Amazing Time and Learn More

Amazing Time and Learn More Help your child excel with A+ Program! Develop essential awareness, abilities, and attitudes

Learning Time provides early learning products that:
* Combine the latest in publishing and digital learning
* Cover all three essentials for success: awareness, ability and attitude
* Are modern, multi-media and fun
* Provide quality at reasonable prices

>>Time to Learn: develop essential knowledge through books that talk
>> Discover English with Ben and Bella: learn English through an exciting

audiovisual program
>>Time for Math: establish a strong foundation in maths through a multimedia program
>> Learning Values with Lucy & Wiz: build character and become a better human being

Mengenalkan dan Mendidik Disiplin Waktu pada AnakDisiplin waktu, bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, dengan ...
02/03/2016

Mengenalkan dan Mendidik Disiplin Waktu pada Anak

Disiplin waktu, bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, dengan memupuk kebiasaan disiplin waktu sedini mungkin, dengan sendirinya karakter ini akan melekat dalam diri anak.

Meski sulit, tidak berarti tidak dapat kita kenalkan dan ajarkan kepada anak. Tentu saja hal pertama yang kita harus lakukan adalah menjadi contoh atau role model bagi anak-anak kita. Dan tahap selanjutnya adalah mengenalkan mereka pada disiplin waktu dan realisasi rencana kegiatan yang ia tuliskan.

Secara bahasa, disiplin mempunyai arti belajar, pengajaran atau berlatih. Jadi, mengenalkan dan mendidik anak untuk disiplin waktu pun harus dilakukan dengan bertahap, tidak bisa sekali dikenalkan dan langsung jalan. Kemampuan masing-masing anak serta karakter yang mereka miliki juga sangat menentukan keberhasilan orang tua dalam mendidik jenis kedisplinan yang satu ini.

1. Kenalkan disiplin waktu semenjak dini

Saat si Kecil baru lahir, seluruh aktivitasnya sangat tergantung pada kita sebagai orangtua. Jadi mengenalkan disiplin waktu lebih mudah pada tahap ini. Misalkan tetapkan jam mandi 30-60 menit setelah si kecil bangun pagi dari tidurnya. Sambil mandi ajak bayi ngobrol tentang aktivitas apa saja yang hendak ia jalani. Terdengar lucu? Betul. Tapi tahukah Parents, sesungguhnya pada usia berapa pun, bayi kita sudah dapat diajak untuk berkomunikasi, terlebih bila sejak dalam kandungan, bayi kita terbiasa diajak untuk ngobrol.

Tetap lakukan terus kebiasaan bercerita atau menanyakan urutan aktivitas yang hendak ia lakukan setelah aktivitas lainnya. Cara ini akan memudahkan kita pada saat mengenalkan jadwal aktivitas nantinya.

2. Kenalkan tentang konsep waktu/jam

Sebagai langkah awal, gunakan aneka soft book dengan gambar jam yang berwarna-warni. Setelah semakin besar, Parents dapat melengkapi koleksi buku si Kecil dengan buku-buku bertema waktu. Pilih buku sesuai dengan tingkat usia si Kecil. Misalkan, buku-buku soft cover tentulah belum tepat untuk usia di bawah 2 tahun. Bila mungkin, pilihlah isi buku yang merupakan penggambaran antara hubungan penggunaan waktu dengan aktivitas sehari-hari.

Setelah si Kecil memasuki usia balita, Parents dapat mulai mengenalkan padanya aneka jenis mainan yang berkaitan dengan waktu, Pada saat ini ada aneka jenis mainan bertema waktu/ jam yang terbuat dari kayu, atau plastik yang aman untuk anak.

3. Mulai kenalkan dengan jadwal harian

Kini si Kecil telah mengenal urutan aktivitas dan juga waktu. Pada tahap ini, ia sudah dapat diajak untuk membuat jadwal harian. Tidak perlu terlalu detil, cukup jadwal harian pribadi seperti mandi, makan dan waktu bermain. Biarkan si Kecil menentukan waktunya sendiri.

Dengan membebaskan si Kecil menentukan waktu aktivitasnya, Parents dapat memintanya “bertanggung jawab” saat ia malas memenuhi jadwal buatannya. Sebagai penyemangat reward dan punishment dapat diterapkan pada tahap ini. Akan lebih baik jika reward dan punishment pun ditentukan bersama. Tanyakan pada si Kecil reward apa yang ia inginkan bila ia memenuhi jadwal hariannya.

Sebaliknya, tanyakan p**a jenis hukuman apa yang akan diterapkan bila ia tidak memnuhi jadwal yang ia buat. Dengan membuat jadwal yang teratur, si Kecil pun pada akhirnya akan terbiasa dengan hidup yang teratur p**a. Selain akan membantunya menjadi lebih mandiri, cara ini juga akan membantunya lebih siap dengan rutinitas dan jadwal sekolah nantinya.

Nah, Parents, selamat mencoba tips disiplin waktu ini ya.

Time to LearnHelp your child develop essential awareness through books that talk and sing!Key benefits of Time to Learn:...
01/03/2016

Time to Learn
Help your child develop essential awareness through books that talk and sing!

Key benefits of Time to Learn:

»Happy Mom and KidsDevelops a love for ‘real’ books at an early age
»Encourages the habit of reading and looking for answers
»Teaches that there is always an answer, and sometimes more than one answer, to every question
»Creates awareness of the world around them
Sharpens listening skills; teaches correct pronunciation
»Introduces essential vocabulary; provides an opportunity for language learning
»Teaches the use of alphabetical dictionary and index
»Introduces children to world geography
Encourages quality time with children; strengthens parent-child bonding

It consists of:

»15 full-color, talking, question-answer books providing essential awareness to your child
»Eltee Pen, the audio learning device, that helps listen to over 7000 amazing sounds, including 60 beautiful songs and rhymes
»A Master Index to easily find any information that you or your child is looking for
»A talking Children’s Dictionary with over 1500 words and 15 thematic spreads
»A Children’s Atlas introducing your child to the wonderful world, and full national anthems of many countries
»A User Guide to explain the components and how to make the best use of the program

"Rizki-ku ada di langit, bukan di tempat kerja.!" Belajar Tawakal Kepada Putri 10 Tahun ...Hatim Al Ashom rahimahullah, ...
01/03/2016

"Rizki-ku ada di langit, bukan di tempat kerja.!"

Belajar Tawakal Kepada Putri 10 Tahun ...

Hatim Al Ashom rahimahullah, Ulama besar muslimin, teladan kesederhanaan dan tawakal.

Hatim rahimahullah, suatu hari berkata kepada istri dan 9 putrinya bahwa ia akan pergi untuk menuntut ilmu.

Istri dan putri-putrinya keberatan. Karena siapa yang akan memberi mereka makan.

Salah satu dari putri-putri itu berusia 10 tahun dan hapal Al Quran.

Dia menenangkan semua: "Biarkan beliau pergi. Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!"

Hatim pun pergi
Hari itu berlalu, malam datang menjelang...

Mereka mulai lapar. Tapi tidak ada makanan. Semua mulai memandang protes kepada putri 10 tahun yang telah mendorong kepergian Ayah mereka.

Putri hapal Al Quran itu kembali meyakinkan mereka: "Beliau menyerahkan kita kepada Dzat Yang Maha Hidup, Maha Memberi rizki dan Tidak Pernah mati!"

Dalam suasana seperti itu, pintu rumah mereka diketuk. Pintu dibuka. Terlihat para penunggang kuda.
Mereka bertanya:
"Adakah air di rumah kalian?"

Penghuni rumah menjawab:
"Ya, kami memang tidak punya apa-apa kecuali air".

Air dihidangkan. Menghilangkan dahaga mereka.

Pemimpin penunggang kuda itu pun bertanya:
"Rumah siapa ini?"

Penghuni rumah menjawab: "Hatim al Ashom".

Penunggang kuda terkejut: "Hatim, ulama besar muslimin.."

Penunggang kuda itu mengeluarkan sebuah kantong berisi uang dan dilemparkan ke dalam rumah dan berkata kepada para pengikutnya:
"Siapa yang mencintai saya, lakukan seperti yang saya lakukan.."

Para penunggang kuda lainnya pun melemparkan kantong-kantong mereka yang berisi uang. Sampai pintu rumah sulit ditutup, karena banyaknya kantong-kantong uang.
Mereka kemudian pergi.

Tahukah antum, siapa pemimpin penunggang kuda itu...?

Ternyata Abu Ja'far Al Manshur, Amirul Mukminin.

Kini giliran putri 10 tahun yang telah hapal Al Quran itu memandangi ibu dan saudari-saudarinya. Dia memberikan PELAJARAN AQIDAH yang sangat mahal sambil menangis, dia berkata:

" JIKA SATU PANDANGAN MAKHLUK BISA MENCUKUPI KITA, MAKA BAGAIMANA JIKA YANG MEMANDANG KITA ADALAH AL KHOLIQ ..!! "

***
Terimakasih Nak, kau telah menyengat kami yang dominasi kegelisahannya hanya urusan dunia.

Hingga lupa ada Al Hayyu Ar Rozzaq...

Hingga lupa jaminan- Nya:
"dan di LANGIT lah RIZKI kalian..."

Bukan di pekerjaan...
bukan di bank...
bukan di kebun...
bukan di toko...
tapi .........
DI LANGIT !!

Hingga kami lupa tugas besar akhirat,

اللهم لا تجعل الدنيا أكبر همنا

"Duhai Allah, jangan Kau jadikan dunia sebagai kegundahan terbesar kami....."

✒ الفَقيْر إلَىٰ عفو رَبِّه

Barakallahu fiikum....

Ditulis Oleh Ustadz Zaenal Abidin, Lc

Belajar tentang nilai2 moral dengan background 15 negara, lebih seru dengan pilihan 8 bahasa =D =DProudly present amazin...
01/03/2016

Belajar tentang nilai2 moral dengan background 15 negara, lebih seru dengan pilihan 8 bahasa =D =D
Proudly present amazing books from Learning Time!
Learning Value with Lusy and Wiz (LVLW)

Kenapa buku ini layak diberikan kepada anak?
1. Anak bisa mendengarkan cerita dengan lebih dari 8 bahasa
=> mengapa saya sebut anak mendengarkan, krn pada tahapan usia

01/03/2016

"Play is our brain's favorite way of learning."
~Diane Ackerman, Ph.F., author, poet

Reading to your child has many benefits:1. Reading to babies can increase their vocabulary by 40%.2. It promotes intimac...
29/02/2016

Reading to your child has many benefits:

1. Reading to babies can increase their vocabulary by 40%.
2. It promotes intimacy and increases communication between you and your child.
3. It builds listening skills, stimulates imagination and increases his attention span.
4. Reading to a child in an interactive style raises his IQ by over 6 points.
5. It is one of the best ways to teach a new language.

"The most important thing that parents can do is talk and reaf to their children."
~ Dr. G. Reid Lyon, Distinguished Scientist, Center for Brain Health, University of Texas

28/02/2016

Children learn better, easier, and faster in the early years!

"The power to learn language is so great in the young child... They can learn as many spoken languages as you can allow them to hear systematically and regularly at the same time"
~Dr. Susan Curtiss, Professor of Linguistics at UCLA

"During the first three years of life, the foundations for thinking, language, vision, attitudes, aptitudes and other characteristics are laid down!"
~Ronald Kotulak, author of Inside the Brain

Help your child develop essential awareness through books that talk and sing!Key benefits of Time to Learn:+ Happy Mom a...
07/02/2016

Help your child develop essential awareness through books that talk and sing!

Key benefits of Time to Learn:

+ Happy Mom and KidsDevelops a love for ‘real’ books at an early age
+ Encourages the habit of reading and looking for answers
+ Teaches that there is always an answer, and sometimes more than one answer, to every question
+ Creates awareness of the world around them
+ Sharpens listening skills; teaches correct pronunciation
+ Introduces essential vocabulary; provides an opportunity for language learning
+ Teaches the use of alphabetical dictionary and index
+ Introduces children to world geography
+ Encourages quality time with children; strengthens parent-child bonding [Request a free presentation!]

It consists of:
+15 full-color, talking, question-answer books providing essential awareness to your child
+ Eltee Pen, the audio learning device, that helps listen to over 7000 amazing sounds, including 60 beautiful songs and rhymes
+ A Master Index to easily find any information that you or your child is looking for
+ A talking Children’s Dictionary with over 1500 words and 15 thematic spreads
+ A Children’s Atlas introducing your child to the wonderful world, and full national anthems of many countries
+ A User Guide to explain the components and how to make the best use of the program

21/09/2015

Ada 4 cara Allah memberi rezeki kepada makhluk-Nya:

1. REZEKI TINGKAT PERTAMA (YANG DIJAMIN OLEH ALLAH)

"Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yg bergerak di atas bumi ini yg tdk dijamin oleh Allah rezekinya."(QS. 11: 6)

Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah.

2. REZEKI TINGKAT KEDUA

"Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yg telah dikerjakannya" (QS. 53: 39)

Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu muslim atau kafir.

3. REZEKI TINGKAT KETIGA

“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (QS. 14: 7)

Inilah rezeki yang disayang Allah. Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yang lebih banyak. Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yg dapat hidup bahagia, sejahtera & tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.

4. REZEKI KE EMPAT (UNTUK ORANG BERIMAN DAN BERTAQWA)
".... Barangsiapa yg bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yg tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yg bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”
(QS.Ath-Thalaq/65:2-3)

Peringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua orang bisa meraihnya. Orang istimewa ini (muttaqun) adalah orang yang benar-benar dicintai & dipercaya oleh Allah untuk memakmurkan atau mengatur kekayaan Allah di bumi ini.

19/09/2015

"The more that you read, the more things you will know.
The more that you learn, the more place you'll go."
~Dr. Seuss~

19/09/2015

Renungan
Smoga menginspirasi kita smua terutama diri saya sndiri 😊

🌿.🌿.🌿.🌿.🌿
Tinggal pilih saja dengan keadaan seperti apa kita mau menerima rizki dari Allah.

From Allah to Allah: Rezeki Itu Milik Allah

by Leila Hana

"Saya nggak mau jadi ibu rumah tangga saja. Kalau suami meninggal atau kita bercerai, gimana? Siapa yang kasih makan saya dan anak-anak? Istri itu harus mandiri finansial supaya bisa punya uang untuk jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan suami."

Seketika, kalimat itu buyar kala saya berhadapan dengan seorang wanita berusia 47 tahun yang datang ke rumah saya untuk mengisi pengajian. Wanita bersahaja itu datang jauh-jauh, cukup jauh dari komplek perumahan tempat tinggal saya, untuk memberi pengajian secara gratis. Ingat, gratis lho.... Nggak ada bayaran sepeser pun kecuali sajian makan siang yang saya berikan. Dia datang untuk menggantikan guru ngaji saya yang berhalangan. Sambil menunggu teman-teman lain, kami ngobrol-ngobrol.

"Coba tebak, anak saya berapa, Bu?" tanyanya, ketika kami sedang ngobrol soal anak-anak. Saya sedikit mengeluhkan kondisi rumah yang berantakan karena anak-anak nggak bisa diam, lalu dia memaklumkan. Namanya juga anak-anak. Dia sudah berpengalaman karena anaknya lebih banyak dari saya.
"Ehm... empat?" (pikir saya, paling-paling cuma selisih satu).
"Masih jauh...."
"Tujuh...."
"Kurang... yang benar, delapan."
Mata saya membelalak. Masya Allah! DELAPAN?!
"Itu masih kurang, Bu. Ustazah Yoyoh (almarhumah Yoyoh Yusroh, mantan anggota DPR) saja anaknya 13. Jadi, saya ini belum ada apa-apanya," katanya, merendah.

Setelah itu, mengalirlah cerita-ceritanya mengenai anak-anaknya sampai teman-teman saya datang dan acara mengaji pun dimulai. Di sela pengajian, wanita itu bercerita mengenai keluarganya. Dari situ saya baru tahu kalau suaminya sudah meninggal dunia! Meninggal karena kecelakaan motor, meninggalkan istri dan delapan anak, yang terkecil berusia 2,5 tahun dan sang istri, ya... wanita itu... seorang IBU RUMAH TANGGA.

Ibu rumah tangga di sini maksudnya nggak kerja kantoran, tapi juga bukan pengangguran. Beliau aktif mengisi pengajian. Lalu, bagaimana kehidupannya setelah suaminya meninggal? Beliau nggak punya gaji, nggak kerja kantoran. Coba, gimana? Apa beliau lalu sengsara dan anak-anaknya putus sekolah? No. no, no....

Kalau saya mengingat kalimat pembuka di atas kok kayaknya mustahil ya seorang ibu yang nggak bekerja dan suaminya meninggal dunia, bisa bertahan hidup dengan delapan anak dan anak-anaknya bisa tetap kuliah. Mustahil itu... NGGAK MUNGKIN!

"Bagi Allah, nggak ada yang nggak mungkin, Bu. Asal kita percaya sama Allah. Allah yang kasih rezeki, kan? Percaya saja sama Allah. Saya cuma yakin bahwa semua yang saya dapatkan selama ini adalah karena kebaikan-kebaikan saya dan suami semasa hidup. Saya cuma berbagi pengalaman ya, Bu, bukan mau riya. Memang, suami saya dulu itu orangnya pemurah. Kalau ada yang minta bantuan, dia akan kasih walaupun dia uangnya pas-pasan. Alhamdulillah, Allah kasih ganti. Sewaktu suami masih hidup, kami hidup sederhana. Rezeki suami itu dibagi ke orang-orang juga, padahal anak kami ada delapan. Suami nggak takut kekurangan....."

Kami menahan napas.....

"Hingga suami saya meninggal dunia... uang duka yang kami dapatkan itu... Masya Allah... jumlahnya 100 juta. Padahal, suami saya itu biasa-biasa saja, bukan orang penting. Uang itu langsung dibuat biaya pemakaman, tabungan pendidikan anak, dan sisanya renovasi rumah yang mau ambruk."

Dengar uang 100 juta dari uang duka saja, saya sudah kagum.

"Saat renovasi rumah, saya serahkan saja ke tukangnya. Dia bilang, uangnya kurang. Saya lillahi ta'ala saja. Yang penting atap rumah nggak ambruk, karena memang kondisinya sudah memprihatinkan. Khawatirnya anak-anak ketimpa atap....."

Saya membayangkan, keajaiban apa lagi yang didapatkan oleh wanita itu?

"Nggak disangka. Begitu orang-orang tau kalau saya sedang renovasi rumah, mereka menyumbang. Bukan ratusan ribu, tapi puluhan juta! Sampai terkumpul 100 juta lagi dan rumah saya seperti bisa dilihat sekarang.... Sampai hari ini, saya masih dapat transferan uang dari mana-mana, Bu-Ibu. Saya nggak tau dari siapa aja karena mereka nggak bilang. Saya juga udah nggak pernah beli beras lagi sejak suami meninggal. Selalu ada yang kasih beras."

Duh, nggak bisa nahan airmata deh jadinya....
Apa rahasianya?
"Berbuat baik kepada siapa saja, sekecil apa pun. Insya Allah ada balasannya. Rezeki itu milik Allah. Kalau Allah berkehendak, Dia akan kasih dari mana pun asalnya...." tutupnya.

Rezeki itu milik Allah, siapa pun tidak boleh takabur. Bekerja bukanlah sarana menyombongkan diri bahwa hidup kita bakal terjamin karena bekerja. Yang menjamin hidup kita adalah Allah. Bekerja diniatkan untuk ibadah. Pembuka rezeki bisa datang dari mana saja, salah satunya dari berbuat kebaikan sekecil apa pun.

Ucapan, "Kalau suami meninggal atau bercerai, siapa yang kasih makan saya dan anak-anak?" itu sama saja dengan sirik, atau menduakan Allah.

Menganggap diri kita super, dengan kita bekerja, maka rezeki terjamin. Padahal, Allah yang kasih rezeki. Jika dulu Allah kasih rezeki melalui suami, besok Allah kasih lewat jalan lain. From Allah to Allah.

〰〰〰〰〰

Smg kita selalu bersungguh2 berikhtiar menjemput rizki dari Allah, mensyukurinya dan mjdkan rizki tsb sbg jalan meraih keberkahan hidup...aamiin

Ada banyak buku cerita anak yang beredar di toko-toko buku. Anak-anak balita memang sebaiknya sudah dikenalkan dengan bu...
17/03/2015

Ada banyak buku cerita anak yang beredar di toko-toko buku. Anak-anak balita memang sebaiknya sudah dikenalkan dengan buku pada usia dini. Walau masih berupa buku cerita, setidaknya mereka sudah tidak asing lagi dengan sebuah benda bernama buku.

Tidak semua buku menjadi favorit dan dibeli oleh banyak orang. Tetapi hanya beberapa buku saja yang bisa menjadi buku terlaris atau dikenal dengan istilah best seller. Salah satu buku cerita anak best seller adalah buku Halo Balita.

Halo Balita merupakan jenis buku cerita yang tidak hanya berisi cerita anak tetapi juga mengajak anak untuk belajar banyak hal yang sebenarnya dekat dengan kehidupan sehari-harinya.

Halo Balita memang merupakan buku cerita untuk anak-anak balita, akan tetapi Halo Balita memiliki cerita yang lebih banyak mengajak anak untuk belajar. Itu artinya, muatan edukasi di dalam buku Halo Balita ini termasuk ke dalam kategori yang tinggi.

Ada 25 cerita yang disampaikan dengan tiga topik utama.
Anak bisa membaca cerita mulai dari kegiatan makan dengan kemampuan sendiri sampai pada belajar salah satu ibadah yang penting bagi umat muslim yaitu belajar shalat. Selain itu, cerita dalam Halo Balita tentunya disajikan dengan gambar yang juga menarik dan membuat anak senang membacanya.

Halo Balita juga menyediakan satu buku penting lainnya. Buku ini memang bukan untuk anak balita, tetapi untuk orang tua si balita. Buku Panduan ditujukan untuk orang tua. Buku ini bisa menjadi pengantar atau panduan untuk orang tua yang erat hubungannya dengan Halo Balita. Selain itu, buku panduan ini juga berisi berbagai informasi penting mengenai anak serta tumbuh kembang anak. Kombinasi yang apik antara cerita,unsur edukasi, gambar yang menghiasi, pesan
dalam cerita, serta adanya buku panduan untuk orang tua menjadikan buku ini termasuk ke dalam buku best seller.

Halo Balita bisa menjadi pilihan buku berkualitas
untuk menemani perkembangan anak Anda. Untuk itu, buku ini sangat direkomendasikan bagi Anda para orangtua yang memiliki anak di usia balita.

Info Pemesanan:
Marisa (Senior Book Advisor)
Sms/wa 089628096121
Pin BB 515AAE7E

Address

Antapani
Bandung Satu
40291

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Amazing Time and Learn More posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category