20/09/2021
SEDIKIT BERBAGI TIPS UNTUK MENGATASI ANTRANOKSA PADA CABE, PENYAKIT YANG SERING TERJADI CURAH HUJAN TINGGI..
Trims Admin.... Semoga Bermanfaat....
Salah satu penyakit yang sering menyerang cabai adalah antraknosa. Penyakit ini disebabkan pathogen Colletotrichum spp. dengan gejala mati pucuk yang berlanjut ke bagian bawah tanaman. Ranting, daun, dan cabang busuk kering berwarna coklat kehitam-hitaman. Pada batang acervuli cendawan terlihat berupa benjolan.
Pencegahan dan pengendalian yang dapat dilakukan dengan beberapa langkap.
1. Pemupukan berimbang. Pemupukan tidak hanya pupuk kimia, harus seimbang dengan penggunaan pupuk organik, dapat ditambahkan pupuk organik kilat. Pupuk organik ini memiliki kandungan unsur hara super lengkap, hormon pertumbuhan, dan pH 9.
2. Penggunaan mulsa plastik perak di dataran tinggi, dan jerami di dataran rendah mengurangi infestasi antraknos dan penyakit tanah, terutama di musim hujan.
3. Intercropping antara cabai dan tomat di dataran tinggi dapat mengurangi serangan hama dan penyakit serta menaikkan hasil panen.
4. Penyakit antraknosa Colletotrichum spp. dikendalikan dengan fungisida klorotalonil atau Propineb. Kedua fungisida ini digunakan secara bergantian. Dapat menggunakan bahan aktif heksakonasol, apabila intensitas serangan tinggi aplikasi dapat 2-3 hari sekali, dan jika intensitas serangan rendah dapat 5 hari sekali.
5. Untuk mengurangi penggunaan pestisida (+ 30%) dianjurkan untuk menggunakan nozel kipas yang butiran semprotannya berupa kabut dan merata.
Jika BERMANFAAT silahkan share!