XCellent

XCellent XCellent Store Online
Supplies over millions household products into your door step.Can't find any product?Please contact us.

TEKS ASLI PERJANJIAN LAMA ADALAH MASORETIC TEXT (MT), TEXT ASLI PERJANJIAN BARU ADALAH TEXTUS RECEPTUS (TR).Pada awalnya...
14/05/2026

TEKS ASLI PERJANJIAN LAMA ADALAH MASORETIC TEXT (MT), TEXT ASLI PERJANJIAN BARU ADALAH TEXTUS RECEPTUS (TR).

Pada awalnya Alkitab yang tersedia adalah Alkitab bahasa Latin, yaitu Vulgata. Alkitab yang pertama kali dicetak dinamakan Johann Gutenberg Bible 42 Line (dalam satu halaman ada 42 garis teks), dinamakan dengan nama penemu mesin cetak yaitu Johan Gutenberg. Alkitab ini terbit sekitar tahun 1452 dan 1456* (*tahun terbit tidak bisa ditentukan secara tepat). Sampai pada tahun 1600, para teolog cukup puas dengan Alkitab bahasa Latin, terutama bila membahas Alkitab Perjanjian Baru. Lebih dari 100 edisi Alkitab Perjanjian Baru terbit dalam bahasa Latin. Padahal kita mengetahui bahwa teks Alkitab Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani. Tidak seorang pun mau mengecek kebenaran Alkitab bahasa Latin yang diterbitkan gereja Katolik saat itu dalam manuscript bahasa Yunani.

Baru pada tanggal 10 Januari 1514 terbit edisi Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani yang bernama Complutensian Polyglot.

Kemudian tanggal 1 Maret 1516 terbit edisi kedua Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani yang bernama Novum Instrwnentum Omne oleh Desiderius Erasmus, yang dipasarkan oleh Johann Froben di Basel.

Setelah penerbitan Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani versi Erasmus terjadi perubahan besar dalam dunia kekristenan.

Tapi saya ingin memberitahu dulu masalah yang terjadi dengan Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani Bahasa Yunani versi Erasmus:

1. Pengerjaannya dilakukan terburu-buru
2. Kelihatannya Erasmus dan Froben hanya mengejar keuntungan materi dan ketenaran melalui pekerjaan mereka sebab Alkitab PB Bahasa Yunani adalah terobosan baru di abad itu, abad ke-16.
3. Edisi Alkitab PB Bahasa Yunani Erasmus menggunakan manuscripts dari abad ke-12 atau abad ke-13 yaitu manuscripts-manuscripts dari Byzantine Imperial Text, Koine Text atau Majority Text, padahal manuscripts tersebut tanggalnya masih baru dan disebut terburuk.
4. Kenapa Erasmus tidak menggunakan Uncial Manuscripts yang lebih tua (manuscripts Huruf Besar) padahal saat itu sudah ada?
5. Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani Erasmus mempunyai defect/cacat dan error

Sebagai contoh:

Erasmus tidak bisa menemukan Manuscripts mengenai kitab Wahyu maka dia meminjam kepada sahabatnya Johann Reuchlin. Manuscript itu terpotong di Wahyu 22:16-21.

Apa yang dilakukan Erasmus?

Erasmus justru mencari bagian itu di dalam Alkitab Vulgata yaitu bahasa Latin kemudian dia menterjemahkan ke dalam bahasa Yunani. Disinilah kekacauan masuk ke dalam Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani Erasmus. Edisi tersebut akhirnya mempunyai banyak error/kesalahan. Erasmus tidak pernah melakukan edit kepada versi Alkitabnya melainkan menjahitnya bersama atau menyelesaikan dengan cepat, bahkan hanya dalam beberapa bulan.

Tetapi pekerjaan yang dilakukan Desiderius Erasmus seperti yang saya bilang membawa perubahan besar bagi dunia kekristenan. Teks Alkitab yang dipakai oleh Erasmus kelak disebut sebagai Received Text/Textus Receptus (TR).

Tentu saja terjadi berbagai penyempurnaan terhadap Alkitab Erasmus karena para teolog tahu Alkitab tersebut bermasalah. Setelah Erasmus memang muncul karya-karya lain tetapi mereka masih melakukan hal yang sama seperti Erasmus yaitu menggunakan teks abad ke-14 atau abad ke-15 padahal naskah yang lebih tua ada.

Erasmus pernah diberikan naskah Uncial E atau Basiliensis dari abad ke-8 (lebih tua dari manuscripts Byzantine Text) yang tersedia di Basel dan dalam perpustakaan pribadi Theodore Beza yang berisi Codex Bezae Cantabrigiensis (De a) and Codex Claromontanus (Dp) tapi dia tidak menanggapinya.

Terobosan besar berikutnya datang dari Robert Estienne (Stephanus; 1503-1559) di Perancis dan rumah penerbit Elzevir di Netherlands.
Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani Stephanus adalah Editio Regio tahun 1550 dan 1551. Dalam Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani Stephanus, mulai ada pembagian ayat-ayat.

Alkitab Perjanjian Bahasa Yunani akhirnya dikenal sebagai TR (Textus Receptus) dengan simbol stigma.

Rumah penerbit Elzevir tahun 1633 mengkoin istilah Textus Receptus sebagai berikut:

"Textum ergo habes, nunc ab omnibus receptum: in quo nihil immutatum aut corruptum damus [What you have here, then, is the text which is now universally recognized: we offer it free of alterations and corruptions]." - Apa yang anda miliki disini adalah teks yang secara universal diakui: kami mempersembahkannya tanpa melakukan perubahan dan tanpa memotongnya).

Sejak tahun ini, hari-hari abad ke-15 yang ditandai oleh teks Latin Vulgate berlalu. Para teolog tidak lagi merefer pada Alkitab Latin Vulgata - Alkitab ini hanya menjadi Alkitab gereja Katolik - sebab para teolog tahu Vulgata adalah Alkitab yang korup dan banyak kesalahan. Itu sebabnya dibutuhkan Alkitab Perjanjian Baru di dalam bahasa aslinya yaitu bahasa Yunani. Ini tentu saja menimbulkan konseksekueni versi Alkitab Perjanjian Lama Vulgata juga tidak lagi menjadi acuan. Para teolog kembali ke Alkitab Perjanjian Lama bahasa asli Ibrani.

Dari ini sebuah prinsip yang mantap terbangun:

1. Alkitab Perjanjian Lama Bahasa Ibrani adalah Masoretic Text (MT) dengan 39 buku Alkitab
2. Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani adalah Textus Receptus (TR) dengan 27 buku Alkitab

Teori saya berhubungan dengan Kanon Alkitab terbukti. Kanon Alkitab adalah 66 buku Alkitab. Bila jumlah buku Alkitab lebih banyak atau kurang dari 66 buku maka itu bukan Kanon Alkitab. Definisi ini mengunci semua teori sesat tentang Kanon Alkitab.

Abad ke-16 merupakan goncangan besar dari Tuhan bagi dunia kekristenan. Setelah Tuhan menggoncang kesesatan Alkitab Vulgata, Tuhan juga mengguncang kesesatan doktrin gereja yang dihasilkan dari Alkitab Vulgata melalui pekerjaan Reformasi Gereja.

Tidak kebetulan Tuhan menghadirkan Reformasi gereja pada tanggal 31 Oktober tahun 1517, tepat satu tahun setelah Alkitab Perjanjian Baru Bahasa Yunani yang bernama Novum Instrwnentum Omne oleh Desiderius Erasmus terbit.

Maha Besar Tuhan dengan segala Firman-Nya!

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
WA +61 433 535 015

GEREJA KATOLIK ROMA (KATROM) TIDAK PUNYA ALKITABDi dalam tulisan sebelumnya, saya membahas tentang Textus Receptus (TR) ...
13/05/2026

GEREJA KATOLIK ROMA (KATROM) TIDAK PUNYA ALKITAB

Di dalam tulisan sebelumnya, saya membahas tentang Textus Receptus (TR) versus Critical Text (CT) - apabila anda belum tahu informasi ini silakan membacanya.

Wescott dan Hort sebagai promotor CT atau dua orang yang mengerjakan teks Alkitab Perjanjian Baru CT membangun teori bahwa Alkitab Perjanjian Baru yang mereka hasilkan dari Original Greek adalah Alkitab yang muncul dari "Early Text" - Teks Alkitab Yunani Perjanjian Baru yang paling tua sehingga mengatakan bahwa Alkitab Perjanjian Baru versi CT yang terbit tahun 1881 adalah Alkitab yang paling benar dari semua Alkitab Perjanjian Baru yang sudah ada.

Saya sudah membantah argumen Wescott dan Hort dalam tulisan sebelumnya. Tulisan saya selanjutnya juga mengatakan bahwa Gereja Barat atau Gereja Roma Katolik baru muncul tahun 313, bagaimana mungkin Barat mempunyai apa yang disebut Western Text Type yang lebih awal seperti teori Wescott dan Hort?

Alkitab CT yang diterjemahkan Westcott dan Hort dan diterbitkan tahun 1881 menggunakan text dari manuscripts Codex Vaticanus yang baru muncul menjelang abad ke-5 (kenapa Westcott dan Hort mengaku mereka mengerjakan Neutral Text, maksudnya teks awal yang tidak dipengaruhi teks manapun?, ini sangat aneh).

Gereja Roma - bukan Gereja Roma Katolik - yang sudah lama berdiri sebelum rasul Paulus menulis surat Roma, mulai mengalami perkembangan pada abad ke-2 akhir dan sepanjang abad ke-3, baru berkonsentrasi pada masalah praktis atau praktek gereja dan bukan masalah teologi. Baru pada tahun 313 Gereja Roma Katolik muncul.

Maka cara melihat Gereja Barat seperti ini:

Kemanapun kita pergi ke Barat (daerah geografis gereja Barat), kita tidak bisa menemukan orang yang punya kemampuan atau skill untuk mengembangkan dan melakukan editing secara independent apa yang disebut sebagai "Western Text", belum ada textual tradition di gereja Barat, bila kita berbicara mengenai teks Alkitab Perjanjian Baru sebab teks Alkitab Perjanjian Baru baru muncul pada abad ke-2.

Ringkasnya seperti ini:

1. Gereja Barat baru menggeliat pada abad ke-2
2. Teks Alkitab Perjanjian Baru muncul abad ke-2
3. Bagaimana mungkin gereja Barat punya apa yang disebut sebagai Western Text Type?
4. Mungkin lokal text iya yaitu teks Alkitab dalam bahasa lokal/setempat atau bahasa daerah

Jadi argumen Wescott dan Hort tentang text dari Codex Bezae Cantabrigiensis atau Westrn Text sebagai early text atau teks paling awal Alkitab Perjanjian Baru, sangat tidak masuk akal dan harus ditolak.

Alkitab CT produk dari Wescott dan Hort memggunakan teks utama dari Codex Vaticanus dan gabungan manuscripts lain seperti Codex Bezae Cantabrigiensis.

Perkembangan teks Alkitab Perjanjian Baru di Barat seperti ini:

1. Marcion membawa Alkitab Perjanjian Baru bersamanya ke gereja Roma pada tahun 140 dan ini dikenal sebagai Kanon Marcion
2. Kutipan-kutipan Injil muncul ditemukan dalam tulisan Justin Martyr pada tahun 150
3. Iranaeus menyebutkan istilah Tetraeuaggelion atau 4 Injil yang disatukan pada tahun 180
4. Bahasa Yunani berganti ke bahasa Latin tahun 180
5. Gereja Barat mulai bergerak tahun 180
6. Gereja Roma Katolik berdiri tahun 313
7. Athanasius menyebutkan daftar Kanon 66 buku Alkitab tahun 367

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak Pelayanan +61 433 535 015

IMAM GEREJA KATOLIK ROMA BODOH KARENA TIDAK PERNAH MEMBACA ALKITABSetan sangat membenci Firman Tuhan sebab Firman Tuhan ...
11/05/2026

IMAM GEREJA KATOLIK ROMA BODOH KARENA TIDAK PERNAH MEMBACA ALKITAB

Setan sangat membenci Firman Tuhan sebab Firman Tuhan menyingkapkan kebenaran mengenai Yesus Kristus sebagai satu-satunya pengharapan manusia untuk keselamatan dan membuka tujuan akhir setiap manusia, entah itu surga kekal atau neraka kekal.

Sejarah kekristenan selalu berhadapan dengan musuh dan diserang, baik dari luar Kristen maupun dari dalam Kristen sendiri. Ternyata musuh Salib yang paling efektif justru muncul dari dalam gereja sendiri. Mereka adalah orang Kristen palsu yang membuat pengakuan bahwa dia mengikut Kristus tetapi menyangkal Otoritas Alkitab dan identitas Yesus sebagai Anak Allah. Bagi kita lebih gampang untuk mengenal kelompok anti Salib dari luar gereja dari pada mengidentifikasi orang-orang Kristen palsu.

Tahun 303 sampai tahun 313, yaitu 10 tahun awal agama Kristen mengalami penganiayaan dibawah pemerintahan Emperor Diolectian dari Romawi. Masa 10 tahun ini adalah masa penganiayaan yang berat, diperkirakan 3000 - 3500 orang Kristen ditangkap, disiksa dan dihukum mati. Penganiayaan orang Kristen ini menjadi besar dan berat oleh karena didukung oleh Dekrit Kaisar, orang Kristen dibunuh, Alkitab dibakar dan bangunan gereja dihancurkan dengan satu tujuan yaitu untuk menghapuskan orang Kristen dari muka bumi.

Tetapi luar biasa kesetiaan orang Kristen kepada kitab suci pada tahun-tahun tersebut. Pemerintah Roma berhasil menghancurkan setiap copy dari kitab suci di seluruh kekaisarannya, tetapi ternyata tulisan Firman Tuhan masih tersedia dalam banyak copy yang dibuat oleh orang-orang Kristen awal, termasuk 100.000 surat yang terselamatkan berisi 98% teks Perjanjian Baru. Orang Kristen di abad-abad awal mendedikasikan hidupnya untuk memproduksi manuscripts Perjanjian Baru, melakukan copy/salinan mendistribusikan dan menterjemahkan Alkitab di seluruh kekaisaran Romawi.

Walaupun usaha Romawi begitu masif untuk menghapuskan agama Kristen dengan membunuh orang Kristen, membakar gereja dan membakar salinan/manuscripts Firman Tuhan, faktanya agama Kristen akhirnya menjadi agama resmi negara setelah Kaisar Konstantine di tahun 325 masuk Kristen.

100 tahun kemudian, gereja abad Medieval jatuh dalam kesesatan dan berkompromi dengan raja-raja dan para aristokrat di Eropa. Akhirnya pada abad ke-12 ditetapkan aturan bahwa memiliki Alkitab itu ilegal untuk semua orang tapi hanya diijinkan untuk para pekerja gereja/clergy.

Catholic Dictionary halaman 82:

"Di masa awal Alkitab dibaca dengan bebas oleh jemaat biasa.....Bahaya baru muncul selama Middle Ages...Inilah para penjahat tersebut yaitu The Council of Toulouse tahun 1229 dan Terrangona tahun 1234 yang melarang jemaat biasa membaca terjemahan bahasa setempat dari Alkitab. Pius IV menugaskan para Bishops untuk menolak jemaat biasa bahkan untuk membaca versi Alkitab Katolik sampai confessors atau imam gereja setuju bahwa membaca Alkitab terbukti membawa manfaat bagi orang itu".

The Council of Toulouse tahun 1229 dan the Council of Tarragona tahun 1224 melarang orang biasa memiliki Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dalam bahasa sehari-hari.

Sumber-sumber utama dapat dibaca dalam tulisan Edward Peters, "Heresy and Authority in Medieval Europe", Scolar Press London.

The Council of Trent tahun 1545 - 1564 menempatkan Alkitab dalam daftar buku yang dilarang untuk dibaca. Setiap orang yang ingin membaca Alkitab harus mendapatkan izin dari Bishop Katolik Roma atau Inquisitor.

The Council of Trent menambahkan kalimat ini:

"Bahwa jika ada seseorang yang dengan berani membaca atau memiliki Alkitab tanpa ijin, orang itu tidak akan menerima pengampunan sampai ia menyerahkannya kepada yang berwenang"

Usaha Gereja Katolik Roma untuk menjauhkan Alkitab dari jemaat terus berlanjut sampai abad-abad berikutnya.

Pope Pius VII tahun 1800 - 1823 mengutuk Bible Society/Lembaga Alkitab International - LAI dan menyatakan kegusarannya pada penyebaran Alkitab.

Pius VII berkata:

"Sudah terbukti dari pengalaman bahwa Kitab Suci ketika disebarkan melalui mulut manusia biasa menyebabkan bahaya daripada keuntungan.

Pope Leo XII menyebut Protestant Bible sebagai "The Gospel of Devil - Injil Iblis" dalam encyclical letter tahun 1824.

Pope Gregory XVI tahun 1831 - 1846 menyatakan:

"menentang penerbitan, distribusi, membaca, dan kepemilikan Alkitab yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal"

Pope Leo XII pada bulan January 1850 mengutuk Bible Societies/LAI - Lembaga Alkitab International - dan mengakui fakta bahwa distribusi Alkitab telah lama dikutuk oleh Kepausan/Holy See.

Saya ingin bicara sedikit tentang Inquisitor.

Tahun 1199 Pope Innocent III memberikan kuasa yang lebih besar kepada Medieval Inquisition. Pope Innocent III mengeluarkan keputusan atau Bull yang mengatakan bahwa heresy adalah high treason against God - penghianatan utama terhadap Allah -.

Apa itu Inquisition? Ini adalah lembaga Judicial Tribunal yang dibentuk gereja Katolik Roma dengan tujuan memberantas Heresy versi Katolik Roma.

Jadi setelah 1199, selama abad Inquisition di Eropa, hukuman berat dijatuhkan kepada mereka yang dianggap melakukan heresy, dibakar hidup-hidup di tiang pembakaran, termasuk juga kepada mereka yang didapati mempunyai salinan Kitab Suci.

Selama abad kegelapan/Dark Ages, bahkan para imam Katopik tidak bisa membaca manuscripts Alkitab bahasa Latin. Akibat dari bodohnya pada imam Katolik ini, maka baik Imam maupun jemaat biasa tidak mengerti apa itu ajaran sesat gereja Medieval bila dibandingkan dengan ajaran Firman Tuhan. Sampai pada tahun 1870 di Italy bahkan Alkitab tidak boleh dimiliki karena sebegitu bencinya gereja sesat terhadap kebenaran Alkitab.

Akhirnya setelah hampir 100 tahun dalam kegelapan rohani, tahun 1517 Reformasi Protestant yang dimulai oleh Martin Luther membuka gelombang kebenaran rohani Alkitab kepada penduduk Eropa. Tahun 1520 Alkitab diterjemahkan dan dicetak dalam bahasa setempat seperti German, French, dan English. Kebebasan rohani yang baru melampaui dari apapun yang pernah terjadi di dalam sejarah.

Salah satu teriakan keras dari Reformasi Protestan adalah Sola Scriptura artinya Alkitab adalah kebenaran absolut dan bertentangan dengan posisi gereja Katolik Roma Medieval bahwa Konsili, Tradisi dan Papal Decree dapat menggantikan Alkitab. Reformasi Protestan menempatkan orang Kristen untuk bergantung sepenuhnya pada kebenaran Alkitab dan kata-kata Alkitab saja sebagai fondasi iman yang kuat. Kekuatan Firman Tuhan memotivasi para Reformer untuk memberitakan Injil Yesus Kristus di segala tempat, yang akhirnya membawa perpindahan jutaan jiwa ke dalam Kerajaan Allah dalam sejarah gereja.

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak pelayanan WA +61 433 535 015

"BOLEH TERLAHIR DI GEREJA KATOLIK, TAPI JANGAN MATI DI SITU"Anda boleh terlahir sebagai orang Katolik tetapi anda tidak ...
10/05/2026

"BOLEH TERLAHIR DI GEREJA KATOLIK, TAPI JANGAN MATI DI SITU"

Anda boleh terlahir sebagai orang Katolik tetapi anda tidak perlu mati sebagai orang Katolik, adagium ini sudah sangat umum terdengar. Sesungguhnya gereja tidak mempunyai dinding atau sekat, anda perlu menerobos kepekatan ajaran gereja untuk menemukan kebenaran yang sesungguhnya, bertumbuh dalam kedewasaan untuk menemukan sendiri kebenaran sejati dan bukan mewarisi ajaran yang tidak bersumber dari Alkitab.

Sejak abad ke-16, Reformasi Gereja, banyak sekali orang berduyun-duyun keluar dari gereja Katolik, mereka membuktikan adagium yang saya katakan: "Boleh Terlahir di Gereja Katolik tapi Jangan Mati Di Gereja Katolik". Gereja bukanlah warisan tradisi dan hidup anda tidak perlu diatur oleh perintah Magisterium, hidup anda harus dibenarkan dan dipandu oleh Alkitab.

2 Samuel 22:29

Karena Engkaulah pelitaku, ya TUHAN, dan TUHAN menyinari kegelapanku.

Mazmur 119:105

Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

Memang ada sedikit orang yang "pulang kembali ke gereja Katolik". Sayang sekali, jutaan orang telah mati untuk imannya karena berusaha keluar dari gereja Katolik, mereka malah masuk kembali ke tempat yang menjadi momok ketakutan bagi iman yang diwariskan oleh Reformasi Gereja.

Panggilan pulang ke gereja Katolik memang disiarkan oleh Pope John XXIII dengan berbagai usaha di tahun 1960an. Gereja Katolik berubah rupa tapi tidak berubah ajaran, mereka masih Katolik yang sama yang dulu memburu kaum Reformasi pada abad ke-16. Paus John XIII menyerukan Protestan dan Orthodox adalah saudara yang terpisah dan menggalakkan gerakan Ekumene/Oikoumene.

*Apabila ada orang Protestant yang memuji-muji gereja Katolik, mereka pasti berasal dari gerakan Oikoumene.

*Apabila ada orang Protestant yang memuji-muji Paus Katolik, mereka pasti berasal dari gerakan Oikoumene.

Gerakan Oikoumene bukan gerakan Alkitabiah. Gerakan ini tidak membicarakan ajaran Alkitab tapi membicarakan kompromi.

Di dalam Gerakan Oikoumene, dilakukan Perjamuan Kudus bersama lalu mereka menghembuskan angin: "Kita tidak perlu membicarakan doktrin, karena doktrin menimbulkan Perpecahan tapi Kasih Mempersatukan".

Maka muncullah ibadah gado-gado yang disebut "Ibadah Oikoumene". Di dalam ibadah itu pendeta Protestant dan imam Katolik/Pastor saling bertukar mimbar. Di dalam ibadah Oikoumene, pendeta dan pastor Katolik saling melayani Perjamuan Kudus.

Apa yang mau dicapai dalam Perjamuan Kudus bersama antara Katolik dan Protestant?

Ajaran tentang Perjamuan Kudus kedua gereja berbeda, lalu melakukan itu bersama-sama. Kebenaran tidak ada tapi hanya kompromi semata-mata. Itulah benih Oikoumene yang ditanam oleh The Council of Vatican II tahun 1962-1965.

Gereja Katolik menganut ajaran Paustologi.

Gereja Protestant menganut ajaran Kristologi.

W.Robert Godfrey menyatakan:

"Gereja Katolik Roma meyakini bahwa Protestant keluar dari gereja Katolik pada abad-16. Gereja Protestant percaya Katolik Roma sudah keluar dari gereja Kristus jauh sebelum abad ke-16"

Sebagai orang Protestant kita percaya bahwa Alkitab saja satu-satunya otoritas orang percaya/orang Kristen.

Orang Katolik Roma mengatakan bahwa Alkitab saja tidak cukup, maka tradisi dan pengajaran dari otoritas gereja harus ditambahkan kepada Alkitab.

Di dalam Alkitab, Tuhan sendiri menyatakan siapa pun yang menambahkan atau mengurangi Alkitab akan mengalami kutukan.

Maka dengan cepat Roma Katolik menyatakan bahwa Protestant dikutuk/Anathema karena mengurangi Firman Tuhan yang ditemukan dalam tradisi.

Sementara kita Protestant telah menyatakan bahwa Gereja Roma Katolik adalah gereja sesat yang menambahkan tradisi kepada Firman Tuhan.

Saya kembali kepada adagium awal:

"Anda boleh terlahir sebagai orang Katolik tetapi anda tidak perlu mati sebagai orang Katolik"

Kalau anda serius ingin mencari kebenaran Allah maka anda akan menemukan di dalam Alkitab.

2 Timotius 3:15

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Rasul Paulus mengatakan, "Kitab Suci atau Alkitab akan menuntun engkau pada jalan keselamatan di dalam iman kepada Yesus Kristus".

Gereja awal mengajarkan dan tetap konsisten pada pengajaran yang sama:

"Otoritas Tertinggi Adalah Alkitab - Sola Sciptura".

Kalau Alkitab adalah otoritas tertinggi orang percaya maka hanya Alkitab itulah yang kita ajarkan dan kita hidupi dalam kehidupan beriman.

John Chrysostom sebagaimana yang dikutip oleh William Whitaker, A Disputation on Holy Scripture (Cambridge: Cambridge University Press, 1849), 637" mengatakan:

"You have Scripture for a master instead of me; from there you can learn whatever you would know”

"Kamu memiliki Alkitab sebagai Tuhan dari pada aku; dari sanalah kamu akan belajar apa saja yang kamu ingin ketahui"

Tuhan akan menuntunmu menemukan kebenarannya.

Jangan mati di gereja yang sesat!

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
WA +61 433 535 015

KITA TIDAK DISELAMATKAN OLEH AJARAN OMONG KOSONG DARI TRADISI DAN MAGISTERIUM.Sebagai orang Protestant, saya ingin katak...
10/05/2026

KITA TIDAK DISELAMATKAN OLEH AJARAN OMONG KOSONG DARI TRADISI DAN MAGISTERIUM.

Sebagai orang Protestant, saya ingin katakan bahwa Alkitab saja adalah satu-satunya otoritas orang percaya atau otoritas gereja.

Prinsip ini dikenal sebagai:

“SOLA SCRIPTURA”

Saya ingin sentil sedikit prinsip gereja Katolik Roma. Gereja Katolik Roma mengatakan:

“Kitab Suci sebenarnya tidak cukup sebagai otoritas tertinggi orang percaya, itulah sebabnya ditambahkan tradisi dan pengajaran otoritas gereja Roma Katolik (magisterium) kepada otoritas Kitab Suci.

Maka problemnya adalah:

Protestan mengatakan bahwa Otoritas Kitab Suci itu Absolut dan Final bagi orang percaya tetapi Katolik Roma mengatakan otoritas Kitab Suci tidak absolut melainkan harus ditambahkan tradisi dan magisterium.

Padahal Tuhan sendiri mengatakan mereka yang menambahkan atau mengurangi otoritas Kitab Suci akan mengalami kutuk dari Tuhan.

Ulangan 4:2

Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ulangan 12:32

Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.

Wahyu 22:18-19

18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.

19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Mari kita lihat kembali posisi Protestant:

“Bahwa semua ajaran mengenai Keselamatan, Iman dan Kehidupan untuk orang percaya harus bersumber satu-satunya dari Alkitab dan Alkitab sebagai otoritas tertinggi adalah cukup, tidak perlu ditambah sumber lainnya”

Musa adalah orang yang pertama kali menerima Torah dari Tuhan secara lisan dan kemudian Musa menuliskan Torah tersebut selama 40 tahun dalam penggembaraan orang Israel di padang gurun.

Musa menulis Alkitab tahun 1200 SM.

Ulangan 31:9

Setelah hukum Taurat itu dituliskan Musa, maka diberikannyalah kepada imam-imam bani Lewi, yang mengangkut tabut perjanjian TUHAN, dan kepada segala tua-tua Israel.

Bambang Noersena pernah bertanya begini (dalam satu potongan video yang di share orang di medsos):

“Apakah Alkitab turun dari langit?”

Saya, Pdt.Wanda Dumais menjawab:

“Iya betul sekali, Alkitab turun dari langit”.

Alkitab yang pertama adalah tulisan Tuhan sendiri dalam bentuk batu.

Keluaran 32:15-16

15 Setelah itu berpalinglah Musa, lalu turun dari gunung dengan kedua loh hukum Allah dalam tangannya, loh-loh yang bertulis pada kedua sisinya; bertulis sebelah-menyebelah.

16 Kedua loh itu ialah pekerjaan Allah dan tulisan itu ialah tulisan Allah, ditukik pada loh-loh itu.

Scripture atau firman Tuhan tertulis pertama adalah turun dari langit dalam bentuk tulisan tangan Allah di batu.

Selanjutkan Musa menulis firman Tuhan lisan yang dia dengar di atas perkamen menggunakan tinta.

Selanjutnya Musa berkata mengenai Firman Tuhan yang sudah dia tuliskan dalam Perkamen tersebut di dalam Ulangan 31:12:

Seluruh bangsa itu berkumpul, laki-laki, perempuan dan anak-anak, dan orang asing yang diam di dalam tempatmu, supaya mereka mendengarnya dan belajar takut akan TUHAN, Allahmu, dan mereka melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini,

Jemaat yang mendengar Firman Tuhan harus belajar takut akan Tuhan dan melakukan dengan setia segala Firman Tuhan.
Saya ringkaskan seperti ini:

- Musa menulis Alkitab
- Jemaat harus mendengar dan mempelajari Alkitab
- Jemaat belajar takut akan Tuhan dan melakukan dengan setia Firman Tuhan
- Jemaat hidup dari Firman Tuhan

Tidak ada sumber lain yang menjadi otoritas tertinggi jemaat selain Firman Tuhan. Tidak ada Lembaga resmi yang ditunjuk untuk menafsirkan Firman Tuhan. Para hamba Tuhan mereka berfungsi untuk membantu jemaat, mendeliver Firman Tuhan dan mengajar jemaat agar takut akan Tuhan dan melakukan dengan setia Firman Tuhan.

Firman Tuhan itu cukup bagi jemaat dan mereka tidak membutuhkan otoritas yang lain lagi.

Firman Tuhan itu cukup dan satu-satunya otoritas jemaat yang membawa pada keselamatan.

Para nabi dan para imam di Perjanjian Lama tidak boleh menambahkan atau mengurangi Firman Tuhan tetapi mereka membantu jemaat agar Firman Tuhan diaplikasikan ke dalam hidup mereka.

Di Perjanjian Baru, kita menemukan prinsip yang sama.

Firman Tuhan itu adalah otoritas tertinggi dan absolut di dalam kehidupan jemaat Tuhan.

2 Timotius 3:15

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Kepada anak rohaninya Timotius, Paulus mengajar:

Bahwa satu-satunya yang dapat memberi hikmat, mengajar kita tentang kehidupan adalah Firman Tuhan.

Bahwa satu-satunya yang dapat menuntun kita kepada keselamatan oleh Iman kepada Yesus Kristus adalah Firman Tuhan. Tidak ada sumber lain atau otoritas iman lain yang dapat membawa kita kepada keselamatan selain Firman Tuhan.
Kita tidak diselamatkan oleh ajaran omong kosong dari tradisi dan magisterium. Kita diselamatkan melalui otoritas absolut Firman Tuhan.

Tujuan kita beriman kepada Tuhan adalah untuk mendapatkan keselamatan.

1 Petrus 1:9

karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu keselamatan jiwamu.

Dimana kita mendapatkan semua otoritas pengajaran mengenai keselamatan?

Bukan dari tradisi dan bukan dari magisterium tetapi dari Firman Tuhan.

Paulus memberikan prinsip penting kepada Timotius yaitu Prinsip 4M:
Firman Tuhan tertulis (graphe) itu:

1. Mengajar
2. Menyatakan kesalahan
3. Memperbaiki kelakuan
4. Mendidik dalam kebenaran

2 Timotius 3:16

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Sebelum core doktrin ‘Sola Scriptura’ dicetuskan pada abad ke-16 saat Reformasi, Sola Scriptura sudah diajarkan oleh Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.

Alkitab tidak mengenal otoritas melalui tradisi dan magisterium.

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
Kontak WA +16 433 535 015

Di dalam Alkitab, ada tiga nama Yakobus. Salah satunya adalah Yakobus adik kandung dari Tuhan Yesus Kristus.Galatia 1:19...
10/05/2026

Di dalam Alkitab, ada tiga nama Yakobus. Salah satunya adalah Yakobus adik kandung dari Tuhan Yesus Kristus.

Galatia 1:19

Tetapi aku tidak melihat seorangpun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus.

Apabila kita tidak mengenali ketiga tokoh penting Alkitab Perjanjian Baru yang bernama Yakobus ini, kita Akan tersesatkan dengan doktrin sesat gereja Katolik Roma yang mengatakan bahwa Yesus tidak punya adik-adik kandung melainkan saudara sepupu. Doktrin sesat gereja Katolik Roma untuk mendukung ajaran sesat The Perpetual Virginity of Mary - Maria Tetap Perawan Selamanya/Abadi.

HANYA ORANG BODOH YANG MENGARTIKAN "ADELPHOS" SEBAGAI "SEPUPU"Membaca Alkitab secara biasa, akan langsung menyimpulkan b...
10/05/2026

HANYA ORANG BODOH YANG MENGARTIKAN "ADELPHOS" SEBAGAI "SEPUPU"

Membaca Alkitab secara biasa, akan langsung menyimpulkan bahwa penulisan "Saudara-Saudara Yesus" menunjuk pada saudara kandung Yesus atau saudara tiri Yesus dari ayah yang berbeda.

Maria dan Yusuf memang mempunyai anak-anak setelah kelahiran Yesus Kristus.

Matius 12:46-48

(46) Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibu-Nya dan saudara-saudara-Nya berdiri di luar dan berusaha menemui Dia. (47) Maka seorang berkata kepada-Nya: "Lihatlah, ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan berusaha menemui Engkau." (48) Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepada-Nya: "Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?"

Markus 3:31-32

(31) Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. (32) Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: "Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau."

Apa yang saya maksudkan dengan membaca Alkitab secara biasa adalah memahami Alkitab dari arti tertulis.

Alkitab juga menulis mengenai saudara-saudara/sisters dari Yesus yang perempuan, dan ini juga menunjuk pada adik kandung perempuan dari Yesus.

Matius 13:55-56

(55) Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? (56) Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?

Markus 6:3

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

Ayat-ayat Alkitab yang sudah begitu jelas, tidak perlu lagi dibelokkan artinya sehingga menjadi tidak jelas.

Pemakaian umum kata "Adelphos" atau saudara laki-laki dalam bahasa Yunani artinya adalah saudara laki-laki kandung.

Kata "saudara" bisa juga berarti saudara dalam arti rohani (agama) atau saudara sebangsa dan setanah air. Tetapi anda bisa membedakannya karena konteks tulisannya pasti jelas.

Saya langsung masuk pada inti tulisan:

Yesus Kristus memang mempunyai 6 adik kandung yaitu 4 adik laki-laki dan 2 adik perempuan.

Untuk mendukung ajaran The Perpetual Virginity of Mary, gereja Katolik Roma berusaha membelokkan arti "Adelphos" dengan memakai contoh ayat-ayat di Perjanjian Lama berdasarkan Septuaginta, Alkitab Perjanjian Lama dalam bahasa Yunani.

Penterjemah Septuaginta memang memakai kata "saudara" atau Adelphos yang secara teknis bukan saudara kandung terhadap istilah Ibrani "Ach" (saudara).

Kita lihat ayat-ayat berikut ini, dimana Septuaginta memakai kata "Adelphos" untuk kata "Ach", bahasa Ibrani.

Kejadian 29:12,15 - Laban, paman Yakub disebut sebagai saudara Yakub

(12) Lalu Yakub menceritakan kepada Rahel, bahwa ia sanak saudara ayah Rahel, dan anak Ribka. Maka berlarilah Rahel menceritakannya kepada ayahnya.

(15) Kemudian berkatalah Laban kepada Yakub: "Masakan karena engkau adalah sanak saudaraku, engkau bekerja padaku dengan cuma-cuma? Katakanlah kepadaku apa yang patut menjadi upahmu."

Kejadian 14:14,16 - Lot Keponakan Abram disebut Saudara Abram

(14) Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan. Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, anak saudaranya itu, serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya.

Gereja Katolik Roma menggunakan argumen ini untuk mendukung ajaran The Perpetual Virginity of Mary dan membantah bahwa istilah "saudara saudara Yesus" tidak menunjuk pada saudara kandung Yesus melainkan menunjuk pada saudara sepupu Yesus karena mereka beralasan istilah Adelphos tidak selalu menunjuk kepada saudara kandung tapi bisa juga relative atau kinsman.

Bantahan terhadap argumen gereja Roma Katolik tersebut sebenarnya sangat mudah sekali:

Perjanjian Baru tidak mengenal pembelokkan arti Adelphos dari Saudara Kandung menjadi Sepupu.

Perjanjian Baru hanya mengenal Adelphos diterjemahkan sebagai saudara kandung atau menunjuk pada pemakaian lain misalnya saudara sebangsa dan setanah air.

Perjanjian Baru mempunyai kata berbeda untuk "Sepupu" yaitu Anepsioi.

Kolose 4:10

Salam kepada kamu dari Aristarkhus, temanku sepenjara dan dari Markus, kemenakan Barnabas tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia, apabila dia datang kepadamu

Jadi sama sekali Alkitab Perjanjian Baru tidak mengenai arti Adelphos yang diperluas menjadi "Sepupu".

Saya informasikan bahwa ada 9 kali ekspresi "Saudara-Saudara Yesus" di catat di dalam Injil dan 1 kali dicatat di dalam Kisah Para Rasul. Ekspresi ini selalu diikuti dengan koneksi pada Maria ibu Yesus.

Saya beri salah satu contoh:

Kisah Para Rasul 1:14

"Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus."

Pendapat Alford, 1980, pp. 152-154:

No linguistic indication whatsoever is present in the text for inferring that “His brothers” is to be understood in any less literal sense than “His mother". (Alford, Henry (1980 reprint), Alford’s Greek Testament (Grand Rapids, MI: Baker)

"Tidak ada indikasi lingusitic apapun yang muncul di dalam teks yang mengartikan bahwa "saudara-saudara-Nya" harus diartikan lebih kurang dari arti literal "Ibu-Nya"

Maksud Alford apa?

Kalau kita mengartinya "Ibu Yesus sebagai ibu kandung Yesus" maka "Saudara-Saudara Yesus" harus diartikan juga Saudara-Saudara Kandung Yesus.

Ini kembali lagi kepada tesis awal saya bahwa di dalam pembacaan Alkitab secara biasa maka awam akan langsung mengerti istilah "Saudara-Saudara Yesus menunjuk pada Saudara Kandung Yesus". Arti istilah Saudara-Saudara Yesus tidak boleh dibelokkan seperti cara gereja Katolik Roma menafsirkan Alkitab yaitu diartikan sebagai Sepupu, jadi menurut Katolik Roma Adelphos artinya Sepupu.

Alkitab Perjanjian Baru akan menulis secara jelas tentang penyebutan istilah Keponakan:

Kisah Para Rasul 23:16

Akan tetapi kemenakan Paulus, anak saudaranya perempuan, mendengar tentang penghadangan itu. Ia datang ke markas dan setelah diizinkan masuk, ia memberitahukannya kepada Paulus.

Catatan Brown:

"In no case in the New Testament can adelphos be interpreted with certainty in this sense” (Brown, Colin, ed. (1:256, 1975), The New International Dictionary of New Testament Theology (Grand Rapids, MI: Zondervan).

"Tidak ada satu kasus apapun di dalam Perjanjian Baru kata "Adelphos" dapat diartikan lain".

Jadi hanya orang bodoh yang menafsirkan "adelphos" sebagai sepupu.

Kita lihat kembali kutipan ayat-ayat ini:

Matius 13:55-56

(55) Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? (56) Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?

Markus 6:3

Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.

Kalau pakai logika gereja Katolik Roma yang bodoh:

"Adik-adik kandung Yesus yang lelaki dan adik-adik kandung Yesus yang wanita diartikan sebagai "Sepupu Yesus" atau keponakan Maria yang pria dan keponakan Maria yang wanita, maka sangat aneh penduduk Nazaret saat itu justru mengenali keluarga Yesus. Mereka menyebutkan Yesus, Maria ibu Yesus, Yusuf ayah Yesus dan adik-adik Yesus lengkap dengan nama-namanya yaitu Yakobus, Yoses (Yusuf), Yudas, Simon dan kedua adik perempuan Yesus. Hal aneh lainnya: buat apa penduduk Nazaret menyebutkan keponakan laki-laki Maria dan keponakan perempuan Maria sepanjang waktu? Yesus dan keluarganya adalah penduduk asli Nazaret dan keluarga mereka dikenali dengan baik oleh masyarakat sekitar.

Talmud sebagai sumber-sumber Yahudi yang lebih dahulu ada dari kitab Injil juga memberi informasi bahwa Yesus adalah anak sulung Maria di antara saudara-saudara yang lain dan Yesus juga mempunyai dua adik perempuan yang menikah dengan penduduk asli di Nazaret.

Albert Barnes penulis Commentary mengatakan bahwa adik-adik lelaki dari Yesus dan adik-adik perempuan dari Yesus sebagai putra-putri Yusuf dan Maria adalah "penafsiran yang jujur" dan Barnes menambahkan bahwa masyarakat di sekitar yaitu penduduk Nazaret mengenali keluarga Yesus dan berinteraksi dengan mereka seperti itu (itulah keluarga besar Yesus). Barnes, Albert (1977 reprint), 1:150, Notes on the New Testament (Grand Rapids, MI: Baker).

Komentar dari Matthews (Matthews, Paul (1952), Basic Errors of Catholicism (Rosemead, CA: Old Paths Book Club):

"Yusuf, Maria dan anak-anak mereka dikenali sebagai tipikal keluarga di Nazaret dan ketika Yesus memulai karir-Nya yang tidak umum, mereka justru menegaskan, "Bukankah Dia adalah anak dari Yusuf dan Maria dan mereka menyebutkan juga nama adik-adik lelaki dari Yesus dan menginformasikan tentang adik-adik perempuan Yesus." Jika anak-anak ini adalah keponakan lelaki dari Maria dan keponakan perempuan dari Maria, mengapa mereka selalu dihubungkan dengan Maria dan bukan ibu kansung mereka?" (1952, pp. 112-113).

Maranatha Blessings,

Pdt.Dr.Wanda Dumais
WA +61 433 535 015

Address

Marrickville
Sydney, NSW
2204

Telephone

+61433535015

Website

http://www.xcellentstore.com/

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when XCellent posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to XCellent:

Share