faktor Uswah (teladanl Orang Tua
3. Faktor Lingkungan Tempat Tinggal
Sumber : Buku Islamic Hypnoparenting karya Ust. Ucu Najmudin

Jangan Pernah Bergantung Pada ManusiaManusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan per...
28/02/2021

Jangan Pernah Bergantung Pada Manusia
Manusia adalah makhluk yang lemah, tidak punya daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Allah berfirman:
وَخُلِقَ ٱلۡإِنسَـٰنُ ضَعِيفً۬ا
“Dan manusia dijadikan bersifat lemah.” (QS. An-Nisa’ : 28)
يَـٰٓأَيُّہَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلۡفُقَرَآءُ إِلَى ٱللَّهِۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلۡغَنِىُّ ٱلۡحَمِيدُ
“Hai manusia, kamulah yang membutuhkan Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji.” (QS. Fathir : 15)
Selayaknya manusia selalu mengantungkan harapan, cita-cita serta kebutuhannya kepada Allah. Terlebih kita mengetahui diantara nama Allah adalah Ash-Shamad. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu berkata : Ash-Shamad adalah Dzat yang sempurna sifat-sifat-Nya yang semua makhluk selalu membutuhkanNya.
Oleh karena itulah Allah perintahkan kita untuk bertawakkal kepada-Nya saja. Allah berfirman:
وَتَوَڪَّلۡ عَلَى ٱلۡحَىِّ ٱلَّذِى لَا يَمُوتُ
“Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati.” (QS. Al-Furqon : 58)
Semoga kita senantiasa istiqomah untuk tetap bergantung dan bertawakkal hanya kepada Allaah SWT.
Sumber : abdurrahmanthoyyib.com

Manfaat MaduManfaat madu untuk kesehatan didapat dari kandungan nutrisinya yang beragam. Berikut 6 Manfaat Madu Bagi Kes...
27/02/2021

Manfaat Madu
Manfaat madu untuk kesehatan didapat dari kandungan nutrisinya yang beragam. Berikut 6 Manfaat Madu Bagi Kesehatan :
1. Menangkal Radikal Bebas
Senyawa fitonutrien dan sejumlah vitamin pada madu merupakan antioksidan alami yang dapat menangkal radikal bebas berlebih dalam tubuh. Khasiat madu ini sangat berguna untuk mencegah kerusakan sel dan jaringan tubuh yang disebabkan oleh aktivitas oksidasi.
2. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, senyawa fitonutrien yang terkandung dalam madu dapat memperkuat sel-sel imun dalam tubuh. Hal ini tentunya akan memperkecil kemungkinan terjadinya penyakit infeksi. Ditambah lagi, madu juga diketahui memiliki khasiat sebagai antibakteri dan antijamur.
3. Meredakan Batuk
Rasa madu yang manis dapat memicu produksi air liur untuk melembapkan tenggorokan yang kering sehingga mengurangi rasa gatal di tenggorokan dan keinginan untuk batuk. Selain itu, berbagai antioksidan pada madu juga bermanfaat untuk meredakan peradangan yang bisa memicu batuk.
4. Mempercepat Penyembuhan Luka
Sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa madu sangat efektif dalam mempercepat penyembuhan luka. Madu atau produk yang mengandung madu, misalnya beeswax, diketahui dapat membantu menyingkirkan jaringan yang mati, membunuh bakteri yang ada pada luka, dan merangsang pembentukan kulit baru untuk menutup luka.
5. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa madu juga merupakan prebiotik, sehingga dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus. Sifat madu ini dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.
6. Menjaga Kesehatan Jantung
Senyawa fitonutrien pada madu diduga bisa meningkatkan kesehatan jantung dengan cara melancarkan aliran darah dan mencegah terbentuknya aterosklerosis. Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa madu dapat menurunkan tekanan darah serta kadar kolesterol jahat dan lemak dalam darah.
Sumber : alodokter.com

Berusahalah Untuk IkhlasIkhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu amalan, di samping amalan tersebut harus sesua...
26/02/2021

Berusahalah Untuk Ikhlas
Ikhlas adalah salah satu syarat diterimanya suatu amalan, di samping amalan tersebut harus sesuai tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tanpa ikhlas, amalan jadi sia-sia belaka.
Allah akan senantiasa menolong kaum muslimin karena keikhlasan sebagian orang dari umat ini. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا يَنْصُرُ اللَّهُ هَذِهِ الْأُمَّةَ بِضَعِيفِهَا بِدَعْوَتِهِمْ وَصَلَاتِهِمْ وَإِخْلَاصِهِمْ
“Allah akan menolong umat ini karena sebab orang miskin, karena do’a orang miskin tersebut, karena shalat mereka dan karena keikhlasan mereka dalam beramal.” (HR. An-Nasa’I
Ibnul Qayyim dalam Al Fawa-id memberikan nasehat yang sangat indah tentang ikhlas :
“Amalan yang dilakukan tanpa disertai ikhlas dan tanpa mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bagaikan seorang musafir yang membawa bekal berisi pasir. Bekal tersebut hanya memberatkan, namun tidak membawa manfaat apa-apa.”
Semoga kita mampu menjaga keikhlasan kita dalam beramal, dan dijauhkan dari sifat riya' ya sobat. Aamiin..
Sumber : rumaysho.com

Kewajiban Menuntut IlmuBelajar merupakan sebuah kewajiban bagi setiap manusia, karena dengan belajar manusia bisa mening...
26/02/2021

Kewajiban Menuntut Ilmu
Belajar merupakan sebuah kewajiban bagi setiap manusia, karena dengan belajar manusia bisa meningkatkan kemampuan dirinya. Dengan belajar, manusia juga dapat mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak ia ketahui.
Allah menerangkan anjuran untuk menuntut ilmu di dalam Al-Quran Q.S. Al-Mujadalah ayat 11:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Dalam sebuah Hadis pun disebutkan tentang keutamaan mempelajari ilmu pengetahuan dalam Islam, Rasulullah SAW bersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Dari kedua dalil di atas menerangkan bahwa umat Islam diwajibkan untuk menuntut ilmu, karena Allah telah berjanji di dalam Al-Qur’an bahwa barang siapa yang pergi untuk menuntut ilmu maka Allah akan mengangkat derajatnya, karena dengan ilmu manusia akan menjadi lebih mulia, dan Rasulullah juga menjelaskan bahwa dengan belajar atau berjalan untuk mencari ilmu maka Allaah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.
Semoga kita diberi kehausan untuk senantiasa menuntut ilmu ya sobat. Aamiin..
Sumber : gontor.ac.id

Cerdas itu Keharusan Kecerdasan dan kepintaran adalah dua hal yang berbeda, pintar belum tentu cerdas, tapi cerdas sudah...
24/02/2021

Cerdas itu Keharusan
Kecerdasan dan kepintaran adalah dua hal yang berbeda, pintar belum tentu cerdas, tapi cerdas sudah pasti pintar. Pintar sangat dipengaruhi oleh tingkat intelegensi otaknya dan belum tentu problem solving. Sedangkan cerdas dipengaruhi oleh keadaan jiwa yang tenang, pikiran yang jernih, serta batin yang tumaninah.
Orang yang cerdas adalah dia yang mampu memecahkan masalah tanpa merugikan orang lain. Pikiran yang tidak cerdas berpotensi untuk berurusan dengan konflik, marah, dan benci. Apabila jiwa sudah konflik, penuh marah, dan kebencian, maka kualitas hidup akan menurun drastis. Tidak sedikit orang pintar tapi tidak cerdas, sekolahnya tinggi tapi hidup dalam jeruji besi.
Apabila seseorang itu cerdas, biasanya potensi hidupnya penuh kedamaian, pemaaf, dan selalu ikhlas dalam mengelola hidupnya. Dengan kecerdasan tersebut, kualitas otak kita dapat berubah dan menghasilkan suatu daya kekuatan yang luar biasa. Pada akhirnya orang cerdas hidupnya akan semakin berhati-hati, karena dia yakin semua orang akan kembali kepada pemiliknya, dan akan mempersiapkan yang terbaik.
Semoga bermanfaat :)
Sumber : Buku Hati Yang Tenang (Ucu Najmudin)

Address

Bandung
40286

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6282115603643

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Al Hakim Studio posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Al Hakim Studio:

Share