15/01/2017
KENALI SAKIT PINGGANG ANDA, SAKIT PINGGANG BIASA ATAU GEJALA GINJAL
==========================
Masyarakat Indonesia secara umum memang masih sulit membedakan antara gejala sakit ginjal dengan sakit pinggang. Harus diakui, dari segi gejala dan intensitas nyeri memang agak susah membedakan jika sakit pinggang yang diderita itu adalah sakit pinggang sebenarnya, bukan karena ginjal.
Perlu dipahami oleh Anda, bahwa sakit pinggang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti masalah pada otot, tulang atau saraf.
Namun, jika sakit pinggang yang disebabkan oleh keluhan di ginjal maka tidak akan berubah atau hilang intensitas nyerinya karena perubahan posisi. Contohnya, apabila pasien merasa nyeri pada pinggang itu berkurang ketika ia duduk atau berbaring. Kemungkinan besar itu hanyalah sakit pinggang.
“Rasa nyeri yang diderita pasien sakit pinggang yang disebabkan oleh ginjal tidak akan berpengaruh jika ia berubah posisi. Ini berbeda halnya apabila pasien yang mengalami nyeri pinggang karena ginjal, jika bagian yang terasa nyeri ditekan atau dipijat maka akan terasa lebih sakit,” jelas Dr. dr. Nur Rasyid, Sp. U, dokter spesialis urologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, soal perbedaan sakit ginjal dengan sakit pinggang biasa.
Menurutnya lagi, selain dari intensitas nyeri, pasien sakit pinggang karena ginjal akan mengalami demam. Namun, harus dipastikan juga jika demam bukan terjadi akibat infeksi pada otot pinggang. Karena apabila terjadi infeksi pada otot, kemungkinan akan menimbulkan demam.
Selain itu, ketika pasien sakit ginjal, ketika buang air kecil umumnya warna urin akan terlihat lebih keruh hingga yang paling parah adalah kemerahan bercampur darah.
“Untuk penanganan lebih lanjut, sebaiknya dilakukan USG agar ginjal bisa dicek untuk mengetahui apakah normal atau ada kelainan, misalnya melebar karena tersumbat hingga bengkak. Harus diketahui, USG sifatnya hanya untuk mendeteksi adanya gangguan atau tidak pada ginjal. Khusus masalah fungsi ginjal, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di laboratorium,” terang Nur Rasyid.
Ia pun menganjurkan agar ginjal tetap berfungsi dengan baik dan sehat, maka tindakan preventif paling sederhana adalah minum air yang cukup. Tidak hanya itu saja, Anda juga wajib membatasi konsumsi gula dan garam serta rutin berolahraga.
================
Fakta menarik tentang ginjal
================
Ginjal merupakan salah satu bagian organ tubuh yang berfungsi melindungi diri dari racun. Bila tidak dirawat, Anda mungkin akan mengalami berbagai masalah kesehatan. Berikut beberapa fakta unik dan menarik tentang ginjal berikut akibatnya jika terjadi kerusakan pada ginjal.
Hidup dengan hanya satu ginjal
Dapatkah seseorang hidup hanya dengan 1 ginjal? Bisa. Banyak orang yang selama ini mendonorkan salah satu ginjal mereka, dan hingga sekarang mereka tetap hidup dengan keadaan tubuh yang sehat. Uniknya lagi, ginjal bisa bertumbuh besar, sehingga dapat berfungsi selayaknya dua ginjal. Banyak orang yang lahir dengan hanya memiliki satu buah ginjal, dan hal tersebut bukan masalah.
Ukuran batu ginjal
Ukuran batu ginjal berbeda-beda. Ada yang seperti pasir namun ada juga yang seukuran butir mutiara. Namun, meski sangat kecil, bila batu ini bergerak dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Anda mungkin mengalami batu ginjal bila salah satu anggota keluarga Anda pernah mengalaminya.
Diabetes dan tekanan darah tinggi sebabkan penyakit ginjal
Tekanan darah tinggi dapat mengganggu sistem pembuluh darah di area ginjal, sehingga menghambat kerja ginjal. Sedangkan bila Anda mengalami diabetes, sisa gula darah yang tidak terpakai dapat merusak ginjal. Oleh karena itu, mengonsumsi obat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil dapat melindungi Anda dari penyakit ginjal.
Terlalu sering pipis merupakan gejala masalah pada ginjal
Seseorang yang menderita penyakit ginjal cukup parah biasanya mengalami perubahan dalam frekuensi buang air kecil, baik terlalu sering maupun sangat jarang. Selain itu, diikuti p**a dengan kram otot, kehilangan nafsu makan, dan tangan atau kaki bengkak serta kulit kering dan gatal.
Bila ginjal tidak berfungsi
Bila kedua ginjal tidak berfungsi dengan baik, maka tubuh akan penuh dengan kotoran, cairan dan racun. Orang yang ginjalnya tidak berfungsi akan memerlukan dialisis, yakni perawatan menggunakan mesin khusus sebagai pengganti kerja ginjal, untuk menyaring limbah berbahaya, garam dan kelebihan cairan dari darah Anda.
KINI HADIR SOLUSI SEDERHANA UNTUK PENGOBATAN GINJAL, YAITU DENGAN KONSUMSI MILAGROS
Info produk dan bisnis
WA 0812.3384.8080