02/09/2022
SINOPSIS
Dalam mengelola bisnis, kita selalu dipusingkan dengan pertanyaan tentang bagaimana meningkatkan omzet? Bagaimana meningkatkan kepuasan pelanggan? Serta, bagaimana meningkatkan kinerja tim? Inilah saatnya bagi Anda untuk berhenti memikirkan pertanyaan-pertanyaan tersebut dan memulai memperbaiki masalah dalam bisnis yang kompleks dengan membangun budaya cinta. Ya, CINTA.
Dilandasi oleh perjalanan transformatif Softway—sebuah bisnis yang berada di ambang kebangkrutan sebelum 'cinta' diterapkan—dalam mempertahankan dan membesarkan bisnisnya. Buku ini menawarkan kerangka kerja baru yang menitikutamakan manusia untuk mencapai hasil bisnis yang maksimal.
Strategi Bisnis Berbasis Cinta membagikan kisah-kisah mendasar tentang orang-orang tangguh dalam menjalankan bisnisnya. Menjabarkan roadmap untuk hasil bisnis yang lebih maksimal—seperti keterlibatan karyawan yang lebih baik, kepuasan pelanggan yang lebih besar, dan peningkatan efisiensi kinerja—kemudian memandu Anda untuk menjalankannya langkah demi langkah. Buku ini begitu penuh dengan contoh-contoh kesalahan, patah hati, dan proses penyelamatan perusahaan di dunia bisnis yang nyata, sehingga lebih seperti paparan menarik daripada sebuah buku bisnis biasa.
***
“Sebuah panduan yang dapat membantu mengubah budaya kerja perusahaan menjadi lebih baik.” ―Esmaeil Porsa, MD, MBA, MPH, CCHP-A, Presiden dan CEO Harris Health System
“Cinta adalah jalur paling efisien untuk mencapai segala bentuk kesuksesan. Jika Anda dan/atau perusahaan Anda memiliki keinginan untuk berkembang, Anda harus membaca buku ini!” ―Kandace Cooks, Kepala Keanekaragaman dan Inklusi Nuro
“Melalui contoh dan kiat praktis, para penulis menganyam kisah tentang 'cinta di tempat kerja.' Bacaan wajib untuk semua manajer, pemimpin, dan para pelaksana kebijakan di perusahaan!” ―Dr. Shaista Khilji, Profesor Pembelajaran Manusia dan Organisasi di George Washington University
“Buku ini adalah kisah menarik dari kesadaran satu organisasi bahwa kesuksesan datang dari merangkul cinta sebagai nilai inti.” ―Rod Brace, PhD, Mitra Pendiri Relia Healthcare Advisors