20/06/2026
*Ini daftar makam di Pekalongan & Batang yang "diba'alwikan/dibin-yahyakan" padahal aslinya trah Mataram/Panembahan Senopati:*
# # # *1. Pekalongan - 13 Makam yang di-Ba'alwi-kan*
*A. Wonobodro & Sekitarnya*
1. *Ki Ageng Pekalongan* - Wonobodro
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Maksum bin Tholib bin Yahya
- *Aslinya*: Pembuka Pekalongan era Demak-Pajang-Mataram. Trah Jawa-Mataram
*B. Kajongan & Sekitarnya*
2. *Ki Gede Kajongan*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Thoha bin Yahya
- *Aslinya*: Tokoh spiritual Kajongan, dzuriyah Mataram pesisir
3. *Ki Gede Cempaluk*
- *Diba'alwikan jadi*: Ahmad Qosasi yang bernasab Ba'alwi
- *Aslinya*: Sesepuh lokal trah Mataram
*C. Wilayah Pekalongan Kota*
4. *Ki Ageng Welo*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Alwi bin Abdurrahman
- *Aslinya*: Tokoh Mataram Pasisiran Kilèn
5. *Ki Gede Penatas Angin*
- *Diba'alwikan jadi*: Nasabnya dihubungankan ke Ba'alwi
- *Aslinya*: Dzuriyah Mataram di pesisir
6. *Ki Gede Jokodono*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Abdurrahman bin Ali Ba'alwi
- *Aslinya*: Nama Jokodono khas trah Mataram
7. *Ki Gede Jurang Bencarung*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Alwi bin Yahya
- *Aslinya*: Sesepuh lokal Mataram
8. *Ki Gede Angfusono*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Abu Bakar bin Thoha bin Yahya
- *Aslinya*: Trah Jawa
9. *Ki Gede Ceper*
- *Diba'alwikan jadi*: Nasabnya ditulis sampai Ba'alwi
- *Aslinya*: Tokoh lokal Mataram
*D. Lainnya*
10. *Siti Ambariyah*
- *Diba'alwikan jadi*: Sayyidah Fatimah Ba'alwi
- *Aslinya*: Leluhur perempuan Mataram
11. *Leluhur Krapyak*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Syech Assegaf
- *Aslinya*: Nama "Krapyak" identik dengan *Panembahan Seda Krapyak* putra Panembahan Senopati. Ini jelas trah Mataram
12. *Mbah Buyut Wayah*
- *Diba'alwikan jadi*: Habib Muhyidin bin Yahya
- *Aslinya*: Tokoh keramat Pekalongan trah Mataram
13. *Mbah Wali Tanduran*
- *Diba'alwikan jadi*: Garis keturunan sampai Ba'alwi
- *Aslinya*: Wali lokal Mataram
# # # *2. Batang - Makam dzuriyah Mataram yang di-Ba'alwi-kan*
*A. Jalur Tjitrokoesoemo & Arung Binang*
Wilayah Batang banyak dzuriyah *Pangeran Juminah → R. Adipati Tjitrokoesoemo* dan *Arung Binang*. Makam sepuh era 1700-1800an yang bergelar Raden/R.Ngabei sering di-Ba'alwi-kan jadi "Habib... bin Yahya".
*B. Jalur Tlogo*
Dzuriyah *Tumenggung Tlogo* yang menyebar ke Batang-Pekalongan. Makam kyai/penghulu trah Tlogo banyak yang diganti nasabnya jadi Ba'alwi, padahal itu cucu-cicit Panembahan Senopati dari jalur *Panembahan Hadi Hanyokrowati/Seda Krapyak*.
# # # *3. Kenapa di-Ba'alwi-kan padahal trah Mataram*
1. *Pasisiran Kilèn* Pekalongan-Batang memang wilayah Mataram sejak Panembahan Senopati
2. *Anak Panembahan Senopati* banyak yang jadi adipati di Jawa
3. *Nama Krapyak* = Panembahan Seda Krapyak putra Senopati
4. *Gelar Ki Ageng/Raden* = ciri trah Mataram, bukan Ba'alwi
5. *Silsilah di Serat Nayakatama & Serat Salasilah Kadanuredjan* mencatat dzuriyah Mataram sampai pesisir
# # # *4. Ciri makam trah Mataram vs Ba'alwi*
**Ciri Trah Mataram** **Ciri Ba'alwi**
Gelar: Ki Ageng, Ki Gede, Raden, R.Ngabei Gelar: Habib, Sayyid
Nama: Jokodono, Penatas Angin, Ceper, Welo Nama: Thoha, Alwi, Abu Bakar
Wilayah: Pasisiran Kilèn Mataram Klaim: bin Yahya, bin Tholib
Tahun: 1600-1800an -
*Kesimpulan*: 13 makam di Pekalongan di atas aslinya leluhur Mataram era Panembahan Senopati & Seda Krapyak. Di-Ba'alwi-kan jadi "bin Yahya" padahal silsilah Mataram jelas sampai Joko Tingkir