27/11/2024
MUAZIN ITU MURTAD
Kenangan getir di Baghdad, terkenang kejadian pahit seorang muazin.
Alkisah, ada seorang lelaki yang dikenal dengan nama Shalih, dia seorang muazin. Dia telah menjadi muazin sangat lama sekali. Selama 40 tahun, ia mengumandangkan azan di setiap waktunya.
Orang-orang mengenal ia sebagai pribadi yang shalih dan baik.
Hingga suatu hari, dia naik ke menara untuk mengumandangkan azan. Tiba-tiba, dia melihat putri seorang lelaki Nasrani yang rumahnya berada di dekat masjid. Ternyata, pandangan yang tak lama itu telah menjadi fitnah baginya. Muazin itu jatuh cinta kepadanya.
Dia pun turun mengetuk pintu. Maka, si wanita bertanya, "Siapa itu?"
"Shalih, muazin," jawabnya.
Si wanita Nasrani membuka pintu untuknya. Masuklah Shalih ke dalam rumah. Ia berjumpa dengan seorang yang belum pernah ia jumpai.
Hasratnya pun bergelora; ia segera merangkul erat wanita Nasrani itu.
Namun, si wanita berkata, "Kalian adalah orang-orang yang memegang amanat. Perbuatan khianat apa yang telah kamu lakukan ini?"
Walaupun dia Nasrani, ternyata ia menyadari tentang amanat dan khianat. Maka, betapa mengerikan apa yang dilakukan muazin muslim itu!
Ternyata, Shalih mengancamnya, "Kamu harus mau melakukan apa yang aku inginkan! Jika tidak, aku akan membunuhmu"
Lihatlah! Seorang muazin yang dikenal akan kebaikan hendak berbuat zina dan mengancam pembunuhan?
Walaupun nyawa terancam, si wanita tetap berkata, "Tidak Kecuali engkau harus meninggalkan agamamu."
Nahasnya, Shalih segera berkata, "Aku telah berlepas diri dari Islam dan apa yang telah dibawa oleh Muhammad."
Shalih pun mendekati wanita itu. Si wanita pun berkata, "Sebentar, engkau menyatakan seperti itu hanya dema tujuanmu? Aku khawatir setelah ini engkau akan kembali menuju agamamu."
"Makanlah daging babi!" perintah si wanita selanjutnya. Shalih muazin ternyata menuruti perintah wanita itu. Ia pun memakan babi.
Lalu, si wanita berkata, "Minumlah khamar!" Shalih pun segera meminumnya.
Ketika minuman itu merasukinya, ia mabuk dan kesadarannya berkurang. Shalih berusaha mendekati wanita itu, tetapi si wanita segera berlindung dan menutup pintu seraya berkata,
"Naiklah kamu ke atap sampai ayahku nanti datang. Jika ayahku telah datang, ia akan menikahkan aku denganmu."
Minuman khamar masih merasukinya, dan Shalih tetap naik ke atas atap. Namun, kesadarannya tak utuh, hingga pada akhirnya ia terjatuh dan mati. Ia benar-benar tertipu dengan si wanita.
Si wanita pun keluar dan membungkus mayat Shalih muazin dengan tikar Ketika sang ayah datang, si wanita menceritakan semua kejadian kepadanya.
Tentu sang ayah merasa geram dengan tingkah muazin yang telah menjadi mayat itu, muazin yang memegang amanat tetapi berkhianat,
Di waktu malam, sang ayah membawa jasad Shalih muazin, lalu membuangnya ke jalan. Na'udzubillah min dzalik.
Sumber : Dzammul Hawa, 1/459 karya Ibnul Jauzi
dari Buku Fitnah Wanita, Kisah Para Pemuda yang Tergoda Kaum Hawa
Atsar Media | Toko Buku Salaf
Telegram : t.me/atsarmedia
Marketplace : lynk.id/atsarmedia
Website : www.atsarmedia.com