25/08/2020
Imam Baqi bin Makhlad (wafat th. 276 H) Rahimahullah melakukan perjalanan pada th. 221 H dengan berjalan kaki dari Andalusia (Spanyol) ke kota Baghdad hanya untuk bertemu Imam Ahmad dan mengambil ilmu darinya. Imam Baqi' menuturkan, 'Ketika aku mendekati Baghdad,
sampailah kepadaku tentang ujian Imam Ahmad (yaitu fitnah perkataan Al-Qur-an adalah makhluk) dan beliau dikekang (dilarang untuk mengajarkan hadits).
Jika Anda mengizinkan, aku akan datang setiap hari dengan penampilan seorang pengemis. Ketika sampai di depan pintu aku akan berkata seperti apa yang dikatakan seorang pengemis kemudian Anda keluar. Kalaulah Anda tidak mengajarkan kepadaku, kecuali satu hadits saja setiap harinya, sudah cukup rasanya bagiku.’ Ya, baiklah. Dengan syarat engkau tidak menceritakannya kepada siapa pun tidak juga kepada ahli hadits.' Kukatakan, 'Aku memegang syarat Anda.'
Kemudian aku mengambil sebuah tongkat dan membalut kepalaku dengan sehelai kain yang telah lusuh, lalu aku mendatangi rumahnya sambil berteriak, 'Kasihanilah aku! Semoga Allah merahmati Anda.' Kemudian dia keluar aku pun masuk. Dia menutup pintu dan mengajarkanku dua atau tiga hadits, bahkan terkadang lebih. Itulah yang kulakukan terus hingga meninggal penguasa yg memfitnahnyadan di gantikan dengan seorang yang berpemahaman ahlus sunnah
Sedikit ringkasan cerita mengenai adab penuntut ilmu seperti yg di contohkan para imam imam terdahulu dimana adab telah mengantarkan nya kepada sebuah ilmu yg sangat berharga. Dimasa pandemi ini mari kita tingkat kan semangat belajar ilmu agama yg dimana teknologi digital sudah mudah di akses untuk sesuatu yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat
Baarakaallahu fiikum ... 🙏