“Dan katakanlah (wahai Muhammad) kepada perempuan-perempuan yang beriman: hendaklah mereka menahan( sebahagian) daripada pandangan mereka (daripada memandang lelaki yang ajnabi) dan memelihara kemaluan mereka dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka ,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutup kain tudung (khumur) ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasa
n mereka kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putera-putera mereka atau putera-putera suami mereka atau saudara-saudara mereka atau putera-putera saudara lelaki mereka atau putera-putera saudara perempuan mereka atau wanita-wanita Islam atau hamba abdi yang mereka miliki atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan) atau anak-anak yang belum mengerti aurat perempuan . Dan janganlah mereka memukulkan kaki mereka agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu mencapai falah, yakni mendapat keuntungan ,kemenangan atau kebahagiaan yang hakiki.” [An-Nur :31]
"And say (Muhammad) to the believing women that they should lower their gaze and guard their modesty that they should not display their beauty and ornaments except what (must ordinarily) appear thereof that they should draw their veils over their bosoms and not display their beauty except to their husbands, their fathers, their husband`s fathers, their sons, their husbands` sons, their brothers or their brothers` sons, or their sisters` sons, or their women, or the slaves whom their right hands possess, or male servants free of physical needs, or small children who have no sense of the shame of s*x and that they should not strike their feet in order to draw attention to their hidden ornaments. turn ye all together towards Allah, that ye may attain Bliss." [An-Nur :31]