Miracle Al-Qur'an

Miracle Al-Qur'an Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Miracle Al-Qur'an, Book shop, Jln. Kubangsari VII No. 50 RT. 3 RW. 6 Kel. Sekeloa Kec. Coblong Kota Bandung, Bandung.

Keajaiban Al-Quran mencakup berbagai aspek, mulai dari keindahan bahasa dan struktur matematisnya, hingga isyarat ilmiah yang terbukti kebenarannya oleh penemuan modern.

14/03/2026

Janji Alloh itu benar

09/03/2026

Ada satu waktu dalam setahun yang terasa paling berharga: sepuluh hari terakhir Ramadhan. Di hari-hari itulah banyak hal berkumpul sekaligus. Ibadah terasa lebih khusyuk, doa dipanjatkan dengan penuh harap, dan kita bisa manfaatkan untuk keluarga jadi punya waktu lebih dekat satu sama lain.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa do'a orang yang berpuasa tidak tertolak hingga ia berbuka. Artinya, sepanjang hari kita berpuasa dan malamnya kita menghidupkan ibadah, ada keyakinan besar bahwa Allah sedang membuka pintu-pintu pengabulan doa.

Karena itu, saya sendiri terbiasa memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan i'tikaf bersama keluarga. Mencari masjid yang memungkinkan kebersamaan itu, berdo'a bersama, beribadah bersama, dan berharap dipertemukan dengan kemuliaan Lailatul Qadar.

Momen 10 hari terakhir Ramadhan seperti bekal terbaik untuk satu tahun ke depan. Jika ditanya hari terbaik dalam setahun, jawabannya adalah sepuluh hari terakhir Ramadhan itu.

Ramadhan menjadi kesempatan untuk memaksimalkan amal, memperkuat iman, dan mengisi hati dengan harapan baru. Semoga kita semua bisa memanfaatkan hari-hari terbaik ini sebaik mungkin, bersama keluarga, bersama do'a dan harapan akan ridha Allah SWT.

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu."(QS Ali 'Imran: 186)Rumah, tabungan, aset, pencapaian, sem...
04/03/2026

"Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu."

(QS Ali 'Imran: 186)

Rumah, tabungan, aset, pencapaian, semua terasa seperti hasil kerja keras yang sepenuhnya milik kita. Padahal Allah sudah mengingatkan bahwa itu semua adalah ujian.

Harta bukan sekadar nikmat, tapi juga amanah. Ujian bisa hadir lewat kekurangan yang membuat kita gelisah, atau bisa juga ewat kelapangan yang membuat kita lalai. Diri kita pun sama. Diuji lewat ambisi, ego, kesehatan, jabatan, bahkan rasa takut kehilangan.

Ayat ini bukan ancaman, melainkan penegasan: hidup memang arena ujian. Yang membedakan bukan seberapa banyak yang kita miliki, tetapi bagaimana kita menyikapi saat kita diuji.

Semoga saat harta bertambah, iman kita juga ikut menguat. Dan saat harta berkurang, sabar kita tetap terjaga.

(Dr. Almuzzammil Yusuf M.Si)

Doa Terbaik untuk Keselamatan Dunia Islamاللَّهُمَّ أصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ، وَاحْفَظُ دِمَاء...
03/03/2026

Doa Terbaik untuk Keselamatan Dunia Islam

اللَّهُمَّ أصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ، وَاحْفَظُ دِمَاءَهُمْ . وَأَوْطَانَهُمْ، وَأَلْفُ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ

اللَّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْفِتَنَ وَالْحُرُوبَ، وَاجْعَلْ بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًا، وَوَفِّقَ قَادَتَهَا لِلْعَدْلِ وَالْحِكْمَةِ

اللَّهُمَّ انْصُرْ إِخْوَانَنَا فِي فِلَسْطِين، وَثَبِّتْهُمْ، وَاحْفَظْهُمْ، وَارْفَعْ . عَنْهُمُ الظُّلْمَ وَالْعُدْوَانَ رَبَّنَا تَقَبَّلْ دُعَاءَنَا، إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْمُجِيبُ

آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Ya Allah, perbaikilah keadaan kaum Muslimin di mana pun berada. Lindungilah darah dan negeri-negeri mereka, serta satukanlah hati mereka.

Ya Allah, jauhkanlah kami dari fitnah dan peperangan. Jadikanlah negeri kami Indonesia sebagai negeri yang aman dan tenteram, serta berikanlah petunjuk kepada para pemimpinnya untuk berlaku adil dan bijaksana.

Ya Allah, tolonglah saudara-saudara kami di Palestina. Teguhkan dan lindungi mereka, serta angkatlah dari mereka kezaliman dan agresi.

Ya Rabb kami, kabulkanlah doa kami.

Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

(Ust.Ardiansyah Asri Husein, LC. MA)

"Tuhanmu tidak meninggalkan engkau dan tidak p**a membencimu."(QS Adh-Dhuha: 3)Ada fase dalam hidup ketika doa terasa su...
02/03/2026

"Tuhanmu tidak meninggalkan engkau dan tidak p**a membencimu."

(QS Adh-Dhuha: 3)

Ada fase dalam hidup ketika doa terasa sunyi, usaha seperti tak berbalas, langkah terasa berat, seolah berjalan sendirian. Di saat-saat seperti itu, ayat ini turun sebagai pelukan.

Bukan berarti hidup selalu mudah.

Bukan berarti tidak ada ujian. Tapi Allah menegaskan satu hal yang menenangkan: ketiadaan yang kita rasakan bukanlah tanda kita ditinggalkan.

Diamnya langit bukan berarti Allah jauh.

Tertundanya jawaban bukan berarti do'a tak didengar. Gelapnya hari bukan berarti cahaya tak akan datang. Surah Adh-Dhuha mengajarkan bahwa setelah malam yang sunyi, ada pagi yang terang.

Allah tidak pernah pergi. Dan cinta-Nya tidak pernah berhenti. Pegang ayat ini erat-erat. Karena harapan selalu lebih dekat daripada yang kita kira.

(Dr.Almuzamil Yusuf, M.Si)

keutamaan membaca Al Qur'an di bulan RamadhanMembaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan itu ibarat menanam benih di tanah yang ...
01/03/2026

keutamaan membaca Al Qur'an di bulan Ramadhan

Membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan itu ibarat menanam benih di tanah yang paling subur; hasilnya berkali-kali lipat dibandingkan bulan lainnya. Ramadhan sendiri sering dijuluki sebagai Syahrul Qur'an (Bulan Al-Qur'an) karena pada bulan inilah kitab suci tersebut pertama kali diturunkan.

Berikut adalah keutamaan khusus membaca Al-Qur'an di bulan Ramadhan:

1. Pahala yang Dilipatgandakan Tanpa Batas Jika di bulan biasa satu huruf bernilai 10 kebaikan, maka di bulan Ramadhan, setiap amal ibadah-termasuk membaca Al-Qur'an -dibalas dengan pahala yang jauh lebih besar.

Ibadah Sunnah bernilai Wajib: Banyak ulama menjelaskan bahwa amalan sunnah di bulan ini pahalanya setara dengan amalan wajib di luar Ramadhan.

Investasi Akhirat Terbaik: Mengingat satu huruf saja sudah bernilai besar, bayangkan jika Anda menyelesaikan satu juz atau bahkan khatam dalam sebulan.

2. Mengikuti Sunnah Rasulullah (Tradisi Tadarus)

Tahukah Anda bahwa tradisi tadarus memiliki akar sejarah yang kuat?

Setoran Hafalan: Setiap malam di bulan Ramadhan, Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW untuk menyimak bacaan Al-Qur'an beliau.

Interaksi Intens: Aktivitas ini menunjukkan bahwa Ramadhan adalah waktu khusus untuk menjalin interaksi paling intens dengan Al-Qur'an.

3. Pembersihan Diri dan Perisai dari Maksiat Puasa menahan lapar dan dahaga, sementara Al-Qur'an memberi makan ruhani.

Penjaga Lisan: Orang yang sibuk membaca Al-Qur'an biasanya akan lebih terjaga dari perbuatan sia-sia seperti ghibah (menggunjing) atau berkata kasar.

Detoks Hati: Al-Qur'an berfungsi sebagai pembersih noda-noda hati yang terkumpul selama setahun terakhir.

4. Peluang Mendapatkan Lailatul Qadar Salah satu tips mendapatkan keutamaan malam Lailatul Qadar adalah dengan menyibukkan diri dengan Al-Qur'an di malam-malam terakhir Ramadhan.

"Membaca Al-Qur'an saat Lailatul Qadar sama dengan membaca Al-Qur'an selama lebih dari 1.000 bulan (sekitar 83 tahun)."

Ramadhan adalah momen "recharge" iman yang paling efektif. Membaca satu lembar dengan pemahaman (tadabbur) terkadang lebih membekas di hati daripada membaca banyak namun terburu-buru.

26/02/2026

Kenapa Sih Harus Ada Nabi? Terus Kenapa Berhenti Di Nabi Muhammad SAW?

"AMALAN YANG DAPAT MENOLONG KITA DI ALAM KUBUR "Suatu malam Rasulullah memandang langit, dengan tatapan yang dalam .Para...
25/02/2026

"AMALAN YANG DAPAT MENOLONG KITA DI ALAM KUBUR "

Suatu malam Rasulullah memandang langit, dengan tatapan yang dalam .Para sahabat terdiam, seakan merasakan beratnya pesan yang akan di sampaikan.

Lalu beliau bersabda : bahwa setelah ruh berpisah dari jasad, manusia tidak langsung menuju akhir, melainkan memasuki satu tempat yang tak bisa dihindari siapapun, yaitu alam kubur.

Disanalah seseorang benar benar sendirian.

Harta tak ikut, keluarga tak menemani, jabatan tak membela.

Yang tersisa hanyalah amalan.

>Saat Pintu Dunia Tertutup

Ketika jenazah diletak kan ke liang lahat, semua orang pergi, tanah di timbun kan, langkah kaki menjauh sunyi.

Rasulullah bersabda;

"Sesungguhnya seorang hamba apabila telah diletak kan dikuburnya, dan para pengantar nya telah berpaling darinya, ia mendengar suara sandal mereka."

(HR. Bukhari Muslim)

Di saat itulah, amalan datang bukan sebagai catatan, tetapi sebagai penolong.

1.SHALAT: CAHAYA MENYINARI KUBUR

Shalat yang dulu sering diremehkan, di alam kubur berubah menjadi cahaya

Rasulullah bersabda; "Shalat adalah cahaya "(HR Muslim)

Dalam riwayat disebutkan, shalat berdiri disisi kepala seorang hamba, menjaga dari atas, shalat subuh yang berat, shalat malam yang sunyi semuanya menjadi perisai dari kegelapan kubur

2.AL-QUR'AN

Di dunia, Al-qur'an sering tertutup debu, namun dikubur ia datang sebagai pembela

Rasulullah bersabda;

"Bacalah al-qur'an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya "(HR Muslim)

Terutama surah Al-Mulk, Rasulullah bersabda;

"Surah Al-Mulk adalah penghalang dari azab kubur " (HR Tirmidzi)

Al qur'an berdiri di sisi hamba itu, berkata;

"Aku adalah temanmu ketika semua meninggalkan mu "

3.SEDEKAH PENYEJUK DI TEMPAT SEMPIT

Sedekah yang dulu tampak kecil memberi makan, membantu orang susah menjadi naungan

Rasulullah bersabda:
"Sedekah itu memadamkan murka Allah dan mencegah dari kematian yang buruk "(HR Tirmidzi)

Dikubur, sedekah hadir seperti angin sejuk, di tempat yang sempit dan gelap

4.ZIKIR DAN ISTIGFAR PENJAGA YANG LEMBUT

Lisan yang terbiasa, mengingat Allah tidak akan sendirian

"Basahkan lah lisan kalian dengan dzikir kepada Allah (HR Tirmidzi)"

Tasbih, tahmid dan istigfar menjelma menjadi ketenangan, membuat kubur terasa lapang.

5.AKHLAK BAIK; PELINDUNG TAK TERLIHAT

Akhlak sering diremehkan, padahal nilainya sangat berat

Rasulullah bersabda;

"Tidak ada sesuatu yang lebih berat di timbangan seorang mukmin pada hari kiamat selain akhlak yang baik."

(HR.Abu Dawud)

Akhlak yang baik menjadi pembela diam diam bahkan ketika amal lain terasa kurang

6.DOA ANAK YANG SHALEH /SHALEHAH; HADIAH YANG TAK PERNAH PUTUS

Ketika amal terhenti, doa anak shaleh /shalehah terus mengalir

Rasulullah bersabda;

"Apabila anak Adam meninggal dunia, terputuslah amal nya kecuali tiga perkara : Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya "

(HR Muslim)

Doa itu menembus tanah, sampai ke kubur orang tuanya.

>RENUNGAN

Alam kubur bukan menunggu kita untuk takut, tetapi menunggu amalan yang kita kirim hari ini.

Jika hari ini kita menanamkan shalat

Membiasakan Alquran, melapangkan tangan dengan sedekah, dan menjaga akhlak

Maka kelak, di saat paling sepi dalam hidup, kita tidak benar benar sendirian.
..

"Ya Rabb, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku."(QS. Al-Qashash: 16)..Seringkali yang pa...
22/02/2026

"Ya Rabb, sesungguhnya aku telah menzhalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku."

(QS. Al-Qashash: 16)
..

Seringkali yang paling berat bukan mengakui salah di hadapan manusia, tapi mengakui salah di hadapan Allah SWT. Do'a dari ayat ini adalah bentuk pengakuan seorang hamba yang jujur. Bahwa ternyata bukan orang lain yang merusak hidup kita, tapi pilihan, kelalaian, dan dosa kita sendiri.

Namun indahnya Islam, setiap pengakuan selalu disertai pintu ampunan. Setiap kesadaran adalah awal perubahan. Setiap tobat adalah tanda Allah SWT masih memanggil kita untuk kembali.

Ramadhan ini, jangan sibuk mencari siapa yang salah. Akui kelalaian diri kita. Mulailah dengan satu kalimat yang tulus:

"Ya Rabb... hamba banyak berbuat dosa..

maka ampunilah hamba"

Dan dari sanalah, kita pelan-pelan menata hidup kembali.

Bismillah..

"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri."(QS. Al-Isra: 7)Setiap tangan yang membantu, s...
21/02/2026

"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri."

(QS. Al-Isra: 7)

Setiap tangan yang membantu, setiap langkah yang mendekat untuk menolong, setiap doa yang kita panjatkan untuk sesama sebenarnya akan kembali kepada diri kita sendiri.

Kebaikan tidak pernah sia-sia. la mungkin tak selalu terlihat, tapi pasti tercatat. la mungkin tak selalu dibalas manusia, tapi pasti dibalas oleh Allah SWT.

Ramadhan ini, mari perbanyak berbagi. Karena saat kita menguatkan orang lain, sesungguhnya kita sedang menguatkan diri kita sendiri.

Pernah nggak sih kamu berdiri di saf Tarawih, tapi di kepala malah sibuk bertanya "shala tarawih emang harus berjamaah y...
19/02/2026

Pernah nggak sih kamu berdiri di saf Tarawih, tapi di kepala malah sibuk bertanya "shala tarawih emang harus berjamaah ya?" teru "kenapa ada yang 8 rakaat dan ada yang 20?"

Diam-diam, banyak dari kita pernah gelisah soal ini, karena takut ibadahnya kurang tepat.

Kalau kamu pernah ngerasa begitu, tenang kamu nggak sendirian.

Realitanya, ada yang ngotot harus berjamaah dan ada yang santai shalat sendiri di rumah. Bahkan ada yang memperdebatkan jumlah rakaat seolah cuma satu yang paling benar.

Padahal Ramadan seharusnya jadi bulan yang menenangkan hati bukan bikin kita overthinking setiap malam.

Jadi sebenarnya, apa sih hukum shalat Tarawih menurut ulama?

Para ulama sepakat, shalat Tarawih hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan).

Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmu' menjelaskan, Rasulullah menganjurkan qiyam Ramadan, tapi tidak mewajibkannya.

Hadis dari Abu Hurairah mengatakan, "siapa yang shalat malam di bulan Ramadan dengan iman dan ihtisab, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."

Menurut Imam Nawawi, shalat Tarawih lebih utama dikerjakan berjamaah.

Menariknya ulama berbeda pendapat dalam praktik shalat Tarawih ini.

Imam Syafi'i dalam kitab Al-Umm disebutkan, beliau lebih menyukai Tarawih sendirian dan untuk jumlah rakaat memilih 20 rakaat berdasarkan riwayat dari Umar bin Khattab.

Dari dulu memang ada ruang perbedaan, yang penting iman, keikhlasan, dan konsistensi saat menjalankannya, bukan saling menyalahkan.

Tarawih bukan tentang siapa paling banyak rakaatnya, bukan tentang di masjid atau di rumah tempatnya.

Ini tentang hati yang bangun di malam Ramadan, tentang dosa yang pelan-pelan Allah ampunkan.

Yang berjamaah, indah.

Yang sendiri, tetap bernilai ibadah.

Yang 20, ada dasarnya.

Yang berbeda, ada ruangnya.

Sumber:
https://bincangsyariah.com/hukum -islam/ibadah/hukum-shalat-tarawih/

save dan share untuk amal jariyah kita

| Kisah ini terjadi saat Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur untuk menghindari kejaran kaum kafir Quraisy.S...
14/02/2026

| Kisah ini terjadi saat Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur untuk menghindari kejaran kaum kafir Quraisy.

Saat pemuda kafir Quraisy yang berniat memenggal kepala Rasulullah, mereka kehilangan jejak Rasulullah dan hanya menemukan seorang pemuda bernama Ali bin Abi Thalib di bilik Rasul, Abu Bakar mendampingi Rasul berlari dan bersembunyi di gua kecil di bukit Tsur.

Inilah suatu pengorbanan yang ditunjukkan oleh Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq Ra. Sebagai seorang sahabat kepercayaan Rasulullah, ia merelakan semua yang dimilikinya demi keselamatan dan perjuangan dakwah Rasulullah. Bahkan ia merelakan nyawanya terancam demi menemani Rasulullah, ketika dikejar-kejar oleh para kaum Quraisy untuk dibunuh.

Abu Bakar tetap setia mendampingi Nabi Muhammad menginap di dalam gua.

Sebelum beliau memasuki gua, Abu Bakar dengan sigapnya mengecek dan menutup lubang-lubang yang ada di dalam gua agar mereka terhindar dari binatang buas.

Di dalam gua, mereka sepakat untuk bergantian berjaga.

Dalam tidurnya, Rasulullah melabuhkan kepalanya di pangkuan sang sahabat.

Di dalam gua yang dingin dan remang-remang, tiba-tiba seekor ular mendesis keluar dari salah satu lubang yang belum ditutup oleh Abu Bakar. Abu Bakar menatapnya waspada, ingin sekali ia menarik kedua kakinya untuk menjauh dari hewan berbisa ini.

Namun, keinginan itu dienyahkan dari benaknya, karena tak ingin ia mengganggu tidur Rasulullah Bagaimana mungkin, ia tega membangunkan kekasih Allah Swt itu?

Abu Bakar menutup lubang itu dengan saian satu kakinya.

Lalu ular itu menggigit jari kakinya, tapi kakinya tetap saja tak bergerak sedikitpun dalam hening.

Sekujur tubuh Abu Bakar terasa panas, ketika bisa ular menjalar cepat di dalam darahnya.

Abu Bakar tak kuasa menahan isak tangis ketika rasa sakit itu tak tertahankan lagi dan tanpa sengaja air matanya menetes mengenai p**i Rasulullah yang sedang berbaring.

Rasulullah terbangun lalu berkata, "Wahai hamba Allah, apakah engkau menangis karena menyesal mengikuti perjalanan ini?"

"Tentu saja tidak ya Rasulullah, Saya ridha dan ikhlas mengikutimu ke mana pun," jawab Abu Bakar.

"Lalu mengapakah, engkau meluruhkan air mata?" tanya Rasulullah dengan bersahaja.

"Seekor ular baru saja menggigit saya, wana! Rasulullah, lalu bisa nya menjalar begitu cepat ke dalam tubuhku," jawab Abu Bakar dengan suara tercekat.

Lalu Rasulullah berbicara kepada ular itu. "Wahai Ular, tahukah kamu? Jangankan daging atau kulit Abu Bakar, rambut Abu Bakar pun haram kau sentuh"

Dialog Rasulullah dengan ular itu menjadi mukjizat beliau, sehingga Abu Bakar mampu mendengarnya.

"Ya aku mengerti." Jawab ular

Bahkan sejak ribuan tahun yang lalu ketika Allah mengatakan "Barang siapa memandang kekasih-Ku, Muhammad fi ainil mahabbah atau dengan mata kecintaan. Aku anggap cukup untuk menggelar dia ke surga," kata ular.

"Ya Rabb, beri aku kesempatan yang begitu cemerlang dan indah, "Aku (ular) ingin memandang wajah kekasih-Mu fi ainal
mahabbah," lanjutnya

Lalu, apa kata Allah Swt.? tanya Rasulullah

Kata Allah "Silakan pergi ke Jabal Tsur, tunggu di sana, kekasih-Ku akan datang pada waktunya," Kenang Ular

"Ribuan tahun aku menunggu di sini. Aku digodok oleh kerinduan untuk jumpa Engkau, Wahai Muhammad. Tapi sekarang ditutup oleh kaki Abu Bakar, maka kugigitlah dia. Aku tidak ada urusan dengan Abu Bakar, aku ingin ketemu Engkau, Wahai Rasul Allah," jawab ular.

"Lihatlah ini. Lihatlah wajahku," kata Rasulullah

Singkat cerita, dengan penuh kasih sayang, Rasulullah meraih pergelangan kaki Abu Bakar. Dengan mengagungkan nama Allah Swt.

Sang Pencipta Alam Semesta, Nabi Muhammad mengusap bekas gigitan itu
dengan ludahnya.

Maha suci Allah Swt., seketika rasa sakit itu hilang tak berbekas.

Gua Tsur kembali ditelan senyap. Kini giliran Abu Bakar yang beristirahat dan Rasulullah berjaga.

Dan, Abu Bakar menggeleng kuat-kuat ketika Rasulullah menawarkan pangkuannya untuk beristirahat.

Tak akan rela, dirinya membebani pangkuan penuh berkah itu.

Wallahu a'lam.

Address

Jln. Kubangsari VII No. 50 RT. 3 RW. 6 Kel. Sekeloa Kec. Coblong Kota Bandung
Bandung
40134

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Miracle Al-Qur'an posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category