19/02/2026
ia,
Satu sisi dipandang sebagai makhluk yang lemah,
Dengan seabrek kodrat yang melekat pada gelarnya sebagai "wanita".
Tapi lucunya,
keadaan memaksanya menunjukkan sisi lain
yang membuat orang terbelanga.
Wanita yang disebut banyak manja dan maunya,
Tiba-tiba dan bahkan tanpa aba aba
Harus menopang sendiri keras hidupnya.
Wanita yang tidak banyak bicara,
Tiba-tiba mulai berani meninggikan nada suaranya.
Jangan tanya bagaimana bisa.
Karena ia ditempa oleh cara kerja semesta.
Dari banyak tajamnya mulut yang mencela.
Dari banyak harapan yang ditukar dengan kecewa.
Kehidupan memaksanya tumbuh meski rapuh
Berdiri tegap meski dengan badan yang gemetar
Hanya untuk memastikan
Nyalinya sudah utuh
Untuk kembali menghadapi badai kehidupan.
Hebatnya,
ia harus selalu indah
Sebab surga dijanjikan
di bawah telapak kakinya.
_Naa