20/02/2021
Ternyata di gurun pasir tandus ini terlahir seorang anak yatim bernama Muhammad yang kemudian dikenal sebagai Nabi dan Rasul. Nabi Muhammad sepintas terlahir sebagai manusia biasa dari keluarga yang biasa-biasa. Namun sepak terjang Nabi Muhammad betul-betul menakjubkan. Tidak pernah ditemukan tokoh yang gagasan dan misi yang diembannya dianut oleh separuh belahan bumi. Meskipun hidupnya termasuk singkat namun ia berhasil menancapkan peradaban Islam yang betul-betul fantastis. Separuh pertama kehidupannya dihabiskan di Mekkah dan separuh kedua dihabiskan di Madinah. Pertama kali ia menerima ajaran Islam di Mekkah yang ditandai turunnya Al-Quran berisi ajaran-ajaran akidah. Separuh kedua hidupnya dihabiskan di Madinah setelah beliau betul-betul matang secara biologis dan psikologis. Popularitas dan pengaruh Nabi Muhammad semakin tak terbendung. Bukan hanya ia sebagai Nabi dan Rasul tetapi juga sebagai tokoh politik yang memiliki pengaruh sedemikian kuat.
Tiga tahun setelah wafat, para khalifah yang menggantikannya terus mengembangkan ajaran Islam. Dunia Islam terus menerus menampakkan pengaruhnya semakin kuat. Bahkan kekuatan para sahabat sudah mampu mengontrol dua kekuatan Adidaya, Romawi-Bizantium di Barat dan Persia di Timur. Kota-kota penting yang berhasil diduduki oleh Umar sebagai Khalifah ke dua sudah sampai ke Syria, Iraq, Jerusalem dalam tahun 637, dan Mesir (642), Asia Tengah dan sebelah barat Afrika (670). Tidak cukup 15 tahun berikutnya satu persatu negara-negara Barat direbut, seperti Spanyol, Persia, dan India. Belum cukup seabad Islam sudah menguasai Timur Tengah, Afrika Utara, dan sebagian Eropa, dari sebuah kota bernama Timbuktu, Afrika sampai Mindanao, Filipina.