22/01/2025
Batasan Pemikiran Islam
Suatu pemikiran acap kali disandarkan pada kaidah dasar yang menjadi landasan pemikiran tersebut. Misalnya, “pemikiran Islam” disebut demikian karena kaidah dasar yang membangunnya adalah akidah Islam. Akidah Islam bukan berasal dari orang Arab atau manusia lainnya. Akidah Islam berasal dari Allah ﷻ. Dialah yang telah memberi nama bagi ideologi (mabda’) dan agama ini dengan nama Islam (TQS Ali Imran [3]: 19).
Pemikiran Islam, baik yang dinukil dari orang Arab atau dari selain orang Arab, tetap dipandang sebagai pemikiran Islam. Tidak ada perbedaan antara pemikiran yang dinukil dari Imam Syafi’i, Imam al-Bukhari, Muhammad Asad an-Namsawi atau Abul A’la al-Mawdudi.
Semuanya merupakan pemikiran Islam, meskipun terdapat keragaman ras atau bahasa pada individu-individu yang melakukan ijtihad atau yang menukilnya. Tetapi, pemikiran orang Arab sebelum datangnya Islam, bukanlah pemikiran Islam.
Karena itu, “pemikiran Islam” merupakan penyebutan sebuah pemikiran dengan sebuah sebutan yang sempurna, tanpa ada penambahan ataupun pengurangan.
Dengan demikian, semua pemikiran yang bersumber dari Islam, disebut dengan “pemikiran Islam.”
“Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam” (Syaikh Muhammad Husain ‘Abdullah)