28/06/2020
๐ Waspadai Penyakit Sombong Dan Hasad !
โ๐ป Oleh Ustadz Berik Said hafidzhahullah
Dua penyakit hati terburuk yang pertama kali dimiliki iblis yang wajib kita waspadai.
Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan:
ูุงููุจุฑ ูุงูุญุณุฏ ูู
ุง ุฏุงุกุงู ุฃูููุง ุงูุฃูููู ูุงูุขุฎุฑููุ ููู
ุง ุฃุนุธู
ุงูุฐููุจ ุงูุชู ุจูุง ุนุตู ุงููู ุฃููุงูุ ูุฅู ุฅุจููุณ ุงุณุชูุจุฑ ูุญุณุฏ ุขุฏู
ุ ููุฐูู ุงุจู ุขุฏู
ุงูุฐู ูุชู ุฃุฎุงู ุญุณุฏ ุฃุฎุงู.
"Sombong dan hasad adalah dua penyakit yang telah membinasakan generasi terdahulu dan generasi terakhir. Kedua penyakit ini merupakan dosa terbesar yang dengannya Allah Taโala pertama kali dimaksiati, karena dahulu Iblis bersikap sombong dan menyimpan hasad terhadap Adam -alaihis sallam- dan demikian p**a anak Adam membunuh saudaranya juga karena dengki". (Jamiโ ar-Rasaโil Ibnu Taimiyyah rahimahullah, tahqiq Muhammad Rasyad Rafiiq Salim, hal.233)
Ya Allah, betapa banyak kami yang telah dihinggapi sifat sombong dan hasad ini. Kami merasa menjadi orang hebat, orang terkenal, dan bahkan kalau ada orang yang kami lihat melebihi kemampuan kami, hati kami seakan panas terbakar.
Habis hari-hari kami untuk selalu mencari-cari kelemahan siapapun yang kami pandang akan bisa mengalahkan posisi dan kedudukan kami. Padahal, Wallahi, hampir dalam semua masalah kami ini ya Allah kurang memiliki ilmu syarโi yang shahih. Tajwid belum kami kuasai, bahasa Arab apalagi, muqaranatul madzahib (ilmu perbandingan madzhab) selembarpun kami belum tau, manhaj apalagi terkait dengan firqah-firqah nyaris kami buta sama sekali.
Bahkan kitab-kitab hadits induk, seperti Shahih Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, dan sebagainya, covernya pun hampir kami belum pernah melihatnya. Tapi terkadang hati ini Ya Allah selalu saja dirusak oleh kesombongan dan kedengkian. Kami merasa hebat, berilmu, unggul hampir dalam seluruh perkara, dan nyaris tak ada yang mampu mengungguli kami.
Maafkan kami Ya Allah. Kami sebenarnya teramat lemah dalam segala urusan. Redam hati kami dari sifat sombong dengan tawadhu, dan hancurkan sifat dengki kami dengan kelembutan hati dan rasa kasih sayang. Jauhkan kami dari kobaran murka dan gejolak emosi yang seakan tak bertepi.
Source :