06/10/2021
๐๐๐ง๐๐ฅ๐ข ๐ฒ๐ฎ๐ค ๐ ๐๐ข๐ฉ๐ฌ ๐๐๐ซ๐๐๐ ๐๐ง๐ ๐๐ฅ๐ ๐๐๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ฎ๐ฅ๐ฅ๐๐ก ๐
1. Bersikap jujur
Rasulullah SAW dikenal dengan kejujurannya termasuk dalam berdagang. Beliau tidak pernah mengurangi takaran pada dagangannya, malah menambahkannya agar pembeli senang dengan pelayanannya.
Kelebihan dan kekurangan kondisi barang dagangannya pun selalu beliau katakan pada pembeli. Sampai akhirnya Rasulullah diberikan julukan Al-Amin artinya seseorang yang dapat dipercaya.
Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Tirmidzi, Rasulullah bersabda, โSesungguhnya para pedagang (pengusaha) akan dibangkitkan pada hari kiamat sebagai para penjahat kecuali pedagang yang bertakwa kepada Allah, berbuat baik dan jujur.โ
2. Menjual barang dagangan dengan kualitas bagus
Rasulullah tidak pernah menjual barang yang cacat karena akan merugikan pembeli. Karena itu, Rasulullah selalu menjaga kualitas barang dagangannya. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Ibn Majah, Uqbah bin Amir pernah mendengar Rasulullah berkata, โseorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi seorang muslim untuk menjual barang yang ada cacatnya kepada temannya, kecuali jika dia jelaskan. (HR. Ibn Majah)
3. Ambil keuntungan sewajarnya
Dalam Al-Quran Allah SWT berfirman: โBarangsiapa yang menghendaki keuntungan akhirat, akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya, dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan dunia, Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu kebahagiaan pun di akhirat .โ (QS. Asy-Syuraa: 20)
4. Tidak mudah putus asa
Sikap ini sangat diperlukan saat menjalankan usaha apapun, termasuk berdagang. Seorang pedagang tidak akan berhasil jika mudah putus asa. Perlu diingat, dalam setiap usaha selalu membutuhkan proses. Apalagi dalam perjalanannya, beberapa hambatan bisa saja menghadang kita.
Begitu p**a dengan berdagang. Mungkin kita butuh waktu panjang untuk mendapat keuntungan yang baik dan cukup secara materi. Yang perlu diingat adalah terus berusaha dan tidak gampang putus asa. Apalagi Allah sudah menjanjikan nikmat dan rahmat bagi hambanya yang terus berusaha.
โโฆDan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah kaum yang kafir.โ (QS. Yusuf: 87)