21/02/2018
SARAF KEJEPIT DI LEHER SEMBUH DENGAN MINYAK VARASH CLASSIC
saraf kejepit di leher
Nama : Ibu. Suminem
Umur : 56 tahun
Alamat : Pematang Panggang, OKI, Sumatera Selatan.
Aktifitas sehari – hari saya sebagai petani karet di daerah Pematang Panggang sebagai tempat tinggal keluarga saya. Saya merasakan sakit sejak bulan Desember 2016, keluhan awal hanya badan terasa sakit, kesemutan tangan dan kaki. Awalnya berobat ke mantri setempat dikatakan hanya kecapean saja, diberikan obat, disuntik, tapi obat habis belum ada perbaikan. Berobat ke mantri atau bidan lain juga sama, hanya kecapean. Berobat ke rumah sakit terdekat hasilnya juga sama, hanya kecapean.
Dan badan semakin sakit, tangan dan kaki semakin kesemutan, untuk memegang piring dan sendok saja tidak bisa. Berobat ke terapi alternatif juga sama, tidak ada perbaikan. Entah sudah berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk berobat.
Hingga akhirnya pada tanggal 11 februari 2017 saya merasakan sakit yang luar biasa di seluruh badan, badan semakin sulit digerakkan, saya tidak kuat. Oleh keluarga saya dibawa ke Lampung ( ± 6 jam perjalanan darat dari tempat saya) dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Metro. Kebetulan ada keluarga di Metro. Langsung opname di RS, dokter belum bisa memberi kesimpulan apa sakit saya.
Tanggal 13 februari dokter spesialis saraf yang merawat saya menganjurkan untuk dilakukan pemeriksaan MRI tulang belakang. Itupun harus dilakukan di RS lain.
Selama dirawat, saya sulit menggerakkan badan, nyeri , tangan dan kaki mati rasa. Saya tidak diberitahu oleh keluarga sakit saya apa. Hingga pada tanggal 15 februari 2017 dokter menganjurkan saya untuk dirujuk ke RS di Jakarta dengan alasan penanganan yang lebih lengkap.
Pulang dari RS saya tinggal ditempat saudara di Metro, untuk ke Jakarta keluarga masih mempertimbangkan biaya yang pasti sangat besar. Selama di rumah lebih banyak berbaring, aktifitas semua dibantu keluarga. Karena lebih banyak berbaring maka saya tidak bisa setiap hari BAB, karena ada rasa takut juga kalau BAB belum bisa jongkok.
Hingga suatu hari saya dikenalkan dengan pak Yusuf oleh saudara saya. Pak Yusuf menawarkan terapi Akupresur dan Minyak Varash selama menunggu keputusan keluarga apakah akan berobat ke Jakarta atau tidak. Saya memilih Varash Classic. Keluarga mengikuti petunjuk pemakaian, dibalurkan sepanjang tulang belakang, telapak kaki, jari kaki. Bahkan sering seluruh badan dibaluri minyak Varash. Saya juga mengkonsumsi Manisan Amla untuk membantu memperbaiki masalah pencernaan. Seminggu 3 X Pak Yusuf datang untuk memberikan terapi Akupresur dan membalurkan Minyak Varash.
Beberapa hari setelah setelah terapi dengan minyak Varash saya merasakan perubahan yang luar biasa, badan mulai bisa digerakkan, tangan dan kaki yang kesemutan mulai terasa. Dan sekarang saya sudah bisa beraktifitas seperti biasa. Setiap pagi saya olahraga pagi berjalan keliling lingkungan sekitar, memasak, mencuci, menyapu bahkan tangan sudah bisa digunakan untuk makan tanpa menggunakan sendok. BAB juga lancar, perut tidak begah, dan saya senang karena untuk jongkok dan berdiri sendiri saya sudah bisa. Ini adalah botol ke 7 minyak Varash yang saya pakai.
Saya berencana untuk kembali ke kampung halaman dan membawa minyak Varash untuk tetap menjaga kesehatan saya dan yang pasti saya akan sampaikan kepada orang-orang di kampung saya tentang kasiat minyak Varash. Saya tidak perlu ke Jakarta. Saya sangat bersyukur. Dan akhir-akhir ini saya baru diberitahu oleh keluarga kalau saya menderita saraf kejepit di leher, tulang leher yang ke 6, 7. Dan ini adalah penyakit yang berat, itulah mengapa dokter merujuk ke Jakarta.
Terima kasih sudah dikenalkan dengan minyak Varash yang kasiatnya luar biasa dan seluruh keluarga atas kesabarannya merawat saya sampai sembuh.
info dan pemesanan hub: 0817512784 (Diani Hapsari), 085269588373 (Ully Sarasi)