20/09/2019
Mendidik dengan Hati
Semalam saya ikut kuliah parenting yang dibawakan oleh bunda Ary, materinya kereen banget. Saya sendiri yang bisa dikatakan ayah baru merasa masih sangat jauh dari kesempurnaan mendidik dan membersamai anak. Kenapa ada kata-kata membersamai, karena inilah poinnya. Tidak hanya membersamai dalam arti fisik tapi juga dengan hati.
Coba deh perhatikan disekeliling anda, berapa banyak orang tua mendidik anak tapi sebenarnya gak mendidik melainkan memaksa. Atur sana atur sini, gak boleh ini gak boleh itu. Emang rumah camp militer apa ๐.
Disiplin iya, bahkan harus. Tapi yoo disiplin yang muncul dari dalam hati. Caranya gimana?, yaa harus dibersamai. Disiplin sholat, bersamai mengerjakan sholat. Disiplin belajar, yaa bersamai belajar. Dan yang paling penting bersama tak hanya dalam bentuk fisik namun juga dalam hati.
Mau gak punya anak yang cerdas, sholeh dan hafiz Quran?. Sudah pasti iya kan?. ๐
Tapi,
Sudah seberapa besar anda mempersiapkannya menjadi demikian?. Terutama di masa keemasannya yaitu usia 0 sampai 7 tahun. Usia ini bisanya orang ngucapinnya dengan istilah golden age.
Membersamai anak diusia inilah yang tak kalah penting. Stimulasi kecerdasan mereka dengan asupan pengetahuan yang bergizi.
Anda tahu kan asupan pengetahuan yang bergizi itu seperti apa?.
Bersamai mereka dengan memperdengarkan atau membacakan ayat suci Al Quran. Bersamai mereka dengan membacakan buku sirah Nabi dan buku-buku lainnya.
Hadirkan media edukatif dan bersamai mereka mempelajari dan mengeksplorasinya.
Jika anda sudah melakukannya, anak cerdas, sholeh, dan hafiz quran Insyaallah akan Allah hadirkan untuk anda.
Selamat dan semangat mendidik anak dengan hati.
-Rusli Tonda-