10/01/2021
Dalam banyak kasus, sakit pinggang terjadi akibat cedera pada otot pinggang. Cedera sering kali disebabkan oleh gerak pinggang yang tiba-tiba dan berulang, misalnya saat bermain golf, atau karena mengangkat benda yang terlalu berat.
Sakit pinggang juga bisa terjadi akibat duduk terlalu lama, terutama bila salah posisi duduk dan kursi yang diduduki tidak nyaman. Pada anak-anak, sakit pinggang bisa terjadi akibat sering membawa tas punggung yang terlalu berat.
Faktor lain yang juga dapat meningkatkan risiko terjadinya sakit pinggang, terutama pada orang dewasa, di antaranya:
> Berusia 30 tahun ke atas
> Memiliki berat badan berlebih
> Kurang berolahraga
Selain cedera, sakit pinggang juga dapat terjadi akibat gangguan pada organ di tulang belakang, atau gangguan pada organ di bagian tubuh lain. Gangguan pada saraf tulang belakang yang dapat menyebabkan sakit pinggang meliputi:
> Peradangan pada sendi di tulang belakang.
> Saraf kejepit akibat penonjolan bantalan tulang belakang (hernia nukleus pulposus).
> Pengikisan bantalan tulang belakang akibat proses penuaan.
> Penyempitan ruas tulang belakang atau stenosis spinal.
> Cedera tulang belakang akibat terbentur atau kecelakaan.
> Kelainan pada lengkung tulang belakang, seperti kifosis, lordosis, atau skoliosis.
> Spondylolisthesis.
Gangguan pada organ di bagian tubuh lain juga dapat menyebabkan sakit pinggang. Pada kondisi ini, sakit bisa dirasakan hanya di salah satu sisi pinggang, bisa kanan atau kiri, namun bisa juga di kedua sisi pinggang. Beberapa gangguan pada organ tubuh lain tersebut adalah:
> Infeksi ginjal
> Batu ginjal
> Usus buntu
> Pankreatitis
> Endometriosis
> Kista ovarium
> Miom